cover
Contact Name
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan)
Contact Email
jidanmanado@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jidanmanado@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan)
ISSN : 23391731     EISSN : 25811029     DOI : -
Core Subject : Health,
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the midwifery area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016" : 10 Documents clear
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang HIV/AIDS Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Caecilia Takainginan; Elle Pesak; Dionysius Sumenge
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.469 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.342

Abstract

Latar Belakang : HIV/AIDS merupakan masalah besar yang mengancam Indonesia dan banyak Negara di seluruh dunia. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrom) dapat diartikan sebagai kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Kelompok remaja merupakan kelompok usia yang paling berisiko tinggi tertular dan menularkan HIV dan AIDS, oleh karena itu penyebaran dan mulai menurunkan jumlah kasus baru HIV dan AIDS, diperlukan upaya khusus yang difokuskan pada kelompok remaja. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait HIV dan AIDS melalui program penyuluhan, dan promosi kesehatan.Tujuan : untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang HIV/AIDS terhadap tingkat pengetahuan remaja.Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel. Menggunakan desain penelitian One-Group-Pretest-Postest dengan jumlah sampel 65 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji paired samples T Test.Hasil penelitian : menunjukan tingkat pengetahuan sebelum diberikan promosi kesehatan paling besar pada kategori cukup sebesar 53,8% dan setelah diberikan promosi kesehatan tingkat pengetahuan responden paling besar pada kategori baik sebesar 76,9%. Analisa data menunjukan nilai p=0,000<0,05, didapatkan nilai p lebih kecil dari α maka dikatakan hipotesis penelitian diterima.Kesimpulan : ada pengaruh promosi kesehatan tentang HIV/AIDS terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Untuk itu perlu adanya upaya penyebaran informasi mengenai HIV/AIDS secara komprehensif melalui sekolah atau institusi pendidikan dengan melibatkan institusi kesehatan
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) Elvi Nola Gerungan; Meildy Pascoal; Anita Lontaan
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.287 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.343

Abstract

Latar Belakang : Intra Uterine Fetal Death (IUFD) atau kematian janin dalam rahim adalah janin yang mati dalam rahim dengan berat badan 500 gram atau lebih atau kematian janin dalam rahim pada umur kehamilan 20 minggu atau lebih. IUFD merupakan salah satu penyebab kematian perinatal.Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian IUFD di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 226 orang terbagi atas kasus IUFD 113 orang dan kontrol (tidak IUFD) 113 orang. Instrument penelitian yang digunakan adalah check list. Analisis data menggunakan uji Chi-square.Hasil Penelitian : Hasil analisis uji Chi-square terhadap hubungan umur ibu dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ρ value = 0,594 (ρ > 0,05) artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan kejadian IUFD, umur kehamilan dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ρ value = 1,000 (ρ > 0,05) artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur kehamilan dengan kejadian IUFD. Sedangkan hasil analisis uji Chi-square terhadap hubungan kadar Hb dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ρ value = 0,010 (ρ < 0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Hb dengan kejadian IUFD.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara umur ibu dan umur kehamilan dengan kejadian IUFD, dan ada hubungan antara kadar Hb dengan kejadian
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Kader Kesehatan Dengan Pelayanan Posyandu Ainy M. Pakasi; Berthina H. Korah; Henry S. Imbar
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.959 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.344

Abstract

Latar Belakang : Posyandu adalah tempat untuk melayani kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, sehingga mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Permasalahan yang ada di posyandu saat ini masih ada kader kesehatan yang tidak aktif dalam pelayanan posyandu. Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap kader kesehatan dengan pelayanan posyanduMetode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study di wilayah kerja puskesmas Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon, yang total populasi dijadikan sampel yaitu kader kesehatan yang berjumlah 60 orang. Data dinalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan yang digunakan adalah 95% α <0,05.Hasil : penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan ibu baik sebanyak 36 orang (60%) dan tingkat pengetahuan ibu kurang baik sebanyak 24 orang (40%) dengan nilai X2 9.882 dan p=0.002. Sikap rsponden positif 37 responden (62%) dan sikap responden negatif 23 responden (38%) dengan nilai X2 27,787 dan p=0,000.Kesimpulan : semakin baik pengetahuan pasti baik juga pelayanan yang diberikan dan sikap yang postif akan menunjukkan pelayanan yang baik. Saran perlu melakukan pembinaan secara berkala oleh petugas puskesmas maupun tokoh masyarakat.
Profil Haemoglobin Pada Ibu Hamil Dilihat Dari Beberapa Faktor Pendukung Indah Oktaviani; Linda Makalew; Sesca D. Solang
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.503 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.345

Abstract

Latar Belakang : Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk ibu maupun janin. Kurangnya asupan makanan yang berkualitas dapat mengakibatkan terjadinya anemia pada ibu hamil. Penyakit anemia terjadi akibat rendahnya kadar hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Faktor lain meliputi kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, usia, dan paritas juga dapat mengakibatkan kadar haemoglobin rendah.Tujuan : penelitian untuk mengetahui Profil Haemoglobin pada ibu hamil dilihat dari beberapa faktor pendukung di Puskesmas Ranomuut.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi berjumlah 134 ibu hamil. Sebagai total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar cheklist. Analisis data menggunakan analisis univariate dan bivariat dengan rumus chi Square.Hasil : penelitian diperoleh 26,9% responden memiliki kadar Hb tidak normal, 24,6% tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe, dan 26,9% berusia < 20 atau > 35 tahun dan 17,9% dengan paritas > 2 kali. Ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, usia, dan paritas dengan kadar Hb ibu hamil. pvalue=0,000 (<0,05). Kesimpulan kadar Hb ibu hamil dipengaruhi oleh kepatuhan mengkonsumsi Fe, usia, paritas sehingga disarankan ibu hamil untuk lebih patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe, mengetahui usia yang baik untuk hamil, dan jumlah kelahiran ideal untuk mencegah terjadinya anemia
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Imunisasi Hepatitis B 0 Alwina Pontolawokang
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.373 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.346

Abstract

Latar Belakang : Hepatitis B adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Hepatitis B yang menyerang hat. Salah satu upaya pencegahan Hepatitis B 0 adalah pemberian Imunisasi pada bayi berumur 0-7 hari.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mepengaruhi dalam pemberian Imunisasi Hepatitis B 0 di Puskesmas Kombos.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional dengan populasi 419 ibu yang mempunyai bayi 1 bulan hingga 11 bulan yang dilakukan kepada 82 responden. Pengumpulan data diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Kemudian data diolah mengambarkan karakteristik data dari masing-masing variabel melalui tabel distribusi frekwensi. Mengetahui hubungan independent dan dependent dengan uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p=0,05 dengan tingkat kepercayaan 95 %.Hasil : menunjukkan tingkat pendidikan tidak berhubungan dengan status pemberian Imunisasi Hepatitis B 0, yang memperoleh nilai p=0,887. sesuai hasil analisis secara bivariat tingkat pengetahuan berhubungan dengan status pemberian Imunisai Hepatitis B 0, yang memperoleh nilai p=0,026. Berdasarkan hasil analisis secara bivariat tenaga penolong persalinan berhubungan dengan status pemberian Imunisasi Hepatitis B 0, yang memperoleh nilai p=0,029.
Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Ibu Hamil Trimester Iii Dalam Persiapan Persalinan Verra Linda Montung; Syuul K. Adam; Iyam Manueke
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.924 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.347

Abstract

Latar Belakang : Persiapan persalinan yang direncanakan bersama bidan diharapkan dapat mengurangi ketidaksiapan ibu saat persalinan dan meningkatkan ibu akan menerima asuhan yang optimal.Tujuan : penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan.Metode : penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi adalah semua ibu hamil trimester III berjumlah 57 ibu hamil, Sampel penelitian adalah total populasi yaitu 57 ibu hamil. Analisis data menggunakan uji Chi-square.Hasil : penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 31 (54,4%) dan perilaku ibu hamil dalam persiapan persalinan sebagian besar perilaku positif sebanyak 44 (77,2%) hasil uji statistik X² tabel sebesar 5.591 dan X² hitung sebesar 11.339, artinya nilai X² hitung lebih besar dari nilai X² tabel dan nilai p value = 0,003 atau lebih kecil dari α = 0,05 dengan convidance interval sebesar 95%.Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di Puskesmas Danowudu Kota Bitung.
Perbedaan Waktu Pengungkapan Status Diri ODHA Terhadap Pasangan Di Manado Gusti A. Tirtawati; Fonnie Kuhu; Yulien Adam
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.896 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i1.348

Abstract

Latar belakang : tahun 2015 kota Manado menempati urutan pertama di Propinsi Sulawesi Utara sebanyak 709 orang, yang teridentifikasi mengidap HIV sebanyak 223 orang, dan sisanya 486 orang mengidap AIDS Pada penderita HIV dan AIDS menurut kelompok umur terdapat peningkatan jumlah kasus di kelompok umur produktif yaitu dari usia remaja sampai dengan kelompok umur dewasa. Sedangkan pada kasus HIV AIDS menurut faktor resiko penularan, kelompok heteroseksual menempati posisi pertama.Tujuan : untuk menganalisis karakteristik ODHA terhadap pengungkapan status diri di Manado.Metode : jenis penelitian ini adalah penelitian kombinasi (mixed methods) yaitu pendekatan penelitian yang mengkombinasikan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif. Dengan menggunakan teknik wawancara dan wawancara mendalam (Indepth Interview).Hasil : menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pengungkapan status diri ODHA berdasarkan karakteristik umur, jenis kelamin, pendidikan, status pasangan, penanggung biaya, dan keikutsertaan kelompok dukungan sebaya. Hal ini mengindikasikan bahwa pengungkapan status diri merupakan sebuah keputusan yang rumit karena menyangkut harga diri ODHA maupun keluarganya, mengingat label Stigma dan diskriminasi yang terus mengancam integritas jati diri ODHA dan keluarga.Kesimpulan : penelitian ini merekomendasikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara sebagai bahan masukan dalam membuat kebijakan dan pengembangan layanan program kesehatan reproduksi khususnya dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit HIV dan AIDS.
Hubungan Pelaksanaan Standar Pelayanan Antenatal Dengan Keikutsertaan Ibu Hamil Untuk Konseling Dan Test HIV Agnes Montolalu; Kusmiyati Kusmiyati; Iyam Manueke
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i1.349

Abstract

Latar belakang : Kasus HIV setiap tahun mengalami peningkatan, demikian pula yang terjadi pada anak. Kasus HIV pada anak di Indonesia Sembilan puluh persen terjadi karena penularan dari ibu kebayi. Penularan tersebut dapat dicegah jika ibu hamil sejak dini diketahui statusnya dan mendapat pengobatan dengan tepat. Integrasi program pencegahan HIV dari ibu kebayi pada pelayanan antenatal care telah dilakukan di di puskesmas Bahu kota Manado, namun keikutsertaaan ibu hamil untuk VCT masih rendah.Tujuan : Untuk menganalis hubungan pelaksanaan standar pelayanan antenatal care yang dikaitkan dengan keikutsertaan ibu hamil untuk VCT.Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dan rancangan kuantitatif. Besar sampel sebanyak 115 ibu hamil di Puskesmas Bahu. Variabel bebas adalah pelaksanaan standar ANC, Variabel terikat adalah keikutsertaan ibu hamil untuk VCT, Analisis data menggunakan uji Chi- square (χ2).Hasil : Analisis bivariabel menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan secara bermakna dengan keikutsertaan ibu hamil untuk VCT ( p=0,01)Kesimpulan : Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan ANC sesuai standar, berpeluang lebih besar mengikuti VCT dibanding dengan ibu hamil yang mendapatkan pelayanan ANC tidak sesua istandar.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Atik Purwandari; Freike Lumy; Feybe Polak
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i1.350

Abstract

Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan masih merupakan masalah kronik di Indonesia terbukti dalam prevalensi pada wanita hamil persentase mencapai 63,5%. Dalam empat tahun terakhir prevalensi anemia tidak menunjukan penurunan yang cukup berarti. Anemia pada kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas.Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu hamil trimester III yang mengalami anemia dan memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa pada tahun 2009-2010 yang berjumlah 56 ibu hamil. Alat ukur yang digunakan adalah buku register PWS KIA Puskesmas Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa tahun 2009-2010. Analisis data menggunakan uji statistik Non Parametrik yaitu chi-Square.Hasil : Hasil uji statistik, didapatkan ada hubungan signifikan antara paritas dengan tingkat anemia. Nilai X² = 14.761 dan p = 0.005 IK 95 % = 0.006 – 0.010, ada hubungan signifikan antara umur dengan Tingkat anemia. Nilai X² = 16.967 dan p = 0.002 IK 95 % = 0.001 – 0.003, ada hubungan signifikan antara kunjungan ANC dengan tingkat anemia. Nilai X² = 8.719 dan p = 0.013 IK 95 % = 0.011 – 0.015, ada hubungan signifikan antara konsumsi tablet zat besi dengan tingkat anemia. Nilai X² = 11.059 dan p = 0.004 IK 95 % = 0.009 – 0.013, tidak ada hubungan antara pendidikan dengan tingkat anemia.Kesimpulan : ada hubungan paritas,umur, kunjungan ANC dan konsumsi tablet zat besi.
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Sandra Tombokan; Jelly Neltje Bokau; Sjenny Olga Tuju
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i1.351

Abstract

Latar Belakang : Salah satu upaya percepatan penurunan AKI adalah pelayanan antenatal. Pengawasan antenatal merupakan cara untuk mendukung kesehatan ibu hami, dan dapat mendeteksi secara dini tanda bahaya pada kehamilan. Peran bidan pada saat pelayanan antenatal adalah melakukan promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan, dengan adanya promosi kesehatan diharapkan akan mempengaruhi masyarakat, baik individu maupun kelompok untuk berperilaku hidup sehat, dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil .Metode : Penelitian ini menggunakan metoda penelitian yang bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel. Deskriptif analitik ini menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil . Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil pada bulan Januari dan Februari 2013 Di Puskesmas Kawangkoan Kabupaten Minahasa, dengan total populasi, 55 ibu hamil. Data diperoleh melalui kuesioner yang di isi oleh ibu hamil. Analisa menggunakan Uji paired t-testHasil : penelitian pada 55 responden didapatkan perbedaan pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil ,sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Hasil analisa dengan uji t berpasangan menunjukkan nilai rerata berdasarkan promosi kesehatan pre-test adalah 34,8 dan setelah promosi kesehatan 58,02 (post-test),hasil uji statistic menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (p=0,0001) artinya ada pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Kawangkoan Kabupaten Minahasa.

Page 1 of 1 | Total Record : 10