cover
Contact Name
Selinaswati, S.Sos. M.A., Ph.D
Contact Email
selinaswati@fis.unp.ac.id
Phone
+6285265209272
Journal Mail Official
socius@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : -     EISSN : 24428663     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education (E-ISSN: 2442-8663) is a Scientific Journal published by Universitas Negeri Padang in in collaboration with Perkumpulan Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI), discussing educational, social and cultural phenomena that are in the midst of society. In addition, the journal Socius also provides new thoughts related to concepts and theories that exist in education, sociology, and anthropology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa" : 6 Documents clear
Faktor Sosial Penentu Kesejahteraan Subjektif: Bukti dari Indonesia Deri Indrahadi; Muhammad Habibi; Muhammad Ilham
SOCIUS Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v7i2.220

Abstract

Kesejahteraan subjektif merupakan permasalahan penting berbagai negara di seluruh dunia. Peneliti telah mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh pada tingkat kesejahteraan subjektif dalam disiplin ilmu sosial, ekonomi, dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa faktor-faktor dalam konteks sosial, ekonomi dan kesehatan yang memprediksi kesejahteraan subjektif di Indonesia. Dengan menerapkan desain penelitian potong lintang, penelitian ini menggunakan data dari Indonesia Family Life Survey dengan mengambil responden sebanyak 21,875 individu. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi yang didalamnya mencakup; pendidikan, kepuasan kerja, kondisi kesehatan, kepercayaan sosial, dan religiusitas berkontribusi pada kesejahteraan subjektif, sedangkan status pekerjaan tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, hasil juga menunjukkan bahwa kesejahteraan subjektif individu juga dipengaruhi oleh karakteristik demografi yang juga mencakup; jenis kelamin, status pernikahan, dan usia. Dengan demikian, temuan penelitian ini dapat digunakan untuk memahami faktor kunci penentu kesejahteraan subjektif, sekaligus dapat menjadi acuan dalam mengembangkan kebijakan oleh berbagai pihak sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif di Indonesia
Field of Struggle Platform Millennial Lokal Kota Padang Panjang di Tengah Krisis Pandemi Covid-19 Hanafi Saputra
SOCIUS Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v7i2.231

Abstract

Artikel ini menjelaskan peran millennial lokal Padang Panjang berjuang dalam ranah sosial. Hal itu terkait geliat agen sosial dalam merespon kemunculan anomaly di tengah masyarakat akibat keberadaan pandemi Covid-19 khususnya di Kota Padang Panjang. Aktifitas yang biasanya dapat dilakukan masyarakat di ruang publik dengan bebas, seketika bergeser hanya dapat dilakukan dalam batas ruang privat. Aktifitas perkantoran, pendidikan, keagamaan dan juga perekonomian hanya bisa dilakukan dalam ruang lingkup terbatas. Berbagai pro kontra, ketegangan dan juga kesenjangan tidak dapat dihindari, semua disebabkan keterbatasan akses dan distribusi kapital yang berbeda di tengah masyarakat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan studi literatur. Berpijak pada perspektif Bourdieu, maka diketahui bahwa dengan mengakumulasi berbagai capital yang dimiliki para agen, lahirlah platform e-commerce bernama Sayurmayur.id berbasis android sebagai bentuk dari field of straggle millennial local menjawab tantangan dan krisis di tengah pandemi. Keberadaannya turut menjadi solusi dan alternatif bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi. Selain itu, Sayurmayur.id berkontribusi dalam proses memutus penyebaran virus, sebab secara tidak langsung dapat terwujudnya physical distancing. Selain itu juga mampu menjaga sistem perekonomian masyarakat agar tetap berjalan khususnya untuk keperluan pangan sehari-hari dalam masa pandemi di daerah Padang Panjang.
Arena Produksi Kultural Kerajinan Kulit di Surakarta Dalam Tren Ekonomi Kreatif Lisa Elfena; Nurhadi Nurhadi; Okta Hadi Nurcahyono
SOCIUS Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v7i2.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang; (1) hubungan antara produksi sub sektor kriya dengan naiknya kelas sosial pemuda; (2) cara-cara yang ditempuh oleh pengrajin untuk mengatasi persoalan terkait dengan produksi kriya kulit. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 8 orang pengrajin kerajinan kulit di Surakarta. Peneliti memilih kerajinan kulit Kota Surakarta karena sarat akan nilai budaya yang dimiliki oleh produsen. Kemudian, data divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan dengan analisis interaktif. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori praktik terutama pemikiran Pierre Bourdieu. Penelitian ini menemukan bagaimana strategi dan pertarungan antar agen, proses produksi makna hingga analisis terkait logika kapital dan kelas sosial. Arena produksi kultural seni kriya kulit di Surakarta dalam tren ekonomi kreatif terbentuk dari struktur arena yang terdapat posisi-posisi para agen yang membentuk produk budaya. Dalam penelitian ini ditemukan pembahuruan dari teori Bourdieu tentang konsep fashion yang lebih komprehensif terhadap situasi saat ini.
Ethnocultural Problems and Policies in The Republic of Tatarstan, Russia Refly Setiawan; Gine Putri Pertiwi; Siti Indarini Nur Faizah
SOCIUS Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v7i2.205

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai masalah dan kebijakan etnokultural di Republik Tatarstan, Rusia dengan populasi multietnis yang kompleks dalam kondisi keseimbangan antara dua suku bangsa utama, yaitu Rusia dan Tatar. Selain itu, terdapat pandangan historis dan ideologis untuk pembentukan kebijakan etnokultural di Tatarstan, tren positif dan negatif di bidang hubungan antaretnis. Penulis menitikberatkan pada aspek implementasi kebijakan etnokultural seperti implementasi hak untuk menerima pendidikan etnokultural dan pelestarian bahasa asli, dukungan terhadap budaya masyarakat lokal, interaksi dengan asosiasi etnis masyarakat, dan lain sebagainya. Selain itu juga melihat bagaimana legislatif. dan kerangka peraturan diterapkan di bidang kebijakan etnokultural. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa adanya situasi di bidang relasi antaretnis yang dapat menunjukkan berakhirnya model kebijakan etnosentris di daerah yang berpihak pada masyarakat Tatar dalam kondisi multikulturalisme saat ini. Dalam hal ini ada orang atau kelompok yang merasa tidak puas di kedua sisi kebijakan yang diambil sehingga kepentingan kelompok etnis lain di wilayah tersebut juga kurang mendapat perhatian seperti: Chuvash, Mordovia, Mari, Armenia, dan lain sebagainya. Hal ini dapat berujung pada radikalisasi kelompok etnis tersebut.
Implikasi Sedentarisasi terhadap Konsep Ruang dan Relasi Gender Suku Laut: Sebuah Tafsir Antropologis Firstdha Harin Regia Rohmatunisa
SOCIUS Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v7i2.188

Abstract

Telah lama para peneliti tertarik untuk mengkaji budaya maritim masyarakat seafaring atau juga yang biasa disebut sebagai sea nomad, seperti Suku Laut di Kepulauan Riau. Namun sejak tahun 1990-an, kelompok masyarakat ini telah mengalami perubahan yang diawali dengan terjadinya sedentarisasi. Mereka yang biasa hidup mengarungi lautan dengan sampan beratap kajang, kini telah memiliki rumah di tepian sebagai tempat untuk menetap. Artikel ini membahas mengenai implikasi dari sedentarisasi terhadap spasialitas Suku Laut, serta dinamika relasi gender yang hadir karena perubahan tersebut. Melalui studi pustaka, diketahui bahwa sedentarisasi membawa dinamika terhadap konsep ruang dan relasi gender di Suku Laut. Dinamika tersebut dilihat melalui kehadiran rumah sebagai ruang antara yang menjembatani antara seascape dan landscape. Melalui kerangka gendered space, rumah menjadi lokus terjadinya artikulasi gender yang mendorong Suku Laut untuk mendefinisikan ulang relasi serta peranan perempuan di dalam dan di luar komunitas. Kajian ini memberi gambaran mengenai perubahan dan problematika yang berkaitan dengan ruang dan gender Suku Laut di Kepulauan Riau.
Pembelajaran Ramah Anak Berbasis Pendidikan Karakter Pada Sekolah Inklusi Rizki Umi Nurbaeti; Zulfikar Zulfikar; Moh Toharudin
SOCIUS Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v7i2.215

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran ramah anak di sekolah inklusi, dimulai dari perencanaan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis aktivitas pembelajaran disekolah inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Tahapan dalam penelitian terdiri dari tiga tahap, tahap pra lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran ramah anak terjadi melalui beberapa proses yaitu : (1) Tahap perencanaan guru menyusun RPP yang ramah anak, tidak mengandung unsur kekerasan, pornografi dan terorisme; (2) Tahap pelaksanaan ditunjukkan dengan adanya proses pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan (PAKEM) serta bebas dari perlakuan diskriminatif, pemberian sanksi dan hukuman yang bisa membuat peserta didik merasa mendapat kekerasan baik fisik maupun psikis. Adanya kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan siswa lainnya untuk pengembangan minat, bakat dan kreatifitas peserta didik, dan adanya budaya senyum, salam, sapa, sopan dan santun bagi semua warga sekolah; dan (3) Tahap evaluasi dilakukan oleh guru dengan mengukur kemampuan belajar dengan memperhatikan pencapaian tujuan, tingkat penguasaan siswa, dan memberikan nilai kepada siswa sebagai laporan hasil belajar di sekolah tanpa diskriminasi; upaya untuk meningkatkan pembelajaran ramah anak yaitu dengan membudayakan 5S senyum, sapa, salam, sopan dan santun. Selain itu juga menerapkan 7K, yaitu: keamanan, ketertiban, kegotongroyongan, kebersihan, keindahan, kekeluargaan, dan kerindangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6