cover
Contact Name
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan)
Contact Email
jidanmanado@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jidanmanado@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan)
ISSN : 23391731     EISSN : 25811029     DOI : -
Core Subject : Health,
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the midwifery area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015" : 11 Documents clear
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kurangnya Kunjungan Anak Balita Di Posyandu Pinasang, Vera Novita; Rantung, Maria; Keintjem, Femmy
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i2.324

Abstract

Latar Belakang : Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber DayaMasyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakatdalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikankemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar bagi ibu, bayi dan anakBalita.Tujuan : Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan anak balita diPosyandu Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan.Metode :Jenis Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan CrossSectional .Cara pengambilan sampel dengan teknik Proporsional Random Sampling yang berjumlah53 responden .Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner selanjutnya dianalisis secara univariat danbivariat menggunakan uji statistic Chi-Square pada α 0,05.Hasil : Diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara umur responden dengan kunjungan anak balitadi posyandu (p = 0,000). Ada hubungan antara pekerjaan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,005).Ada hubungan antara pendidikan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,001). Ada hubungan antara pengetahuan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,001).Di sarankan promosi kesehatan tentang manfaat Posyandu perludilakukan agar responden mau membawa anaknya pada kegiatan rutin setiap bulan diPosyandu.
Pengaruh Promosi Kesehatan Reproduksi Remaja Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Siswa SMP Negeri 08 Bitung Karundeng, Frantin F.; Solang, Sesca D.; Imbar, Henry S.
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.46 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.325

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan ibu berkaitan erat dengan masalah kesehatan reproduksi yangmencakup informasi dan edukasi yang komprehensif mengenai seksualitas, kontrasepsi, akses kepadaaborsi legal dan aman, diagnosis Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS. Salah satu isukesehatan reproduksi adalah masalah angka kematian ibu melahirkan (AKI) berkaitan erat dengankehamilan pada usia remaja. Tingginya AKI dan rendahnya tingkat pemahaman akan kesehatanreproduksi. SMP Negeri 08 Bitung pada tahun 2012 terdapat 2 siswi kelas 3 yang berhenti sekolahkarena hamil dan menikah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosikesehatan reproduksi remaja terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMP Negeri 08 Bitung.Metode : penelitian ini adalah pre-eksperimental, dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest jumlah populasi 169 siswa dan sampel 63 responden. Teknik analisa data menggunakan ujiPaired Samples T-Test.Hasil : menunjukkan ada perubahan nilai mean skor pengetahuan siswa sebelum dan sesudah promosikesehatan 5,54 dengan p = 0,0001 ; thitung -37,410 dan sikap siswa sebelum dan sesudah promosikesehatan 6,46 dengan p = 0,0001 ; thitung -37,873 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal inimemberikan makna bahwa ada pengaruh promosi kesehatan reproduksi remaja terhadap pengetahuandan sikap siswa SMP Negeri 08 Bitung sehingga disarankan promosi kesehatan reproduksi remajaterus ditingkatkan melalui pendidikan yang diberikan melalui program puskesmas, pendidikandisekolah, keluarga dan masyarakat.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Bulahari, Susanti Nirawati; Korah, Hermien B.; Lontaan, Anita
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.985 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.326

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan hasil pengumpulan data awal yang diperoleh dari wawancara, 6 orangsiswa mengatakan kalau sampai mereka melakukan perilaku seksual itu karena mudahnya merekamendapatkan informasi yang belum tentu benar dari internet, sementara 4 orang siswa mengatakanbahwa kurangnya informasi yang benar dari orang tua perihal kesehatan reproduksi. Dalam periode2006-2011 tercatat 9 siswi putus sekolah karena perilaku seksual (hamil sebelum menikah). Melihatbesarnya permasalahan dan dampaknya di masa depan untuk generasi mendatang, maka upaya yangperlu dilakukan adalah pemberian informasi kesehatan reproduksi dalam berbagai bentuk sedinimungkin kepada remaja.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi faktor-faktor yangmempengaruhi pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMU Negeri 1 Tamako.Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Jumlah populasi 321 orang dansampel 180 orang yang ditentukan secara proportionate stratifield random sampling. Menggunakankusioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Analisadata pada penelitian ini menggunakan uji statistic “ Chi Square (χ2 )”.Hasil : menunjukan bahwa siswa yang mendapat informasi baik dari internet dan media massa denganjumlah 123 responden (68,33%), dari teman 102 (56,67%) dan informasi kurang baik adalah 57responden (31,67%), dari teman 78 (43,33%). Pengetahuan baik adalah 157 responden (87,22%) danyang pengetahuan cukup adalah 23 responden (12,78%). Hasil uji chi-square dengan ρ value = 0,024untuk faktor informasi dimana α = 0,05 (0,024<0,05), ρ value = 0,002 untuk faktor teman dimana α =0,05 (0,002<0,05).
Pengaruh Promosi Kesehatan tentang Antenatal Care Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Samsia, Rembang; Tombokan, Sandra; Adam, Syuul
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.736 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.327

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan ibu erat kaitannya dengan ibu hamil, yang banyak memberikankontribusi terhadap angka kematian ibu saat ini, kematian ibu hamil dapat di cegah bila ibu hamilmendapatkan kualitas pelayanan antenatal yang baikkurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai antenatal care atau pemeriksaan kehamilanmengakibatkan kurang pedulinya ibu hamil tentang kesehatan dirinya dan bayi yang di kandungnya.Menurut data yang di peroleh pada bulan januari 2013 Puskesmas Pintu Kota tahun 2011 dan tahun2012 cakupan K1 dan K4 kurang dari target capaian 95%.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan ibu hamil sebelum diberikanpromosi kesehatan tentang antenatal care dan mengindentifikasi pengetahuan ibu hamil sesudahdiberikan promosi kesehatan tentang antenatal care serta menganalisa pengaruh promosi kesehatantentang antenatal care terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil.Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel.Deskriptif analitik ini menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest dengan jumlahpopulasi 128 orang dan sampel 57 responden. Teknik analisis data menggunakan uji Paired SamplesT Test.Hasil : menunjukkan nilai pengetahuan sebelum diberikan promosi kesehatan rata-rataberpengetahuan kurang sebesar 9,25% dan setelah diberikan promosi kesehatan pengetahuanresponden rata-rata pengetahuan baik sebesar 18,96%. Analisa data menunjukkan signifikansi lebihkecil dari (p=0,000<0,05).
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum Katiandagho, Novisye; Kusmiyati, Kusmiyati
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.716 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.328

Abstract

Latar belakang: Asfiksia merupakan salah satu penyebab kematian bayi baru lahir di negaraberkembang. Di Indonesia dari seluruh kematian bayi 57% meninggal pada usia dibawah 1 bulan.Penyebabnya adalah BBLR (29%), asfiksia (27%), trauma lahir, tetanus neonatorum dan kelainankongenital. Data dari RSUD Liun Kendage Tahuna kejadian asfiksia neonatorum pada tahun 2010sebanyak 165 kasus, tahun 2011 sebanyak 218 kasus, dan tahun 2012 sebanyak 132 kasus.Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUDLiun Kendage TahunaMetode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan rancangan penelitianretrospective. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir yang terdiagnosis asfiksia dantercatat di buku register persalinan tahun 2010 - 2012. Jumlah sampel adalah 515 bayi. Pengumpulandata menggunakan data sekunder. Analisa data menggunakan uji chi-square.Hasil : Hasil uji statistik menggunakan chi square pada tahun 2010 didapatkan nilai ρ = 0,016 untukpartus lama, ρ = 0,000 utk bayi prematur ( ρ < 0,05) artinya terdapat hubungan antara faktor partuslama dan bayi prematur dengan kejadian asfiksia neonatorum. Pada tahun 2011 didapatkan nilai ρ =0,016 untuk umur ibu, ρ = 0,002 untuk partus lama dan ρ = 0,011 untuk lilitan tali pusat (ρ < 0,05)artinya terdapat hubungan antara umur ibu, partus lama dan lilitan tali pusat dengan kejadian asfiksianeonatorum. Pada tahun 2012 didapatkan nilai ρ = 0,003 untuk umur ibu, ρ = 0,001 untuk partuslama dan ρ = 0,024 untuk lilitan tali pusat ( ρ < 0,05 ) artinya terdapat hubungan antara umur ibu,partus lama dan lilitan tali pusat dengan kejadian asfiksia neonatorum.Kesimpulan : Ada hubungan antara bayi prematur, umur ibu, partus lama dan lilitan tali pusat dengankejadian asfiksia neonatorum di RSUD Liun Kendage Tahuna.
Hubungan Status Pekerjaan Ibu Menyusui Dengan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif Sandangan, Yulianti; Purwandari, Atik; Pesak, Ellen
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.716 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.329

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu Eksklusif adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberikan makanan lain, walaupun hanya air putih, sampai bayi berumur 6 bulan. Masih rendahnya cakupan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi, baik di daerah perkotaan maupun di pedesaan, dipengaruhi banyak hal diantaranya ibu bekerja yang menganggap repot menyusui sambil bekerja. Dari data Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara diperoleh data jumlah bayi umur 7-12 bulan 155 bayi, hanya 74 bayi (47,7%) yang diberi ASI eksklusif dan 81 bayi (52,3%) tidak diberi ASI eksklusif, alasan ibu tidak memberi ASI eksklusif pada bayinya karena bekerja. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status pekerjaan ibu menyusui dengan proses pemberian ASI Eksklusif di Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan desain penelitian cross sectional, sampel pada penelitian ini adalah 61 ibu menyusui yang mempunyai bayi umur 7-12 bulan di Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan format pengumpulan data. Hasil : uji dengan Chi Square diperoleh nilai X2hitung (9,932) > X2tabel (3,48) dan didukung dengan sig (0,002) < ? (0,05 = 5 %), berarti ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif. Pekerjaan ibu menyusui sangat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara status pekerjaan ibu menyusui dengan pemberian air susu ibu eksklusif di Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara.
Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi Corneles, Sandra Maria; Losu, Fredrika N.
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.197 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.331

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Ibu di Indonesia relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengannegara-negara di Asia Tenggara.Penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan, eklampsi, partuslama, komplikasi abortus dan infeksi.Dari survey awal yang dilakukan pada bulan Februari 2013terdapat 50 ibu hamil dan 14 diantaranya termasuk dalam kategori kehamilan risiko tinggi. Kehamilanrisiko tinggi adalah kehamilan yang memiliki risiko yang lebih besar dari biasanya, baik bagi ibumaupun bayinya, yang akan menyebabkan terjadinya penyakit atau kematian sebelum maupunsesudah persalinan.Tujuan : penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pendidikan DenganPengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi Di Puskesmas Papusungan KecamatanLembeh Selatan Kota Bitung.Metode : yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancanganCross Sectionalyaitu untuk memperolehHubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan IbuHamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi Di Puskesmas Papusungan Kecamatan Lembeh SelatanKota Bitung. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 ibu hamil.Analisa data menggunakandistribusi frekwensi dan uji Chi Square.Hasil : analisis uji ChiSquareantara hubungantingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu hamiltentang kehamilan risiko tinggi di Puskesmas papusungan Kecamatan Lembeh Selatan KotaBitungdidapatkan hasilx² hitung sebesar 83.801 dan x² tabel sebesar 3.84 dengan nilai p = 0.00.Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentangkehamilan risiko tinggi di Puskesmas Papusungan Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung
Analisis Usia Menarche Dan Status Gizi Terhadap Usia Ibu Menopause Kalengkongan, Diane Magriece; Makalew, Linda; Mandang, Jenny
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.557 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.332

Abstract

Latar Belakang : Meningkatnya status ekonomi membawa perubahan pada status gizi masyarakat,diamana menarche bergeser ke usia yang lebih muda yang secara langsung mempengaruhi usiamenopause. Perubahan lamanya menopause karena cepatnya menarche serta baiknya status gizimengakibatkan rentang reproduksi menjadi panjang yang disamping berakibat baik pada pasangan usiasubur, tapi juga berakibat negatif bagi wanita.Tujuan : untuk mendapatkan gambaran usia menarche, status gizi berdasarkan indeks massa tubuh, sertahubungan usia menarche dan status gizi dengan usia menopause di Puskesmas Towuntu TimurKecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara.Metode : penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasipenelitian adalah ibu menopause. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling denganjumlah sampel 225 orang ibu menopause melalui wawancara dan observasi. menggunakan analisisstatistik uji korelasi product moment. Hasil : Dimana uji korelasi variabel usia menarche dengan usiamenopause didapatkan p = 0,016, r = 0,16 dengan α. 0,005 sedangkan variabel status gizi dengan usiamenopause didapatkan p = 0,000, r =0,347 dengan α 0,005.sehingga status gizi normal dapat dipertahankan.
Pengaruh Penyuluhan Tentang Senam Hamil Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Andries, Sinthia; Adam, Syuul; Montolalu, Agnes
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.933 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.333

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan Antenatal care (ANC) adalah pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatanuntuk ibu selama masa kehamilannya, dilaksanakan sesuai standar pelayanan antenatal yangditetapkan dalam standar pelayanan kebidanan yang meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik (umumdan kebidanan), pemeriksaan laboratorium rutin dan khusus, serta intervensi umum dan khusus sesuairesiko yang ditemukan dalam pemeriksaan Standar waktu pelayanan antenatal tersebut untukmenjamin perlindungan pada ibu hamil, berupa deteksi dini faktor resiko, pencegahan danpenanganan komplikasi termasuk didalamnya pelaksanaan senam hamilTujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang mobilisasiJenis Penelitian : Penelitian eksperimen ini menggunakan desain penelitian one group pretes –posttes dimna akan di lakukan observasi pertama (pre tes) sehingga peneliti dapat menguji perubahanperubahan yang terjadi setelah adanya perlakuan, tapi dalam desain ini tidak ada kelompokpembanding.Hasil : Dari hasil penelitian yang di analisis denngan menggunakan uji Paired Sample T-Testberdasarkan tabel Paired Sample Statistic menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari pengetahuanibu sebelum diberikan penyuluhan nilai mean 8,25 mengalami peningkatan setelah diberikanpenyuluhan menjadi nilai mean 15,11 hasil uji t didapatkan nilai hitung -12,637 dan signifikansi p =0,000 ( p < 0,05 ).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasespsi Linda, Lidya Ivana; Manmueke, Iyam; Mamuaya, Telly
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.012 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i2.334

Abstract

Latar Belakang : Jumlah penduduk Indonesia tidak sesuai dengan pertumbuhan ekonomi. Salah satuupaya menurunkan jumlah kelahiran dengan program keluarga berencana.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang berhubungan denganpenggunaan kontrasepsi di Puskesmas Paniki Bawah.Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan penelitiancross sectional . Populasi akseptor KB aktif di Puskesmas Paniki Bawah Kota Manado sebanyak 99orang dan sampel 79 orang yang diambil dengan cara accidental sampling. Pengumpulan datamenggunakan format pengumpulan data dan analisa data menggunakan uji chi – square.Hasil : Kesimpulan dari uji statistik bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur dan paritasdengan penggunaan kontrasepsi, dan tidak ada hubungan antara pendidikan dengan penggunaankontrasepsi.

Page 1 of 2 | Total Record : 11