cover
Contact Name
Novita Eka Muliawati
Contact Email
novita@stkippgritulungagung.ac.id
Phone
+6282232308788
Journal Mail Official
novita@stkippgritulungagung.ac.id
Editorial Address
STKIP PGRI Tulungagung Jl. Mayor Sujadi Timur No. 7 Plosokandang, Tulungagung, Jawa Timur, Kode Pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 24607800     EISSN : 25803263     DOI : 29100
Core Subject : Education,
JP2M is stands for Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika. JP2M is a high quality open access peer reviewed research journal that is published by Mathematics Education Department of STKIP PGRI Tulungagung. JP2M disseminates new research results in all areas of mathematics, mathematics education and their applications in learning by researchers, academicians, professional, practitioners and students from all over the world. Start from this year (September 2015), this journal will be published two times a year, in March and September.
Articles 168 Documents
Pengembangan LKS Digital Berbasis Android dengan Pendekatan Etnomatematika Candi Sanggarahan untuk Mengatasi Hambatan Belajar Siswa Widya Krismon Sri Palupi; Maylita Hasyim; Nanda Fitri Nur Rohmah; Widia Nurhasanah; Nadella Neno Christian Dharu; Sugeng Romadhoni
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v7i2.2139

Abstract

Era revolusi industri 4.0 mempengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan terutama pembelajaran matematika. Hal ini menjadi dasar perlunya inovasi pembelajaran matematika, yang mampu memadukan unsur matematika, teknologi dan budaya kedalam pembelajaran sehingga mampu meminimalisir adanya hambatan belajar bagi siswa. Salah satu upaya itu adalah mengembangkan LKS digital berbasis android dengan pendekatan Etnomatematika Candi Sanggrahan. LKS digital ini bernama “Etnow Legend” yang didesain lebih menarik, interaktif dan menantang karena soal latihan dikonsep seperti game petualangan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa yang mampumemotivasi dan menstimulasi siswa dalam mengatasi kejenuhandan kesulitan dalam pembelajaran matematika.Desain penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari 5 (lima) tahapan, yaitu: (1) Invesitgasi Awal, (2) Desain, (3) Realisasi/ Konstruksi, (4) Tes, dan (5) Implementasi. Teknik pengumpulan data dilakukan secara blended methodyang menggabungkan antara metode offline (melalui observasi, tes, pengisian angket dan wawancara langsung di lapangan) dan metode online(melalui aplikasi Whatsapp, channel youtube dan google form). Hasil validasi produk oleh ahli materi dan ahli media menyatakan bahwa LKS Digital Etnow Legend dinyatakan valid dan layak untuk digunakandalam pembelajaran, sedangkan hasil uji kepraktisan kelompok kecil menyimpulkan media LKS Digital Etnow Legend layak untuk diujicobakan pada kelompok besar dengan tingkat kepraktisan “baik”. Hasil uji kepraktisan kelompok besar dapat diketahui bahwa media LKS digital Etnow Legend telah memenuhi kepraktisan “baik” sehingga layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.
PROFIL METAKOGNISI SISWA FIELD-INDEPENDENT DAN FIELD-DEPENDENT DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Novita Eka Muliawati
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v3i1.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil matakognisi siswa SMA kelas X yang memiliki gaya kognitiffield-independent dan gaya kognitif field-dependent dalam memecahkan masalah matematika pada materi persamaan dan fungsi kuadrat. Subjek peneltian terdiri dari satu siswa field-independent dan satu siswa field-dependent yang mempunyai kemampuan setara. Data penelitian yang dikumpulkan berupa hasil tes dan hasil wawancara. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa field-independent dan field-dependent memiliki profil metakognisi yang sama pada tahap memahami masalah dan melaksanakan rencana pemecahan masalah. Sedangkan pada tahapan merencanakan pemecahan masalah dan memeriksa hasil pemecahan masalah, siswa field-independent dan field-dependent memiliki profil metakognisi yang berbeda.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TALKING STICK DAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA Riska Pantriyastuti; Muhammad Ilman Nafi'an; Ria Fajrin Rizky Ana
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v3i2.1773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Apakah terdapat perbedaan kemampuan matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran tipe Talking Stick dan model pembelajaran tipe Mind Mapping pada siswa kelas VIII di MTs Negeri Tunggangri Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode penelitian adalah menggunakan penelitian kuantitatif kelas eksperimen. Validitas instrumen tes dengan cara mengkorelasikan antara skor item dengan rumus  Pearson Product Moment, Validitas instrumen dengan cara reliabilitas digunakan rumus Alpha. Analisis data dengan uji keseimbangan, uji prasarat, dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa thitung ? ttabel yaitu 6,566 ? 1,991 yang berarti bahwa H ditolak dan H1 diterima. Ini berarti bahwa kemampuan matematika siswa kelas kontrol lebih baik daripada kelas eksperimen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Terdapat perbedaan kemampuan matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran tipe Talking Stick dan Mind Mapping pada siswa kelas VIII di MTs Negeri Tunggangri Tahun Pelajaran 2016/2017.
Hambatan Kognitif Mahasiswa Dalam Proses Pembuktian Berdasarkan Toulmin’s Argumentation Pattern Dewi Nur Aini; Imam Rofiki
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v7i1.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan kognitif mahasiswa dalam menyusun pembuktian matematis berdasarkan Toulmin’s Argumentation Pattern (TAP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah 15 mahasiswa pendidikan matematika di Malang. Instrumen penelitian meliputi peneliti sebagai instrumen utama, soal tes pembuktian dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan mengunakan TAP untuk mengetahui hambatan kognitif mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih banyak yang mengalami hambatan kognitif dalam proses pembuktian matematis seperti kurangnya pemahaman materi prasyarat, ketidakmampuan untuk mengomunikasikan pembuktian secara matematis, kurang tepat dalam membuat claim, kurang bisa memberikan rebuttal, kurang bisa memberikan warrant deduktif, dan belum dapat membedakan data yang diketahui dan yang akan dibuktikan.
PENERAPAN (GUIDED INQUIRY) PADA MATERI GARIS SINGGUNG LINGKARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA Fahmi Abdul Halim; Moch Lailul Affandi
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v3i2.1766

Abstract

Analisis Kesulitan Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Dalam Proses Pembelajaran Daring SMP Negeri 2 Baki Anya Nur Sari
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v7i2.2076

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa mata pelajaran matematika dalam proses pembelajaran daring pada siswa kelas VIIB SMP Negeri 2 Baki Sukoharjo Tahun Ajaran 2020/2021. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan pengambilan kebijakan dalam rangka penanganan kesulitan belajar yang dialami siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan sistem daring dipengaruhi oleh faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern penyebab kesulitan belajar yang pertama yaitu aspek minat dengan persentase 76.95% dalam kategori cukup menghambat, hal ini disebabkan karena siswa memilihi pembelajaran dilakukan secara tatap muka. Kedua yaitu aspek motivasi dengan persentase 70.55% dalam kategori cukup menghambat, hal ini disebabkan karena siswa kurang memiliki usaha untuk belajar. Ketiga dan keempat yaitu aspek bakat dengan persentase 49.16% dalam kategori menghambat dan aspek intelegensi dengan persentase 60.42% dalam kategori menghambat, hal ini disebabkan karena siswa menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit. Faktor ekstern penyebab kesulitan belajar yang pertama yaitu aspek sarana/prasarana dari keluarga dengan persentase 72.50% dalam kategori cukup menghambat, hal ini disebabkan karena siswa tidak memiliki sarana/prasarana yang lengkap untuk menunjang pembelajaran daring. Kedua yaitu aspek kualitas guru dengan persentase 74.16% dalam kategori cukup menghambat, hal ini disebabkan oleh kecepatan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Ketiga yaitu aspek metode mengajar guru dengan persentase 70.83% dalam kategori cukup menghambat, disebabkan karena dalam pembelajaran daring hanya menggunakan googleclassroom sebagai sarana pembelajaran.
ANALISIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) GURU MATEMATIKA DAN PRAKTIK PEMBELAJARANNYA Maryono Maryono
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.200

Abstract

Pedagogical Content Knowledge (PCK), dikenalkan pertama kali oleh Lee Shulman pada tahun 1986. PCK terdiri dari 2 bagian besar yaitu Pedagogical Knowledge (Pengetahuan Pedagogis/kompetensi pedagogis) dan Content Knowledge (Pengetahua Konten/kompetensi profesional). Penelitian sebelumnya lebih banyak mengkaji tentang pengetahuan guru saja dan masih sedikit yang mengkaitkannya dengan praktik pembelajaran guru di kelas. Oleh karena itu penelitian ini akan menganalisis PCK yang dikaitkan dengan praktik pembelajaran di kelas yang disebut dengan Pedagogical Content Practice (PCP). Secara sederhana PCP didefinisikan dengan praktik mengajar guru yang disesuaikan dengan PCK-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara PCK dengan PCP guru. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian ini adalah 3 guru (dengan variasi lama mengajar yang berbeda). Hasil dari penelitian ini secara umum adalah: (1) guru pertama menunjukkan PCK dan PCP yang cukup; (2) guru kedua menunjukkan PCK dan PCP yang baik; (3) sedangkan guru ketiga juga menunjukkan PCK dan PCP yang baik.
ANALISIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) GURU MATEMATIKA DAN PRAKTIK PEMBELAJARANNYA Maryono, Maryono
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.286 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.200

Abstract

Pedagogical Content Knowledge (PCK), dikenalkan pertama kali oleh Lee Shulman pada tahun 1986. PCK terdiri dari 2 bagian besar yaitu Pedagogical Knowledge (Pengetahuan Pedagogis/kompetensi pedagogis) dan Content Knowledge (Pengetahua Konten/kompetensi profesional). Penelitian sebelumnya lebih banyak mengkaji tentang pengetahuan guru saja dan masih sedikit yang mengkaitkannya dengan praktik pembelajaran guru di kelas. Oleh karena itu penelitian ini akan menganalisis PCK yang dikaitkan dengan praktik pembelajaran di kelas yang disebut dengan Pedagogical Content Practice (PCP). Secara sederhana PCP didefinisikan dengan praktik mengajar guru yang disesuaikan dengan PCK-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara PCK dengan PCP guru. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian ini adalah 3 guru (dengan variasi lama mengajar yang berbeda). Hasil dari penelitian ini secara umum adalah: (1) guru pertama menunjukkan PCK dan PCP yang cukup; (2) guru kedua menunjukkan PCK dan PCP yang baik; (3) sedangkan guru ketiga juga menunjukkan PCK dan PCP yang baik.
PENGARUH PROBLEM POSING MENGGUNAKAN ALAT PERAGA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA pradanika, siti nur; ulum, badriyatul
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 September 2018
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.726 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v4i2.952

Abstract

This study aims to determine the effect of learning model problem posing using props to motivation and mathematics learning outcomes in the geometry subject matter on students VIII grade SMPN 1 Sendang. The approach used is quantitative in the form of experimental research. The results of this study include: (1) results of mathematics learning with conventional learning outcomes in the geometry subject matter on grade VIII students an average of 71.6; (2) the result of learning mathematics with problem posing learningin the geometry subject matter on grade VIII students an average of 77,8; (3) there is influence of problem posing learning model to the result of students learning mathematics which magnitude of 10,3%. Keywords: problem possing, learning mathematics outcomes
ANALISIS KESALAHAN DALAM MENGERJAKAN SOAL MATERI LOGIKA MATEMATIKA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI BOJONEGORO Novianti, Dwi Erna
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.603 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.191

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel sebanyak 15 dari 40 mahasiswa Tingkat IA Prodi Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh: (1) Jenis kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal materi logika matematika beserta penyebabnya adalah kesalahan terjemahan (84%) dengan penyebab mahasiswa kekurangan waktu, kurang teliti, lupa, bingung dengan simbol matematika; kesalahan konsep (68%) dengan penyebab mahasiswa belum memahami betul konsep yang terkandung dalam materi logika matematika; dan kesalahan tanda (48%) dengan penyebab mahasiswa lupa dan tidak teliti. (2) Cara mengatasi terjadinya kesalahan mahasiswa adalah: (a) Penggunaan media pembelajaran yang tepat pada proses perkuliahan, (b) Menekankan konsep-konsep dasar yang harus dikuasai mahasiswa, (c) Ketelitian dalam mengkoreksi jawaban mahasiswa, (d) Menekankan pentingnya banyak latihan soal dan memperhatikan penggunaan simbol dengan benar, (e) Memberikan latihan soal secara berulang, dengan tipe soal yang hampir sama, (f) Mahasiswa diharapkan memahami konsep-konsep dan konsisten dalam penggunaan simbol matematika.

Page 1 of 17 | Total Record : 168