cover
Contact Name
Liah
Contact Email
-
Phone
231605
Journal Mail Official
jurnal.attadbir@staisyamsululum.ac.id
Editorial Address
Jl. Bhayangkara No. 33 Gunungpuyuh Kota Sukabumi
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan
ISSN : 18582125     EISSN : 27153649     DOI : 10.52030
Jurnal Attadbir (JAT) invites academics, lecturers, researchers and students to publish their research results within the scope on religious studies in the form of research results, conceptual ideas, literature study, and practical experience.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 32 No 1 (2022): Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Volume 32 Nomor 1 Tahun 2022" : 5 Documents clear
Analisis Penghentian Rekrutmen Guru PNS Setiawan, Farid; Hermawati, Adetiyah Syahputri; Nurfathonah, Annisa Putri; Ma’ruf, Husein
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 32 No 1 (2022): Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Volume 32 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.513 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v32i1.109

Abstract

Mulai tahun 2021 pemerintah memberhentikan perekrutan Calon Pegawai Negri Sipil formasi Guru, dan digantikan dengan jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan penghentian rekruitmen guru PNS tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kebijakan (policy research). Penelitian dilakukan melalui serangkaian aktivitas yang diawali dengan persiapan penelitian, pelaksanaan penelitian, dan diakhiri dengan penyusunan rekomendasi yang berorientasi aksi. Berdasarkan kajian alasan pemerintah mengenai Perekrutan CPNS menjadi PPPK didasarkan pada isi undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN bahwa aparatur sipil negara itu terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dalam perjanjian kerja (PPPK), yang keduanya mempunyai kedudukan, tugas dan tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Dengan adanya pemberhentian ini, guru yang sudah berstatus PNS akan tetap dipertahankan hingga waktunya pensiun.
Pengaruh Qawā’id Uṣūliyyah dan Fiqhiyyah terhadap Perbedaan Pendapat dalam Kasus Riba dan Bunga Bank Nur'aeni, Ulvah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 32 No 1 (2022): Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Volume 32 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.132 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v32i1.118

Abstract

This paper highlights the influence of qawāid uṣūliyyah and fiqhiyyah in the disputation of interest law status. This controversy emerged when conventional banks faced Islamic banks that presented to offer financial systems instead of avoiding interest. The requirement of the Islamic bank is increasingly unstoppable because of the rise of religious consciousness that occurs in Indonesian Muslim society. Along with the need for a more secure and beneficial financial system for the people, the opinion difference on interest law has colored the development of Islam bank. The distinction of opinion affects the continuity of using conventional banks while Islam bank obviously presents among Muslim society. The difference in the legal fatwa of interest lies in the 'illat prohibition of usury in the level of takhrīj al-manāṭ, tanqīḥ al-manāṭ, and taḥqīq al-manāṭ. 'Illat includes extortion and abuse, additional without risk, and the addition of a double. On traditionalists, ‘illat of the interest prohibition is the addition, whether it is multiplied or not. Therefore, for this group bank interest is clearly forbidden. By contrast, the modernist relies on the 'illat of extortion and persecution. Consequently, if the interest borne by a person or an institution contains exploitation, then interest is haram and prohibited. The results of this study were obtained using descriptive analysis methods and based on a literature review.
Korelasi Salat dan Akhlak dengan Kedisiplinan Peserta Didik Ilis, Ai
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 32 No 1 (2022): Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Volume 32 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.601 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v32i1.121

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pelaksanaan salat dan akhlak terhadap kedisiplinan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana korelasi antara pelaksanaan salat dan akhlak dengan kedisiplinan di kalangan peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMP Negeri 2, SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 21 Kota Samarinda tahun pelajaran 2017/2018, sejumlah 2.745 responden. Sampel yang diambil dengan teknik klaster berdasarkan letak daerahnya sebesar 96 peserta didik dengan menggunakan rumus Taro Yamane. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik angket, dokumentasi dan observasi. Analisa data menggunakan analisis statistik dengan teknik regresi. Berdasarkan penelitian, pelaksanaan salat dan akhlak secara simultan memiliki korelasi yang kuat dengan kedisiplinan peserta didik. Melaksanakan salat dengan tepat waktu akan menumbuhkan kedisiplinan, begitupun dengan akhlak yang baik akan menumbuhkan kedisiplinanka. Oleh karena itu tegakkan salat dengan sebaik-baiknya dan terapkan akhlak yang baik dalam kehidupan.
Implementasi Bimbingan Konseling dalam Pendidikan Islam Hibatullah, Hilyas
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 32 No 1 (2022): Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Volume 32 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.502 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v32i1.122

Abstract

Islam merupakan sumber utama dalam membentuk pribadi seorang muslim yang baik. engan berlandasankan al-Qur’an dan as-Sunnah, Islam mengarahkan dan membimbing manusia ke jalan yang diridhoi oleh Allah SWT dengan membentuk kepribadian yang berakhlakul karimah. Tujuan penelitian ini membahas implementasi bimbingan konseling dalam pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan (buku ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran, majalah, dan dokumen). Berdasarkan kajian, dengan pendekatan Islami pelaksanaan konseling akan mengarahkan klien kearah kebenaran dan membimbing hati, akal dan nafsu manusia untuk menuju kepribadian akhlakul karimah yang telah terkristalisasi oleh nilai-nilai ajaran Islam.
Diskursus Tafsir Esoteris dalam al-Qur’an Permana, Aramdhan KP
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 32 No 1 (2022): Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Volume 32 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.02 KB) | DOI: 10.52030/attadbir.v32i1.123

Abstract

Hadis yang menyatakan bahwa al-Qur’an memiliki dimensi makna eksoteris, zâhir dan esoteris, bâtin secara historis telah berimplikasi pada keniscayaan penafsiran esoteris terhadap al-Qur’an, terutama oleh dan bagi para sufi. Namun eksistensi penafsiran ini beragam, baik dilihat dari sisi epistemologis dan metodologis. Sehingga dirasa penting bagi peneliti untuk membahas diskursus makna esoteris dalam tafsir al-Qur’an dari landasan historis, metodologis dan taksonominya serta perdebatan tentang boleh atau tidaknya penafsiran yang berpegang pada makna ini. Dengan penelitian kepustakaan serta pendekatan historis peneliti ini berkesimpulan 1) Tafsir esoteris memiliki legitimasi historis masa Rasulullah saw dan teologis dari al-Qur’an dan Sunnah; 2) Tafsir esoteris haruslah didasarkan pada makna literalitas, tekstual ayat; 3) Tafsir esoteris yang karena sumbernya adalah wijdâniyyah individu seorang sufi, maka hasil penafsirannya bukanlah kewajiban yang harus diamalkan oleh orang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 5