cover
Contact Name
Muhammad Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin28@gmail.com
Phone
+6282316507200
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Manggar 139A Gebang Poreng, Patrang, Jember Jawa Timur Indonesia kode pos 68117
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 27210677     EISSN : 27162079     DOI : -
Core Subject : Education,
CHILDHOOD EDUCATION: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP2M) Intitut Agama Islam Al-Qodiri Jember . Childhood Education merupakan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang berisikan tulisan ilmiah tentang pendidikan di Madrasah atau Sekolah, inovasi-inovasi pendidikan di Anak Usia Dini (AUD), dan pemikiran pendidikan dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023): Januari" : 11 Documents clear
Implementasi Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Perspektif Pendidikan Islam M. Suyuti Yusuf
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.4965

Abstract

The research aims to analyze the dynamics of early childhood education, implementation of early childhood education, supporting and inhibiting factors for the implementation of early childhood education and the solution from the perspective of Islamic education. This research uses a qualitative approach with a case study type. The result is that the implementation of PAUD in the city of Palopo is carried out according to the rules. The quantity and quality are inadequate, due to a lack of facilities and infrastructure as well as teaching staff. Problems with implementing early childhood education in the city of Palopo include: Many parents of students still do not understand the importance of early childhood education, parents of students do not understand informal, non-formal and formal education, teachers who teach in PAUD institutions do not meet the qualifications academics, and scientific disciplines, the government's attention to the importance of early childhood education is still low. The solutions offered are: providing parents with an understanding of the importance of Early Childhood Education for child development, the need to increase the qualifications and competence of human resources in early childhood education institutions, and increase government involvement in the management of Early Childhood Education institutions. Keyword: Implementation, PAUD, Islamic Education
Pengembangan Kemampuan Kinestetik Anak Di Paud Bustanul Ulum Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember Anita Fitriya
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.4968

Abstract

Kemampuan Kinestetik merupakan kemampuan seseorang untuk menggunakan seluruh tubuh atau fisiknya untuk mengekspresikan ide dan perasaan, serta keterampilan menggunakan tangan untuk mengubah atau menciptakan sesuatu. Anak yang memiliki kecerdasan kinestetik akan sangat menyukai aktivitas gerak seperti menggambar, memahat, membuat model, menyusun sesuatu, melakukan praktek sains. Profesi yang cocok antara lain seperti penari, atlet, pematung atau pemahat, seniman, dan pembuat kerajinan tangan. Dalam hal ini pengembangan kemampuan kinestetik anak melalui seni tari dimana Taman kanak-kanak jalan terbaik untuk mewujudkan itu semua, taman kanak kanak merupakan area bermain anak yang paling tepat, karena selain bermain ditaman kanak kanak dapat diperoleh berbagai ilmu pengetahuan. Fokus permasalahan ini adalah (1) Bagaimana pengembangan kemampuan kinestetik anak usia dini melalui kegiatan seni tari unsur gerak di Paud Bustanul Ulum Dusun Krajan desa baletbaru kecamatan sukowono kabupaten jember(2) Bagaimana pengembangan kemampuan kinestetik anak usia dini melalui kegiatan seni tari unsur ekspresi di Paud Bustanul Ulum Dusun Krajan Desa Baletbaru Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dan jenis rancangan penelitian didasarkan pada studi kasus, metode pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi, dengan analisis data menggunakan reduksi, display data, verifikasi data dan dengan keabsahan datamenggunakan triangulasi sumber. Kesimpulan adalah 1). Pengembangan Kemampuan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Seni Tari Unsur Gerak merupakan unsur paling pokok dalam seni tari, Tanpa gerak tidak bisa dikatakan seni tari.bergerak merupakan bagian penting dalam seni tari. Gerak itu meliputi gerak tubuh dari kaki sampai kepala. Semua anggota tubuh yang bisa digerakkan maka itu bisa dikatakan gerakan tari, 2). Pengembangan kemampuan kinestetik anak usia dini melalui kegiatan seni tari Unsur Ekspresi merupakan Ekspresi dalam suatu tarian memegang peran penting, karena melalui ekspresi maka makna tari dapat diungkapkan kepada penikmat tari. Ekspresi dalam tari merupakan salah satu unsur utama terciptanya suatu tarian. Ekspresi dalam tarian mempunyai arti sebagai bentuk ungkapan penjiwaan atau penghayatan atas peran atau Gerakan tarian yang dilakukan oleh seorang penari. Kata Kunci : Pengembangan Kinestetik
Ragam Anak Berkebutuhan Khusus Maya Aprilia Saputri; Nansi Widianti; Siska Ayu Lestari; Uswatun Hasanah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.4986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian Anak Berkebutuhan Khusus dan Ragam Anak Berkebutuhan Khusus. Dalam artikel ini menjelaskan tentang Ragam Anak Berkebutuhan Khusus yang meliputi : Disleksia Learning, ADHD, Autisme, Speech Delay, Down Syndrom, Tuna Grahita, Tuna Rungu. Jenis penelitian ini adalah menggunakan study pustaka library research yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori - teori dari berbagai literatur. Selanjutnya, hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa Anak Berkebutuhan Khusus adalah anak yang mengalami keterbatasan atau keluarbiasaan, baik fisik, mental-intelektual, sosial, maupun emosional, yang berpengaruh secara signifikan dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain yang seusia dengannya.
Urgensi Baby Spa Terhadap Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia 3 - 6 Bulan Shinta Kartika
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.4987

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Baby Spa yang mempengaruhi perkembangan fisik motorik anak usia 3-6 bulan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan urgensi Baby Spa terhadap perkembangan fisik motorik anak usia 3-6 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian studi literatur. Penelitian studi literatur adalah penelitian yang menggunakan kumpulan informasi dan data yang diperoleh dari sumber seperti dokumen, buku, artikel, majalah, berita, dan sebagainya. Hasil dari penelitian mengemukakan bahwa Baby Spa dapat meningkatkan perkembangan fisik motorik anak usia 3-6 bulan. Baby Spa dapat meningkatkan otot tulang, meningkatkan kapasitas paru - paru yang membuat pernapasan semakin lancar, peredaran darah lancar, sendi dan otot berkembang, pertumbuhan berat badan dan panjang badan, serta manfaat lainnya. Hal tersebut menunjukan adanya reaksi positif yang terjadi saat anak melakukan Baby Spa yang berpengaruh pada perkembangan fisik bayi dengan baik. Kemudian, Baby Spa juga dapat membantu perkembangan motorik pada bayi karena Baby Spa melibatkan motorik anak lebih banyak, seperti pergerakan tangan dan kaki, ketahanan leher, dan lain-lain. Dengan begitu kemampuan motorik bayi akan berkembang dengan pesat.
Konsep Dasar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Avica Feby rahmawati; nurmei yati; maya widianti
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.4990

Abstract

This article reviews the Basic Concepts of Education for Children with Special Needs. Children with special needs are children who experience delays in more than two aspects of developmental disorders or children who experience deviations consisting of blind, deaf, quadriplegic, mental retardation, autism, and earning disability. The purpose of writing this article is to find out the meaning of the concept of Education for Children with Special Needs and its characteristics. This writing uses the riescet library method. Children with special needs require special educational services to help reduce their limitations in life in society and increase their potential optimally.
Kontribusi Performance Assessment Dalam Meningkatkan Kemandirian Siswa Naily Maghhfirah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.5000

Abstract

The educational environment has an important role in children's independence. Schools or other educational institutions are expected to be able to foster, grow, and develop the independence of their students. Miftahul Ulum Kindergarten, Sucolor, Maesan, Bondowoso is one of the educational institutions that is aware of the importance of developing children's independence and participates in taking attitudes in shaping the character of their students, especially in terms of independence. Miftahul Ulum Kindergarten applies a performance assessment to each student in the Dhuha prayer activity which aims to make students independent in doing the Duha prayer. This study aims at describing how the implementation of performance assessment in Miftahul Ulum Kindergarten and how performance assessment contributes to the independence of early childhood, especially students of Miftahul Ulum Kindergarten. The research method applied is descriptive qualitative. The results showed that by implementing a performance assessment that was carried out regularly once a week, students who previously could only do the Duha prayer by reading the prayer readings aloud together as well as their movements, are now slowly able to do the Duha prayer regularly. individual. For those who have not been able to practice the Duha prayer, they easily know what things they need to practice and learn again so that they can immediately perform the Duha prayer independently through the performance assessment instrument
Pengaruh Etika Profesi Guru Terhadap Kinerja Guru Di Tk Pelita Insani Nidia Rahayu Trisnanti
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.5001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat etika profesi guru terhadap kinerja guru di TK Pelita insani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Dengan melakukan wawancara dan observasi terhadap guru di TK Pelita Insani. Jumlah sebjek yang ada sebanyak 3 orang. Pengumpulan data yang dilakukan dari wawancara dan observasi guru, memberikan hasil bahwa etika profesi guru sangatlah berpengaruh terhadap kinerja guru. Berdasarkan obervasi yang dilakukan guru sudah menjalankan etika profesi dengan baik, guru selalu menjalankan tugas dengan baik, dan guru memiliki strategi pembelajaran yang tepat karena dengan strategi yang tepat pembelajaran akan terwujud efektivitas program pembelajaran.
Implementasi Moral Ketuhanan Pada Anak Usia Dini kiki syabilla aprillyanti
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.5004

Abstract

Abstract This article reviews the implementation of divine morals in PAUD, in general the purpose of divine moral education is to form one's character. The development of divine moral character is one of the efforts in increasing national development. In line with this, the development of divine moral character must always contain positive values. Within the scope of National Education, Citizenship Education is used as a forum to realize the goals of National Education. Divinity moral character education should be given as early as possible. Starting from the family and then assisted by educators in formal educational institutions starting from the basic education level. Success in divinity moral character education in PAUD can have an effect until he grows up because at that time the child begins to recognize good and bad things, with good guidance the child will be able to behave well and the quality of his education will increase and develop. In addition, children are inspired to always apply the values ​​of divine moral character in daily life such as in worship, courtesy, and honesty. Keyword : Implementation, Character, Divine Morality Abstrak Artikel ini mengulas tentang implementasi moral ketuhanan di PAUD, secara umum tujuan pendidikan moral ketuhanan adalah sebagai pembentuk karakter seseorang. Pembangunan karakter moral ketuhanan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pembangunan nasional. Sejalan dengan hal itu maka pembangunan karakter moral ketuhanan harus selalu memuat nilai-nilai yang positif. Dalam lingkup Pendidikan Nasional, Pendidikan Kewarganegaraan dijadikan sebagai suatu wadah untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional. Pendidikan karakter moral ketuhanan harus di berikan sedini mungkin. Dimulai dari keluarga dan kemudian dibantu oleh pendidik di lembaga pendidikan formal yang di mulai dari jenjang pendidikan dasar. Keberhasilan Dalam pendidikan karakter moral ketuhanan di PAUD dapat berpengaruh sampai dia tumbuh dewasa karena pada saat itu anak mulai bisa mengenal hal–hal yang baik dan juga buruk, dengan bimbingan yang baik maka anak akan bisa berperilaku dengan baik dan kualitas pendidikan nya meningkat dan berkembang. Selain itu juga, anak menjadi terispirasi untuk selalu menerapkan nilai-nilai karakter moral ketuhanan pada kehidupan sehari-hari seperti dalam beribadah, sopan santun, dan kejujuran. Kata kuci : Implementasi, Karakter, Moral Ketuhanan
Analisis Film “Instant Family” Dalam Kaitannya Dengan Pola Asuh Orang Tua Dan Pendidikan Anak Usia Dini Mitha Triananda Putri
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.5029

Abstract

Pola asuh merupakan suatu cara yang dilakukan oleh orang tua dalam mendidik, mengasuh, dan mengawasi setiap perkembangan anaknya. Pola asuh juga merupakan suatu hal penting yang wajib untuk orang tua ketahui dan pahami karena pola asuh merupakan acuan orang tua dalam mendidik anaknya. Karena baik tidaknya karakter seorang anak tergantung pada pola asuh yang diterapkan oleh orang tuanya. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh apa saja yang ada dalam film instan family yang nantinya dapat dijadikan acuan atau referensi orang tua dalam mendidik anak dengan karakter anaknya yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian library research. Metode pengumpulan data melalui simak dan catat. Kemudian analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan analysis content. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola asuh yang diterapkan yaitu pola asuh otoriter dan demokratis. Kedua pola asuh ini diterapkan kepada Lita, Juan dan Linzy yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Walaupun di tengah perjalanan dalam membangun sebuah keluarga yang harmonis, Ellie dan Pete mendapatkan tantangan yang luar biasa dalam mendidik ketiga anaknya. Tetapi pada akhirnya Lita, Juan, dan Linzy dapat hidup bahagia bersama Ellie dan Pete karena metode pola asuh yang diterapkan dikeluarga tersebut Kata kunci : Pola Asuh dan Karakter anak.
Perspektif Kepemimpinan Transformasional Dalam Upaya Meningkatan Profesionalitas Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ANITA MAULIYAH
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i1.5031

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah PAUD, merupakan peran manajerial, administrasi, dan kependidikan yang memiliki tanggung jawab membina tenaga kependidikan, mengelola sekolah, dan mengembangkan lembaga pendidikan. Kepemimpinan transformasional merupakan gaya kepemimpinan melakukan perubahan untuk mencapai performa lebih baik. Namun masih banyak kesenjangan peran pemimpin dan profesionalitas guru PAUD, yang maish kurang mendapatkan perhatian dari pihak yang bersangkutan, baik Kepala Sekolah maupun Guru, sehingga secara konseptual dan profesionalitas peran kepemimpinan yang mencakup kemampuan manajerial relatif kurang dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penaan Kepala PAUD dan profesionalitas guru dari perspektif kepemimpinan transformasional. Melalui metode kualitatif deskriptif, dengan mengambil data primer dari wawancara pada kepala PAUD dan guru, serta wali murid, dan data sekunder dari beberapa laporan penelitian. Penelitian difokuskan pada PAUD yang dikelola secara mandiri, dan bukan sub organisasi dari lembaga pendidikan atau yayasan sosial maupun agama. Hasil penelitian dapat menjelaskan bahwa peran kepemimpinan Kepala PAUD lebih berorientasi pada model Pendidik, yakni kepemimpinan yang memiliki peran sebagai kepala PAUD sekaligus guru dan sebagai pemimpin pembelajaran juga role modelling dalam pembelajaran karakter. Proses profesionalisasi guru masih dianggap merupakan kesatuan dari kemampuan, hasil kesepakatan dan standar tertentu, sehingga aspek formal seperti jenjang pendidikan dan sertifikat sebagai bukti pengembangan potensi diri dipandang sebagai ukuran profesionalisme, dan dipandang lebih baik dari pandangan yang disepakati bersama.

Page 1 of 2 | Total Record : 11