cover
Contact Name
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan)
Contact Email
jidanmanado@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jidanmanado@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan)
ISSN : 23391731     EISSN : 25811029     DOI : -
Core Subject : Health,
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the midwifery area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014" : 9 Documents clear
Hubungan Pelaksanaan Asuhan Sayang Ibu Dengan Lamanya Persalinan Herly Kartini Tambuwun; Sandra Tombokan; Jenny Mandang
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.628 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.302

Abstract

Latar Belakang : Asuhan sayang ibu adalah asuhan dengan prinsip saling menghargai budaya, kepercayaan, dan keinginan ibu. Pelaksanaan asuhan sayang ibu yang mendasar atau menjadi prinsip dalam proses persalinan meliputi pemberian dukungan emosional, pemberian cairan dan nutrisi, keleluasan untuk miksi dan defekasi, serta pencegahan infeksi. Semua hal tersebut digunakan sebagai antisipasi untuk menghindari terjadinya partus lama, partus tidak maju dan partus yang dirujuk.Tujuan : untuk mengidentifikasi pelaksanaan asuhan sayang ibu, mengidentifikasi lamanya persalinan pada empat kala persalinan, serta menganalisa hubungan pelaksanaan asuhan sayang ibu dengan lamanya persalinan.Metode : penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan partograf, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Sampel diambil dari total populasi yaitu semua ibu yang bersalin di Puskesmas Kolongan pada bulan Maret sampai Juni yang berjumlah 53 orang. analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil : penelitian menunjukkan bahwa ibu-ibu bersalin yang dilakukan asuhan sayang ibu sebagian besar persalinannya normal 58%. Analisa data menunjukkan signifikansi lebih kecil dari 5% (p=0,000<0,05%).Simpulan : ada hubungan antara pelaksanaan asuhan sayang ibu dengan lamanya persalinan di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara.
Faktor-Faktor Yang Menpengaruhi Kinerja Bidan Puskesmas Dalam Penanganan Ibu Hamil Risiko Tinggi di Kabupaten Pontianak Tahun 2012 Emy Yulianti
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v2i1.305

Abstract

Latar Belakang : Risiko tinggi kehamilan merupakan keadaan kehamilan yang terjadi penyimpangan dari normal, secara langsung menyebabkan kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Diperlukan deteksi dini oleh tenaga kesehatan dan masyarakat tentang adanya faktor risiko dan komplikasi, serta penanganan yang adekuat sedini mungkin. Berdasarkan data ibu hamil risiko tinggi / komplikasi yang ditangani dari tahun 2008 sampai dengan 2010 kurang dari 50% dibawah target Nasional (80%).Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja bidan puskesmas dalam penanganan ibu hamil risiko tinggi di kabupaten Pontianak.Metode : Jenis penelitian survey analitik pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh bidan Puskesmas 47 orang dari 14 Puskesmas di wilayah kabupaten Pontianak. Variabel bebas pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan dan motivasi. Variabel terikat kinerja bidan puskesmas dalam penanganan ibu hamil risiko tinggi. Pengumpulan data dengan wawancara mengunakan kuesioner terstruktur dan pengamatan. Analisis data menggunakan Rank Spearman dan regresi logistik.Hasil : penelitian mayoritas Bidan Puskemas berusia antara 31 - 40 tahun (68,1%), pendidikan DIII Kebidanan (48,9%), masa kerja antara 11- 20 tahun (63,8%). Kinerja Bidan Puskesmas kategori baik (74,5%), berpengetahuan kurang (89,4%), keterampilan baik (61,7%), kepemimpinan baik (53,2%), motivasi baik (51,1%). Variabel berhubungan dengan kinerja bidan puskesmas dalam penanganan ibu hamil risiko tinggi yaitu pengetahuan (p = 0,018 dan ρ= 0,345) keterampilan (p = 0,014 dan ρ= 0,357), kepemimpinan (p = 0,020 dan ρ= 0,338), motivasi (p = 0,026 dan ρ= 0,325). Hasil analisis multivariat variabel berpengaruh terhadap kinerja bidan puskesmas dalam penanganan ibu hamil risiko tinggi adalah keterampilan (p=0,041).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Penolong Persalinan Di Desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat Amelia Donsu; Martha D Korompis
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.48 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.307

Abstract

Latar belakang : Persalinan merupakan hal yang sangat kompleks karena disatusisi terjadi kebahagiaan menjelang kelahiran anak tetapi di sisilain terjadi resiko-resiko yang mungkin mengancam keselamatan ibu dan bayi. Di desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat sebagian besar ibu bersalin memanfaatkan dukun sebagai penolong persalinannya dibandingkan dengan pemanfaatan penolong persalinan oleh tenaga kesehatan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan penolong persalinan pada ibu bersalin di desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat.Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang bersalin pada bulan September – Oktober 2013 di Desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat. Sampel yang digunakan adalah Quota sampling yaitu sampel dikumpulkan sampai mencapai jumlah yang diinginkan, jumlah sampel yang diinginkan adalah 50 responden.Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil uji chi square diketahui bahwa faktor pengetahuan (ρ=0,006) dan dukungan suami (ρ=0,001) berhubungan signifikan terhadap pemanfaatan penolong persalinan, sedang kanfaktor status ekonomi tidak berhubungan signifikan dengan pemanfaatan penolong persalinan dengan nilai ρ=0,206.Kesimpulan : 58% ibu bersalin di desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur memanfaatkan penolong persalinan oleh dukun/paraji dibandingkan ibu bersalin yang memanfaatkan penolong persalinan oleh bidan (14%) dan penolong persalinan olehdokter (28%).
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Kontrasepsi Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Damau Kabupaten Talaud Anita Lontaan; Kusmiyati Kusmiyati; Robin Dompas
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.766 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.312

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan alat kontrasepsi di Indonesia pada Januari 2012 yaitu IUD 3.669.455 (11,5%), MOW 1.120.540 (3,51%), MOP 220.571 (0,69%), Kondom 907.949 (2,85%), Implan 2.782.759 (8,72%), Suntik 14.812.333 (46,44%), Pil 8.381.396 (26,28%)11. Jenis kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntik.Tujuan : penelitian ini adalah menganalisa hubungan antara faktor sosial ekonomi, pendidikan, partisipasi suami/isteri, umur dan paritas dengan pemilihan jenis kontrasepsi.Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik17 dengan desain personal interview, besar sampel 303 Pasangan Usia Subur yang ditentukan secara Proporsional Random Sampling15 dari 8 desa wilayah kerja Puskesmas Damau, instrument yang digunakan adalah Check-List, hasil penelitian di analisa menggunakan Uji ‘Chi-Square X².Hasil penelitian : menunjukkan sebagian besar responden memilih non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Faktor sosial ekonomi, pendidikan, partisipasi suami/isteri, umur memiliki hubungan dengan pemilihan kontrasepsi, dan faktor paritas tidak memiliki hubungan dengan pemilihan kontrasepsi. Kesimpulan : bahwah faktor yang memiliki hubungan dengan pemilihan kontrasepsi adalah sosial ekonomi (ρ= 0.000), pendidikan (ρ= 0.000), partisipasi suami/isteri (ρ= 0.000), umur (ρ= 0.0520), faktor paritas (ρ= 0.726) tidak memiliki hubungan dengan pemilihan kontrasepsi.
Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil Di Poli Klinik Obs-Gin Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Kota Manado Nelawati Radjamuda; Agnes Montolalu
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v2i1.314

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi Dalam Kehamilan (preeklampsia dan eklampsia) adalah salah satu dari tiga penyebab utama kematian ibu disamping perdarahan dan infeksi. Ada sekitar 85% preeklampsia terjadi pada kehamilan pertama. Preeklamsia terjadi pada 14% sampai 20% kehamilan dengan janin lebih dari satu dan 30% pasien mengalami anomali rahim yang berat.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor Risiko dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di Poli Klinik Obs-Gin RSJ Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Kota Manado.Metode : Desain penelitian ini menggunakan pendekatan retrospektif. Sampel sebanyak 207 ibu hamil dengan hipertensi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan format pengumpulan data dan di analisa dengan program komputer SPSS 17.0.Hasil : penelitian ini didapatkan kejadian hipertensi ibu hamil pada umur <20 tahun 117 orang (56,5%), pada primipara 109 (52,7%), dan pada riwayat hipertensi (preeklamsi-eklamsi) 115 orang (55,6 %). Hasil bivariat yaitu terdapat hubungan antara umur dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil (p=0,002), terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan nilai p=0,000 dan terdapat hubungan antara riwayat hipertensi dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan nilai p=0,002 (p<0,005).Kesimpulan : faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil yaitu umur, paritas dan riwayat hipertensi (preeklamsi-eklamsi).
Hubungan Rawat Gabung Dengan Kelancaran Produksi Asi Pada Ibu Post Partum Normal Di Irina D Bawah BLU RSUP Prof. Dr. R. D.Kandou Manado Kontu Lusje; Jenny Mandan; Kusmiyati Kusmiyati
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.59 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.317

Abstract

Latar belakang : Cakupan pemberian ASI eksklusif menurut Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2010 yang masih rendah yaitu 15,3% dikarenakan ibu merasa bahwa ASI tidak cukup atau tidak keluar pada hari -hari pertama kelahiran bayi, karena ibu bekerja dan karena adanya perasaan cemas sehingga merasa ASI kurang cukup. Rawat gabung akan membantu memperlancar pemberian ASI. Karena dalam tubuh ibu menyusui ada hormon oksitosin. Hormon ini sangat berpengaruh pada keadaan emosi ibu.Tujuan : untuk mengetahui hubungan rawat gabung bayi baru lahir dengan kelancaran produksi ASI pada ibu post partum normal di Irina D Bawah BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Tahun 2013.Metode : yaitu metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum normal di Irina D Bawah BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada bulan Maret – April Tahun 2013 yang berjumlah 90 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dan analisis data menggunakan uji chi square.Hasil : penelitian menunjukkan bahwa rawat gabung ibu post partum normal di IRINA D Bawah BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado yang dilakukan rawat gabung berjumlah 65 responden (72,2%), dan yang tidak dilakukan rawat gabung berjumlah 25 responden (27,8%), sedangkan pada kelancaran produksi ASI pada ibu post partum normal di IRINA D Bawah BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada kategori lancar berjumlah 63 responden (70%), dan kategori tidak lancar berjumlah 27 responden (30%) dengan nilai ρ sebesar 0,001 (ρ < 0,05) artinya ada hubungan antara rawat gabung dengan kelancaran produksi ASI pada ibu post partum normal di IRINA D Bawah BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Studi Kasus Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ny. D.N Dengan Persalinan Normal Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado Atik Purwandari; Iyam Manueke; Ririn Anggraini
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.211 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.318

Abstract

Latar belakang : Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin, dan bayi pada masa perinatal. Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado pada bulan Januari-Februari 2013 berjumlah 48 persalinan normal. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menerapkan Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ibu Dengan Persalinan Normal di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado.Metode : Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu : Pengumpulan Data Dasar, Interpretasi Data Dasar, Diagnosa Potensial, Tindakan Segera, Menyusun Rencana, Melaksanakan Secara Menyeluruh Asuhan Kebidanan serta Mengevaluasi Keberhasilannya.Hasil : Asuhan Kebidanan pada ibu bersalin Ny. D.N Kala I, fase laten berlangsung (16 jam), 4 jam kemudian ibu pada fase aktif akselerasi dengan pembukaan serviks 4 cm, 4 jam kemudian fase aktif dilatasi maksimal, dan 2 jam berikutnya fase aktif deselerasi ( c 10 cm). Waktu proses persalinan dari kala I sampai kala IV berlangsung (24 jam 30 menit), keadaan umum Ibu dan Bayi dalam batas normal sampai dipindahkan ke ruang nifas.Kesimpulan : penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Sam Ratulangi Tondano Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Elfanny Sumai; Femmy Keintjem; Iyam Manueke
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v2i1.321

Abstract

Latar belakang : Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah yang berlebihan sehingga menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari dan bahkan dapat membahayakan hidup ibu hamil. Hiperemesis gravidarum yang tidak mendapatkan penanganan yang baik dapat pula menyebabkan kematian pada Ibu hamil .. Untuk itu perlu adanya pengawasan dan penanganan yang baik bagi Ibu hamil.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungandengan kejadian Hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Sam Ratulangi Tondano Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara .Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional dengan rancangan penelitian Retrospektif . populasi Ibu hamil sebanyak 2060 orang dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang yang diambil dengan cara accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan format pengumpulan data menggunakan uji chi- squareHasil : uji chi-square untuk umur Ibu dengan p value = 0,00 < α (0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa. Hasil uji chi-square untuk paritas dengan p value = 0,04 < α (0,05), pendidikan p value = 0,12 > α (0,05)Kesimpulan : ada hubungan umur dengan kejadian Hiperemesis gravidarum, ada hubungan paritas dengan kejadian Hiperemesis gravidarum, tidak ada hubungan pendidikan dengan kejadian Hiperemesis gravidarum.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum Di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Junita caroline Gerungan; Syuul Adam; Fredrika Nancy Losu
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.55 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.322

Abstract

Latar Belakang: Asfiksia Neonatorum turut mempengaruhi tingginya angka kematian bayi. Data Kota Manado tentang kematian neonatal tahun 2013 adalah 46 dengan penyebab kematian adalah asfiksia neonatorum pada urutan kedua berjumlah 9 bayi. Data yang diperoleh dari RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada bulan April 2013 terdapat 218 bayi yang mengalami asfiksia dengan nilai APGAR < 7.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan retrospective dan cross sectional terhadap 218 sampel yaitu 162 asfiksia sedang dan 56 asfiksia berat dengan variabel independen paritas, usia ibu, dan umur kehamilan. Pengumpulan data diperoleh dari buku registrasi persalinan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou manado. Analisa data menggunakan uji chi-square.Hasil Penelitian: Hasil uji chi-square diperoleh p = 0,036 untuk paritas, p = 0,030 untuk usia ibu, p = 0,023 untuk umur kehamilan (p < 0,05) artinya ada hubungan antara paritas, usia ibu dan umur kehamilan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUP Prof Dr. R. D Kandou Manado.Kesimpulan: Dari ketiga variabel yang berhubungan dengan asfiksia neonatorum, umur kehamilan menunjukkan hubungan yang signifikan oleh karena mempunyai peluang 3 kali bayi mengalami asfiksia neonatorum.

Page 1 of 1 | Total Record : 9