cover
Contact Name
Hana Ike Dameria Purba
Contact Email
purbahana@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fakultas.pendidikan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUTIARA PENDIDIKAN INDONESIA
ISSN : -     EISSN : 25410253     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi tentang penelitian-penelitian dalam bidang pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, dan Menengah. Hasil penelitian ini ditulis oleh berbagai akademisi pendidikan dari seluruh Indonesia yang mengkaji tentang strategi belajar,pendekatan dan model pembelajaran, psikologi pendidikan, pendidikan dan perilaku seks pada anak,media pembelajaran dan dampak implementasi kurikulum.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia" : 19 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP EMPATI ANAK USIA DINI irawati, yenita
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.045 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan di Taman Kanak-kanan Marhamah Dan Taman Kanak-kanak Kartika I-63 Padang. Subjek penelitian ini adalah siswa Taman Kanak-kanak. Data didapatkan dari observasi dan pengamatan yang dilakukan dilapangan. Berdasarkan analisis data kualitatif terdapat perbedaan pengaruh siswa introvert yang belajar moral melalui model bermain peran dengan model konvensional. Rata-rata skor empati siswa introvert yang belajar moral melalui model bermain peran lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional.Rata-rata siswa ekstrovert yang belajar moral melalui bermain peran dengan konvensional terdapat perbedaan yang kondusif.Bagi siswa introvert, belajar moral dengan bermain peran memberikan hasil empati lebih tinggi dari belajar moral dengan metode konvensional. Bagi siswa ektrovert, belajar moral dengan dengan bermain peran juga memberikan skor empati yang lebih tinggi daripada metode konvensional. Kata Kunci: Eksperimen, bermain peran, introvert, ekstrovert. 
HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM PENYELESAIAN SKRIPSI PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DI PTS STMIK-STIE MIKROSKIL MEDAN Lumbantobing, Panni Ance
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.141 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan adversity quotient dan dukungan sosial dengan prokrastinasi akademik dalam penyelesaian skripsi pada mahasiswa yang bekerja. Subjek penelitian adalah mahasiswa STMIK-STIE Mikroskil Medan yang belum lulus sejumlah 83 mahasiswa dari 2 angkatan yaitu 2008 dan 2009. Pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan total sampling. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan 3 (tiga) jenis skala yaitu skala prokrastinasi akademik, skala adversity quotient dan skala dukungan sosial. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien Freg=97,952 dimana p<0,05. Menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dan dukungan sosial dengan prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa yang bekerja di STMIK-STIE Mikroskil. variabel adversity quotient dengan prokrastinasi akademik memiliki nilai sebesar 0,276 dengan nilai p<0,05, artinya arah hubungan variabel negatif yaitu semakin tinggi adversity quotient akan semakin rendah prokrastinasi akademik. Sedangkan variabel dukungan sosial dengan prokrastinasi akademik memiliki nilai sebesar -0,787 dengan p<0,05, artinya arah hubungan kedua variabel negatif, artinya semakin tinggi dukungan sosial akan semakin rendah prokrastinasi akademik.Kata Kunci : Prokrastinasi akademik, Adversity Quotient, Dukungan sosial
Hubungan Pemberian Pendidikan Seks Sejak Dini Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja di SMA HKBP I Tarutung Tahun 2015 Panggabean, ruth Donda
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.411 KB)

Abstract

Pendidikan seksual adalah suatu informasi mengenai persoalan seksualitas manusia yang jelas dan benar, yang meliputi proses terjadinya pembuahan, kehamilan sampai kelahiran, tingkah laku seksual, hubungan seksual dan aspek- aspek kesehatan, kejiwaan dan kemasyarakatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Hubungan Pemberian Pendidikan Seks Sejak Dini Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja di SMA HKBP I Tarutung Tahun 2015. Tujuan  penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Hubungan Pemberian Pendidikan Seks Sejak Dini Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja di SMA HKBP I Tarutung Tahun 2015. Jenis rancangan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional, dimana pengukuran dan pengamatan terhadap subjek penelitian dilakukan sekali pengamatan. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh siswa Kelas II SMA HKBP I Tarutung  sebanyak 60 orang yang keseluruhannya dijadikan sebagai sampel. Berdasarkan hasil uji chisquare, diperoleh nilai p value sebesar 0,029 yang artinya ada hubungan pemberian pendidikan seks sejak  dini dengan perilaku seksual pada remaja di SMA HKBP 1 Tarutung Tahun 2015. Kepada Remaja agar aktif mengikuti penyuluhan dari tenaga kesehatan tentang pemberian pendidikan seks sejak dini agar tidak mengalami penyakit menular seksual. sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan remaja dalam pendidikan seks sejak dini dan Kepada tenaga kesehatan juga agar dapat meningkatkan penyuluhan tentang Pendidikan seks sejak dini kepada  remaja.Kata Kunci : Pendidikan Seks,  Perilaku Seksual, Remaja.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Girsang, Mei Lyna
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.299 KB)

Abstract

Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan menggunakan bahasa manusia dapat berinteraksi, berkomunikasi, menyampaikan pendapat, perasaan, keinginan baik dalam bentuk ujaran maupun dalam bentuk tulisan. Penelitian ini membahas tentang sebuah Analisis Kemampuan Mahasiswa PG PAUD Universitas Sari Mutiara Indonesia Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Inggris. Beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan berbahasa tersebut adalah faktor budaya (dialek berbahasa), sosial (lingkungan hidup), minat dan bakat dalam berbahasa inggris. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif qualitatif yang mana bertujuan untuk mengetahui karakteristik, suku dan budaya, status sosial (lingkungan hidup), dan minat dan bakat dalam berbahasa inggris. Sample dari penelitian ini yaitu semua mahasiswa PG PAUD semester 2 sebanyak 30 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner dan wawancara. Analisa data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari 30 responden ditemukan 14 responden suku Batak Toba (46.7 %), 4 responden Suku Karo (13.3 %), 3 responden Suku Jawa (10 %), 3 responden Suku Tionghoa (10 %), 2 responden Suku Aceh (6.7 %), 2 responden Suku Mandailing (6.7 %), 1 responden Suku Simalungun (3.3 %), dan 1 responden Suku Manado (3.3 %). Setelah dilakukan analisa data oleh penulis ditemukan bahwa (1) suku dan budaya (dialek berbahasa) sangat mempengaruhi responden dalam berbahasa Inggris yaitu 50 % (11 responden suku Batak Toba, 2 responden suku Mandailing, 1 responden suku Simalungun dan 1 responden suku Manado), (2) sosial dan lingkungan hidup (a) responden yang berdomisili di lingkungan yang masyarakatnya berpenghasilan menengah ke bawah dan mayoritas masyarakat sesuku yaitu 20 % (2 responden dari suku Jawa, 2 responden dari suku Aceh dan 2 responden dari suku Karo) dan (b) responden yang berdomisili di lingkungan yang masyarakatnya berpenghasilan menengah ke atas dan mayoritas masyarakat dengan gaya hidup yang lebih tinggi yaitu 10 % (3 responden suku Tionghoa) dan (3) minat dan bakat dalam berbahasa Inggris yaitu 20 % (3 responden suku Batak Toba, 2 responden suku Karo dan 1 responden suku Jawa). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suku dan budaya (dialek berbahasa) sangat mempengaruhi kemapuan mahasiswa PG PAUD semester 2 Universitas Sari Mutiara Indonesia didukung juga dengan lingkungan sosial yang masih relatif berpenghasilan menengah kebawah dan tinggal pada masyarakat yang sesuku. Saran kepada orang tua yang memiliki anak yang masih kecil agar menerapkan pembelajaran bahasa Inggris kepada anak sejak dini sehingga dialek berbahasa suku (daerah) tidak mempengaruhi kemampuan anak dalam berbahasa Inggris.Kata Kunci : Pembelajaran Bahasa Inggris, Motivasi, Sosial dan Budaya
IMPROVING STUDENT’S READING COMPREHENSION THROUGH DRTA-STRATEGY AT SMP ST.IGNASIUS MEDAN Nainggolan, Maria Friska
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.023 KB)

Abstract

This study was designed to improve students’ reading comprehension ability through DRTA Strategy. The strategy was selected because it was believed to be able to stimulate or activate the students to be more involved in the reading activities and to facilitate the students to comprehend the texts, especially report texts. The research problem was formulated as follows: “How to apply DRTA strategy in order to improve students reading comprehension at SMP ST.IGNASIUS MEDAN? The study employed a collaborative classroom action research design in which the researcher and the collaborator as researcher team worked together designing the lesson plan, implementing the action, observing the action, and reflecting the action. The subjects of this research were 30 students the first semester students XI of SMP ST.IGNASIUS in the 2013/2014 academic year. The findings of this research study indicated that the DRTA strategy was successful in improving both the students’ ability in comprehending report texts and the students’ involvement in reading activities. Based on the students’ achievement using DRTA strategy in comprehending report texts, it was suggested for the English teachers to apply DRTA strategy as one of many alternatives that can be used in teaching reading skills.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Simbolon, Naeklan
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.401 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dengan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN di Binjai Utara dengan 27 orang siswa yang terdiri dari 17 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Pada prosedur penelitian ini terdiri dari dua siklus. Prosedur penelitian ini yaitu rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes tertulis dan observasi dan teknik analisis data yaitu dengan menghitung hasil tes kemampuan belajar siswa. Berdasarkan dari analisis hasil tes awal, peneliti menemukan dari 27 siswa yang ada di kelas V baru ada 8 siswa atau 29,26% yang mampu mencapai atau melebihi KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Sedangkan rata-rata dalam tes awal adalah 53,33. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 15 orang siswa atau 55,55% dan terdapat 12 orang siswa yang belum mendapat nilai tuntas atau 44,45 %. Pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 24 orang siswa atau sebesar 88,88% sedangkan sebanyak 3 siswa lainnya belum mendapat nilai tuntas atau sebesar 11,12%. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 65,18 meningkat menjadi 80,25 pada siklus II. Ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan sebesar 33,33% dari presentase ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 55,55% meningkat menjadi 88,88 %. Dari peningkatan ketuntasan secara klasikal yang diperoleh siswa dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada pelajaran bahasa Indonesia materi pokok unsur instristik cerita anak.Kata kunci: Cooperative Integrated Reading and Composition, model pembelajaran
STUDI KOMPARASI IMPLEMENTASI KURIKULUM PADA PEMBELAJARAN AKSELERASI DAN PEMBELAJARAN REGULER (Kajian pada Kelas XI CI+BI IPA dan Kelas XI IPA di SMAN 1 Padang) Rifmasari, Yessi
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.619 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada perbedaan karakteristik peserta didik akselerasi dan peserta didik reguler dalam kegiatan pembelajaran. Dimana, peserta didik yang berkemampuan jauh di atas ratarata ini, biasanya sering terkesan santai dan tampak kurang memperhatikan pelajaran. Hal yang lebih buruk lagi, peserta didik tersebut cenderung mengganggu temannya sehingga kegiatan belajar mengajar dalam kelas menjadi kurang lancar. Oleh karena itu, untuk melayani peserta didik tersebut dalam kegiatan belajar mengajar diperlukan implementasi kurikulum yang berbeda pada kedua pembelajaran agar dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rapor pembelajaran XI CI+BI dan nilai rapor pembelajaran XI IPA. Hasil penelitian hasil belajar menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rapor pembelajaran akselerasi kelas XI CI+BI dengan nilai rapor pembelajaran reguler kelas XI IPA pada mata pelajaran IPA.Kata kunci: implementasi kurikulum, pembelajaran akselerasi, pembelajaran reguler.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN IPA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DI SDS GRACIA SUSTAIN MEDAN Purba, Rispah
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.754 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa pada materi alat indera pada manusia kelas V SD Swasta Gracia Sustain Medan. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus dengan subjek penelitian 20 orang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan terhadap aktivitas guru dan aktivitas siswa, observasi sikap siswa dalam mengerjakan LKS dan tes esai. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan deskripsi kualitatif dengan menentukan rata-rata persentase hasil belajar siswa selama penerapan model pembelajaran konstruktivisme, penilaian hasil belajar siswa berupa ketuntasan hasil belajar pada tes esai, kemudian menentukan kriteria keberhasilannya. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan: bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA. Hal ini dapat diketahui dari hasil penilaian yang sudah diberikan. Adapun peningkatannya adalah pada saat  tes awal  ketuntasan belajar siswa secara keseluruhan 45%, setelah dilakukan tindakan menggunakan model pembelajaran konstruktivisme ketuntasan belajar siswa secara keseluruhan meningkat 10% dari jumlah ketuntasan awal menjadi 55% pada post test siklus I. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara keseluruhan meningkat 25% dari nilai post test siklus I menjadi 80% pada post test siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran konstruktivisme disukai dan disenangi siswa. Berdasarkan data hasil belajar yang diperoleh dari hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran konstruktivisme dapat meningkatkan aktivitas dan  hasil belajar siswa kelas IV SD khususnya pada materi alat indera manusia pada mata pelajaran IPA
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF EXPOSITORY TEXT THROUGH K-W-L METHOD Silalahi, Mery
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.425 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dan bertujuan untuk menunjukkan peningkatan pemahaman membaca siswa dalam teks eksposisi melalui metode K-W-L. Penelitian dilakukan di SMAN 2 Kisaran dan subjek penelitiannya merupakan siswa-siswi kelas XII IPA 4 yang berjumlah 36 orang. Data yang dikumpulkan adalah berupa data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dalam dua tahap aktifitas pembelajaran dimana sebelum kedua tahap itu dilakukan, pre-test akan diberikan. Dalam tahap pertama, peneliti memberikan pelajaran mengenai teks eksposisi dengan metode konvensional sedangkan pada tahap kedua, peneliti mengajar menggunakan metode K-W-L. Dalam hal ini, peneliti memberikan 20 pertanyaan pilihan ganda untuk masing-masing tahap. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) skor test siswa dalam aktifitas pembelajaran tahap kedua lebih tinggi dibandingkan tahap pertama dan pre test, yaitu 78.88 di tahap kedua, 64.58 di tahap pertama, dan 48.88 pada pre-test. Data kualitatif dikumpulkan melalui kuesioner yang ditujukan kepada siswa serta lembaran pengamatan dan catatan harian peneliti di dalam kelas selama aktifitas pembelajaran berlangsung. Dan hasilnya menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan antusias ketika mereka berada dalam proses kegiatan pembelajaran tahap kedua dibandingkan pada tahap yang pertama.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP EMPATI ANAK USIA DINI yenita irawati
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.045 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan di Taman Kanak-kanan Marhamah Dan Taman Kanak-kanak Kartika I-63 Padang. Subjek penelitian ini adalah siswa Taman Kanak-kanak. Data didapatkan dari observasi dan pengamatan yang dilakukan dilapangan. Berdasarkan analisis data kualitatif terdapat perbedaan pengaruh siswa introvert yang belajar moral melalui model bermain peran dengan model konvensional. Rata-rata skor empati siswa introvert yang belajar moral melalui model bermain peran lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional.Rata-rata siswa ekstrovert yang belajar moral melalui bermain peran dengan konvensional terdapat perbedaan yang kondusif.Bagi siswa introvert, belajar moral dengan bermain peran memberikan hasil empati lebih tinggi dari belajar moral dengan metode konvensional. Bagi siswa ektrovert, belajar moral dengan dengan bermain peran juga memberikan skor empati yang lebih tinggi daripada metode konvensional. Kata Kunci: Eksperimen, bermain peran, introvert, ekstrovert. 

Page 1 of 2 | Total Record : 19