cover
Contact Name
Rudi Ritonga
Contact Email
rudi_ritonga@trilogi.ac.id
Phone
+6285265868613
Journal Mail Official
-
Editorial Address
JL. TMP. Kalibata No. 1 Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP)
Published by Universitas Trilogi
ISSN : -     EISSN : 26147491     DOI : https://doi.org/10.31326/jmp-ikp
Core Subject : Education,
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU KEGURUAN DAN PENDIDIKAN terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan September berisi tulisan gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktisi dan hasil penelitian danpengabdian kepada masyarakat.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)" : 8 Documents clear
SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERDASARKAN 3R (REDUCE, REUSE DAN RECYCLE) DI LINGKUNGAN DESA PENEBEL Ade Aryasa Anggawati; Gusi Putu Lestara Permana; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1418

Abstract

Peran aktif dari warga dalam melakukan pengelolaan sampah rumah tangga berdasarkan 3R sangat penting terutama dalam mengurangi jumlah timbunan sampah. Permasalahan sampah di lingkungan Desa Penebel dapat dikatakan warga belum mampu melakukan pengelolaan sampah dengan benar. Apabila terus dibiarkan maka dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengganggu kesehatan warga. Maka dari itu dilakukannya kegiatan ini agar warga dapat memahami pentingnya pengolahan sampah rumah tangga berdasarkan 3R. Dalam kegiatan ini dilakukan sosialisasi untuk meningkatakan kesadaran masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah rumah tangga berdasarkan 3R secara mandiri dan bisa terlaksana dengan baik. Pengelolaan sampah berdasarkan 3R akan dirasa efektif dalam pengelolaan sampah karena melibatkan warga secara aktif. Dari hasil pengabdian masyarakat setelah dilakukan sosoalisasi masyarakan lingkungan Desa Penebel mulai melakukan pengelolaan sampah rumah tangga berdasarkan 3R secara mandiri Dengan adanya perubahan ini warga dapat memperbaikan sistem pengelolaan sampah rumah tangga dapat dilakukan secara mandiri, dan mampu mengurangi tumpukan sampah yang dapat menyebabkan penyakit,dan lingkungan sekitar tempat tinggal menjadi lebih bersih, nyaman dan sehat.
PENGOLAHAN JERUK MENJADI PELUANG USAHA DI DESA SAWAH KAMPAR UTARA PROVINSI RIAU Yanuar Al-fiqri; Desi Asmarianti; M Arif Maulana; Mahendri Oktavian; Rafi Perdana; Putra Putra; Dwi Rahmadhany Tan Agma; Cici Rahma Arbain; Ike Sintia Mulia Dewi; Rahmil Husna; Muhammad Taupan; Mayzatul Akma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1424

Abstract

Kegiatan Pengabdian bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Sawah memperkenalkan, mengajarkan, dan mensosialisasikan produk olahan rumahan yang bisa menghasilkan pundi rupiah dan bisa membuka peluang bisnis melalui pelatihan pembuatan Selai Jeruk tanpa bahan kimia. Adapun kegiatan ini memiliki beberapa tahapan, yaitu tahapan pertama pendahuluan, tahapan kedua sosialisasi. Adapun target yang akan dicapai dalam kegiatan pengabdian ini ialah (1) dalam pelaksanaannya masyarakat Desa Sawah mampu memproduksi selai jeruk dengan memberikan pemahaman tentang selai jeruk (2) masyarakat mampu dan mengerti cara pembuatan selai jeruk (3) menciptakan peluang bisnis (4) dapat meningkatkan produktifitas masyarakat. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diperoleh hasil yang positif yaitu peserta yang ikut dalam kegiatan sosialisasi ini menunjukkan pertahatian yang baik dan sangat antusias dalam menerima materi yang disampaikan pemateri. Dengan demikian pengabdian mahasiswa kepada masyarakat Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar berjalan dengan baik dan lancar.
SOSIALISASI GERAKAN HIDUP SEHAT DAN BERSIH DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN DI DUSUN TIRIP DESA BESERAN Ari Suryawan; Era Ogta Saputri; Putri Fajar Pradnya Destian; Novita Rati Anggraeni; Hariana Dwi Safitri; Mutiana Jalillah Suliha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1419

Abstract

Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu ( PPMT ) ini dilaksanakan di Dusun Tirip yang ber alamat di Dusun Tirip, Desa Beseran, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini dilakukan kepada para masyarakat di Dusun Tirip. Metode pelaksanaan kegiatan mulai dari survei lokasi, wawancara, observasi, dan pendampingan. Dengan diadakannya kegiatan ini tentang sosialisasi gerakan hidup sehat dan bersih dengan menerapkan protokol kesehatan di Desa Beseran diharapkan dapat mencegah penyebaran virus Covid - 19 dan masyarakat dapat membiasakan hidup bersih dan sehat sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid - 19 dan masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan dengan baik untuk mencegah penyakit.
PEMBERDAYAAN DAN PEMANFAATAN TOGA DI DESA KOTO TUO BARAT Yudho Harjoyudanto; Yusril Mahendra; Karina Lainatul Azra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1425

Abstract

Tanaman adalah tumbuhan yang bisa hidup dimana saja, baik itu disekitar perumahan yang mempunyai sebidang tanah atau di perkebunan. Banyaknya tanaman yang tumbuh di sekitar perkarangan rumah membuat kita tidak sadar jika tumbuhan tersebut bisa berpotensi menjadi tanaman obat. Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman yang sengaja ditanam karena berfungsi sebagai tanaman obat herbal sehingga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan obat keluarga dengan cara pengolahan dan produksi yang sederhana (Fitri, 2015). Pelaksanaan pengabdian dilakukan di Desa Koto Tuo Barat, Kabupaten Kampar yang secara geografis sebagian besar penduduknya bermata pencaharian bertani dan bercocok tanam. Selain itu, desa ini memiliki tanaman yang dapat tumbuh menjadi tanaman obat keluarga. Metode yang digunakan untuk melakukan pengabdian ini meliputi pengamatan dan pengambilan data serta pembuatan kebun dan penanaman tanaman obat keluarga yang tersedia di desa. Hasilnya adalah tersedianya lahan atau perkebunan tanaman obat keluarga yang dapat dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar
IMPLEMENTASI LINGKUNGAN SEHAT MELALUI EDUKASI SADAR SAMPAH DI DESA SENGANAN,TABANAN Ermenilda Indra Wahyu; Ni Komang Putri Saraswati; Nyoman Sri Manik Parasari; Setya Andika Perwira; Raymundus Arkananta Oka Diarsa; I Putu Gede Anand Arya Mahesa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1420

Abstract

Permasalahan sampah menjadi “PR” besar bagi masyarakat Indonesia. Dimana membuang sampah sembarangan menjadi faktor utama pencemaran lingkungan. Terlebih sampah non organik yang sangat sulit diuraikan, contohnya plastik. Kesadaran mengenai kepedulian manusia terhadap lingkungan juga menjadi faktor besar akan hambatnya budaya peduli sampah tumbuh. Desa senganan merupakan salah satu desa yang memiliki soal masalah sampah yang serius. Masyarakat belum sadar mengenai dampak dari sampah terhadap lingkungan. Sangat sulit menciptakan lingkungan yang nyaman apabila masyarakat sendiri tidak memiliki kepeduliah terhadap sampah. Sosialisasi yang telah dilaksanakan dalam program kerja kami bertujuan untuk mengedukasi masyarakat desa senganan agar peduli terhadap lingkungan melalui sikap sadar akan sampah. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi lingkungan sehat kepada masyarakat. Adapun hasil yang didapatkan dari melaksanakan kegiatan ini adalah mengurangi penggunaan bahan berbahan dasar plastic, mendaur ulang sampah baik sampah plastik, dan sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN AKTIVITAS DAN SUMBER BELAJAR KREATIF UNTUK MENGATASI DEFISIT WAKTU DAN KUALITAS BELAJAR PTM TERBATAS PASCA PANDEMI DENGAN BLENDED LEARNING DI SMP KRISTEN 01 SURAKARTA Wahyudi Wahyudi; Tri Nugroho Budi Santoso; Adi Winanto; Kristina Kuriniawan; Dwi Lucky; Hermiyanto Hermiyanto; Feybiola Agustine
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1426

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa dalam kehidupan manusia, termasuk dalam Pendidikan. Proses belajar yang harusnya bisa dilakukan di sekolah harus berpindah ke rumah dengan cara daring dengan dampingan orang tua. Perubahan cara belajar yang sangat tiba-tiba ini, membuat guru mengalami kesulitan dalam menyiapkan maupun melaksanakan pembelajaran. Hasil survie awal yang dilakukan kepada 519 responden dari unsur Kepala Sekolah, guru, dan siswa didapatkan bahwa 45,7% setuju dengan PTM Terbatas dan 54,3% berharap dengan PTM Terbatas dengan tambahan fasilitas lain yang dilakukan daring. Hasil survie ini menunjukkan bahwa PTM Terbatas yang saat sudah dilaksanakan belum memberikan fasilitas belajar yang cukup bagi siswa. Beberapa masalah yang muncul antara lain 1) Guru dan sekolah kesulitan menyiapkan pembelajaran untuk mengatasi defisit waktu; 2) Belum tersedia  fasilitas dan sumber belajar sebagai sumplemen belajar; 3) Belum ada fasilitas belajar dengan pola Blended learning berbasis tema untuk mengatasi kekurangan defisit waktu dan sumber belajar selama PTM Terbatas. Solusi yang diusulkan adalah penyediaan fasilitas dan sumber belajar Blended learning berbasis tema sebagai suplemen pendukung pelaksanaan PTM Terbatas dalam bentuk Ruang Belajar 3CM (Cool-Critical-Creative-Meaningful), dan pelatihan penggunaan, dan pengembangan aktivitas dan sumber belajar blended learning berbasis tema, serta pendampingan implementasinya dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan PkM: 1) FGD, Pengenalan Teknis Pelaksanaan Pengabdian dengan Mitra dan analisis Kebutuhan, 2) Pengenalan aplikasi Ruang Kreatif Guru dan Siswa serta Ruang Konsultasi Berbasis Web dan 3CM Learning kepada Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, dan siswa, 3), Pelatihan penggunaan aplikasi Ruang Belajar 3CM serta Ruang Konsultasi Berbasis Web dan 3CM Learning kepada Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, dan siswa untuk mengembangkan aktivitas belajar dan sumber belajar selama PTM Terbatas, 4) Pelatihan pengembangan aktivitas belajar dan sumber belajar selama PTM Terbatas, 5) Implementasi dan observasi aktivitas belajar dan sumber belajar Ruang Belajar 3CM, dan 6) Evaluasi dan tindak lanjut
PENDEKATAN BERBASIS HAK ANAK UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI PENDAMPING ANAK BERISIKO (CHILDREN-AT-RISK) Reneta Kristiani; Lita Patricia Lunanta; Renata Raissa Sondakh; Gracia Samuela Kiswanto; Elizabeth Vanya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1422

Abstract

Anak berisiko (Children-at-risk) merupakan anak yang rentan dalam menjalani kehidupan karena anak tersebut berada dalam situasi khusus yang menyebabkannya tidak mendapatkan pemenuhan akan hak-haknya serta berada dalam situasi yang dapat mengancam perkembangan fisik maupun psikologisnya. Oleh sebab itu, anak berisiko membutuhkan pendampingan. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa adalah melalui pendampingan pada anak-anak bersituasi khusus melalui organisasi PENA (Pendampingan Anak). Para pendamping anak terutama anggota baru perlu dibekali dengan pemahaman akan hak-hak anak, karakteristik anak berisiko yang berada dalam situasi khusus, serta pembuatan program berdasarkan pendekatan berbasis hak, tidak hanya berbasis kebutuhan yang bersifat jangka pendek. Tujuannya agar mereka dapat memberikan pendampingan yang optimal. Kegiatan pembekalan ini telah berlangsung dengan hasil yang memuaskan dimana terjadi peningkatan skor pre-test (84.67%) menjadi post-test (88.2%). Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, para partisipan merasa bahwa materi yang disampaikan sangat berguna dalam pendampingan (94.78%), materi dapat dipahami dengan baik (91.64%) serta pembicara dapat menyampaikan materi dengan jelas dan menarik (91.79%). Saran sebaiknya dilakukan kegiatan tindak lanjut berupa latihan-latihan dalam pembuatan program berdasarkan hak anak, bukan hanya kebutuhan anak.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN SOFTSKILL Sulistyani Puteri Ramadhani; Rudi Ritonga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1423

Abstract

Pendidikan sebagai usaha sadar manusia untuk memanusiakan manusia ke arah yang lebih baik kurang berhasil atau dengan kata lain gagal. Salah satu penyebabnya adalah akibat dari pergeseran makna pendidikan ke arah pengajaran. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan dan mengakrabkan kembali softskill untuk masyarakat. Konsepnya adalah menciptakan masyarakat yang memiliki softskill untuk edukasi. Latar belakang pengabdian ini proses pembelajaran “kering” dengan transaksi pendidikan nilai dan lebih menitikberatkan pada aspek pengetahuan atau dengan kata lain pendidikan kita lebih menekankan aspek teknis atau keterampilan keras (hard skills), kurang menekankan keterampilan lunak (soft skills). Sofskills adalah kemampuan non teknis yang tidak terlihat wujudnya namun sangat diperlukan untuk sukses dan kemampuan non teknis yang bisa berupa talenta dan bisa pula ditingkatkan dengan pelatihan dan proses pembelajaran secara sistemik dan berkelanjutan di lingkungan keluarga, sekolah/kuliah dan masyarakat. Pengembangan melalui rekayasa softskills itulah yang merupakan solusi utama dalam permasalahan pengembangan strategi pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Pancoran Tebet Jakarta

Page 1 of 1 | Total Record : 8