cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 1,373 Documents
Penggunaan Penggunaan Video Blog pada Mata Pelajaran IPA materi Ciri Makhluk Hidup di di Kelas VI untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dimas Bintang Darma P. D; Reni Arista; Fetiami Dwi Kurnia; Silvina Noviyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.612 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4455

Abstract

IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting sehingga setiap siswa diharapkan dapat memahami materi yang ada di dalamnya. Salah satu materi yang perlu dipelajari adalah cirri makhluk hidup. Setiap makhluk hidup memiliki cirri khusus yang memberikan sifat khas yang dimiliki oleh setiap individu. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VI SDN 89/IX Desa Jebus. Jenis penelitian ini adalah dekriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Penelitian ini dilakukan padaa tahun ajaran 2022/2023 semester genap. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan bahwa sebagian besar pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan). Sehingga penggunaan video blog akan mempermudah hasil belajar siswa terhadap materi tersebut. Penggunaan video blog dalam proses pembelajaran bertujuan agar siswa dapat mengetahui ciri-ciri makhluk hidup.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN BEHAVIORAL TERHADAP PENYESUAIAN DIRI SISWA DI MAS SALIMPAUNG Jurmanisak Jurmanisak; Wahidah Fitriani
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2020): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.495 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v2i1.530

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah rendahnya penyesuaian diri siswa di MAS Salimpaung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan behavioral dalam meningkatkan penyesuaian diri siswa di MAS Salimpaung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan rancangan pre experimental dengan tipe one group pretest-posttest design yaitu dengan mengukur penyesuaian diri kelompok eksperimen dengan menggunakan instrumen yang sama pada pengukuran pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah skala. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MAS Salimpaung. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X Agama sebanyak 10 orang. Kelompok eksperimen ditentukan melalui teknik random sampling.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INQUIRI TERBIMBING DISEKOLAH DASAR Hotmayati Sitorus; Yenni Fitra Surya
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 2 No. 2 (2020): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.885 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v2i2.1204

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan proses pada mata pelajaran IPA siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah AL-Ikhlas, Batam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses melalui inquiri terbimbing pada mata pelajaran IPA.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model penelitian yang digunakan yaitu model Spiral kemmis dan Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah AL-Ikhlas, Batam. Data yang dikumpulkan adalah data proses pembelajaran menggunakan inquiri terbimbing pada mata pelajaran IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi.Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Data yang diperoleh dari hasil observasi dianalisi secara deskkriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Deskriptif kuantitatif adalah cara membandingkan skor pengamatan dari hasil setiap siklus. Sedangkan deskriptif kualitatif adalah dengan menjelaskan proses pembelajaran menggunakan inquiri terbimbing yang dilakukan pada setiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan inquiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses IPA siswa kelas V pada mata pelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah AL-Ikhlas, Batam. Adapun langkah-langkah yang dilakukan berdasarkan model inquiri terbimbing dalam proses pembelajaran yaitu mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi , merumuskan masalah yang ditemukan, merumuskan hipotesis, melakukan eksperimen sederhana,menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Peningkatan ditunjukkan dengan pencapaian keterampilan proses siswa pada mata pelajaran IPA saat pratindakan termasuk kategori kurang yaitu hanya mencapai 43,12 dan hanya ada 3 siswa (15%) yaang mendapat nilai diatas KKM. Setelah diberikan tindakan pada siklus I yaitu dengan menerapkan metode inquiri terbimbing dalam pembelajaran IPA, keterampila siswa meningkat dengan rata-rata 65% dan ada 13 siswa (65%) yang mendapat nilai KKM. Pada siklus II pencapaian keterampilan proses meningkat mencapai rata-rata 86,25% dan siswa yang mendapat nilai diatas KKM terdiri dari 17 siswa (90%) setelah dilakukan perbaikan pada tahap merumuskan hopotesis, melakukan eksperimen sederhana, dan menganalisis data dalam melaksanakan inquiri terbimbing.
PENGEMBANGAN MODEL BERCERITA BERBASIS VAK UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK PADA KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK Annisa Shofaril Wahidah; Edi Hendri Mulyana; Yasbiati Yasbiati
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.299 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.363

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai kegiatan bercerita yang selama ini dilakukan oleh guru dalam pembelajaran. Berdasarkan lapangan, kegiatan bercerita belum dijadikan sarana pengajaran oleh guru dalam penyampaian tema secara utuh. Kenyataannya kegiatan bercerita hanya digunakan untuk penambah kegiatan diawal atau diakhir saja. Karenanya model pembelajaran yang digunakan guru melalui kegiatan bercerita belum terealisasi dengan baik. Hal ini berdampak pada perkembangan anak yang belum optimal dalam pembelajaran. Sedangkan anak usia dini menaruh minat yang besar terhadap kegiatan bercerita tersebut. Maka peneliti mengembangkan model bercerita sesuai kebutuhan gaya belajar siswa yang dapat memfasilitasi salah satu keterampilan dasar berbahasa anak yaitu kemampuan menyimak. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan panduan pengajaran melalui bercerita kepada guru untuk memfasilitasi perkembangan anak sehingga dapat mencapai hasil belajar yang diharapkan. Dikarenakan kegiatan bercerita ini berorientasi pada kebutuhan modalitas anak, maka peneliti menyusun tahapan bercerita berbasis visual auditori kinestetik (VAK). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Educational Design Research (EDR) model McKenney& Reaves. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, audio dan visual, serta validasi dari ahli. Instrumen divalidasi oleh ahli model pembelajaran anak usia dini dan ahli bahasa dan melalui beberapa revisi sesuai saran validator. Setelah validasi internal dilakukan, selanjutnya penelitian ini melalui tahap validasi eksternal yang dilakukan selama dua kali uji coba di TK Artanita Al-Khairiyah. Secara umum, model bercerita berbasis VAK ini layak digunakan dan menghasilkan produk model bercerita berbasis VAK untuk memfasilitasi kemampuan menyimak anak pada kelompok B taman kanak-kanak.
Integratif Diferensiasi Penerapan Membaca Andryan Vania Amanda; Febria Indah Lestari; Ranisha Dian Insani; Febrina Dafit
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.654 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.3334

Abstract

Integratif Diferensiasi Penerapan Membaca Keterampilan berbahasa khususnya membaca merupakan suatu keterampilan yang perlu dikembangkan karena membaca merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dapat digunakan sebagai sarana untuk memperoleh pemahaman tentang sesuatu. Membaca semakin penting dalam kehidupan masyarakat, karena setiap aspek kehidupan melibatkan kegiatan membaca dan kemampuan membaca merupakan tuntutan realitas kehidupan sehari-hari manusia. Pembelajaran integratif berdiferensiasi dikembangkan berdasarkan pendekatan pembelajaran integratif dan pendekatan diferensiasi. Pembelajaran integratif secara dapat dikatakan sebagai pembelajaran yang memadukan beberapa mata pelajaran baik dalam hal materi, kecakapan hidup, maupun konteks dunia nyata. Integratif Diferensiasi Penerapan Membaca adalah ancangan (kebijakan) pembelajaran bahasa dengan menyajikan materi pelajaran secara terpadu yaitu dengan menyatukan, menghubungkan, atau mengaitkan bahan ajar sehingga tidak ada yang berdiri sendiri atau terpisah-pisah. Metode integratif dapat juga diartikan sebagai penyatuan dari berbagai aspek kedalam suatu keutuhan. Dalam pengajaran bahasa, konsep Integratif Diferensiasi Penerapan Membaca mengacu pada pengertian materi bahasa secara utuh.
MEREDUKSI PERILAKU AGRESIF ANAK MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL DI DAERAH PESISIR Sahrestia Kartianti; Frandian Laluba; Sau Tjepa; Richard Laluba; Krisdayanti Halimongo; Yoksan Balitang
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 2 No. 2 (2020): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.964 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v2i2.849

Abstract

Perilaku agresif muncul pada saat stimulus dan respon bertindak secara bersamaan. Perilaku agresif berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan karakter anak, sehingga diperlukan upaya untuk mereduksi perilaku tersebut. Hal tersebut tidak hanya terjadi di daerah perkotaan saja, melainkan di daerah pesisir yaitu daerah Gonga Pantai, kecamatan Tobelo Timur, kabupaten Halmahera Utara provinsi Maluku Utara. Di daerah Gonga Pantai, perilaku anak cenderung menunjukkan perilaku agresif dalam proses interaksi sosialnya dengan orang lain. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya perilaku agresif anak usia 7-9 tahun sangat rentan seperti memukul, memaki ,mencubit, menendang, dan menghina. Mereduksi perilaku agresif pada anak dapat dilakukan melalui bimbingan kelompok dengan menggunakan permainan-permainan tradisional Halmahera Utara. Permainan tradisional yang digunakan yaitu perang nama, leng kali leng, tuan dosi, jilo-jilo dan gate-gate kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi perilaku agresif anak melalui bimbingan kelompok dengan permainan tradisional di daerah pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian eksperimen dengan desain one group pre-post test. Hasil dari penelitian ini adalah terjadi penuruan skor pada saat setelah diberi perlakuan (post test) bimbingan kelompok dengan permainan tradisional. Hasil Uji t sebesar 6,8374 >0,05 menunjukkan bahwa ada perbedaan antara sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan.
PENGARUH BUDAYA LITERASI SEKOLAH MELALUI PEMANFAATAN SUDUT BACA TERHADAP MINAT MEMBACA SISWA DI SEKOLAH DASAR Fransiska Ayuka Putri Pradana
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2020): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.117 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v2i1.599

Abstract

Dalam Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 Pasal 4 ayat 5 menyebutkan bahwa Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat. Oleh karena itu dalam menerapkan budaya literasi, sekolah memanfaatkan sudut baca yang ada di kelas dengan tujuan untuk memanfaatkan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan informasi dari beberapa artikel ilmiah. Langkah yang digunakan yaitu dengan mencari informasi mengenai penelitian, menentukan topik permasalahan dan rumusan masalah, mencari sumber data berupa artikel ilmiah yang relevan, membaca dan mencatat informasi yang didapat, dan menyusun penelitian artikel untuk menjawab rumusan masalah. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan sudut baca dalam meningkatkan minat baca peserta didik yang dilakukan dengan kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Selain itu mengetahui dampak pemanfaatan sudut baca yang dapat meningkatkan minat membaca dan kreativitas peserta didik dan hambatan dalam pemanfaatan sudut baca yaitu kurangnya koleksi buku dan kurangnya semangat untuk membaca.
KETERAMPILAN SAINTIFIK ANAK KELOMPOK A PADA PERMAINAN SAINS DI SENTRA BAHAN ALAM RA BAITURRAHMAN Eka Sutisnawati; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2020): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.355 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v2i1.533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Keterampilan Saintifik Anak Kelompok A pada Permainan Sains di Sentra Bahan Alam RA Baiturrahman dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 6 anak. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian ini dinyatakan bahwa 1) Kinerja guru mengelola sentra bahan alam dalam permainan sains dengan hasil pencapian terendah 10%. Artinya guru cukup baik mengelola sentra bahan alam dalam permainan sains, dan hasil pencapaian tertinggi yaitu 90%. Artinya guru sangat baik mengelola sentra bahan alam dalam permainan sains. Maka rata-rata dari kinerja guru mengelola sentra bahan alam dalam permainan sains yaitu sangat baik. 2) Kinerja guru mengelola permainan sains yang terdiri dari permainan sains gunung meletus, water filter (penyaringan air kotor menjadi air bersih), dan listrik statis terdapat pencapaian dengan hasil tertinggi 100% atau dapat diartikan pencapaian sangat baik. Rata-rata dari kinerja guru mengelola permainan sains yaitu sangat baik. 3) Keterampilan saintifik kelompok A pada permainan sains gunung meletus, water filter (penyaringan air kotor menjadai air bersih), dan listrik statis. Dari ketiga permainan sains tersebut diperoleh hasil pencapaian terendah yaitu 20% anak memiliki keterampilan saintifik Berkembang Sangat Baik (BSB), dan pencapian tertinggi 80% anak memiliki keterampilan saintifik Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Maka rata-rata keterampilan saintifik anak kelompok A pada permainan sains yaitu cukup baik atau Berkembang Sesuai Harapan (BSH).
Penerapan Metode Silaba Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Suci Silvia; Putri Hana Pebriana; Sumianto Sumianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 3 No. 1 (2021): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.632 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v3i1.1336

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SDN 012 Bengkong Batam. Salah satu solusi utuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan metode silaba. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas I pada tema Keluargaku dengan menggunakan metode silaba. Metode peelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yanng dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan pada 20 November 2019- 28 November 2019. Subjek penelitian ini siswa kelas I yaitu berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan berupa dokumentasi, observasi dan tes. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa keterampilan membaca permulaan siswa dengan tema Keluarhalu pada siklus I tergolong kurang efektif dengan presentase ketuntasan siswa 65% dengan nilai rata-rata 72,13. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan sangat baik yakni ketuntasan siswa 92,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode silaba dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SDN 012 Bengkong.
PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPTIF DI KELAS V SDN 002 PASIR SIALANG Fitria Lestari; Putri Hana Pebriana
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.419 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskriptif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V Sekolah Dasar Negeri 002 Pasir Sialang melalui penerapan model pembelajaran bengkel sastra. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil keterampilan menulis karangan deskriptif yang tidak mencapai nilai KKM yang di tetapkan sekolah yaitu 75.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V tahun pelajaran 2017-2018 dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran bengkel sastra dan keterampilan menulis karangan deskriptif. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan tiap siklus yaitu; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan keterampilan menulis karangan deskriptif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum tindakan ketuntasan hasil keterampilan menulis karangan deskriptif siswa hanya mencapai 29,17%, lalu pada siklus I pertemuan I meningkat menjadi 33,33 %, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 37,50% dan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 66,67% kemudian siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 83,33%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Bengkel Sastra dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskriptif di Kelas V SDN 002 Pasir Sialang.

Page 1 of 138 | Total Record : 1373