cover
Contact Name
Rachmad Mulyadi
Contact Email
-
Phone
0541-6525067
Journal Mail Official
ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ULIN: Jurnal Hutan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25991205     EISSN : 25991183     DOI : -
Core Subject : Social,
ULIN: Jurnal Hutan Tropis published by Forestry Faculty of Mulawarman University, which is published twice a year in March and September with p-issn 2599-1205 and e-issn 2599-1183. It contains articles of research or study of literature in the field of Forest Management, Forest Conservation, Silviculture, and Forest Product. Language used for full article in this journal is Bahasa Indonesia, abstract in English and Bahasa Indonesia.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2024)" : 11 Documents clear
Persepsi masyarakat tentang dampak sosial ekonomi dan lingkungan hadirnya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Putri Insani Situmorang; Emi Purwanti
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13177

Abstract

Pertumbuhan ekonomi bidang industri tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga memberi peluang memberikan dampak negatif terhadap masyarakat. Pembangunan industri berkontribusi pada pertumbuhan wilayah melalui aspek ekonomi, lingkungan dan sosial. Penelitian bertujuan melihat persepsi masyarakat terkait dampak sosial ekonomi dan lingkungan hadirnya industri PT RAPP di masyarakat. Pendekatan penelitian secara analisis deskriptif kualitatif dengan Skala Likert. Responden sebanyak 60 orang yang bekerja di PT RAPP dan yang tidak bekerja di PT RAPP. Hasil penelitian menunjukkan kehadiran perusahaan mempengaruhi kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat. Indikator kondisi sosial berupa pendidikan, kesehatan, akses transportasi serta kelembagaan sosial hasil skoring sebesar 4,30 atau kategori sangat baik. Kondisi ekonomi ditunjukkan dengan indikator berupa peningkatan pendapatan dan kesempatan kerja pada masyarakat yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjadikan kehidupan menjadi lebih baik, nilai skoring yang diperoleh rataan 4,37 yang masuk ke dalam kriteria sangat baik. Namun demikian, hadirnya industri tersebut dirasakan masyarakat dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan yaitu terjadinya pencemaran udara serta kurangnya jumlah air bersih yang ditunjukkan dengan nilai skoring sebesar 2,91 atau kategori kurang baik.
Valuasi ekonomi kawasan hutan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Rika Harini; Rina Dwi Ariani; Ghina Fairuz Ayu; Muhammad Zayyin
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13341

Abstract

Aspek ekologis, budaya, sosial, dan ekonomi, dapat digunakan untuk melihat manfaat hutan. Kajian terhadap penilaian ekonomi hutan dengan teknik valuasi ekonomi merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Data sekunder merupakan data dasar yang digunakan dengan metode kuantitatif dari nilai moneter sumberdaya hutan. Teknik pengolahan data digunakan model Total Economic Value melalui Travel Cost Method dan Benefits Transfer. Hasil penelitian menunjukkan nilai ekonomi hutan lindung dan produksi di DI Yogyakarta adalah Rp 457.524.417.626,18 per tahun, yang terdiri dari nilai guna tidak langsung (51,32%) dari sumberdaya hutan (penyerapan karbon, produksi oksigen dan pencegahan erosi). Hutan memiliki manfaat intangible yang tinggi yang berarti pentingnya nilai lingkungan dari sumberdaya hutan. Keberlanjutan sumberdaya hutan tetap harus dipertahankan salah satunya melalui kebijakan daerah maupun pemangku kebijakan dalam pengalokasian sumberdaya hutan.
Analisis tingkat kesesuaian lahan dan finansial pembangunan tanaman energi kaliandra (Calliandra callothyrsus) di lokasi bekas tambang batubara PT Padangsubur Biomasa Kaltim Ahlang Edi; Rujehan Rujehan; Ibrahim Ibrahim; Ndan Imang; Mustofa Agung Sardjono; Rochadi Kristiningrum
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12070

Abstract

Metode analisis kesesuaian lahan, kelas kesesuaian lahan ditentukan oleh faktor fisik (karakteristik/kualitas lahan) pembatas terberat dalam menilai kelas kesesuaian lahan. Padangsubur Biomasa Kaltim, dari sisi iklim pada penanaman kaliandra merah (Calliandra calothyrsus) terdapat pada kelembapan udara dengan nilai 74,00%. Hal ini menyebabkan kesesuian lahan berada pada status kesesuian lahan S2 (Cukup Sesuai). Dari sisi media perakaran untuk penanaman kaliandra merah (Calliandra calothyrsus) dijumpai pada parameter kedalaman efektif. Adapun nilai kedalaman efektif <60 cm. kondisi ini menyebabkan kesesuian lahannya berada menjadi S2 (Cukup Sesuai). Dari sisi kondisi lahan untuk penanaman kaliandra merah (Calliandra calothyrsus) tidak dijumpai faktor pembatas. Kondisi ini menyebabkan kesesuian lahannya berada menjadi S1 (Sangat Sesuai). Kelayakan finansial pembangunan tanaman energi kaliandra dengan pola tanam monokultur dihitung berdasarkan uraian biaya dan pendapatan menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (B/C) dan Internal Rate of Return (IRR) dengan discount factor (df) sebesar 10%, hasil perhitungan NPV sebesar Rp.20.544.612 (NPV>0), hasil perhitungan B/C diperoleh nilai sebesar 2,22 (B/C >1). Sedangkan hasil perhitungan IRR-nya diperoleh hasil sebesar 37% (IRR>i). Berdasarkan kriteria penilaian NPV yaitu suatu usaha dinyatakan layak apabila nilai NPV positif, B/C di atas 1 dan nilai IRR lebih besar dari Opportunity Cost of Capital.
Preferensi Pakan dan Potensi Pohon Pakan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Jalur Pendakian Kawinda To'i Taman Nasional Tambora Nila Sari; Maiser Syaputra; Kornelia Webliana
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13194

Abstract

Jalur pendakian Kawinda To’i Taman Nasional Tambora menyimpan potensi sebagai habitat monyet ekor panjang. Menurut IUCN (2022) spesies monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis) dinilai masuk kedalam daftar merah yang terancam punah. Tujuan penelitian yaitu, pertama untuk mengetahui preferensi pakan monyet ekor panjang di Jalur Pendakian Kawinda To’i Taman Nasional Tambora, kedua menganalisis struktur vegetasi pohon pakan monyet ekor panjang di Jalur Pendakian Kawinda To’i Taman Nasional Tambora. Metode yang digunakan untuk mengetahui preferensi pakan yaitu metode line transect, untuk mengetahui potensi pohon pakannya digunakan metode garis berpetak dengan jumlah petak menggunakan kaidah minimum spesies area. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan kuantitatif, data vegetasi dianalisis untuk mengetahui kerapatan, frekuensi, dominansi dan INP. Terdapat 2 jalur pengamatan dengan 9 jenis pohon pakan dengan jenis preferensi pakan yaitu jenis karau, dengan nilai kerapatan relatif vegetasi dari 0 hingga 65,79%, frekuensi relatif mulai dari 0 hingga 65,79%, dominansi relatif 0 hingga 70,93% dan INP mulai dari 0 hingga 202,51%.
Kualitas air di berbagai klasifikasi tutupan lahan Taman Nasional Meru Betiri Desa Sanenrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur Inna Rotul Ummiyati; Sitti Latifah; Eni Hidayati
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13090

Abstract

ialah salah satu sumber daya alam yang penting dan dibutuhkan oleh setiap makhluk untuk hidup yang dapat ditemukan disetiap tempat dipermukaan bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan lahan disekitar sumber air beserta kualitas airnya dan mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan sumber air di Taman Nasional Meru betiri. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif. Terdapat 3 kalsifikasi tutupan lahan yaitu hutan lahan kering sekunder dan lahan pertanian kering campur semak serta satu klasifikasi tutupan lahan di desa penyangga yaitu permukiman. Sampel air yang memiliki tutupan lahan hutan kering sekunder memiliki dua parameter yang tidak memnuhi standar baku mutu yaitu parameter padatan tersuspensi total dan total coliform, sampel air yang memiliki tutupan lahan pertanian kering campur semak memiliki tiga parameter yang tidak memenuhi standar baku mutu yaitu padatan tersuspensi total, chemical oxygen demand dan total coliform, serta sampel yang memiliki tutupan lahan permukiman memiliki tiga parameter yang tidak memenuhi standar baku mutu yaitu warna, chemical oxygen demand dan total coliform. Perbedaan penggunaan sumber air oleh masyarakat disebabkan oleh faktor ekonomi dimana jumlah pendapat masyarakat yang tinggi menggunakan sumber air yang berasal dari sumur sedangkan jumlah pendapat masyarakat yang rendah memilih menggunakan sumber air dari mata air langsung.
Analisis korelasi antara persepsi masyarakat dan indikator sosial kesehatan hutan rakyat (Studi kasus masyarakat Suoh, Lampung Barat) Rahmat Safe&#039;i; Gunardi Djoko Winarno; Sugeng P Harianto; Christine Wulandari; Slamet Budi Yuwono; Agus Setiawan
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12804

Abstract

Hutan rakyat di Kecamatan Suoh merupakan hutan rakyat yang didominasi oleh jenis tanaman perkebunan seperti kopi, coklat dan tanaman kehutanan. Hutan rakyat mampu memberikan manfaat baik secara ekologi, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara persepsi masyarakat dan indikator sosial kesehatan hutan rakyat, studi kasus masyarakat Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan wawancara menggunakan panduan kuesioner kepada informan kunci dipilih sebanyak 30 orang dengan teknik purposive sampling yaitu pakar ahli dibidangnya tanpa harus memiliki gelar akademik. Kemudian melakukan analisis  korelasi antara persepsi masyarakat dengan indikator sosial kesehatan hutan rakyat menggunakan analisis Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara persepsi masyarakat dengan indikator sosial kesehatan rakyat memiliki hasil yang tidak signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat dua indikator yaitu pekerjaan dan partisipasi memiliki hasil koefisien korelasi yang searah (+). Dua indikator lainnya yaitu pendidikan dan kelembagaan koefisien korelasinya tidak searah (-). Hal ini dikarenakan indikator sosial kesehatan hutan tidak berhubungan dengan persepsi masyarakat dalam pengelolaan hutan rakyat.
Potensi pemanfaatan tumbuhan invasif daun sacha inchi (Plukenetia volubilis) sebagai antioksidan Nur Maulida Sari; Farida Aryani; Wartomo Wartomo; Periani Paurru; Gabriel Permadi Lumbanraja; Reni Puji Astuti; Rudito Rudito
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13203

Abstract

Aktivitas antioksidan dan antibakteri pada jenis tumbuhan invasif berpotensi sebagai obat telah diidentifikasi. Tumbuhan yang digunakan adalah bagian daun tumbuhan sacha inchi (Plukenetia volubilis). Tumbuhan diketahui memiliki kandungan antioksidan dan antibakteri yang diketahui aman dikonsumsi oleh manusia. Masyarakat memiliki kecenderungan memanfaatkan tumbuhan sebagai alternatif pengobatan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kandungan kimia tumbuhan serta mengetahui potensi antioksidan pada ekstrak etanol daun sacha inchi (Plukenetia volubilis). Analisis fitokimia dilakukan dengan menggunakan metode uji kualitatif mengacu pada Harborne dan Kokate. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode uji dekolorisasi radikal bebas DPPH. Hasil analisis fitokimia menunjukkan ekstrak etanol daun sacha inchi (Plukenetia volubilis) mengandung alkaloid, flavonoid, triterpenoid, tanin dan saponin. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sacha inchi (Plukenetia volubilis) menunjukkan kemampuan menghambat radikal bebas DPPH sebesar 84 % pada konsentrasi 100 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sacha inchi (Plukenetia volubilis) memiliki kandungan antioksidan alami dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut serta memberikan informasi ilmiah sebagai dasar penggunaan tumbuhan sebagai antioksidan alami.
Penilaian modal sosial Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Nilam dalam pemanfaatan hutan mangrove Annis Tri Harjana; Setiawati Setiawati
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik individu dan modal sosial Kelompok Tani Hutan  Sinar Nilam dalam mendukung pola pemanfaatan produk hutan mangrove di Kelurahan Muara Kembang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Pengambilan data dengan sensus pada seluruh anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Nilam. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menjelaskan karakteristik individu, unsur-unsur modal sosial dan penilaian tingkatan unsur-unsur modal sosial dari petani yang memanfaatkan sumberdaya hutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KTH Sinar Nilam memiliki tingkat karakteristik individu sedang dengan jumlah rata-rata skor sebesar 11,38 dan modal sosial pada unsur kepercayaan individu anggota KTH Sinar Nilam kepercayaan KTH Sinar Nilam memiliki tingkat kepercayaan dalam kategori sedang dengan total skor sebesar 15,5, jaringan sosial KTH Sinar Nilam memiliki tingkat jaringan dalam kategori sedang dengan total skor sebesar 13,68.  Kedua unsur ini menunjukan tingkatan tinggi yang lebih banyak yaitu sebesar 46% untuk keduanya. Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Nilam pada tingkat pengetahuan masyarakat terhadap sistem pemasaran produk hutan termasuk kategori tinggi dengan skor 7,2. Hasil penelitian ini menunjukkan jika modal sosial yang diukur dengan kepercayaan, jaringan sosial dan norma sosial ditingkatkan, maka dapat meningkatkan pemanfaatan produk hutan mangrove.
Konservasi sebagai landasan perencanaan lansekap berbasis tempat pada masyarakat Baduy Dalam di Kabupaten Lebak Provinsi Banten Mohamad Chairuman
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13201

Abstract

The Baduy clan is one of the native Sundanese clans that actually sticks to its traditions precursors, their lives are committed to satisfying the order of their predecessors in securing equilibrium and congruity of the universe. Advancement exercises, neighborhood environmental change andGlobalization represents a danger to conventional clans, like the Baduy clan too. The consequences of the grouping and bioregional examination of the Baduy Dalam scene can be arranged into 103 place unit. Assessment is done at every area unit in light of dangers and issues every unit. The principal issue found in the Inward Baduy scene is its restricted size accessibility of agrarian land assets which can be utilized in turn so that has suggestions for diminishing area richness. Then again, the populace development rate is very high requests an expansion in the requirement for farming creation land. The answer for this issue was understood as a scene plan created in light of the idea of partitioning space with adjusting land use for useful purposes to have the option to earn barely enough to get by. inhabitants for rural creation land. Scene plan executed in spatial plans (drafting), dissemination plans, and vegetation plans.
Membangun distribusi biomassa di hutan alam Dipterokarpa Hari Siswanto; Rizky Wahyu Nugroho; Ariyanto Ariyanto; Yosep Ruslim; Dwinita Aquastini; Fadjar Pambudhi
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13176

Abstract

Gas rumah kaca menimbulkan dampak yang besar terhadap perubahan iklim global, sehingga perlu dilakukan upaya mitigasi untuk mengurangi dampak tersebut. Inventarisasi Hutan Menyeluruh Berkala bisa digunakan sebagai dasar pengukuran biomassa di atas pengukuran tanah. Provinsi Kalimantan Timur dalam program FCPF ini diminta menggunakan perhitungan emisi dan nilai perhitungan dihitung berdasarkan metode Monte Carlo. Sedangkan metode Monte Carlo sendiri memerlukan informasi tentang distribusi biomassa, yang saat ini belum diketahui bentuknya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menghitung jumlah biomassa pohon per hektar, dan nilai ketidakpastian 2) Membuat bentuk distribusi biomassa berdasarkan data plot IHMB. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari pengukuran diameter IHMB dari PT INHUTANI UMH 1 Meraang Berau. Pengolahan data yang dilakukan adalah pembuatan distribusi diameter, lalu dilakukan perhitungan biomassa dengan menggunakan rumus alometrik. Selanjutnya penerapan distribusi normal dan distribusi lognormal pada data biomassa serta perhitungan nilai ketidakpastian. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari 611 petak ukur nilai rata-rata biomassa yaitu 167,1 ton dengan total biomassa keseluruhan adalah 102.137,7 ton ha -1 , dengan nilai ketidakpastian sebesar 7,5%. Hasil dua bentuk distribusi yang diuji berdasarkan bentuk visualnya, distribusi normal lebih baik dari distribusi lognormal.

Page 1 of 2 | Total Record : 11