cover
Contact Name
Sumliyah
Contact Email
sumliyah@umc.ac.id
Phone
+6285659748716
Journal Mail Official
zakiyyah@umc.ac.id
Editorial Address
Jl. Fatahillah, Watubelah, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Integral : Pendidikan Matematika
ISSN : 20864590     EISSN : 27147541     DOI : https://doi.org/10.32534/jnr
Core Subject : Education,
INTEGRAL: Jurnal Pendidikan Matematika berisi artikel-artikel mengenai isu-isu pendidikan matematika yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah berupa diseminasi hasil penelitian yang dihasilkan oleh ahli, ilmuwan, praktisi, dan mahasiswa dan kajian pustaka dalam bidang Pendidikan Matematika dengan lingkup: Desain Pembelajaran Matematika Pengembangan Bahan Ajar ataupun Model Pembelajaran Penelitian Tindakan Kelas Media Pembelajaran Matematika Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Matematika Alat Peraga Pembelajaran Matematika Analisis Kesulitan Siswa dalam Pembelajaran Evaluasi Pembelajaran Matematika Kurikulum Pendidikan Matematika Teori Belajar Matematika Sejarah dan Filsafat Matematika Analisis Penerapan Model/Pendekatan/Metode/Strategi Pembelajaran Media Pembelajaran berbasis IT Lesson Study Pembelajaran Matematika.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2021): INTEGRAL" : 5 Documents clear
KECEMASAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK DI ERA COVID-19 DAN ALTERNATIF SOLUSINYA Titi - Rohaeti
Integral : Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2021): INTEGRAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.383 KB) | DOI: 10.32534/jnr.v12i1.1906

Abstract

Kecemasan terhadap pembelajaran matematika adalah ketegangan, kekuatan yang mengganggu peserta didik dalam mengerjakan pemecahan masalah yang terdapat pada soal matematika. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan matematika peserta didik di era covid-19 serta mencari solusi untuk mengatasi kecemasan matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket menggunakan tipe skala Guttman dengan dua alternatif pilihan yaitu Ya dan Tidak kecemasan matematika peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kategori tingkat kecemasan matematika peserta didik (rendah, sedang, tinggi) dengan mayoritas siswa berada pada kecemasan matematika kategori sedang. Kata Kunci: Kecemasan Matematika, Solusi Kecemasan Matematika, Matematika, Covid-19
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Fahmi Rizqi Nashrullah; Mohammad Asikin; Budi Waluya; Zaenuri Zaenuri
Integral : Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2021): INTEGRAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.959 KB)

Abstract

Abstract It is important to develop mathematical critical thinking skills in students because they have an important role in understanding a problem. Mathematical critical thinking skills can be improved by learning Realistic Mathematics Education (RME) because learning prioritizes the process of mathematical modeling with students' environmental conditions as the basis of learning. This study aims to develop indicators of mathematical critical thinking skills and Realistic Mathematics Education (RME) learning steps that can foster students' mathematical critical thinking skills. The research method used in this study is the Systematic Literature Review (SLR) method. This method identifies, reviews, evaluates, and interprets existing research. Based on the literature review, developed several indicators of students' mathematical critical thinking skills, namely interpreting, analyzing, evaluating, drawing conclusions. In addition, developing several steps of Realistic Mathematics Education (RME) learning, namely preparation, opening, learning process, and closing. Keywords: Mathematical critical thinking skills, Realistic Mathematics Education, RME Abstrak Kemampuan berpikir kritis matematis penting dikembangkan pada diri siswa, karena memiliki peran penting dalam memahami suatu permasalahan. Kemampuan berpikir kritis matematis dapat ditingkatkan dengan pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) karena pembelajaran yang mengedepankan proses pemodelan matematika dengan kondisi lingkungan siswa sebagai dasar pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan indikator kemampuan berpikir kritis matematis dan langkah-langkah pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) yang dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review (SLR). Dengan metode ini mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, dan menginterpretasikan penelitian yang ada. Berdasarkan kajian literatur, mengembangkan beberapa indikator kemampuan berpikir kritis matematis siswa, yaitu menginterpretasikan, menganalisis, mengevaluasi, menarik kesimpulan. Selain itu, mengembangkan beberapa langkah-langkah pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) yaitu persiapan, pembukaan, proses pembelajaran, dan penutup. Kata kunci: kemampuan berpikir kritis matematis, Realistic Mathematics Education, RME
Etnomatematika ANALISIS PEMAHAMAN MATEMATIS TERHADAP DISPOSISI MATEMATIS MELALUI SOAL ETNOMATEMATIKA arwanto M.Pd; Anan Sunandar; sumliyah sumliyah
Integral : Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2021): INTEGRAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.097 KB) | DOI: 10.32534/jnr.v12i1.2054

Abstract

The study was intended to find out the balance of the ability of mathematical understanding of the mathematical disposition of seventh graders pgri waled district cirebon. The research method used was mixed method research with sequential explanatory design design.. The quantitative data retrieval USES ethnoth-based problems to determine the students' mathematical comprehension capability, which is by combining sundandian culture into triangular and fourth matter. Whereas the dispositional data is taken through angkets created with Google form. Meanwhile, qualitative data are drawn through interview activities with selected subjects from each level of students' mathematical dispositions considering the ability of a student's mathematical understanding. Based on product product coent from Pearson acquired a sig value. (2-tailed) 0.279 > 0.05 then is accepted. Meaning there is no link between the ability of a student's mathematical understanding of the student's mathematical disposition. The result of qualitative analysis is also unequaled in the ability of a mathematical understanding of mathematical dispositions through a matter of sundanese ethnomathematically based culture. Keyword : Mathematical comprehension capability, mathematical disposition, ethnomatemathic
Sarah Lionti S. Pd Sarah Lionti; Jajang Rahmatudin; sumliyah sumliyah
Integral : Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2021): INTEGRAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.082 KB) | DOI: 10.32534/jnr.v12i1.2110

Abstract

This study aims to determine how the development of mathematics learning videos for Cartesian coordinate material assisted by YouTube social media as an alternative learning for students of SMP Negeri 1 Tengah Tani. The resulting YouTube social media assisted mathematics learning video has been developed with the Borg & Gall (1983: 775) model modified by Sugiyono (2017: 409). This study produces a mathematics learning video of Cartesian coordinate material assisted by YouTube social media as an alternative learning with the results of the assessment of material experts with an average score of 3,60 results from the curriculum experts with a score of 3.60 results from media experts with a score of 4.00 and the results of teaching teacher with an average score of 3.70 thus producing learning media with criteria "very valid". Products that have been validated by experts are then tested on students by filling in a response questionnaire to determine the level of attractiveness of the learning videos that have been developed and get an average score of 3.58 with the criteria "very interesting". Keyword : Research & Development, Learning Videos, Cartesian coordinates.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR PPEP BERBASIS CONTEXTUAL LEARNING UNTUK MAHASISWA MATEMATIKA Edi Prio Baskoro; sirojudinS Wahid; Onwardono Rit Riyanto
Integral : Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2021): INTEGRAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jnr.v12i1.2573

Abstract

Proses pembelajaran adalah serangkaian kegiatan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembelajaran. Seorang pendidik/calon pendidik harus mengetahui konsep serta aplikasi proeses pembelajaran ini. Perancangan buku ajar dalam penelitian ini guna mendukung pegetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam memahami proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas, keefektifan, dan respon terhadap buku ajar PPEP dengan pendekatan kontekstual (CTL). Desain penelitian menggunakan true experimental design. Instrumen Penelitian yang digunakan angket validasi, tes hasil belajar, dan angket respon dan wawancara. Teknik Analisis Data: Statistik Deskriptif Hasil penelitian menyatakan bahwa bahan ajar PPEP dengan pendekatan kontekstual (CTL) berhasil dikembangkan dan telah divalidasi. Hasil validasi pengembangan bahan ajar PPEP dengan pendekatan kontekstual rata-rata 4,2. Hasil belajar mencapai ketuntasan lebih dari 75% dengan kriteria ketuntasan minimum sebesar 85. Respon mahasiswa tergolong memuaskan/sangat baik. Bahan ajar PPEP dapat membantu pemahaman belajar mahasiswa. Hasil validasi dan respon mahasiswa bahwa buku ajar masih memiliki kekurangan dalam hal desain, ilustrasi, dan soal kontekstual.

Page 1 of 1 | Total Record : 5