cover
Contact Name
Abas Aljauhari
Contact Email
-
Phone
+628568512504
Journal Mail Official
http://jurnaldialog.kemenag.go.id/index.php/dialog/about/editorialTeam
Editorial Address
Gedung Kementerian Agama Lt. 17 Jl. M.H. Thamrin No.6 Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10340
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Dialog
ISSN : 0126396X     EISSN : 27156230     DOI : -
DIALOG (p-ISSN: 0126-396x, e-ISSN: 2715-6230) is a periodical scientific journal which managed by Secretary of The Research and Development & Educational Training Agency - Ministry of Religious Affairs. This journal first published in 1976. But then, it was officially changed in to an electronic journal in 2018. It is published twice in a year (June and December). This journal is called Dialogue as a vehicle to discuss social, political, and religious issues in society.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 41 No 2 (2018): Dialog" : 10 Documents clear
KEKERABATAN BAHASA HALOBAN, BAHASA ALAS, DAN BAHASA GAYO: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Raden, Syarifuddin; Widayati, Dwi
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan bahasa Haloban dengan bahasa Alas dan bahasa Gayo yang termasuk ke dalam rumpun Austronesia atau Melayu Polinesia. Asumsi mengenai kekerabatan ketiga bahasa tersebut yakni pada kenyataan adanya kesamaan dan kemiripan dalam bentuk dan makna yang merupakan pantulan dari warisan sejarah yang sama. penelitian ini dikaji dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik leksikostatistik. Metode yang digunakan dalam penyediaan data ini adalah metode referensial, sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik catat.Instrumen penelitian yang digunakan adalah daftar 300 kosakata dasar Swadesh.Hasil penelitian menunjukan bahwa bahasa Haloban, bahasa Alas, dan bahasa Gayo termasuk dalam kategori keluarga (family) bahasa. Persentase kata kerabat bahasa Haloban dan bahasa Alas sebesar 53%, bahasa Haloban dan bahasa Gayo sebesar 57%, bahasa Alas dan bahasa Gayo sebesar 62%. Bahasa Haloban dan bahasa Alas merupakan bahasa tunggal pada 1590-1336 tahun yang lalu, diperkirakan mulai berpisah dari bahasa Proto kira-kira tahun 422-676 M. Bahasa Haloban dan bahasa Gayo merupakan bahasa tunggal pada 1411-1177 tahun yang lalu, diperkirakan mulai berpisah dari bahasa Proto kira-kira tahun 601-835 M. Bahasa Alas dan bahasa Gayo merupakan bahasa tunggal pada 1207-995 tahun yang lalu, diperkirakan mulai berpisah dari bahasa Proto kira-kira tahun 805-1023 M (dihitung pada tahun 2018).
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid Terhadap Perubahan Perilaku Penerima Manfaat Program Muhtadi, Muhtadi
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.301

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan dan program yang dilaksanakan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid belum melahirkan perubahan perilaku yang signifikan pada penerima manfaatnya. Hal ini berimplikasi pada belum munculnya perilaku-perilaku yang positif dari penerima manfaatnya. Permasalahan penelitian pertama, Mengidentifikasi pengaruh pemberdayaan masyarakat dalam upaya perubahan perilaku masyarakat . kedua, faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam program pemberdayaan masyarakat untuk perubahan perilaku penerima manfaat program. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif survei dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling pada pada populasi dari penelitian dengan menggunakan teori Slovin. Hasil penelitian ini adalah; pertama, proses pemberdayaan dan output pemberdayaan cukup berarti bagi penerima manfaat program. Kedua, hubungan antara variabel proses pemberdayaan dan variabel perubahan perilaku bervariatif. Antara lain bahwa variabel peran fasilitator memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap peningkatan sikap dan peningkatan ketrampilan, tapi pada peningkatan pengetahuan hubungan rendah.. Ketiga, aspek proses penyuluhan kelompok berpengaruh nyata terhadap perubahan dari perilaku penerima manfaat program. Variabel yang signifikan berpengaruh nyata bagi perubahan perilaku yaitu; penyuluhan kelompok dan peningkatan kualitas Variabel yang pengaruhnya tidak signifikan terhadap perubahan perilaku penerima manfaat yaitu; peran fasilitator, dan subjek penyuluhan.
Kapasitas Alumni Jurusan Pai Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Uin Sunan Gunung Djati Bandung Suprapto, Suprapto
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.302

Abstract

Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung sejak pendiriannnya telah mengeluarkan lulusan yang tersebar di berbagai macam lembaga dan profesi. Permasalahnya, sampai saat ini pendataan (tracer study) terhadap alumni belum terselenggara dengan baik. Padahal tracer study ini memiliki peran startegis dalam melacak alumni, merekam hasil pelacakan, dan menggunakan hasil pelacakan tersebut untuk perbaikan secara akademik maupun non-akademik. Pertanyaannya, kemana dan bagaimana kiprah alumni tersebut di masyarakat? Penelitian ini bertujuan untuk menghimpun dan mendata alumni yang berkarir di lembaga pemerintahan, swasta dan lembaga lainnya. Disamping itu untuk mengetahui kesesuaian kurikulum jurusan PAI dengan karir alumni dan mengetahui pandangan alumni terhadap integritas ilmu-ilmu pendidikan agama Islam di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, melalui: pertama, teknik studi dokumentasi dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen resmi, dokumen yang keabsahannya terkait dengan keberadaan dan proses penyelenggaraan pelacakan alumni jurusan PAI. Kedua, teknik wawancara mendalam agar permasalahan menjadi jelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) alumni jurusan PAI sebagian besar menjadi guru PAI di sekolah dan madrasah baik negeri maupun swasta dan hanya sebagian kecil yang berprofesi sebagai karyawan, politikus, wartawan, LSM, pekerja seni dan lain-lain; 2) penilaian stakeholder terhadap alumni pada aspek Integritas, profesionalisme, Kerjasama tim dan pengembangan diri berkategori baik; 3) rendahnya kemampuan bahasa Inggris, bahasa Arab dan penggunaan Teknologi Informasi (TI) di kalangan alumni Jurusan/Prodi PAI. Maka direkomendasikan: 1) perlu review kurikulum Bahasa Inggris dan Bahasa Arab berdasarkan kebutuhan mahasiswa Jurusan PAI; 2) perlu peningkatan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris secara berkesinambungan, dengan memfokuskan kegiatan pembelajaran bahasa Arab dan Inggris pada mahasiswa awal, tengah dan akhir studi; 3) perlu pengembangan teknologi informasi dalam perkuliahan dan pelatihan ICT bagi mahasiswa baru.
Survei Kepuasan Masyarakat Pada Pelayanan Publik Penyelenggara Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Medan Tanjung, Sri Rayani
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.303

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1. untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan peserta diklat dapat menggambarkan mutu pelayanan publik BDK Medan, 2. untuk mengetahui adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan penyelenggara diklat (panitia diklat, widyaiswara dan petugas) terhadap kecepatan penyelenggara diklat dalam memberikan pelayanan publik BDK Medan. Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Responden pada Survei IKM BDK Medan dipilih secara acak dengan menggunakan teknik convenience sampling. Secara teknis penyampaian kuesioner dilakukan dengan menggunakan aplikasi google form yang alamatnya dibagikan kepada peserta diklat melalui group whatsapp. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 1. mutu pelayanan publik BDK Medan dalam kategori “Baik” dengan nilai IKM BDK Medan sebesar 83,46 yang berada pada interval (76,61-88,30); 2. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan penyelenggara diklat (panitia diklat, widyaiswara dan petugas) terhadap kecepatan penyelenggara diklat dalam memberikan pelayanan publik BDK Medan. Adapun rekomendasi pada aspek-aspek pelayanan publik BDK Medan dalam kategori “Baik” namun perlu dioptimalkan dengan mencari metode pelayanan yang paling efektif dan efesien.
PENYUSUNAN MATERI PEMBELAJARAN QAWAID NAHWIYAH DALAM KITAB AL-JURUMIYAH Gunawan, Heri; Suhartini, Andewi; Nurshobah, Asep; Rifa'i, Ilyas
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.305

Abstract

Bahasa Arab tanpa ilmu nahwu tidak dapat dimengerti. Kitab Jurumiyah, merupakan satu kitab rujukan dalam pembelajaran qawaid (tata bahasa Arab) yang biasa digunakan pesantren. Semua santri diharuskan mempelajari gramatika bahasa Arab sebagai dasar kemampuan bagi mereka dalam membaca kitab-kitab kuning yang menjadi rujukan dalam pembelajaran di pesantren. Fokus penelitian ini berkenaan dengan penyusunan materi pembelajaran qawaid dalam kitab Jurumyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripisikan susunan materi pembelajaran qawaid nahwiyah dalam kitab al-Jurumiyah yang ditulis oleh Ibnu Jurum atau dikenal Ash-Shanhaji. Penelitian ini adalah penelitian kualitataif deskriptif dengan menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kitab Jurumiyah termasuk dalam kelompok jenis materi yang bersifat konseptual. Penyusunan materinya telah sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan materi dan adaptable dengan perubahan paradigma pembelajaran yang menekankan pada keaktipan siswa (santri) yang mempelajarinya.
DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN SELF-EFFICACY DALAM PENYESUAIAN DIRI SANTRI BARU Afifah, Salma; Saloom, Gazi
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.309

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan self-efficacy terhadap penyesuaian diri santri baru di pondok pesantren. Pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan non probability sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Psychological Adjustment Scale (PAS), yang dikembangkan oleh Haber dan Runyon (dalam Mahmood dkk., 2015), The Social Provision Scale (SPS) yang dikembangkan oleh Cutrona dan Russel (1987), dan General Self-Efficacy Scale 12 (GSES-12), yang dikembangkan oleh Bosscher dan Smit (1998). Uji validitas alat ukur menggunakan teknik Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dukungan sosial teman sebaya dan self-efficacy terhadap penyesuaian diri sebesar 35.4%. Artinya, proporsi varians dari penyesuaian diri yang dijelaskan secara bersama-sama oleh dukungan sosial teman sebaya dan self-efficacy adalah sebesar 35.4% sementara 64.6% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN KHONGHUCU DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Basri, Husen Hasan
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.310

Abstract

Artikel ini memaparkan bagaimana penyelenggaraan pendidikan keagamaan Khonghucu di kepulauan Bangka Belitung dilihat dari siswa, guru, dan kurikulum. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi ke beberapa lokasi yang diduga terdapat program sekolah minggu Khonghucu, wawancara baik individu maupun kelompok dilakukan kepada penyelenggara Sekolah Minggu Khonghucu, guru, siswa, Kabag TU Kanwil, Matakin, Makin, tokoh masyarakat Khonghucu dan masyarakat Khonghucu, dan pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keagamaan Khonghucu di Babel adalah kegiatan pendidikan yang diselenggarakan di Xuetang dan Litang. Pelaksanaan pendidikan di kedua tempat tersebut dinamakan oleh mereka sebagai Sekolah Minggu Khonghucu. Sekolah Minggu Khonghucu dikelola oleh umat dan organisasi Makin dan Matakin. Sekolah Minggu Khonghucu dikelola secara terbatas dari sisi ketersediaan, kuafikasi, dan status guru dan kurikulum. Belum ada pedoman penyelenggaraan Sekolah Minggu Khonghucu baik dari Matakin maupun Kementerian Agama. Kepada Pusat Bimas dan Pendidikan Khonghucu untuk menyediakan guru agama Khonghucu baik di sekolah formal maupun pendidikan keagamaan Khonghucu. Selain itu, diperlukan penyiapan draft PMA tentang pendidikan keagamaan khonghucu dan Standar pelayanan pendidikan keagamaan Khonghucu.
STUDI SANTRI ASING DI PESANTREN AR-RAUDLATUL HASANAH MEDAN Dudin, Achmad
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.311

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian penulis tahun 2018. Latar belakang dari pentingnya penelitian ini adalah adanya realitas banyaknya santri asing yang belajar di pesantren Indonesia, merupakan fenomena menarik untuk dikaji dari segi: Motivasi belajar, dilihat dari latar belakang, orientasi, alasan belajar dan tafaqquh fiddin santri asing di pesantren; Persepsi dan ekspektasi santri asing terhadap pendidikan pesantren; dan Layanan santri asing di pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil kasus di pesantren Ar-Roudlotul Hasanah Medan. Dari hasil penelitian ini disarankan beberapa hal, yaitu; perlunya memperhatikan motivasi belajar santri sebagai pijakan bagi pesantren dalam memberikan layanan orientasi belajar dan tafaquh fiddin santri asing di pesantren. Perlunya memahami persepsi belajar santri asing tentang layanan pesantren dalam mengajarkan Islam rohmatan lil’alamin, Islam wasyathiah, serta relasi agama dan Negara sebagai daya Tarik orientasi belajar secara subtansial di pesantren Indonesia. Perlunya memahami ekspektasi belajar untuk memenuhi kebutuhan belajar santri asing di pesantren Indonesia, dan perlunya memperhatikan layanan santri asing untuk memecahkan berbagai persoalan belajar di pesantren Indonesia.
Perlindungan HAM Bagi Kelompok Minoritas Agama di Indonesia Nurkhoiron, Muhammad
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.312

Abstract

Tulisan ini ingin menjelaskan kewajiban HAM dan konstitusional atas perlindungan terhadap kelompok aliran kepercayaan. Tulisan ini beragumen bahwa aliran kepercayaan dapat dikategorikan sebagai minoritas agama berdasarkan pasal 27 Kovenan internasional Hak Sipil dan Politik. Oleh karena itu, negara tidak saja berkewajiban menghormati setiap pemeluk minoritas agama melainkan harus mengakui dan melindungi aliran kepercayaan sebagai bagian dari minoritas agama. Namun demikian, dalam praktiknya upaya perlindungan terhadap minoritas agama sangat berat. Tulisan ini menjelaskan bahwa selain kevakuman kebijakan dan regulasi nasional, kendala bagi penguatan rezim HAM adalah nasionalisme beragama dan oleh karena itu paska keputusan MK 2016 perlu ada langkah-langkah serius untuk menghadang kendala-kendala tersebut.
Indonesia Kita: Menafsir Ulang Konsep Negara-Bangsa Fachrurozi, Fachrurozi
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.315

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 10