cover
Contact Name
Selinaswati, S.Sos. M.A., Ph.D
Contact Email
selinaswati@fis.unp.ac.id
Phone
+6285265209272
Journal Mail Official
socius@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : -     EISSN : 24428663     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education (E-ISSN: 2442-8663) is a Scientific Journal published by Universitas Negeri Padang in in collaboration with Perkumpulan Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI), discussing educational, social and cultural phenomena that are in the midst of society. In addition, the journal Socius also provides new thoughts related to concepts and theories that exist in education, sociology, and anthropology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DI DESA TELUK BAKAU, KECAMATAN GUNUNG KIJANG, KABUPATEN BINTAN Alfi Husni; Safaat Safaat
SOCIUS Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i1.135

Abstract

Pengembangan desa wisata membutuhkan partisipasi masyarakat lokal dalam keseluruhan tahap pengembangan mulai tahap perencanaan, implementasi, dan pengawasan. Akan tetapi, dalam realitas sering terjadi pengabaian partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan desa wisata dan merumuskan model pengembangan desa wisata yang mengedepankan partisipasi masyarakat lokal. Penelitian dalam tulisan ini dilakukan di desa wisata Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Tulisan ini menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata di Desa Teluk Bakau belum melibatkan masyarakat lokal. Peranan pemerintah terlihat dominan, padahal bila mengacu pada pendekatan tata kelola pemerintah yang bersih dan berkelanjutan peran pemerintah diharapkan menjadi fasilitator dengan memberikan peran dan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat lokal. Diperlukan kemauan politik pemerintah untuk mengurangi perannya dalam pengembangan desa wisata dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi.
STRATEGI SOSIALISASI POLITIK OLEH KPU KABUPATEN NGAWI UNTUK MEMBENTUK PEMILIH PEMULA YANG CERDAS DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA TIMUR TAHUN 2018 DI KABUPATEN NGAWI Dwi Ardiani; Dede Sri Kartini; Ari Ganjar Herdiansyah
SOCIUS Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i1.129

Abstract

Dalam setiap pemilihan, partisipasi masyarakat merupakan elemen yang penting. Semakin tinggi partisipasi menandakan bahwa rakyat mengikuti, memahami, dan melibatkan diri dalam kegiatan kenegaraan. Sebaliknya partisipasi yang rendah menjadi penanda bahwa rakyat kurang menaruh apresiasi atau minat terhadap masalah atau kegiatan kenegaraan. Sosialisasi politik penting untuk meningkatkan partisipasi. Terutama dengan adanya kemungkinan penyalahgunaan potensi pemilih pemula oleh kalangan politisi maupun partai politik. Pemilih pemula merupakan pemilih potensial yang memiliki kekhasan tersendiri dengan jumlah pemilih yang cukup besar. Untuk mengantisipasi kekhasan yang dimiliki oleh pemilih pemula agar tidak menjadi pasar potensial bagi partai atau kandidat untuk memperoleh suara dan agar pemilih pemula tidak terbujuk berita hoax dan berita bohong maka perlu dilakukan sosialisasi politik yang tepat yang sesuai dengan karakteristik pemilih pemula. Dengan demikian diharapkan mereka bisa menjadi pemilih yang cerdas yang memberikan suara secara rasional dan tepat dalam menentukan preferensi politiknya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana data diperoleh dengan wawancara secara mendalam dan juga dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Anggota KPU Kabupaten Ngawi Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Sekretaris KPU Kabupaten Ngawi, Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, Relawan Demokrasi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Akademis dan Pemilih Pemula dengan penarikan sample menggunakan puposive sampling. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Ngawi dimana pada tahun 2018 ini melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur secara serentak. Hasil dari penelitian ini adalah strategi sosialisasi politik yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Ngawi untuk membentuk pemilih pemula yang cerdas dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur diantaranya adalah tahap formulasi strategi dan penyusunan rencana jangka panjang, tahap pemilihan tindakan dengan menggunakan strategi menyerang dan strategi bujukan serta tahap aloksai sumber daya organisasi dengan menggunakan strategi penguatan. Strategi menyerang dilakukan dengan gencar melaksanakan sosialisasi secara langsung, khusus pemilih pemula lewat kelas pemilu, menjadi pembina upacara di sekolahan, seminar tatap muka serta sosialisasi tidak langsung lewat media sosial, media cetak dan elektronik. Strategi bujukan dilakukan dengan melakukan kegiatan yang menarik partisipasi masyarakat seperti Gelar Seni Budaya, Jalan Sehat Guyub Rukun, Sosialisasi dengan komunitas mancing bareng, Sosialisasi dengan komunitas ngontel bareng serta debat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018. Sedangkan strategi penguatan dilakukan oleh KPU Kabupaten Ngawi meningkatkan kapasitas dan kualitas penyelenggara pemilihan lewat bimbingan teknis, rapat kerja, sosialisasi, pengkajian peraturan bersama dan evaluasi setiap kegiatan. Selain itu juga memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi tentang pemilihan serta meningkatkan kerjasama dengan stakeholders yang berkepentingan baik itu internal maupun eksternal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR TEMAN SEBAYA DI SMAN 1 PASAMAN Nurlizawati Nurlizawati
SOCIUS Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i1.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran lesson study dengan memfasilitasi tumbuhnya komunitas belajar melalui tutor teman sebaya pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kolaboratif (colaboration) dan komunikatif (communication) siswa sebagai aspek 4C yang harus dikembangkan pada peserta didik di abad 21. Penelitian ini akan dilaksanakan di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pasaman Barat. Hasil Penelitian yang diharapkan adalah pertama pada aspek kognitif siswa dapat lebih mudah memahami materi karena melalui tutor teman sebaya akan terbangun perilaku potensial melalui pengorganisasian materi pembelajaran secara mandiri dalam bentuk mencari pertolongan dan memberi pertolongan selama proses belajar secara lebih intensif karena jarak psikologis yang minimal antara tutor dan tutee. Kedua, pada aspek afektif akan terjadi hubungan interaksi yang lebih erat antara peserta didik dan guru. Ketiga, Pada aspek keterampilan diharapkan akan terjadi peningkatan kemampuan kolaboratif dan komunikatif peserta didik. Pada akhirnya diharapkan pelaksanaan lesson study selama penelitian, juga telah mempererat kolegalitas antara tim peneliti dan guru mitra, membentuk mutual learning (saling belajar), terbentuknya komunitas belajar dan meningkatkan profesional guru sebagai pendidik dan pengajar
UPACARA NADZAR BATUMBANG APAM DI MAKAM KERAMAT GAJAH DESA KUBAH SENTANG Noviy Hasanah; Zuraidah Zuraidah
SOCIUS Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i1.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upacara nadzar batumbang apam di makam Keramat Gajah Desa Kubah Sentang dusun I kecamatan Pantai Labu. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa upacara nadzar batumbang apam adalah upacara yang diyakini masyarakat desa Kubah Sentang sebagai pembayaran nadzar atau janji terhadap suatu keinginan yang tercapai. Misalnya jika seorang Ibu bernadzar ketika anaknya sakit, kelak jika anaknya sehat dia akan membawa anaknya batumbang ke makam keramat gajah yang terletak di desa Kubah Sentang Dusun I. Upacara nadzar batumbang apam tidak terlepas dari keberadaan Makam Keramat Gajah yang biasa dijadikan tempat dilakukannya upacara nadzar batumbang apam. Adapun hal yang harus dipersiapkan sebelum upacara ini adalah kue apam, pelepah kelapa yang nantinya akan ditusuki kue apam, uang koin, dan makanan lainnya seperti pulut, ayam panggang. Selanjutnya Prosesi dari upacara nadzar batumbang apam di makam keramat gajah yang pertama mendatangi rumah pemimpin doa sembari menyampaikan tujuan atau hajatnya untuk batumbang apam, kemudian berjalan menuju makam, sesampainya dimakam pelepah kelapa yang telah ditusuki kue apam di tancapkan tanah disisi makam yang diikuti dengan berdirinya orang yang akan dibatumbangkan, kemudian membaca basmallah, shalawat, al-fatihah, doa selamat, selanjutnya membagikan uang koin kepada anak-anak yang hadir pada saat upacara, dan diakhiri dengan memakan kue apam dan makanan lainnya yang telah didoakan bersama. Adapun pandangan masyarakat Desa Kubah Sentang terhadap upacara nadzar batumbang apam di makam Keramat Gajah yakni mereka menganggap adanya kekuatan ghaib di makam Keramat Gajah sehingga ketika melakukan nadzar mudah terkabul.
TAROK CITY SEBAGAI KAWASAN PENDIDIKAN TERPADU (KPT) (STUDI ANALISIS KESIAPAN MASYARAKAT NAGARI DALAM PEMBANGUNAN KPT) Muhammad Hidayat
SOCIUS Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i1.137

Abstract

Perencanaan kawasan pendidikan terpadu ini oleh Bupati Pariaman, dengan lembaga yang terkait pembangunan kawasan pendidikan terpadu adalah salah satu usaha pembangunan strategis bertujuan untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat dan pembangunan di bidang pendidikan. Pada kawasan Tarok City akan dibangun sejumlah pembangunan pendidikan; Kampus UNP sekitar 150 hektar, politeknik UNAND seluas 40 hektar, ISI Padang Panjang seluas 40 hektar, UIN Imam Bonjol Padang, Gedung Diklat LAN, dan Rumah Sakit vertikal. Stetegisnya kawasan ini yang berada di pinggir jalan lintas Padang-Bukittinggi tidak luput dari banyaknya demonstarsi masyarakat terhadap pembangunan kawasan ini. Rencana ini masih menyimpan banyak persoalan; diantaranya adanya ketidak setujuan masyarakat terhadap pembangunan tersebut, tudahan terhadap perebutan lahan tanah ulayat dan penggantian rugi lahan mayarakat yang tidak sesuai dan lainnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya demonstrasi masyarakat Tarok City semenjak Bulan Mei 2017 hingga September 2017 di depan kantor Bupati Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan Kelembagaan masyarakat dalam mengahadapi pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu diantaranya adalah yang meliputi tiga aspek pengetahuan, sikap dan respon dari lembaga masyarakat nagari Kapalo Hilalang mengahadapi Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT). Masalah kajian ini adalah: Bagaimana respon lembaga masyarakat di kawasan Tarok City terhadap inovasi pembangunan yang akan dilaksanakan?. Tujuan penelitian ini adalah menemukan jawaban tentang respon lembaga masyarakat di kawasan Tarok City terhadap inovasi pembangunan yang akan dilaksanakan. Metode penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan cara observasi dan wawancara pada kelembagaan masyarakat Nagari Kapalo Ilalang seperti KAN, Nagari, Bundo Kanduang dan Kepemudaan yang berada di kawasan KPT. Analisa data penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi data untuk menemukan validitas dan reabilitas data penelitian.Pendekatan teori yang digunakan dalam kajian ini adalah pendeatan difusi inovasi sebagai proses sosial yang mengkomunikasikan informasi tentang ide baru yang dipandang secara subyektif. Ada 5 tahapan yang berkembang dalam difusi inovasi: (1) tahapan pengetahuan, (2) Pengambilan Keputusan, (3) Pelaksanaa/ Implementasi, (4) Konfirmasi. Hasil penelitian ini memberikan gambaran respon lembaga masyarakat di lapangan terhadap Inovasi pembangunan yang sedang dilaksanakan. Sebagai kajian yang bersifat pembangunan yang top down, maka sangat strategis melihat respon lembaga masyarakat kebanyakan terutama lembaga adat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5