cover
Contact Name
Muhammad Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin28@gmail.com
Phone
+6282316507200
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Manggar 139A Gebang Poreng, Patrang, Jember Jawa Timur Indonesia kode pos 68117
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 27210677     EISSN : 27162079     DOI : -
Core Subject : Education,
CHILDHOOD EDUCATION: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP2M) Intitut Agama Islam Al-Qodiri Jember . Childhood Education merupakan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang berisikan tulisan ilmiah tentang pendidikan di Madrasah atau Sekolah, inovasi-inovasi pendidikan di Anak Usia Dini (AUD), dan pemikiran pendidikan dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): Juni" : 11 Documents clear
Implementation Of Bilingual Education In Introducing English Vocabulary To Children Aged 5-6 Years Ulfi Yuliandini
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.1-17

Abstract

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan pendidikan bilingual dalam mengenalkan kosakata bahasa Inggris pada anak usia 5-6 tahun di TK Lazuardi Cordova, Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pada proses penerapan bilingual tidak dikhususkan hanya pada mata pelajaran tertentu tetapi dengan menerapkan konsep pembiasaan pada aktivitas sehari-hari anak dengan fokus pada kegiatan menyimak dan berbicara. 2) Dalam kegiatan pembelajaran, konsep awal sepenuhnya diajarkan dengan menggunakan bahasa Indonesia, kemudian dikenalkan istilah bahasa Inggrisnya pada kosakata-kosakata umum tertentu yang sering digunakan sehari-hari. 3) Teknik penilaian yang digunakan rating scale yang indikatornya sesuai dengan materi yang telah dipelajari, anecdotal untuk penilaian di luar indikator dan portofolio. 4) Lingkungan, fasilitas sekolah, media, motivasi anak dan orangtua dapat menjadi faktor pendukung atau penghambat penerapan pendidikan bilingual. Kata Kunci: pendidikan bilingual; pengenalan kosakata bahasa Inggris; anak usia dini 5-6 tahun. Abstract: The aim of this article was to describe the process of implementing bilingual education in introducing English vocabulary to children aged 5-6 years at Lazuardi Cordova Kindergarten, West Jakarta. This study used qualitative methods and procedures for collecting data were carried out by observation, interviews and documentation. The findings of the research showed: 1) In the process of applying bilingualism, it is not devoted to certain subject, but carried out as a habit of children's daily activities with a focus on listening and speaking activities. 2) In learning activities, the initial concepts are fully taught using Indonesian, then English terms are then introduced to certain general vocabularies that are often used daily. 3) The assessment technique used, is a rating scale whose indicators are in accordance with the material that has been studied, anecdotal for non-indicator assessments and portfolio. 4) The environment, school facilities, media, children's and parents' motivation are factors that can support or hinder for the implementation of bilingual education. Keywords: bilingual education; introducing English vocabulary; early childhood 5-6 years.
Eskalasi Kemampuan Kognitif Melalui Imaginative Thingking dan Experience Directly Finadatul Wahidah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.18-28

Abstract

Cognitive is a child's ability to think or know something. Cognitive development refers to the ability of a child to understand something. Cognitive is a process and product of the mind for knowledge in mental activities such as remembering, symbolizing, categorizing, solving problems, creating, and fantasizing. Given the importance of cognitive development for children, teachers and parents are very important and responsible for carrying out educational interactions in developing students' cognitive abilities. The focus of the research in this study is 1) How to improve the cognitive ability of early childhood in the symbolic thinking aspect?, 2) How to increase the cognitive ability of early childhood in the egocentric thinking aspect?, and 3) How to increase cognitive ability in early childhood in intuitive thinking aspect?. This study indicates the escalation of cognitive abilities in early childhood using number cards with the following details: 1) Improved cognitive abilities of symbolic thinking aspects by using imagination techniques (Imaginative Thinking). 2) Increasing the cognitive ability of egocentric thinking by using imagination techniques and egocentric language (Imaginative Thinking and egocentric language). 3) Increasing cognitive abilities in intuitive thinking aspects, namely by providing direct experience to children (experience directly)
Hubungan Antar Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Kepercayaann Diri Anak Usia Dini Yennizar N; Novi Susanti; Nurul Delima Kiska
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.29-34

Abstract

Pada penelitian ini membahas mengenai ketertarikan peneliti terhadap pola asuh orang tua dengan permasalahan perkembangan Kepercayaan Diri anak usia dini. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana tipe pola asuh orang tua pada anak usia dini, 2) Bagaimana tingkat perkembangan Kepercayaan Diri pada anak usia dini, 3) Bagaimana hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan Kepercayaan Diri anak usia dini. Pada penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif koresional dengan populasi 56 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, lembar observasi dan dokumentasi. Pada penelitian ini analisis yang digunakan dalam pengolahan data yaitu dengan menggunakan chi square dan teknik product moment yang dibantu dengan menggunakan aplikasi SPSS 20. Dimana hasil penelitian yang diperoleh yaitu menunjukkan bahwa tipe pola asuh orang tua yang diterapkan anak yitu pola asuh orang tua otoriter sebesar 63,6%, pola asuh demokrasi sebesar 29,5%dan pola asuh permisif sebesar 6,9% Tingkat perkembangan Kepercayaan Diri yang baik dengan perolehan persentase sebesar 14,3%, perkembangan Kepercayaan Diri cukup baik sebesar 71,4% dan perkembangan Kepercayaan Diri yang kurang baik sebesar 14,3%. Dan terhadap hubungan yang positif antara pola asuh orang tua dengan perkembangan Kepercayaan Diri anak, dibuktikan dengan hasil chi square dengan Asymp. Sig sebesar 0,030 < 0,05 dan juga dibuktikan dari hasil r = 0,744 n p=0,000. Dengan demikian bahwa pola asuh demokrasi yang diterapkan dengan baik akan mendorong perkembangan Kepercayaan Diri yang baik. Hubungan pola asuh otoriter dan pola asuh permisif dengan perkembangan Kepercayaan Diri tidak ada terdapat hubungan positif. Dengan demikian hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan Kepercayaan Diri pada anak dengan pola asuh demokrasi akan memberikan dampak yang baik pada anak, sedangkan dengan menggunakan pola asuh otoriter akan memberikan perkembangan Kepercayaan Diri yang cukup atau kurang baik hal ini serupa dengan menggunakan pola asuh permisif.
Pelaksanaan Penilaian Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di RA Siti Khodijah Karangrowo Wonosalam Demak Aulina Fitriya
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.35-555

Abstract

Developmental assessment is a process of collecting data and then analyzing it to determine the implementation of the assessment of the child's development that is experienced. A child's behavior in adjusting the norms that apply in their environment can be called social development. Emotional development is a condition in the form of feelings that are carried out through actions and create attitudes towards behavior. Social emotional development of early childhood is an ability in children where children can manage and express emotions accordingly. Children can explore with their environment, namely in interacting with their peers. This study aims to find out that teachers will play a role in the implementation of social emotional development assessments and efforts to foster social emotional development in children. In this study using qualitative methods. The results of the study show that the social emotional development of children is different. Research shows that assessments are carried out to see whether the socio-emotional development aspects of children have been achieved or not. This assessment process is an inseparable part of the learning process and is comprehensive (holistic) which includes all aspects of student development, both aspects of attitude, knowledge and skills. The implementation of the assessment of the development of RA Siti Khodijah Karangrowo Wonosalam Demak uses various assessment methods and techniques such as; assessment techniques of observation, conversation, anecdotal notes and specimen records, so that they have the skills to choose and use appropriately the methods and techniques that are considered most appropriate to the objectives and learning process, as well as the learning experience that has been determined.
Implementasi Permainan Tradisional Lempar Karet Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Mengembangkan Perkembangan Aspek Kognitif Anak Usia Dini Anysha Pratiwi Yuliska Candra; Lizza Suzanti
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.56-63

Abstract

Bagi anak usia dini, pembelajaran matematika dirasa sebagai pelajaran yang menyulitkan. Maka dari itu diperlukan media yang dapat membuat anak merasa nyaman menerima pembelajaran tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan guru maupun orang tua adalah dengan sebuah permainan. Saat ini anak-anak lebih memilih permainan menggunakan gadget, padahal masih banyak permainan-permainan tradisional yang dapat dimainkan serta bermanfaat bagi aspek perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mendapatkan analisis mengenai implementasi permainan tradisional lempar karet dalam pembelajaran matematika anak usia dini. Penelitian ini memanfaatkan desain penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan permainan tradisional lempar karet dianggap cukup efektif digunakan dalam pembelajaran matematika pada anak usia dini Kata kunci: Anak Usia Dini, Matematika Untuk Anak Usia Dini, Permainan Tradisional Lempar Karet
Penilaian Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Alat Permainan Edukatif Pom-Pom Emsya Salsabela
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.64-71

Abstract

Penilaian perkembangan kognitif anak usia dini menggunakan alat permainan edukatif pom-pom dapat membantu proses pendidik mengetahui perkembangan kognitif. Anak perlu mendapatkan pemberian stimulasi kognitif karena secara langsung dapat menstimulasi perkembangan yang lainnya seperti, moral dan agama, bahasa, fisik-motorik, sosial-emosional, dan seni. Sebagai pendidik maupun calon pendidik pada jenjang PAUD, diharapkan memiliki kemampuan dalam menilai perkembangan anak, salah satunya ialah penilaian teknik observasi menggunakan rekam data skala jenjang dalam menilai perkembangan kognitif anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan capaian perkembangan kognitif anak usia dini usia 5-6 tahun menggunakan media alat permainan edukatif pom-pom, dengan relevansi peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia no 137. tahun 2014 tentang standar nasional pendidikan anak usia dini yang dilakukan di wilayah Tangerang Selatan, Banten. Penelitian artikel ini dilakukan menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak usia dini melalui media alat permainan edukatif pom-pom dapat berkembang sesuai penilaian yang dilakukan.
Implementasi Permainan Tradisional Lore/Engklek Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Pada Aud Anysha Pratiwi Yuliska Candra; Lizza Suzanti
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.72-79

Abstract

The purpose of this paper is to find out whether the traditional game of lore/engklek is still in demand among children aged 5-6 years where now children prefer to use their gadgets. And also want to know what mathematics learning is obtained in this lore/engklek traditional game. The research method used in this study used qualitative research methods by observing 4 children and collecting data by observing and observing the results of observations to 4 children who were on Jl.Bambu Kuning V No.23 RT.8 /RW.3, West Cengkareng., Cengkareng District, West Jakarta City, carried out from 09.00 - 10.00 WIB. The results of this observational research on traditional games, all the children were very enthusiastic and happy when they found out that they would play this traditional game from Sungai Nanam Kenagarian, Gumanti Valley District, Solok, West Sumatra. they feel happy to play this lore/engklek traditional game because they have done this game before and really like it when they play this game, not children who refuse to be invited to play this game, but children really want to quickly play this lore/engklek traditional game. Keywords: Early childhood, traditional games. Mathematics learning.
Pengembangan Keterampilan Sosial Anak Melalui Model Role Playing “Market Day” Di Ra Fitri Mulia Gebang – Patrang - Jember Siti Hamidahtur Rofiah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.80-93

Abstract

Pengembangan nilai-nilai dan keterampilan sosial harus menjadi salah satu tujuan pendidikan khususnya di PAUD. Sementara ini para pendidik ada kecenderungan mengabaikan pembinaan nilai-nilai sosial dalam pendidikan khususnya pada muatan pembelajaran, mengakibatkan erosi keterampilan sosial. Salah satu alternatif mengembangkan keterampilan sosial adalah melalui model bermain peran (role playing). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengembangan Keterampilan Sosial Anak Melalui Model Role Playing “Market Day” Di RA Fitri Mulia Gebang – Patrang – Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kasus, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan analisis data yang dilakukan secara interaktif. Menurut Miles, Huberman, dan Saldana analisa data yang dilakukan secara interaktif harus melalui proses kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan sosial anak dilakukan di RA Fitri Mulia melalui model role playing “market day” pada tema “Diriku” sebagai inovasi guru. Melalui model ini keterampilan sosial anak berkembang mulai dari keterampilan perilaku interpersonal, Peer Acceptance dan keterampilan komunikasi. Dampak pengembangan ini anak mulai bisa menyesuaikan diri dengan aturan, anak lebih bersemangat dalam pembelajaran, guru juga bisa mengasah kemampuan kemandirian emosional anak dengan baik, bisa bekerjasama dengan teman, berinteraksi dan menyelesaikan tugas dengan baik bersama teman. Guru menggunakan APE bahan makanan hasil karya wali murid dengan menggunakan tehnik market day, menggunakan metode Cooperatif Script dalam pengerjaannya dan evaluasi secara langsung. Ada 10 langkah penerapan model role playing “market day”di RA Fitri Mulia yaitu: 1) Guru menyiapkan skenario penjualan yang akan ditampilkan, 2) Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario, 3) Guru membentuk kelompok yang anggotanya 3 orang, 4) Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai, 5) Masing-masing siswa berada di kelompoknya sambil memperagakan skenario yang telah ditetapkan, 6) masing-masing kelompok diberi lembar kerja untuk membahas penampilan yang selesai diperagakan, 7) Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya, 8) Guru memberi kesimpulan secara umum, 9) Evaluasi, 10) Penutup. Keyword: Keterampilan Sosial, Model Role Playing
Analisis Pembelajaran Nilai Kemandirian Anak Taman Kanak-Kanak Kelompok B Ratri Kurnia Pratiwi
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.94-145

Abstract

ABSTRACT This study focuses on group B children in Kindergarten Al-Amien Jember learning to be self-sufficient. This study aims to explain (1) the importance of independence learning practices carried out by group B children in Al-Amien Kindergarten, and (2) the development of independent behavior in group B children in Al-Amien Kindergarten (3) Describe the reasons that must be taken into account when incorporating the importance of self-reliance learning for children in group B at Al-Amien Kindergarten in Jember. This study used a qualitative approach with a case study design. Data collection was carried out using snowball sampling techniques with observation, interview and documentation methods. The data analysis process was carried out starting from data display, data reduction, and drawing conclusions. The results of this study indicate that learning the value of independence in group B children is carried out through habituation through routine activities, spontaneous activities, programmed activities carried out continuously by exemplary. Keywords: Character Value, Independence. ABSTRAK Penelitian ini difokuskan dalam pembelajaran kemandirian anak kelompok B di TK Al-Amien Jember Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan (1) Kegiatan pembelajaran nilai kemandirian yang dilakukan anak kelompok B di TK Al-Amien (2) Perilaku Kemandirian yang berkembang pada anak kelompok B di TK Al-Amien (3) Mendeksripsikan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan pembelajaran nilai kemandirian pada anak kelompok B di TK Al-Amien Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik snowball sampling dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran nilai kemandirian pada anak kelompok B dilakukan melalui pembiasaan melalui legiatan rutin, kegiatan spontan , kegiatan terprogram yang dilakukan secara terus menerus dengan keteladanan. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Kemandirian
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Lulusan TK Al-Hidayah 72 Evi Maulidah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.2.146-158

Abstract

TK Al-Hidayah 72 dipandang sebagai TK yang mampu menciptakan lulusan-lulusan yang berkompeten dan siap dalam melanjutkan pendidikan di jenjang Sekolah Dasar. Hal tersebut didasarkan pada pengakuan-pengakuan yang peneliti peroleh dari wali murid alumni TK Al-Hidayah 72. Berbicara tentang kualitas lulusan, berarti berbicara tentang standar. Standar Kompetensi Lulusan pada anak usia dini disebut sebagai Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak. Dalam menghasilkan lulusan yang baik dan sesuai standar, tentu terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya. Maka tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas lulusan melalui pengamatan pada siswa TK B TK Al-Hidayah 72. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling. Metode pengumpulan data yakni dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagaimana berikut: 1) Faktor-faktor yang secara dominan mempengaruhi perkembangan kognitif siswa TK Al-Hidayah 72 adalah hereditas, lingkungan, pembentukan, dan kematangan. 2) Faktor-faktor yang secara dominan mempengaruhi perkembangan moral-agama siswa TK Al-Hidayah 72 adalah situasi dan sosial. 3) Faktor-faktor yang secara dominan mempengaruhi perkembangan sosial-emosional siswa TK Al-Hidayah 72 adalah faktor usia dan lingkungan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11