cover
Contact Name
Hana Ike Dameria Purba
Contact Email
purbahana@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fakultas.pendidikan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUTIARA PENDIDIKAN INDONESIA
ISSN : -     EISSN : 25410253     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi tentang penelitian-penelitian dalam bidang pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, dan Menengah. Hasil penelitian ini ditulis oleh berbagai akademisi pendidikan dari seluruh Indonesia yang mengkaji tentang strategi belajar,pendekatan dan model pembelajaran, psikologi pendidikan, pendidikan dan perilaku seks pada anak,media pembelajaran dan dampak implementasi kurikulum.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia" : 11 Documents clear
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM PADA PEMBELAJARAN IPA DI SDN 105366 SEI NAGALAWAN Holmes Parhusip; Irwansyah Irwansyah; Hartono Sembiring; Heryanto Heryanto
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2237

Abstract

This research is motivated because schools during the Covid -19 pandemic are required to use virtual teaching methods or teleconferencing so that the SDN 105366 Sei Nagalawan school uses teaching methods using Google Claasroom and it is important for teacher researchers and students to find out how the results of implementing the virtual teaching method are. The method in this study uses observation, interviews and documentation. This study also aims to determine the learning outcomes of students who are taught using Google Classroom and compare the learning outcomes taught by conventional methods with those taught using Google Class Room. Based on the data from the research that has been carried out, it can be concluded that the implementation of the use of Google Classroom is very helpful in the online learning process during the current Covid-19 pandemic, while using the Google Classroom application the teacher can monitor student learning activities, such as absenteeism, material explanations. and delivery of assigned tasks, and the teacher also prepares learning videos.
KOMPARASI METODE BLENDED LEARNING DENGAN METODE TPR DALAM KEEFEKTIFANNYA TERHADAP SISTEM PEMBELAJARAN DARING PADA MATERI VOCABULARY BAHASA INGGRIS Sri Wilda Harahap; Berkat Panjaitan
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2265

Abstract

Vocabulary is one of the important aspects of learning a foreign language. With limited vocabulary one will also have a limited understanding of speaking, reading, listening, and writing. This condition requires creative teachers to use the most appropriate and appropriate learning methods in accordance with the material being studied to achieve learning goals and outcomes. This study aims to compare blended learning methods with total physical responses (TPR) methods about their effectiveness in learning English vocabulary materials at DRA Islamic School. . The results of this study showed that the TPR Method Mean 75, Standard Deviation 10.12739, While blended learning method mean 69.75, standard deviation 7.675302. The above hypothesis test obtained the P-value of 0.010765. It was concluded that there are differences in vocabulary material learning outcomes using TPR methods and Blended Learning Methods. Where the TPR method is more effective than the Blended Learning method in learning English vocabulary material in students in the 2nd grade of DRA Islamic School online.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS V SD NEGERI 066043 MEDAN HELVETIA T.A 2020/2021 Ruth Donda Panggabean; Panni Ance Lumbantobing; Niken Farida; Ita Tiurlan Natalia
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2294

Abstract

The purpose of this study is to determine the teacher’s role in increasing student learning interest during COVID-19 pandemic and factors that supporting and inhibiting. This research is descriptive qualitative. The data collection techniques were interviews and questionnaires while the data analysis techniques were data reductions, data display and drawing conclusions. Respondents in this study were a teacher and 21 students at state elementary school 066043 Medan Helvetia. The results of this study indicate that the teacher’s role in increasing student interest in learning during the covid-19 pandemic at state elementary school 066043 Medan Helvetia, were: teachers as mentors, teachers as motivators, teachers as evaluators and teachers as learning resources.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED LEARNING (KELAS TERBALIK) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA TEKS BAHASA INGGRIS MAHASISWA PGSD DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Puji Hariati; Nurul Husnah Harahap; Mery Silalahi
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2299

Abstract

Kemajuan teknologi telah membawa perubahan yang signifikan dalam pengajaran dan praktik pembelajaran bahasa asing di Indonesia, khususnya pada pembelajaran bahasa Inggris. Pengajaran atau penyampaian materi pelajaran yang seyogyanya dilakukan oleh dosen di dalam kelas kini dapat dilakukan di luar kelas oleh karena adanya teknologi. Teknologi sudah menjadi bagian yang penting dalam proses kegiatan belajar mengajar. Penggunaan teknologi dalam pengajaran dianggap efektif mempermudah dosen dalam menyampaikan materi pembelajaran dan juga mempermudah mahasiswa dalam memahami materi yang disampaikan. Lebih dari itu, teknologi juga mampu menciptakan peluang besar bagi setiap orang untuk mengembangkan diri melalui ilmu pengetahuan yang dapat diakses setiap saat, kapanpun dan dimanapun. Hal inilah yang menjadi alasan bagi para pendidik menciptakan model pembelajaran berbasis teknologi, terlebih dalam masa pandemi Covid-19. Pemanfaatan teknologi yang tepat dalam proses pembelajaran dirasa mampu meningkatkan kualitas ilmu yang dimiliki mahasiswa menjadi lebih baik. Teknologi telah mengubah wajah pendidikan, buktinya saat ini kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online. Walau demikian, mahasiswa dalam proses pembelajarannya masih sangat membutuhkan dosen yang mengajar secara langsung di dalam kelas sebagai pemberi ilmu pengetahuan dan motivasi untuk mencapai hasil belajar yang maksimal. Menyadari kenyataan ini, maka para pendidik mencoba memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran dengan tetap mempertahankan tatap muka antara dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas melalui model pembelajaran flipped learning. Flipped learning merupakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi berupa video dengan tetap mempertahankan tatap muka antara dosen dan mahasiswa di dalam kelas. Flipped learning juga dikenal dengan istilah kelas terbalik dikarenakan mahasiswa dituntut untuk lebih aktif melakukan penyelidikan di rumah terhadap permasalahan yang ditemukan dalam setiap materi pelajaran yang telah dipelajari sebelumnya. Mahasiswa juga diperkenankan untuk merekam video dosen yang sedang menyampaikan materi pelajaran, dan selanjutnya hasil rekaman video tersebut akan ditonton dirumah untuk diamati dan dianalisis sendiri. Dengan flipped learning mahasiswa diharapkan bisa lebih sering menerima paparan bahasa Inggris baik secara lisan maupun tulisan. Paparan bahasa Inggris secara lisan dapat dilihat dan didengarkan secara berulang-ulang lewat video yang direkam. Paparan secara lisan bahasa Inggris tersebut selanjutnya dapat dituliskan kembali menjadi teks tertulis, sehingga secara tidak langsung kompetensi mendengar (listening) dan menulis (writing) mahasiswa menjadi semakin terasah. Seluruh kegiatan melihat dan mendengar video serta menulis teks bahasa Inggris tersebut dilakukan di rumah. Hal ini dapat membuat mahasiswa menjadi lebih leluasa bereksperimen di rumah karena tidak perlu malu jika salah. Adapun hal-hal yang nantinya kurang dipahami oleh mahasiswa dari video tersebut, selanjutnya dapat disampaikan kepada dosen pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, flipped learning diyakini sebagai model pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman membaca mahasiswa terhadap teks bahasa Inggris.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL PADA MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI SDN 105377 NAGA KISAR KEC. PANTAI CERMIN T.A 2020/2021 Maria Friska Nainggolan; Mei Lyna Girsang; Hilma Mithalia Shalihat; Heppy Theresia Tampubolon
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2303

Abstract

The purpose of the research is to determine the ability of elementary school teachers using digital learning media during the new habit adaptation at State Elementary School 105377, Naga Kisar Pantai Cermin in 2020/2021 academic year. This study is descriptive quantitative research. The sample in this study was 8 teachers. The data collection technique used in this research is questionnaires. The results showed that the teacher's ability using digital learning media at State Elementary School 105377 Naga Kisar was moderate with an average score 3.11. With the percentage of alternative answers for each sub-indicator, the sub-indicator of teachers knowing and being able to use digital learning media, the answers are always 67.18% included in good category, frequent answers 20.31% included in low category, 12.5% answers sometimes, included in very low category. The sub-indicators of digital learning media can build cooperation and confidence of children, 50% of the answers are always included in medium category, 20.83% of the answers are often, low category, the 29.16% answers are sometimes included in low category. The sub-indicators of digital learning media are able to arouse children's enthusiasm and motivation in learning, 7.5% answers are always included in low category, 22.5% answers are often included in low category, sometimes 70% included in good category. Based on the analysis of questionnaire for each sub-indicator, it can be concluded that teacher's ability to use digital learning media at State Elementary School 105377 Naga Kisar is in medium category.
KESANTUNAN TINDAK TUTUR MAHASISWA DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN DARING DI MASA COVID-19 Kesya Nirma Lumbantobing; Nova Irwan
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2304

Abstract

This research title is A Form of The Students Language Politeness in Online Learning Interaction in the Covid-19 period. This study aimed to describe and explain the propriety of speech act in online learning interaction in the Covid-19 period, as well as being a reference for lecturers, providing benefits for the STIKes Binalita Sudama Medan and society in general. This study includes the type of qualitative research using ethnography of communication design theory, speech act theory, and the theory of linguistic politeness. This study used a qualitative approach. This research was conducted for students of Refraksi Optisi STIKes Binalita Sudama Medan. Data collected through recording techniques, observation, interviews, and transcriptions. Data analysis was carried out through four main procedures, namely: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion/verification. From this study, it was found several types of speech act politeness classifications used by students in learning interactions in Covid-19, namely: politeness in assertive acts, politeness in directive acts, politeness commissive acts, and politeness in expressive acts.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA DALAM MENANGGULANGI DAMPAK MEDIA SOSIAL DI MASA PANDEMIK PADA JURUSAN ILMU KEPERAWATAN STIKES BINALITA SUDAMA Rita Zahara; Nurweni Febriana Br Sitepu
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2325

Abstract

Di masa pandemic (COVID-19) pada saat sekarang ini, pemerintah menganjurkan kepada keseluruh masyarakat untuk tetap berada dirumah dalam melakukan segala aktivitas apapun diantaranya bekerja dari rumah dan belajar dari rumah. Tentunya bagi mahasiswa, peraturan ini akan mengganggu pada proses belajar mereka terlebih lagi saat ini banyak mahasiswa berada di tahun terakhir sekolah mereka lebih membutuhkan waktu belajar yang lebih banyak untuk menghadapi ujian akhir semester/ujian akhir. Meskipun begitu, mahasiswa juga harus tetap belajar walau melalui cara online. Pendidikan kewarganegaraan merupakan pembawa misi pendidikan moral bangsa, membentuk warga negara yang cerdas, demokratis, dan berakhlak mulia, yang secara konsisten melestarikan dan mengembangkan cita-cita demokrasi dan membangun karakter bangsa. Sedangkan visi pendidikan Kewarganegraan adalah mewujudkan proses pendidikan yang terarah pada pengembangan kemaampuan individu, sehingga menjadi warga Negara yang cerdas, partisipatif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian akan membentukwarga negara Indonesia yang didasarkan pada Pancasila dan karakter positip masyarakat Indonesia. Dimensi manusia sebagai makhluk individual, makhluk sosial, makhluk susila, dan makhluk religi dalam kedudukan kita sebagai warga Negara Indonesia, hendaknya dikembangkan secara seimbang. Dimensi manusia tersebut secara konsisten diperjelas dan dipertajam di dalam memandang dirinya sendiri dengan potensi diri pribadi, dan pengembangan kerjasama dengan orang lain untuk membawa keunggulan bangsa dan Negara, serta kepatuhannya untuk mematuhi norma-norma dalam masyarakat, dan aktualiasi dirinya untuk bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, hal itulah merupakan beberapa materi Pendidikan Kewarganegraan Indonesia, disamping materi-materi lainnya. Para dosen dituntut untuk dapat membentuk mahasiswanya memiliki karakter yang baik dan bertanggungjawab terutama pada dirinya sendiri maupun orang banyak sehingga dapat menjadikan mahasiswa menjadi kreatif dan inovatif dalam meraih cita-citanya di masa depan. Bahan ajar yang digunakan adalah diktat yang disusun oleh dosen yang bersangkutan dan masih bersifat teoritis. Proses pembelajaran yang digunakan didomisili dengan teknik belajar secara konvensional dan klasik yang dilakukan dengan metode ceramah. Penelitian ini dilakukan dengan 3 tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena keterbatasan biaya dan waktu. Sedangkan teknik analisis data yang akan dilakukan adalah analisis validitas data, analisis data kepraktisan, analisis data uji efektivitas.
PENENTUAN AKAR PERSAMAAN NON LINIER DENGAN METODE NUMERIK Wajib Pandia; Israil Sitepu
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2326

Abstract

Numerical methods are able to solve large, non-linear and very complex equations that cannot be solved analytically. But the numerical method, can only obtain solutions that approach or approach the true solution so that the solution from the results of numerical calculations is called the approximation solution and can be made as precisely as desired. This research type of library research or literature that aims to collect data and information through books and journals. Non-linear equation is one of the problems that can be solved by numerical methods. In determining the roots of non-linear equations there are four methods that can be used, namely the bisection method, false position method, Newton Raphson method, and the secant method, the fastest converging method is the Newton Raphson method.
PENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Sejahtra Sejahtra
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2327

Abstract

This study aims to determine the mastery of learning outcomes and the improvement of student learning outcomes after using the Jigsaw Type cooperative learning model in natural science subjects in Indonesia. The type of research is Classroom Action Research which is carried out in 2 cycles with steps ranging from: planning, implementing, observing and reflecting. The research was carried out at SD Negeri 043940 Perbesi with the research subjects being Class V students who opened 25 people. Data collection tool used to test learning outcomes. The data analysis technique used descriptive statistics by comparing the average value of 2 cycles. The results of the analysis in the first cycle, students completed as many as 17 people (68%) and 8 people (32%) students did not complete with an average value of 69.84. The results of the analysis in the second cycle, students completed as many as 22 people (88%) and students who did not complete as many as 3 people (12%) with an average value of 82.38. This shows that cycle II is stated classically. Based on the results of data analysis, it can be obtained that student learning outcomes are completely classical and improved by using the Jigsaw type cooperative learning model in science subjects for class V SD Negeri 043940 Perbesi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMBACA TEKS PROCEDURE MELALUI MEDIA QUIZZIZ PADA PESERTA DIDIK KELAS IXE SEMESRTER I SMP NEGERI 1 PEKALONGAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Rita Utami
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiara pendidik.v6i2.2383

Abstract

Keaktifan peserta didik dalam pembelajaran jarak jauh atau online semakin berkurang pada pra siklus keikutsertaan peserta didik di bawah 50% dengan nilai yang kurang memuaskan. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimanakah proses pembelajaran membaca teks prosedur melalui media quizziz pada peserta didik kelas IXE semester I tahun pelajaran 2021/2022 dan seberapa besar peningkatannya melalui pembelajaran daring. Siklus I dilaksanakan dengan mengirimkan materi dalam bentuk video di google classroom. Peserta didik mempelajari materi tersebut. Materi yang belum dipahami dibahas Kembali melalui zoom. Pada siklus II dilakukan zoom lagi, teleconference melalui video call dan whats app. Hasil yang diperoleh, pembelajaran membaca teks prosedur melalui media quizziz meningkatkan kompetensi pada materi membacai teks prosedur pada peserta didik kelas IXE semester I SMP Negeri 1 Pekalongan tahun pelajaran 2021/2022 dengan meningkatkan aspek sikap yaitu keaktifan peserta didik dari 40% menjadi 100% dan aspek pengetahuan dari 71.77% menjadi 86.30% di akhir siklus II

Page 1 of 2 | Total Record : 11