cover
Contact Name
Muhammad Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin28@gmail.com
Phone
+6282316507200
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Manggar 139A Gebang Poreng, Patrang, Jember Jawa Timur Indonesia kode pos 68117
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 27210677     EISSN : 27162079     DOI : -
Core Subject : Education,
CHILDHOOD EDUCATION: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP2M) Intitut Agama Islam Al-Qodiri Jember . Childhood Education merupakan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang berisikan tulisan ilmiah tentang pendidikan di Madrasah atau Sekolah, inovasi-inovasi pendidikan di Anak Usia Dini (AUD), dan pemikiran pendidikan dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023): Juni" : 15 Documents clear
Pola Asuh Otoriter Sebagai Pemicu Sikap Agresivitas Anak Usia Dini SYIFA TAZQIA
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5034

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas mengenai pola asuh otoriter yang mempengaruhi sikap agresivitas pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pengaruh pola asuh orangtua yang otoriter terhadap sikap agresivitas pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian berupa studi literatur. Penelitian studi literatur adalah penelitian yang menggunakan kumpulan informasi dan data yang diperoleh dari sumber seperti dokumen, buku, artikel, majalah, berita, dan sebagainya. Hasil dari penelitian mengemukakan bahwa pola asuh orangtua yang otoriter dapat mempengaruhi sikap agresivitas pada anak usia dini. pola asuh otoriter yang dilakukan oleh orang tua merupakan salah satu faktor penyebab atau pemicu anak memiliki sikap agresifitas. Pola asuh orangtua yang kurang tepat, dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sikap anak, pola asuh yang otoriter berpeluang untuk menjadikan sikap agresif anak semakin tumbuh. Hubungan positif atau searah ini diartikan bahwa semakin tinggi tingkat pola asuh otoriter maka semakin tinggi pula perilaku agresif anak, sebaliknya semakin rendah tingkat pola asuh otoriter maka semakin rendah pula perilaku agresif anak. Kata Kunci: Pola asuh, Otoriter, Agresivitas
Konsep Peserta Didik Dan Tenaga Kependidikan Kelompok Bermain maya widianti; Maya Aprilia Saputri; Nihwan
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5042

Abstract

Abstract: This article reviews the Concepts and Characteristics of Students and Education Personnel. In the Law of the Republic of Indonesia number 20 of 2003 concerning the National Education System chapter 1 article 1 it is stated that the educational workforce is a member of the community who is dedicated and appointed to support the implementation of education. As individuals who are growing and developing, students need consistent guidance and direction towards the optimal point of their natural abilities. The purpose of writing this article is to find out the Concepts and Characteristics of Students and Education Personnel in Playgroup Management. Learners in the play group are children aged 2-4 years who are trying to develop their potential through a learning process on a non-formal path. Early childhood educators or education personnel in quality play groups must meet academic qualifications and have the required potential. Keywords: Concepts, Characteristics, Students, Education Personnel, Playgroups.
Keterampilan Berpakaian Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Aisyiyah I Palangka Raya Nur Aida -
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5057

Abstract

: Anak usia dini dikenal sebagai masa keemasan “golden age” disepanjang rentang usia perkembangan manusia. Dimasa inilah anak secara khusus mudah menerima stimulus-stimulus dari lingkunganya. Lingkungan menjadi faktor utama dalam membantu keterampilan bantu diri pada anak yang mana keterampilan bantu diri ini adalah salah satu cara terbaik dalam perawatan diri sendiri. Berpakaian adalah salah satu keterampilan bantu diri yang sering kali ditemui oleh anak dalam rutinitas sehari-hari. Keterampilan bantu diri dapat dikembangkan sejak sedini mungkin, akan tetapi pada jenjang usia 4-5 tahun anak sudah mulai mampu menerapkan keterampilan bantu diri untuk memenuhi kebutuhan dasar anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterampilan berpakaian anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah I. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis data berupa, data reduksi, display data, dan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa keterampilan berpakaian pada anak usia 4-5 tahun masih belum terampil dalam mengenakan serta melepaskan pakaianya sendiri, misalnya seperti meresletingkan celana, mengancing baju, dan memakai kaos kaki hingga melepasnya. Oleh karena itu, hasil penelitian ini akan menjadi masukan bagi guru, orang tua dan sekolah agar dapat ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. Sehingga anak dapat memiliki keterampilan yang baik serta mandiri dalam hal berpakaian.
Metode Reward Dan Punishment Untuk Mengoptimalkan Sikap Disiplin Anak Usia DiniEWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENGOPTIMALKAN SIKAP DISIPLIN ANAK USIA DINI Alfina Rizkia
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5058

Abstract

Disiplin salah satu cara untuk membantu anak mengembangkan pengendalian diri. Melalui kedisiplinan dapat memungkinkan anak memiliki batasan untuk memperbaiki perilaku mereka yang salah. Cara menerapkan kedisiplinan anak bisa mulai usia 2-6 tahun melalui hal-hal sederhana yang anak lakukan di kehidupan sehari-hari seperti merapikan mainan, mencuci tangan, berdo’a, menerima konsekuensi apabila melakukan kesalahan, dan bertanggung jawab dengan barang miliknya dan menjaga milik orang lain. Sikap disiplin pada anak bertujuan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas, berkarakter dan terampil menjadi suri tauladan bagi masyarakat, khususnya masyarakat modern. Menerapan metode Reward dan punishment merupakan cara ampuh untuk mengoptimalkan sikap disiplin anak. Tujuan pembuatan artikel ini untuk mendeskripsikan secara konseptual dalam penerapan metode reward dan punishment pada anak untuk mengoptimalkan kedisiplinan. Metode yang digunakan adalah kajian literature atau penelitian kepustakaan, yang berisi pendapat para ahli yang berbeda terhadap suatu masalah yang diberikan kemudian diteliti. Hasil penemuan dari berbagai sumber menunjukan bahwa dengan menggunakan reward dan punishment lebih mudah bagi pendidik untuk mengoptimalkan sikap disiplin anak dangan cara ini akan menjadi penguatan dan inspirasi bagi anak untuk bertindak lebih baik lagi di masyarakat. Mendisiplinkan anak agar bijaksana dan tidak berlebihan dalam melakukan tindakan, dengan cara yang tepat untuk meningkatkan perilaku anak menjadi lebih baik.
Kartu Tahfidz Pintar (Ktp) Sebagai Media Inovatif Di Ra Baitul Mukminin Bangsalsari Jember Niti
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan imlementasi media KTP di RA Baitul Mukminin Bangslsari Kabupaten Jember. Hasil penelitiannya menunjukkan: 1) pembuat media pembelajaran KTP adalah ustadzah dan kepala RA Baitul Mukminin. Alat-alatnya berupa kertas manila, gunting, lem, surat-surat pendek dan spidol warna. Isi materi media KTP ini adalah surat-surat pendek. Media KTP digunakan setelah/sebelum mengaji metode Allimna. Langkah-langkahnya adalah mengambil media KTP sebanyak 2-3 kartu, memperlihatkan, menanyakan isi tulisan, dan melafalkan secara bergantian dengan anak-anak; 2) penggunaan media KTP dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran. Siswa lebih mudah menghafal al-Qur’an dan senang dengan melihat kartu tahfidznya. Hasil penggunaan media media KTP lebih efektif karena saat guru menggunakan media KTP dalam lima pertemuan, anak sebagian sudah ada yang hafal surat-surat pendek dan sama nama-namanya; dan 3) hambatan guru saat menggunakan media KTP pada saat kegiatan pembelajaran adalah terkadang masih ada anak yang mengobrol, main sendiri, waktunya terbatas, dan anak anak masih memilih bentuk kartu dan warna yang disukainya, padahal bentuk dan warna yang dia minta itu belum tentu yang mau dibaca pada hari itu. Salah satu solusinya adalah gurunya memberikan arahan kepada anak-anak dan semakin hari demi hari anak-anak faham dengan kartu tahfizd pintar yang dipegang ustadzahnya.
Nilai Edukatif Dalam Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 128 Tentang Karakteristik Seorang Pendidik Anak Usia Dini halimah; Elnawati
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5077

Abstract

Education is the most important aspect in shaping human personality. Islam is very concerned about educational issues, both education is seen as a process of developing individual potentials or as cultural inheritance from the older generation to the younger generation. This research was conducted to answer (1) How is the interpretation of the letter at-Taubah verse 128 according to the mufassir (2) What is the essence of the letter at-Taubah verse 128 according to the mufassir (3) What are the educational values contained in the letter at-Taubah verse 128 This research is a qualitative research and is descriptive in nature. The aim is to reveal events or facts, circumstances, phenomena, variables, and circumstances that occurred during the research with a library research approach located at Banu Ahyan 2 Cimaja Kindergarten (TK). The results of this study indicate that a teacher who has fulfilled the characteristics according to Islamic education will be different from other teachers who have the characteristics of a teacher according to other concepts, namely affection for students, gentle, humble, respectful of knowledge that is not their handle, fair, enjoys ijtihad, consistent, words according to deeds and simple.
Implementasi Pembelajaran Seni di RA Istiqlal dalam Sudut Pandang Neurosains Hanni Diana Lestari; Zakiyah Isnawati
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5121

Abstract

Pembelajaran Seni pada Anak Usia Dini sangatlah penting. mengingat bahwa pembelajaran seni sesuai dengan perkembangan otak anak. untuk menyiapkan generasi di abad 21.
Whatsapp Based Learning In The Midst Of Covid-19 Pandemic: A Field Study In Mi Shibyanul Islamiyah Jember Naily Maghhfirah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5170

Abstract

This study aims at analyzing WhatsApp based learning on the achievement and learning difficulties of elementary school students. The method used in this research was descriptive qualitative with a case study approach. The population of this research is elementary schools of MI Shibyanul Islamiyah on Jl. Gurami no.60 Dukuhmencek Sukorambi Jember. Through purposive sampling technique from several informants. Informants consist of headmaster, teachers, parents of students, and students. Data collection in this study was carried out by: (1) interviews; (2) observation; and (3) documentation. The data collected through interviews, observation and documentation were then analyzed using inductive descriptive techniques. Data analysis was performed by data reduction data display, and conclusion. The results of the research of the three respondents agreed with WhatsApp-based learning. It’s WhatsApp-based learning an application there are obstacles experienced by teachers, parents and students, including the lack of facilities, and students bored the learning process.
Permasalahan Profesionalisme Guru Di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas : Kata kunci : Permasalahan Guru , Profesionalisme guru, Guru PAUD nur azizah lubis
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5223

Abstract

Di dalam sistem pendidikan, permasalahan kecil maupun permasalahan besar akan selalu muncul, karena setiap Lembaga Pendidikan memiliki aturan dan peraturan yang berbeda dalam menjalankannya. Dan artikel ini mencoba membahas tentang permasalahan Profesionalisme Guru di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan datanya, adapun analisis data nya dengan menggunakan kondensasi data, display data dan conclussion. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa terdapat beberapa permasalahan Guru di Kecamatan Barumun yaitu, : 1). Rendahnya Kompetensi Guru, 2). Rendahnya Kualitas Mengajar Guru, 3). Rendahnya Penghasilan Guru Paud, dan 4). Rendahnya Motivasi Guru . Kata kunci : Permasalahan Guru , Profesionalisme guru, Guru PAUD
Menstimulasi Fisikmotorik Anak Melalui Permainan Memindahkan Bola Di Tk Bunga Delima DIVA ALFIANDRA SOFI
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5342

Abstract

Playing is one way for chlidren to learn and improve their abilities. Through playing, it makes children physically and psychologically healthy, helps the growth and development of children, especialy gross motor skills. The purpose of this study was to determine the effectiveness of relay games as an activity that uses physical motor skills to improve gross motor skills of children aged 5-6 years. This relay game has 4 playing activities in which there are activities that contain gross motoric elements. This study used a quasi-experimental method with one group pretest-posttest design, and involved 15 children in one kindergarten in Kabupaten MALANG . The results of this study indicate that there is an effect of the use of relay games on gross motor skills of children aged 5-6 years. This relay game activity can also be reference of learning activities in improving children’s gross motor skills at school and outside of school.

Page 1 of 2 | Total Record : 15