cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA" : 16 Documents clear
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Pendekatan Neuroscience pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Sirwanti Sirwanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.40

Abstract

Matematika masih merupakan pelajaran yang kurang disukai oleh siswa sehingga perlu adanya inovasi pembelajaran yang dapat dikemas sebaik mungkin agar dapat mudah dipahami oleh siswa. Salah satu ilmu yang berkembang pada akhir-akhir ini dam proses pembelajaran adalah neuroscience. Pandangan mengenai keterkaitan neuroscience dalam proses belajar mengajar telah banyak dilakukan dan sangat berpengaruh baik untuk melatih siswa dalam menggunakan otak dalam belajar. Pendekatan dalam pembelajaran neuroscience tidak dapat berdiri sendiri, untuk itu guru juga dituntut untuk mampu menggunakan perangkat pembelajaran yang inovatif agar proses pembelajaran yang berlangsung dapat lebih bermakna dan melekat dalam ingatan siswa. Oleh karena itu, inovasi untuk mengefektifkan pembelajaran yaitu dengan mengembangkan perangkat pembelajaran matematika di sekolah dasar yang disandingkan dengan pendekatan neuroscience dalam pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika menggunakan pendekatan neuroscience yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Produk yang dikehendaki dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif. Produk tersebut terdiri dari lima komponen yaitu: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Proses pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate).
Penerapan Model Accelerated Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X4 SMAN 3 Kota Bima Mariamah Mariamah; Susantri Susantri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.44

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang direncanakan dalam beberapa siklus, dan pada penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas X4 SMAN 3 Kota Bima dengan jumlah siswa 34 orang yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 19 orang siswa perempuan. Tiap siklus terdiri dari empat rangkaian kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan evaluasi.Adapun yang melatar belakangi penelitian ini, yaitu perlunya menerapkan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu accelerated learnig. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan accelerated learnig. Tekhnik analisa data yang digunakan ada dua yaitu analisa kualitatif dan kuantitatif, analisa kualitatif digunakan untuk mendeskripsi data dan analisa kuantitatif untuk mengukur motivasi belajar siswa, tekhnik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angke motivasi belajar siswa.Hasil penelitian yang didapat adalah motivasi belajar siswa sebelum accelerated learning diterapkan yaitu 3,086 atau 77,16% dan terjadi peneurunan motivasi belajar siswa sebesar 0,2855% pada siklus I. Setelah dilakukan perbaikan maka motivasi belajar siswa meningkat sebesar 1,78% dimana motivasi belajar siswa pada siklus II yaitu 3,1577 atau 78,94%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan accelerated learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X4 SMAN 3 Kota Bima
Pengaruh Model Pembelajaran dan Motivasi Belajar Fisika terhadap Hasil Belajar Fisika (Studi Eksperimen Peserta Didik pada Kelas VIII SMP Negeri 40 Bulukumba) Gustina Gustina; Sidin Ali
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.46

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui : (1) apakah terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran kontekstual dan konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 40 Bulukumba (2) apakah terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara peserta didik dengan motivasi belajar fisika tinggi yang diajar melalui model pembelajaran kontekstual dan konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 40 Bulukumba (3) apakah terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara peserta didik dengan motivasi belajar fisika rendah yang diajar melalui model pembelajaran kontekstual dan konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 40, dan (4) apakah terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar fisika terhadap hasil belajar fisika peserta didik pada kelas VIII SMP Negeri 40. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan desain faktorial 2x2. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan nontes. Data selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial secara manual dan dilengkapi dengan perhitungan menggunakan program IBM SPSS versi 20 for Windows. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% atau α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) secara keseluruhan, terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran kontekstual dan konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 40 Bulukumba (2) untuk motivasi belajar fisika tinggi, terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara peserta didik yang diajar melalui model pembelajaran kontekstual dan konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 40 Bulukumba (3) untuk motivasi belajar fisika rendah, terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara peserta didik yang diajar melalui model pembelajaran kontekstual dan konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 40 Bulukumba dan (4) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar fisika terhadap hasil belajar fisika peserta didik pada kelas VIII SMP Negeri 40.
Pengaruh Penggunaan Software Phet Sebagai Media Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 1 Palibelo Tahun Ajaran 2017/2018 Asriyadin Asriyadin; Ice Puspitasari; Endang Susilawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Software PhET sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar fisika ditinjau dari kemampuan awal siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Palibelo tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Pretest-Postest control group desaign dilaksanakan selama 1 bulan, subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA2 Sebagai kelas Eksperimen dan kelas X IPA3 sebagai kelas kontrol, dengan jumlah siswa untuk kelas Eksperimen dan Kontrol sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar, berupa tes pilihan ganda dan untuk mengetahui soal yang layak digunakan maka soal di uji validitas dan reliabilitas pada siswa kelas XI, soal yang diuji coba sebanyak 50 butir soal, dan di peroleh soal yang valid sebanyak 28 soal. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kovarian menggunakan SPSS versi 16.0 maka di peroleh nilai Corrected Model = 0,00 dengan taraf signifikan 0,05. Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Penggunaan Software PhET sebagai media pembelajaran Terhadap Hasil belajar fisika ditinjau dari kemampuan awal siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Palibelo tahun ajaran 2017/2018.
Sikap Siswa pada Pembelajaran Matematika: Ditinjau dari Jenis Kelamin Arif Hidayad
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap siswa SMP dalam pembelajaran matematika yang ditinjau dari aspek jenis kelamin. Aspek jenis kelamin merupakan salah satu faktor yang dapat dikatakan mempengaruhi sikap dan kecendrungan siswa dalam belajar matematika. Siswa yang memilki sikap positif merupakan pertanda awal yang baik bagi proses belajar siswa tersebut. Pengungkapan sikap siswa dalam pembelajaran matematika ini menggunakan angket skala sikap yang berjumlah 32 butir yang terdiri dari 3 dimensi sikap yang terpecah menjadi 8 indikator sikap yang diukur. Angket tersebut diberikan kepada 72 siswa masing-masing 36 siswa laki-laki dan perempuan. Data dianalisis secara statistic deskriptif melalui perhitungan rata-rata dan simpangan baku dan dikonsultasikan dengan tabel pedoman penilaian untuk memperoleh kriteria sikap siswa secara individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 8 indikator sikap yang diukur, siswa laki-laki mengungguli siswa perempuan yaitu sebanyak 5 indikator sikap, sisanya sebanyak 3 indikator sikap diungguli siswa perempuan.
Pengaruh Metode Reciprocal Teaching terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA Kelas X di SMA Kae Woha Tahun Pelajaran 2017/2018 Nurhayati Sarib; Mariamah Mariamah; Muslim Muslim; Fatmah Fatmah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Reciprocal Teaching terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X di SMA KAE Woha tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen (Eksperimen Semu). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA KAE Woha yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas X MIA/IPA-I sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA/IPA-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif adalah soal esay. Kriteria pengujiannya adalah H0 ditolak jika thitung ≥ ttabel atau nilai signifikansi lebih kecil 0,05 pada taraf sinikansi α =5%. Hasil Uji hipotesis menggunakan bantuan program SPSS 16 for window menunjukkan nilai t = 4,128 atau nilai signifikansi sebesar 0,000. Jika dikaitkan dengan nilai signifikansi 0,05 dan nilai t hitung maka Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode reciprocal teaching terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Model Inkuiri Terbimbing Berbasis Multiple Intelligences untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik SMP Hairunisa Hairunisa; Arif Rahman Hakim
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan teori multiple intelligences yang layak untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik SMP. Perangkat pembelajaran diujicobakan pada kelas VIII dengan rancangan one group pretest-posttest design, sedangkan analisis data secara deskriptif kuantitatif kualitatif. Hasil validasi perangkat pembelajaran menunjukkan perangkat pembelajaran, meliputi: (1) RPP; LKP; Buku Ajar; dan instrumen penilaian keterampilan proses sains. RPP terlaksana dengan baik, dan peserta didik memberi respon positif terhadap pembelajaran. Tes keterampilan proses sains pada keterampilan abstrak dianalisis dengan n-gain 0.60 dengan kategori sedang dan pada keterampilan konkrit dianalisis dengan rata-rata 3.6 dengan kategori A-. Kesimpulan dari penelitian ini yakni perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan teori multiple intelligences yang dikembangkan memenuhi syarat validitas, kepraktisan, dan efektivitas sehingga layak diimplementasikan dan dapat melatihkan keterampilan proses sains peserta didik.
Hubungan Motivasi dan Sikap Siswa terhadap Prestasi Belajar Matematika Kelas VIII SMP Negeri 1 Wera Arif Rahman
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.60

Abstract

Rendahnya prestasi belajar matematika siswa merupakan bagi para guru di SMP Negeri 1 Wera. Guru sebagai pelaksana kurikulum dalam proses pembelajaran mempunyai peran yang besar untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Prestasi belajar tersebut dapat ditingkatkan melalui penguasaan konsep-konsep matematika dan latihan yang berkesinambungan. Dalam hal ini untuk mempelajari matematika diperlukan dorongan yang kuat dari siswa (motivasi) dan sikap yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan sikap siswa terhadap prestasi belajar matematika di SMP Negeri 1 Wera. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian Ex Post Facto. Teknik pengumpulan data motivasi dan sikap siswa pada penelitian ini adalah dengan menggunakan angket. Prestasi menggunakan tes prestasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis korelasi product momen dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) motivasi siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika dengan koefesien korelasi 0,327 (2) sikap siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika dengan koefesien korelasi 0,381 (3) motivasi dan sikap siswa berpengruh terhadap prestasi belajar matemaika dengan regresi ganda 0,45 dan persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 3,82 + 0,06 X1 + 0,00061 X2.
Perbandingan Hasil Belajar Dalil Pythagoras Melalui Model Kooperatif Tipe Pair Checks dengan Numbered Heads Together pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa Wilda Syam Tonra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.63

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar siswa pada materi dalil pythagoras yang diajar menggunakan dua model pembelajaran yang berbeda pada dua kelas eksperimen yang berbeda pula. kelas eksperimen I diajar melalui model kooperatif tipe Pair Checks sedangkan kelas eksperimen II diajar melalui model kooperatif tipe Numbered Heads Together. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Desain penelitian ini adalah randomized posttest only control group design. Desain ini digunakan dua kelas yang dibentuk secara acak dan diasumsikan memiliki karakteristik yang sama (homogen). Pada kedua kelas diberikan perlakuan yang berbeda sesuai dengan model pembelajaran masing-masing dan akhirnya diberikan posttest (testnya sama). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar dalil Pythagoras yang diajar melalui model kooperatif tipe pair checks dengan numbered heads together, namun tidak signifikan. Keduanya pun berada pada kategori yang sama yaitu “tinggi”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar dalil Pythagoras yang diajar melalui model kooperatif tipe pair checks dengan numbered heads together.
Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Melalui Penerapan Metode Eksperimen Kelas V SDN Manggekompo Tahun 2017/2018 Muhamad Ajwar
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : LPPM STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v8i1.65

Abstract

Keberhasilan pembelajaran tidak terlepas dari pemilihan metode yang tepat. Metode pembelajaran merupakan cara guru menyampaikan materi pelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Masalah dalam penelitian ini adalah Keaktifan dan hasil belajar IPA pada aspek kognitif siswa masih rendah sehingga perlu dicari solusi untuk kemajuan yang lebih baik, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode eksperimen kelas V SD Manggekompo tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian praktis yang dimaksudkan untuk memperbaiki pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan salah satu upaya guru atau praktisi dalam bentuk berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. Peningkatan hasil belajar dari pra siklus ke siklus 1 tidak terlalu signifkan yaitu sebesar 21,43%. Berdasarkan hasil belajar siklus II, guru dan peneliti menganalisis dan mengalami peningkatan yaitu 85,71%. Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa di SD Negeri Manggekompo. Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SD Negeri Manggekompo pada kelas V memiliki keterbatasan yang perlu diungkapkan diantaranya terdapat 4 siswa yang masih memiiliki hasil belajar di bawah KKM. Siswa yang masih belum tuntas akan ditangani secara khusus oleh guru kelas.

Page 1 of 2 | Total Record : 16