cover
Contact Name
Rachmad Mulyadi
Contact Email
-
Phone
0541-6525067
Journal Mail Official
ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ULIN: Jurnal Hutan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25991205     EISSN : 25991183     DOI : -
Core Subject : Social,
ULIN: Jurnal Hutan Tropis published by Forestry Faculty of Mulawarman University, which is published twice a year in March and September with p-issn 2599-1205 and e-issn 2599-1183. It contains articles of research or study of literature in the field of Forest Management, Forest Conservation, Silviculture, and Forest Product. Language used for full article in this journal is Bahasa Indonesia, abstract in English and Bahasa Indonesia.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022)" : 12 Documents clear
Modal sosial dalam mendukung program perhutanan sosial (kasus di HTR Kecamatan Batu Ampar, Kutai Timur) Ana Zuraidah; Mustofa Agung Sardjono; Rujehan Rujehan
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.125 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.8079

Abstract

Pada prinsipnya modal sosial di masyarakat memang sudah ada, dan kuat lemahnya modal sosial dalam mendukung pembangunan tergantung dari karakteristik masyarakat dan pemanfaatan modal sosial untuk tujuan pembangunan ke arah yang positif. Tujuan dalam penelitian dilakukan untuk memahami pengetahuan lokal khususnya modal sosial masyarakat di sekitar hutan yang berhubungan dengan program perhutanan sosial khususnya Hutan Tanaman Rakyat (HTR). Metode yang digunakan adalah survei dengan quisioner semi-terstruktur. Modifikasi quisioner mengadopsi dari Social Capital Assesment Tool (SCAT). Masyarakat di desa studi memiliki potensi dari sisi usia yang sebagian besar merupakan usia produktif dan tingkat pendidikan tergolong relatif tinggi. Tingkat pendapatan masyarakat masih tergolong sedang. Penduduk disana merupakan pemukim lama didominasi oleh masyarakat lokal dan berdasarkan perkembangan kependudukan cukup heterogen dari keragaman suku, agama dan asal daerah. Karakteristik masyarakat dan modal sosial di desa studi sudah seharusnya dapat berkontribusi dan mendukung terhadap kapasitas pengelolaan hutan berbasis masyarakat secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan modal sosial masyarakat desa studi masuk kategori tinggi. Modal sosial tersebut harus dipelihara, dijaga, dan ditingkatkan serta harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan sehingga dapat mendorong terciptanya kemandirian individu maupun kelompok dan meminimalisasi kesenjangan khususnya dalam program pembangunan perhutanan sosial.
Analisa kerapatan dan kadar abu pada kayu kapur (Dryobalanops sp.) yang terinfeksi jamur pelapuk putih (Schizophyllum commune) Erlina Yustika; Erwin Erwin; Nani Husien; Agus Sulistyo Budi; Sri Wahyuni
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.916 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.7360

Abstract

Penelitan ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya mengenai kehilangan berat kayu kapur (Dryobalanops sp) yang diinokulasi menggunakan jamur pelapuk putih (Schizophyllum commune) dengan nilai kehilangan berat kayu sebesar 0,12%. Inokulasi jamur S.commune dilakukan terhadap sampel Kayu Kapur pada media PDA (Potato Dextrose Agar) dengan masa inkubasi selama 4 minggu, Pengujian nilai kerapatan kayu dan nilai kadar abu dilakukan sebelum dan sesudah inokulasi dengan masing-masing menggunakan standar DIN 32182 dan TAPPI T211 om-93. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya perbedaan yang tidak signifikan pada penurunan nilai kerapatan kayu dan peningkatan nilai kadar abu dari kayu kapur yang diinfeksi oleh jamur S.commune pada masa inkubasi selama 4 minggu
Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan di HKM Harapan Sentosa KPHL Batutegi Lis Nur Ajijah; Rahmat Safe'i; Slamet Budi Yuwono
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.48 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.8073

Abstract

Partsipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan sangat penting bagi keberhasilan program Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM). Partisipasi komunitas berdampak positif pada kegiatan dari tahap perencanaan sampai tahap evaluasi, operasi pengelolaan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan hutan di HKm Harapan Sentosa. Penentuan responden dilakukan dengan teknik purposive sampling menggunakan key actors yang terdiri dari ketua, pengurus inti serta anggota kelompok di HKm Harapan Sentosa. Pengolahan data tingkat partisipasi ini menggunakan skala likert. Hasil penelitian diperoleh data rata-rata tingkat partisipasi anggota masyarakat gapoktan di HKm Harapan Sentosa termasuk kedalam kategori sedang dengan rentang nilai 40-55. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Gapoktan belum terlibat langsung dalam setiap kegiatan pengelolaan hutan yang dimulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap pemantauan dan evaluasi.
Efektivitas perlakuan awal alkali dan hidrotermal terhadap proses delignifikasi, potensi gula reduksi dan produksi etanol teoritis dari kayu Vernonia amygdalina Delile Mardiatul Ufa; Nasriati N; Aulia Fitria Ningrum; Wiwin Suwinarti; Rudianto Amirta
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.7438

Abstract

Vernonia amygdalina merupakan salah satu jenis tanaman Short Rotation Coppice (SRC) atau trubusan yang secara alami dapat melakukan proses regenerasi setelah melalui proses pemangkasan. Selain itu juga sebagai bahan baku penyedia biomassa yang saat ini banyak digunakan dalam memproduksi energi di dunia. Oleh karena itu, V. amygdalina memiliki potensi pembangkitan energi yang besar dan memadai untuk digunakan salah satunya adalah sebagai bahan baku untuk produksi bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perlakuan awal yang dilakukan dengan menggunakan konsentrasi alkali dan waktu reaksi yang berbeda terhadap proses sakarifikasi dan gula tereduksi yang dihasilkan beserta potensi teoritis dari etanol yang diperoleh. Biomassa kayu terlebih dahulu diolah dengan autoklaf pada berbagai konsentrasi NaOH (0, 1, 2, dan 3% (g/L)) dan waktu reaksi (15, 30, 45, dan 60 menit). Sampel kayu yang telah diolah kemudian dihidrolisis menggunakan enzim selulase komersial untuk menghasilkan monomer glukosa. Waktu hidrolisis pada 12, 24, 36, dan 48 jam dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan NaOH 3% pada waktu reaksi 15 menit dan waktu hidrolisis 36 jam merupakan konsentrasi terbaik untuk memberikan potensi etanol tertinggi (186,98 L/ton biomassa kayu). Akhirnya, penelitian ini menunjukkan bahwa V. amygdalina akan menjadi bahan baku yang menjanjikan untuk produksi etanol.
Uji aktivitas antibakteri ekstrak propolis lebah Heterotrigona itama dari beberapa lokasi budidaya di Kalimantan Timur terhadap bakteri Propionibacterium acnes Enos Tangke Arung; Sarah Azzara Dikarulin; Dyah Ayu Dewi Listyaningrum; Bayu Susetya Ananda; Tasya Ananda Putri; Rudianto Amirta; Yuliansyah Yuliansyah; Irawan Wijaya Kusuma; Rico Ramadhan; Enih Rosamah; Wiwin Suwinarti
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.7824

Abstract

Propolis merupakan produk penting bagi lebah yang banyak digunakan sebagai salah satu alternatif pengobatan alami karena mengandung senyawa bioaktif yang dapat memberikan efek positif pada tubuh. Sebagai produk yang dihasilkan lebah untuk menutupi sarangnya dan mencegah predator maupun infeksi bakteri atau virus dari luar, propolis memiliki salah satu manfaat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak propolis lebah Heterotrigona itama yang berasal dari 4 lokasi budidaya (perkebunan, persawahan, hutan sekunder, dan perkotaan) di Kalimantan Timur terhadap bakteri Propionibacterium acnes atau P.acnes dengan metode difusi lubang/sumuran pada media nutrient broth (NB) dengan kloramfenikol sebagai kontrol positif dan aseton sebagai kontrol negatif. Propolis diekstrak menggunakan metode maserasi dengan larutan etanol 96% yang kemudian dibuat dalam 3 (tiga) konsentrasi yaitu 500ppm, 250 ppm, dan 125 ppm. Hasil penelitian menunjukanfitokimia dari propolis di 4 lokasi budidaya dominan mengandung alkaloid, flavonoid dan kumarin. Uji bakteri pada konsentrasi 500 ppm,propolis H.itama dari lokasi perkebunan dan persawahan tergolong dalam kategori kuat dalam menghambat pertumbuhan bakteri, dari lokasi hutan sekunder tergolong sedang, dan dari lokasi perkotaan tergolong rendah.
Potensi ekonomi dan konservasi ekosistem mangrove bagi masyarakat pesisir di desa Pondong Kabupaten Paser Rochadi Kristiningrum; Wulan IR Sari; Nurul Halimah; Tirtha Ayu Paramitha
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.422 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.7809

Abstract

Desa Pondong memiliki peluang sebagai salah satu tujuan wisata di kawasan pesisir dimana didukung juga adanya Teluk Adang yang merupakan daerah Cagar Alam. Namun dalam perkembangannya kawasan mangrove terancam akibat adanya berbagai kebutuhan yang memaksa masyarakat untuk merusak mangrove, terjadi deforestasi, konversi lahan dan pembalakan liar. Mengetahui potensi ekonomi dan memberikan edukasi serta sosialisasi kepada warga masyarakat pesisir bagi kehidupan masyarakat menjadi bagian dari rumusan masalah yang akan dikaji. Desa Pondong menjadi lokasi penelitian dengan metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan studi masalah dengan kunci responden sejumlah tiga orang dan 30 narasumber kasus yang dipilih secara purposive sampling. .Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Desa Pondong memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan & mampu menjadi obyek wisata unggulan. Potensi ekonomi Desa Pondong adalah sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan obyek wisata. Konservasi ekosistem mangrove perlu dilaksanakan dengan cara melakukan kegiatan sosialisasi dan sosialisasi terhadap ekosistem ekosistem mangrove agar kelestarian lingkungan hidup terjaga.
Keragaman jenis pohon dan peresapan air di lahan terbiarkan setelah kebun tradisional Emi Purwanti; Rachmad Mulyadi; Dita Putri Dwi Ramadhanti; Dicky Setyono; Kusno Yuli Widiati; Irma Sribianti; Karmini Karmini
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.828 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.7906

Abstract

Aspek ekologi lahan terlantar dapat dilihat dari banyak aspek, antara lain keanekaragaman famili dan kemampuan menyerap air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks nilai penting berdasarkan famili pohon dan kemampuan menyerap air (laju infiltrasi dan permeabilitas) pada lahan terlantar setelah kebun tradisional. Survei vegetasi pohon dengan diameter setinggi dada (DBH) >5 cm dilakukan pada 10 anak petak masing-masing berukuran 20 m × 20 m. Pengukuran laju infiltrasi dan permeabilitas dilakukan sebanyak 3 kali dengan masing-masing 3 kali pengulangan. Nilaisignifikansi famili (FIV) tertinggi adalah Euphorbiaceae (104,07), Moraceae (84,75), dan Sapindaceae (20,94). Laju infiltrasi adalah 12,8 cm/jam di hutan sekunder (lereng landai), 6,0 cm/jam di hutan sekunder (lereng agak curam), 1,6 cm/jam di lahan terbuka (lereng landai), dan 1,2 cm/jam di lahan terbuka (lereng agak curam). Permeabilitas di hutan sekunder (lereng landai), hutan sekunder (lereng agak curam), lahan terbuka (lereng landai), dan lahan terbuka (lereng agak curam) masing-masing sebesar 15,45 cm/jam, 11,15 cm/jam, 9,82 cm/jam, dan 8,93 cm/jam. Informasi tentang keanekaragaman dan resapan air lahan terlantar
Persentase tumbuh dan laju pertumbuhan miselium jamur tiram coklat (Pleurotus cystidiosus l) pada media campuran jagung dan dedak dan media PDA Elisa Herawati; Muhamad Sadam; Adelia Juli Kardika; Rudi Djatmiko
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.9147

Abstract

Jamur tiram coklat (Pleurotus cystidiosus L) tudung buah berwarna coklat, teksturnya tebal, begizi tinggi, berkhasiat obat. Prospek yang baik untuk dikembangkan, namun ketersediaan bibit unggul susah didapatkan. Permasalahan dalam pembuatan biakan murni (F0) dengan media PDA adalah terkontaminasi dengan organisme lain. Penelitian ini membuat bibit biakan murni jamur P. cystidiosus L dengan media campuran jagung dan dedak dan dengan media PDA.  Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui persentase tumbuh dan laju pertumbuhan miselium jamur P. cystidiosus L pada media campuran jagung dan dedak dan media PDA. Prosedur biakan murni (FO): penyiapan media, sterilisasi, inokulasi, inkubasi, pengumpulan dan perhitungan data. Hasil penelitian: (1) Persentase  tumbuh miselium jamur P. cystidiosus L dengan  media campuran jagung dan dedak sebesar 100%, media PDA sebesar 60% (2) Laju pertumbuhan miselium jamur P. cystidiosus L pada media campuran jagung dan dedak lebih rendah dari media PDA, namun demikian fakta ini dapat menjadi petunjuk bahwa tahapan pembuatan bibit biakan murni (F0) dapat ditumbuhkan langsung pada  media biji-bijian seperti campuran jagung dan dedak tanpa melalui media PDA.
Analisis perubahan kerapatan vegetasi mangrove di taman nasional Ujung Kulon menggunakan metode NDVI Citra Landsat 8 Ilham Maulana; Safitri Fara Adifa; Elva Ni'matal Ummah; Lili Somantri; Riki Ridwana
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.6932

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah termasuk kekayaan pesisir seperti vegetasi mangrove. Hal ini menjadi sebuah tantangan besar dalam suatu pengelolaan sumber daya alam. Vegetasi mangrove yang terletak pada pertemuan antara sungai dan laut, menjadikan penginderaan jauh sebagai faktor yang berperan penting dalam menganalisis kerapatan vegetasi. Dengan bantuan data yang dihasilkan dari pengolahan citra menggunakan metode NDVI dalam menganalisis kerapatan, sebaran dan luasan mangrove, tentunya dapat menjadi suatu acuan dalam menganalisis kondisi kerapatan vegetasi dengan berbagai kelas yang ditentukan, yaitu jarang, sedang, dan rapat. Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon adalah kawasan taman nasional terbesar di Jawa. Luas kawasan ini yaitu sekitar 120.551 hektar, terdiri dari 76.214 hektar daratan dan 44.337 hektar laut. Taman Nasional Ujung Kulon memiliki tiga ekosistem utama, yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem pesisir pantai, dan ekosistem daratan/terestrial. Kawasan mangrove di Taman Nasional Ujung Kulon terdapat di sepanjang pesisir pantai bagian timur laut Semenanjung Ujung Kulon dan pulau di sekitarnya. Dengan analisis penginderaan jauh menggunakan metode NDVI dari tahun 2015 hingga 2021, kawasan mangrove di Taman Nasional Ujung Kulon masih didominasi mangrove kerapatan sedang dan rapat. Hasil tersebut menunjukkan kawasan ekosistem mangrove di Taman Nasional Ujung Kulon masih terjaga.Keywords: remote sensing, mangrove, vegetation density
Peran program perhutanan sosial dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga di sekitar kawasan hutan (studi kasus indepth interview perhutanan sosial fungsi statistik kehutanan BPS 2021) Lodewik Zet; Fajri Iramaya Purwanti; Eka Rudiana; Herzainul Nur Hakim; Muhammad Adnan
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v6i2.8452

Abstract

Program perhutanan sosial merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk mendukung kesejahteraan rumah tangga di sekitar kawasan hutan. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencapaian SDGs melalui aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang berpengaruh terhadap pendapatan rumah tangga penerima bantuan program perhutanan sosial. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari hasil indepth interview perhutanan sosial tahun 2021. Melalui penelitian ini diketahui bahwa lahan milik sendiri, lahan perhutanan sosial, skema hutan desa, dan bantuan uang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan rumah tangga. Berdasarkan wawancara dengan responden penerima program perhutanan sosial, masih banyak lahan perhutanan sosial yang belum dikelola sesuai dengan peruntukannya. Sehingga, diperlukan monitoring dan evaluasi dari pemerintah untukmengoptimalisasikan program perhutanan sosial.

Page 1 of 2 | Total Record : 12