cover
Contact Name
Septy
Contact Email
septyariani09@gmail.com
Phone
+6282113565161
Journal Mail Official
lppm.stikesyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No 40A Bugel, Margasari, Karawaci, Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20889266     EISSN : 2654587X     DOI : https://doi.org/10.37048/kesehatan
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (research report, field report). Terbit enam bulan sekali pada bulan Mei dan Desember.
Articles 132 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI SMPN 2 TIGARAKSA KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2019 Siti Haeriyah; Nuryanti; Septy Ariani; Ita Febriyanti
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: pengetahuan adalah hasil pengindraan manusia atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui pengiindra yang dimilikinya terhadap suatu objek tertentu. Saat ini fonemena pengetahuan dengan pengetahuan remaja sangat baik yaitu 57% dengan perilaku baik pemeriksaan payudara sendiri 70,1%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja usia 13 tahun dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri di SMPN 2 Tigaraksa Kabupaten Tangerang 2019. Metode Penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan peneliti adalah Tehnik Random Sampling dengan jumlah sempel 97 responden. Hasil Penelitian diketahui hasil uji Chi Square menunjukan ada hubungan pengetahuan remaja usia 13 tahun dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri dengan p-value =0,027<0,05. Kesimpulan dan saran meningkatkan pengetahuan lagi tentang pemeriksaan payudara (sadari) dan slalu aktif mencari informasi tentang pengetahuan sadari melalui buku-buku kesehatan, internet, media massa, dan meminta penjelasan kepada petugas kesehatan agar menghindari terjadinya kanker payudara secara dini.
LOVESTYLE DAN GENDER ATTITUDE MEMPENGARUHI PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA Siti Cholifah; Lulu Maryadiana
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background perilaku seksual pranikah di kalangan remaja semakin meningkat. Faktor yang mempengaruhinya adalah gaya pacaran remaja mulai dari berkencan, berciuman sampai bersenggama, dan sikap gender yang tidak berimbang, laki-laki menganggap perempuan adalah kaum yang lemah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lovestyle, gender attitude dengan perilaku seks pranikah pada remaja di sekolah SMK swasta kota Tangerang. Metode penelian ini desain deskriptif korelasi, pengambilan sampel menggunakan sampling purposiv, analisa yang digunakan yaitu univariat dan bivariat. Hasil berdasarkan uji Chi-Square ada hubungan antara lovestyle, gender attitude dengan perilaku seks pranikah (P Value 0,000 < 0,05). Diketahui bahwa gaya pacaran dan perilaku gender pada remaja mempengaruhi dorongan hasrat seksual pranikah, Saran kepada remaja diharapkan untuk menjalin komunikasi lebih intensif terhadap pasangannya sehingga dapat mengendalikan untuk tidak berperilaku seks pranikah.
HUBUNGAN SELF CARE MANAGEMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE Destiawan Eko Utomo; Febi Ratnasari; Arfan Andrian
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Jumlah kematian penderita Congesive Heart Failure akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia pasien tersebut, dengan jumlah kematian terbanyak terjadi pada pasien laki-laki dibandingkan dengan penderita CHF pada pasien wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien congestive heart failure di RSUD Pesanggrahan Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey yang bersifat deskriptif dan desain Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 101 orang responden. Hasil analisis tabulasi silang, menunjukan bahwa sebagian besar Self Care Management pada pasien congestive heart failure tergolong sudah baik dan kualitas hidup juga sudah baik. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,017, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien congestive heart failure di RSUD Pesanggrahan Jakarta Selatan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini diharapkan perawat dapat melaksanakan peran sebagai edukator saat di poliklinik, serhingga dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai self care, motivasi, dan kualitas hidup pasien yang terdiagnosis gagal jantung.
STUDI FENOMENOLOGI: INFORMASI YANG DIPEROLEH IBU MENYUSUI MELALUI MEDIA SOSIAL Ika Melasari; Wiwit Kurniawati
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI ekslusif memberikan banyak manfaat terutama manfaat bagi ibu dan bayi. Perkembangan media sosial dan kesadaran ini menimbulkan semangat untuk mencari informasi dari berbagai media termasuk media sosial. Penelitian ini menggali pengalaman ibu dalam mendapatkan informasi menyusui melalui media sosial. Metode penelitian fenomenologi dengan melakukan wawancara mendalam terhadap enam partisipan di Jakarta dan Depok . Analis dilakukan dengan analisa isi dengan menyimpulkan pernyataan partisipan menjadi tema dalam penelitian. Ditemukan tujuh tema dalam penelitian ini. Tema pertama, media sosial merupakan cara untuk mendapatkan informasi tentang menyusui. Kedua, informasi tentang pemberian ASI ekslusif diperoleh dari media sosial. Ketiga, dukungan dalam mencari informasi melalui media sosial. Keempat mencari informasi lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu khusus merupakan keuntungan menggunakan media sosial dalam mencari informasi tentang menyusui. Kelima, hambatan dan solusi yang didapatkan dalam menggunakan media sosial. Keenam mencari informasi lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu khusus merupakan keuntungan menggunakan media sosial dalam mencari informasi tentang menyusui dan ketujuh yaitu keinginan ibu tentang informasi menyusui melalui media sosial. Perawat maternitas memiliki kontribusi untuk memberikan informasi tentang menyusui melalui media sosial.
Hubungan Peran Keluarga Sebagai Pengawas Menelan Obat (Pmo) Dan Persepsi Pasien Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita TBC Di Puskemas Deket Kabupaten Lamongan Tahun 2020 Arifal Aris Aris; Dian Nurafifah; Novi Sagita
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v10i1.278

Abstract

ABSTRAK Introduction : Pulmonary tuberculosis (TB) is a chronic disease that is still a global health problem Problem : The purpose of this study was to determine the relationship of the role of the family as the Superintendent of Swallowing Medication (PMO) and the perception of the paisen with adherence to taking medication for TB patients at the Puskesmas Deket Lamongan Design : The design of this study using population correlation analytics is all patients treated at poly tuberculosis as many as 25 patients using the technique of total sampling data collection using a questionnaire. Data analysis uses the Spearman Rank (Rho) test. Analysis : Showed that respondents who have a family role as supervisors of swallowing medicine (PMO) are less with adherence to taking non-compliant medication as many as 20 respondents (80%) and have a role as supervisor of swallowing medicine (PMO) less with adherence to obedient taking medication as much as 1 respondent (40% ). Shows that respondents who have less perception of adherence to taking non-compliant medication as many as 18 respondents (72%) and have less perception of compliance with taking obedient medication as much as 1 respondent (4%). With a value of a = 0.01, the value of p = 0,000 obtained means that there is a relationship between the role of the family as the supervisor of swallowing drugs with adherence to take medication for TB patients at the Puskesmas Deket Lamongan. Value a = 0.05 obtained p value = 0.017 means that there is no relationship between the perception of patients with adherence to taking medication for tuberculosis patients at the Deket Lamongan Health Center. It is expected that people with Tuberculosis (TB) and families with Tuberculosis (TB) can understand the importance of the role of the family in taking medication compliance with Tuberculosis (TB) patients and the importance of positive patient perceptions can affect the success in taking medication compliance. Discussion : To overcome the problem of tuberculosis patients, especially in obedience to talking medication, one of them is the role of the family as the supervisor of swallowing the drug Keywords : PMO, Perception, Compliance
Gambaran Penyakit Jantung Berdasarkan Demografi Dan Penggunaan Obat Nur Hasanah; Fadly Putajaya; Lela Kania; Nur Wulan Adi Ismaya; Nanda Nurul Aini
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v10i1.311

Abstract

The heart is one of the important organs in the human body. With the abnormality of heart organ function, it can cause heart and vascular disease, heart and blood vessel disease is the number 1 cause of death globally and is a non-communicable disease. Risk factors for heart and vascular disease increase with age, unhealthy lifestyle, heavy smokers, stress and a history of diseases in the family. This study aims to find out the spread of patients with heart disease in X Hospital, South Tangerang city in the period 2015 to 2019 based on the after, gender and medications often prescribed by doctors for patients with heart disease. The type of research conducted is descriptive, using secondary data sources obtained from medical record data, and prescription sheets. The sample number of 477 patients out of a total population of 10,623 patients, the results showed gender in males (72%), the most age over 65 years or seniors (48%), drugs often prescribed by doctors are Clopidogrel and Bisoprolol. From the data can be concluded with a healthy lifestyle can maintain the health of the body, especially the heart, and prolong the productive life of a person.
Program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat Di Kota Medan Tahun 2020 Fitriani Pramita Gurning; Marlina Yusnita Nasution; Lilis Ananda; Fenny Dwi Arini
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v10i1.312

Abstract

The Smart Community Movement Using Drugs (GeMa CerMat), a Ministry of Health program that involves cross-sectoral and community components. GeMa CerMat activities are aimed at increasing knowledge and skills, as well as changing people's behavior in choosing, obtaining, using, storing and disposing of medicines properly. Riskesdas 2013 data shows that 35.2% of households store medicines for self-medication. Referring to 35.2% of households who store drugs, 35.7% of them store hard drugs, and 27.8% of them store antibiotics and 86.1% of antibiotics are obtained without a prescription. This situation shows that self-medication has not been implemented properly. The research objective was to analyze the GeMa CerMat program in Medan City. The research method used in this research is descriptive research using a qualitative approach. The results of the study show that the Medan City Health Office data for the achievement of indicators in the Medan City area in 2019 is 60.6% with a target of 60%, in the previous year the indicator achievement was 5.13% with a target of 55% of the achievement of the indicators for the CerMat GeMa Program in the City area. Medan in 2020 the achievement target of 45% for Medan City was not achieved according to the target due to the Covid-19 pandemic so that the GeMa CerMat program was not implemented.
Determinan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Siswa SMK Kesehatan Annisa 3 Bogor Istiqomatunnisa
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v10i1.320

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri atau yang biasa disebut SADARI dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker lebih dini, untuk prognosis yang lebih baik. Hal ini akan menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara sampai 20%, sayangnya wanita yang melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri masih rendah. Tujuan penelitian ini mempelajari dan menjelaskan hubungan antara pengetahuan, sikap, keterpaparan sumber informasi, interaksi teman sebaya dan umur responden dengan SADARI siswi SMK Kesehatan Annisa 3 Bogor Tahun 2016. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik cross sectional. Analisis data dengan univariat, bivariat, multivariat. Proporsi pemeriksaan Payudara sendiri (SADARI) siswi SMK sebanyak 33,8 %. Hasil analisis multivariat, didapatkan faktor yang berhubungan dengan SADARI adalah pengetahuan (p=0,001; OR=7,324) dan interaksi teman sebaya (p=0,027; OR=6,719) sedangkan variabel keterpaparan sumber informasi sebagai variabel confounding. Pengetahuan merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan SADARI. Rekomendasi, meningkatkan kerjasama lintas sektoral dari berbagai pihak untuk dapat memberikan informasi yang cukup kepada masyarakat terutama siswa SMK dengan cara penyuluhan melalui media massa yang dapat dilihat dan dibaca oleh masyarakat seperti televisi, radio, koran majalah dan lain lain sehingga dapat meningkatkan perilaku Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).
Implementasi Program Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Medan Tahun 2020 Fitriani Pramita Gurning; Rahmia Yunita Sari S; Rizky Widya Astuti; Ummu Balqis Munfaridah Sinambela
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v10i1.325

Abstract

Stunting or often called stunted or short is a condition of failure to thrive in children under five years of age (toddlers) due to chronic malnutrition and recurrent infections, especially during the first 1,000 days of life (HPK), from fetus to 23 month old child. Based on data from the Medan City Health Office, the stunting rate in Medan City was 491 with a percentage of 17.4% in 2019. Meanwhile, the stunting rate in Medan City in 2020 was 393 with a percentage of 0.71%. 491 cases of stunting under five, scattered in 25 districts and 104 villages. The highest case was in Medan Deli Subdistrict, with 101 cases and Titi Papan Village was a sub-district with the highest cases as many as 82 cases. The research design used in this study is descriptive research using a qualitative approach. The data collection technique in this study was carried out by means of observation. In the area of ​​Medan City, the STBM achievement is known to be 36.04% while the national target achievement is 68.06%. One of the factors causing the STBM achievement target not to be achieved is due to poor sanitation conditions that affect the health of children's growth and development which can lead to diarrhea, thus affecting children's nutrition.
Kebijakan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Di Kota Medan Tahun 2020 Fitriani Pramita Gurning; Laili Komariah Siagian; Ika Wiranti; Shinta Devi; Wahyulinar Atika
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v10i1.326

Abstract

Vaccination is a process in the body, where a person becomes immune or protected from a disease so if the one time exposed to the disease then it will not hurt or only experience mild pain, usually with the administration of the vaccine. Vaccination not only aims to break the chain of transmission of the disease and stop the outbreak, but also in the long term to eliminate even mengeradikasi (destroy/ eliminate) the disease itself. This research method uses a qualitative approach to obtain data descriptive with data collection techniques to study literature (literature review). According to the Department of Health of the City of Medan in the implementation of the vaccination is carried out in two stages. For the first phase of Pemko Medan receive 20,000 vaccine covid-19, where for the first stage in priority to the health workers to gradually to the community. The second stage, Pemko Medan receive 96.000 vaccine covid-19, vaccination is the second stage is also intended for public service officer including the state civil apparatus (ASN) and others. Legislation on Procurement of Vaccines and Implementation of Vaccination In the Framework of Combating the COVID-19 in the Presidential decree No. A 99-Year 2020.

Page 1 of 14 | Total Record : 132