cover
Contact Name
Sahri Nova Yoga
Contact Email
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25500848     EISSN : 26142988     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal yang fokus menerbitkan Penelitian Bahasa; Penelitian Sastra; Penelitian Tindakan Kelas Bahasa; Kajian Pustaka; Pengembangan Bahan Ajar Bahasa; Media Ajar Bahasa; dan Penilaian Pembelajaran Bahasa.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021" : 17 Documents clear
Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Ibu, Aku Mencintaimu Karya Agnes Davonar Ria Permatasari
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4450

Abstract

Abstrak Sastra merupakan suatu pengungkapan ekspresi dari manusia berdasarkan hasil pemikiran, pengalaman, ide, ataupun gagasan yang dituangkan ke dalam bentuk karya sastra dengan medianya berupa bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik batin tokoh utama berupa bentuk-bentuk serta faktor penyebab konflik batin tokoh utama pada novel Ibu, Aku Mencintaimu karya Agnes Davonar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Ibu, Aku Mencintaimu karya Agnes Davonar yang berjumlah 190 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik kepustakaan. Peneliti membaca dan memahami teks novel lalu mencatat data-data yang diperlukan dalam analisis dan menguraikan data tersebut sebagai hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat sepuluh bentuk konflik batin yang terdapat pada novel Ibu, Aku Mencintaimu karya Agnes Davonar. Bentuk konflik batin yang terdapat pada novel Ibu, Aku Mencintaimu karya Agnes Davonar yaitu depresi, cemas, obsesi, marah, rasa salah, jengkel, bimbang, sakit hati, tidak puas, dan ketergantungan. Faktor penyebab yang terdapat pada novel Ibu, Aku Mencintaimu karya Agnes Davonar yaitu persepsi diri dan Cognitive Map, early deprivation, dan struktur keluarga yang patogenik.Kata kunci: Konflik batin, tokoh utama, novelAbstract. Literature is expression of human based on thoughts, experiences, ideas, or ideas expressed in a literally work with a medium of language. This study aims to describe the main character's inner conflict in the form of forms and factors that cause the main character's inner conflict in the novel Mom, I Love You by Agnes Davonar. This type of research is a qualitative research using descriptive method. The data source used in this research is the novel Mom, I Love you by Agnes Davonar, which has 190 pages. The data collection technique used is library technique. The researcher reads and understands the text of the novel and then records the data needed in the analysis and describes the data as a result of the research. The results of this study indicate that there are ten forms of inner conflict contained in the novel Mom, I Love You by Agnes Davonar. The forms of inner conflict found in the novel Mom, I Love You by Agnes Davonar are depression, anxiety, obsession, mad, guilt, annoyance, indecision, hurt, dissatisfaction, and dependence. The causative factors found in the novel Mom, I Love You by Agnes Davonar are self-perception, early deprivation, and a pathogenic family structure.Keywords: Inner conflict, main character, novel 
KONFLIK PSIKOLOGIS TOKOH YUDHIS DALAM NOVEL "POSESIF" KARYA LUCIA PRIANDARINI Pemila, Chichi
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4039

Abstract

This study aims to describe how the factors that cause psychological conflict and the consequences of psychological conflict on the character Yudhis innovel Posesif Lucia Priandarini's. The method used is descriptive qualitative method using data collection techniques, namely the data is read, the data is marked, the data is grouped, the data is analyzed, the data is presented, the data is concluded. Based on the research conducted by the researcher, it can be concluded that there are seven factors that cause psychological conflict and four consequences that arise from the psychological conflict of Yudhis character innovel Posesif Lucia Priandarini's.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DLAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA Ismi Chairani Sartika Husnul; Adelliya Yuwanda Putri; Winda Lestari Gultom; Trisnawati Hutagalung
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.3806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik penentuan unit analisis dan teknik pencatatan data. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan delapan belas nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yakni nilai religius, nilai jujur, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai mandiri, nilai demokratis, nilai semangat kebangsaan, nilai cinta tanah air, nilai menghargai prestasi, nilai komunikatif, nilai cinta damai, nilai gemar membaca, nilai peduli lingkungan, nilai peduli sosial, dan nilai tanggung jawab. 
PENGEMBANGAN MODUL MENULIS BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP AL-AZHAR MEDAN Wita Dwi Payana
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4610

Abstract

This study aims to determine: (1) the arranging of teaching modul based writing multiple intelligences, (2) the feasibility of teaching modul based writing multiple intelligences, (3) the effectiveness of teaching modul based writing multiple intelligences for students of VII grade at SMP Al-Azhar Medan. Kind of this research is a research and development based on the model of Borg and Gall. Subject trials consist of subject experts, design experts, Indonesian teachers, students of SMP Al-Azhar Medan on individual testing consisted of three students, 9 students in small group trial, and 32 students in the confined field group trials. Data of the quality of product development is collected through questionnaires. The results showed that: (1) validation of the content experts include the feasibility of content with an average of 92,19% in very good criteria, eligibility presentation with an average of 100% in the very well criteria, aspects multiple intelligences with an avarege 96,87%, and aspects of language with an average of 91,66% in the very well criteria, (2) validation of design experts with an average of 84,35% in the very well criteria, (3) individual testing with an average of 85,00% with a very good criteria, (4) the trial of small group with an average of 91,94% with a very good criteria, and (5) a limited field test groups with an average of 94,99% with a very good criteria, (6) the effectiveness of instructional materials with a presentation by 76,75% with good criteria , Thus, the development of module based writing multiple intelligences learning Indonesian that have been developed is proper to use in the learning process as a learning resource.
ANALISIS KELENGKAPAN STRUKTUR FISIK DAN BATIN PUISI OLEH SISWA KELAS X SMA SWASTA METHODIST 8 MEDAN Megi Suherman Situmeang
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kelengkapan struktur fisik dan batin puisi oleh siswa kelas X SMA Sw. Methodist 8 Medan. Puisi adalah sebuah struktur yang terbangun berdasarkan unsur fisik dan batin. Menganalisis unsur fisik dan batin puisi merupakan kegiatan menguraikan unsur-unsur yang terdapat di dalam puisi. Tujuan menganalisis unsur fisik dan batin adalah membedahkan hubungan antara unsur yang membangun struktur puisi. Adapun sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa. Dari penelitianterlihat bahwa analisis kelengkapan struktur batin dan fisik oleh siswa kelas X SMA Swasta Methodist 8 Medan dapat dikatakan baik terbukti dari hasil peroleh rata-rata dari 30 siswa adalah 80. Ditemukan ada 2 siswa yang memperoleh nilai 70 kategori Cukup, ada 7 siswa yang memperoleh nilai 75, ada 11 siswa yang memperoleh nilai 80 kategori Baik, ada siswa 9 siswa yang memperoleh nilai 85 dan 1 siswa yang memperoleh 90 kategori Sangat Baik. Nilai rata-rata siswa dikatakan baik dengan nilai 80. Dapat disimpulkan bahwa kelengkapan unsur  batin dan fisik oleh siswa kelas X SMA Methodist 8 Medan sudah baik.  
DISFEMISME DALAM TUTURAN REMAJA BERBAHASA JAMEE DI KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Yulia Sari; Mohd. Harun; Yusri Yusuf
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4644

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan bentuk disfemisme dalam tuturan remaja berbahasa Jamee di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, (2) mendeskripsikan konteks disfemisme dalam tuturan remaja berbahasa Jamee di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, dan (3) mendeskripsikan fungsi disfemisme dalam tuturan remaja berbahasa Jamee di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini adalah tuturan remaja yang mengandung ungkapan disfemisme dengan sumber data remaja di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan teknik simak, teknik rekam atau catat. Berdasarkan hasil analisis data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, remaja di Kecamatan Samadua menggunakan ungkapan disfemisme berbentuk kata, frasa, dan kalusa. Kedua, konteks penggunaan disfemisme dalam tuturan remaja di Kecamatan Samadua disebabkan karena marah, meminta, berkomentar, bercanda, bertanya, kebiasaan, terkejut, merespon pertanyaan. Ketiga, fungsi disfemisme pada tuturan remaja yaitu untuk menyakiti orang yang dituju, menuduh atau menggugat, penolokan atau pengingkaran terhadap seseorang atau sesuatu hal, mengkritik, memberi pertanyaan, mengutuk atau melaknat, dan mengekspresikan ketidakpedulian.Kata kunci: Disfemisme, Tuturan Remaja, Bahasa Jamee  
ANALISIS REDUPLIKASI PADA TEKS KARANGAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 CIBADAK Firdani Nur Hikmatilah
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4081

Abstract

Proses morfologi merupakan proses pembentukan kata-kata dari satuan lain yang merupakan sebuah bentuk dasarnya. Dalam proses morfologi terdapat reduplikasi. Reduplikasi adalah proses pembentukan kata yang mengalami pengulangan pada setiap kata dasarnya. Hasil pengulangan tersebut berupa kata ulang, sedangkan satuan yang diulang merupakan bentuk dasar. Reduplikasi terdiri dari empat macam diantaranya yaitu reduplikasi seluruh, reduplikasi sebagian, reduplikasi yang berkombinasi dengan proses pembubuhan afiks, dan reduplikasi dengan perubahan fonem. Dalam proses pengulangan kata atau reduplikasi berkaitan dengan bahasa tulis yang dilakukan dengan menulis atau mengarang, seperti halnya pada teks karangan siswa yang terdiri dari lima teks karangan, yaitu teks deskripsi, teks narasi, teks argumentasi, teks persuasi, dan teks eksposisi yang didalamnya terdapat kata reduplikasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui reduplikasi pada setiap teks karangan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Cibadak. Desain penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu desain penelitian deskripstif kualitatif. Data yang didapatkan berupa teks karangan siswa, dan dianalisis mengenai reduplikasi yang terdapat pada teks karangan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Cibadak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu reduplikasi pada teks karangan siswa terdapat reduplikasi seluruh, reduplikasi sebagian, reduplikasi yang berkombinasi dengan proses pembubuhan afiks dan reduplikasi dengan perubahan fonem.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA SMK NEGERI 1 LUBUK PAKAM Ismi Chairani Sartika Husnul; Annisa Aulia Rahmadani; Winda Lestari Gultom; Fitriani Lubis
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4596

Abstract

ABSTRAK Tidak semua orang bisa menulis dan menciptakan puisi. Ia memerlukan seperangkat pengetahuan dan kemampuan segmental dan suprasegmental, sehingga orang bisa merangkai kata-kata. Sebagai karya sastra, puisi merupakan bentuk permainan kata yang indah dan teratur, sehingga benarlah apa kata Robert Scholes bahwa sastra adalah pertunjukan kata-kata. Keunggulan dalam merajut kata itulah yang menjadikan sastra digemari dan disenangi pembaca. Kata-kata yang muncul dari sastrawan tersebut merupakan kata-kata terpilih dan mewakili perasaan dan pemikirannya. Bagaimana dengan siswa? Apakah mereka mampu menulis atau menciptakan puisi sebagaimana sastrawan? Menulis puisi bagi siswa merupakan suatu cara agar mereka mampu menggunakan kepekaan bahasa yang terdapat di dalam dirinya. Dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, kemampuan menulis puisi sangat mendorong siswa untuk mencintai kebudayaannya. Karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret untuk membantu dan menuntun siswa agar mampu menulis dan menciptakan puisi yang baik. Di antara langkah yang ada, metode inkuiri kemungkinan bisa membantu guru untuk merangsang siswanya mampu menulis puisi. Berdasarkan hal itulah, penelitian tindakan kelas ini dilakukan. Penelitian tindakan kelas ini membantu pengajar memberikan jawaban bahwa metode inkuiri ini tepat digunakan dalam pengajaran menulis puisi bebas di dalam kelas.
PERBEDAAN KEMAMPUAN BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DENGAN AUDIO SISWA KELAS VII SMP BUDI MURNI 4 MEDAN citrael waruwu
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.3987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan bercerita menggunakan media audiovisual dengan audio. Penelitian ini dilakukan di SMP Budi Murni 4 Medan pada bulan Agustus 2019. Subjek penelitian ini berjumlah 60 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen static group comparison design yang dilaksanakan pada dua kelompok. Instrumen yang digunakan untuk menjaring data adalah tes essay dalam bentuk penugasan yaitu kemampuan menulis bercerita kembali. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji “t”.Berdasarkan hasil pengolahan data statistik yang menunjukkan bahwa kemampuan  menulis bercerita kembali dengan menggunakan media audio termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata . Sedangkan kemampuan  bercerita menggunakan media audiovisual termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata . Selanjutnya, pengujian hipotesis menunjukkan thitung adalah 2.08 kemudian dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikan =0.05 dengan df = 58 adalah 2.01. Oleh karena thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 2.08 2.01 maka terbukti bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa media audiovisual dengan audio berpengaruh signifikan terhadap kemampuan bercerita siswa kelas VII SMP Budi Murni 4 Medan tahun pembelajaran 2019/2020. Implikasi penelitian ialah siswa lebih mudah menceritakan kembali melalui media audiovisual dengan audio berdasakan pengamatan terhadap video yang ditayangkan, yang menjelaskan tentang pengertian, ciri-ciri, struktur teks cerita fantasi, disertai dengan contoh yang videonya bisa diputar berulang-ulang. Penelitian menyarankan bahwa kemampuan bercerita perlu ditingkatkan melalui media yang sesuai.  
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM NOVEL KEMBARA RINDU KARYA HABIBURRAHMAN EL-SHIRAZY Raihan Nurfadhila; Mr. Ramli; Siti Sarah Fitriani
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.4645

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui jenis tindak tutur lokusi yang terdapat dalam novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El Shirazy, (2) mengetahui jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy, (3) mengetahui jenis tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini berupa tuturan antar tokoh dalam novel, dan sumber data yaitu novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El Shirazy. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan teknik pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat  tiga bentuk tindak tutur lokusi dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy. Tindak tutur tersebut adalah: (1) lokusi bentuk pernyataan, (2) lokusi bentuk pertanyaan, dan (3) lokusi bentuk perintah. Terdapat lima macam tindak tutur ilokusi dalam novel Kembara Rindu yaitu ilokusi asertif dengan maksud menyatakan, menyarankan, dan melaporkan, (2) ilokusi direktif dengan maksud  memerintah, memohon, memesan, (3) ilokusi ekspresif dengan maksud berterima kasih, memohon maaf, menyalahkan, memuji, (4) ilokusi komisif dengan maksud menjanjikan, menawarkan, (5) ilokusi deklarasi dengan maksud menjatuhkan hukuman. Dalam novel ini ditemukan tiga tindak tutur perlokusi yaitu (1) tindak tutur perlokusi verbal, (2) tindak tutur perlokusi nonverbal, dan (3) tindak tutur perlokusi verbal nonverbal.Kata Kunci: tindak tutur, lokusi, ilokusi, perlokusi, novel 

Page 1 of 2 | Total Record : 17