cover
Contact Name
Liah
Contact Email
-
Phone
231605
Journal Mail Official
jurnal.attadbir@staisyamsululum.ac.id
Editorial Address
Jl. Bhayangkara No. 33 Gunungpuyuh Kota Sukabumi
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan
ISSN : 18582125     EISSN : 27153649     DOI : 10.52030
Jurnal Attadbir (JAT) invites academics, lecturers, researchers and students to publish their research results within the scope on religious studies in the form of research results, conceptual ideas, literature study, and practical experience.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 30 No 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan" : 6 Documents clear
Implementasi Total Quality Management (TQM) di Pesantren? Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 30 No 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.591 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.33

Abstract

Total Quality Management (TQM) menjadi acuan dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang berbasis kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas implementasi Total Quality Management (TQM) di lembaga pendidikan pesantren. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Sumber data penelitian terdiri dari sumber primer dan sekunder. Data-data penelitian tersebut dikumpulkan dengan cara mengumpulkan buku-buku dan jurnal-jurnal tentang Total Quality Management (TQM) yang kemudian dipilih, disajikan dan dianalisis secara sistematis dan kritis. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi (content analysis). Berdasarkan kajian ditemukan bahwa implementasi Total Quality Management (TQM) di pesantren dilakukan dengan mengangkat “mutu” sebagai strategi usaha yang diorientasikan pada kepuasan pelanggan dengan berlandaskan pada nilai-nilai agama Islam. Demi kepentingan tersebut, alat dan teknik mutu digunakan untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah secara kreatif demi pencapaian mutu pesantren. Berdasarkan kajian disimpulkan bahwa Total Quality Management (TQM) dapat menjadi strategi untuk mengelola lembaga pendidikan pesantren berbasis kualitas.
Manajemen Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Setiawati, Fenty
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 30 No 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.611 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.31

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa pendidikan menjadi lebih baik jika dikelola dengan manajemen strategi. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Syamsul 'Ulum Gunung Puyuh Kota Sukabumi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi lapangan. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti menemukan bahwa perencanaan dan pelaksanaan manajemen strategi di MA Syamsul 'Ulum Kota Sukabumi dilakukan melalui berbagai kegiatan, di antaranya: Perumusan dan penetapan visi dan misi; Analisis peluang, ancaman, hambatan dan alternatif pemecahan masalah; Pengadaan ma'had; Pembukaan kelas pengayaan; Peningkatan mutu pembelajaran dan pendidik. Sementara itu kegiatan evaluasi di Madrasah Aliyah Syamsul ‘Ulum dilakukan melalui: Pertemuan resmi baik pertemuan Kepala Sekolah dengan komite; Pertemuan khusus kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, karyawan dan pimpinan yayasan; dan berbagai pertemuan yang menghasilkan kegiatan yang bermanfaat.
Nuansa Tasawuf dalam Surah al-Fatihah: Analisis Mafâtîh al-Ghaib Karya Fakhruddîn al-Râzî Kodrat Permana, Aramdhan
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 30 No 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.415 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.32

Abstract

Mafâtîh al-Ghaib karya Fakhr al-Dîn al-Râzî seringkali dipahami sebagai tafsir yang bercorak ilmi dan falsafi an sich sehingga pemikiran tasawuf Fakhr al-Dîn al-Râzî dalam tafsir tersebut tidak banyak dikaji. Padahal data historis biografisnya menjelaskan pergumulannya dengan tasawuf. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan nuansa tasawuf surah al-Fâtihah dalam Mafâtîh al-Ghaib. Surah ini tidak hanya diperlakukan khusus oleh al-Râzî dengan penafsirannya dalam satu jilid penuh, surah tersebut juga dalam pandangan al-Râzî memiliki probabilitas penafsiran sampai alf alf nuktah. Dengan menggunakan library research dan pendekatan idealis dan reduktionis serta metode komparatif hasil dari penelitian ini; 1) nuansa tafsir al-Râzî terhadap surah al-Fâtihah sangat kental; 2) tafsirnya berpusat pada metode munasabah dakhiliyyah (antar ayat dalam surah al-Fatihah)-kharijiyyah (antar ayat al-Qur’an dan hadis) dan metode ramzî (simbolik) yang sering digunakan oleh para sufi dalam menafsirkan al-Qur’ân.
Zhihar sebagai Perbuatan Pidana (Sebuah Kajian Pustaka) Jaya, Dadang
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 30 No 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.09 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.30

Abstract

Ẓihar adalah perbuatan yang menyamakan istri dengan ibunya. Para ulama sepakat bahwa apabila seorang suami melakukan zhihar, maka sang istri telah haram untuk suami. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji masalah zhihar yang ditinjau dari hukum positif. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengggunakan metode studi kepustakaan. Data penelitian dikategorikan menjadi tiga sumber yaitu sumber primer berupa Al-Qur’an dan Hadits dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 sumber sekunder berupa buku-buku fiqih zhihar, buku-buku tentang tafsiran al-Qur’an, dan wawancara; dan sumber tersier berupa biografi, ensiklopedia, kamus dan sebagainya. Data-data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Berdasarkan kajian, zhihar berkaitan dengan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Pasal 1 Nomor 1 yang menjelaskan bahwa kekerasan dalam rumah tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/ atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Dari hasil kajian tersebut dapat disimpulkan bahwa zhihar termasuk perbuatan pidana. penulis menyarankan kepada setiap pasangan terutama suami perlu memiliki wawasan tentang zhihar dan tidak melakukan larangan tersebut.
Pengelolaan Pembelajaran Fiqih dengan Pendekatan Kontekstual Safwandy Nugraha, Mulyawan; Rohayani, Ai
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 30 No 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.622 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.29

Abstract

Pengembangan strategi dan pendekatan dalam proses pembelajaran fiqih di madrasah aliyah melalui pendekatan kontekstual diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang aktif hingga menumbuhkan semangat dan minat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pengelolaan dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran fiqih oleh Guru Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan pendekatan kontekstual di MA Persis 68 Warudoyong Kota Sukabumi. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan melalui teknik observasi dan wawancara kepada guru fiqh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perencanaan pembelajaran telah ditempuh dengan persiapan yang telah baik, di antaranya dengan merumuskan dengan lengkap komponen: tujuan, materi, strategi, metode, teknik, taktik, pengembangan silabus dan persiapan pembelajaran; Pengelolaan pembelajaran telah sesuai dengan penerapan/implementasi pendekatan kontekstual yaitu melalui tahapan constructivism (konstruksivisme), inquiry (menemukan), questioning (bertanya), learning community (masyarakat belajar), modeling (permodelan), reflection (refleksi), dan authentic assessment (penilaian sebenarnya); Evaluasi pembelajaran menggunakan penilaian berbasis kelas. Hal ini sesuai dengan tuntutan pelaksanaan Kurikulum 2013.
Urgensi dan Tingkatan Maqashid Syari’ah dalam Kemaslahatan Masyarakat Suganda, Ahmad
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 30 No 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.553 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.28

Abstract

Maqasid syari’ah dibutuhkan dalam merumuskan undang-undang yang akan menjadi pijakan dan menjadi tolok ukur untuk kelangsungan hidup. Tujuan penelitian ini menjelaskan urgensi dan tingkatan maqashid syari’ah dalam kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai literatur yang terkait dengan maqashid syari’ah, juga observasi peneliti di masyarakat secara langsung. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi (content analysis) dan untuk menjaga kualitas dari esensi hasil penelitian, maka dilakukan pengecekan antar pustaka. Berdasarkan kajian, maqashid syari’ah memiliki beberapa macam tingkatan yaitu kebutuhan dharuriyat, kebutuhan hajiyat, dan kebutuhan tahsiniyat. Manfaat maqashid syari’ah yaitu membantu mengetahui hukum yang bersifat umum maupun parsial, memahami nash-nash syar’i secara benar dalam tataran praktek, membatasi makna lafadz yang dimaksud secara benar, menjadi rujukan oleh para mujtahid dan membantu mujtahid mentarjih hukum yang terkait dengan perbuatan manusia. Terakhir urgensi maqashid syari’ah yaitu untuk memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, harta benda, dan kehormatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6