cover
Contact Name
Dr. Mohammad Budiyanto, M.Pd
Contact Email
jppipa@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jppipa@unesa.ac.id
Editorial Address
C12 Building, 1st floor, Science Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Negeri Surabaya, Jl. Ketintang, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA
ISSN : 25277537     EISSN : 25492209     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jppipa.v4n1
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) is a scientific journal that is managed by Department of Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya and published by Universitas Negeri Surabaya in collaboration with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). JPPIPA is published periodically (twice a year) in June and December.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016" : 8 Documents clear
PENINGKATAN LITERASI SAINS MELALUI PEMBELAJARAN ENERGI DAN PERUBAHANNNYA BERMUATAN ETNOSAINS PADA PENGASAPAN IKAN Sudarmin, Sudarmin; Linuwih, Suharto; Perwitasari, Titis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p62-70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan pembelajaran konsep energi dan perubahannya bermuatan etnosains pengasapan ikan yang digunakan untuk meningkatkan literasi sains siswa. Penelitian ini merupakan Quasi experiment dengan pretest-posttest control group design untuk mengetahui hasil penerapan pembelajaran bermuatan etnosains pada pokok bahasan energi dan perubahannya terhadap literasi sains siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Demak tahun ajaran 2015/2016 dengan sampel kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Penentuan sampel tersebut menggunakan teknik purposive sampling dengan pertimbangan tertentu. Instrumen penelitian berupa lembar wawancara proses pengasapan ikan dan tes literasi sains dalam bentuk soal esai. Hasil penerapan pembelajaran konsep energi dan perubahannya bermuatan etnosains dan perangkat pembelajarannya diperoleh peningkatan literasi sains berdasarkan nilai N-gin pada kelas kontrol sebesar 0,164 (kategori rendah), sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 0,443 (kategori sedang). Analisis dengan uji t berdasarkan hasil pretest diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,670 > 0,05 menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pada nilai pretest kedua kelas, sedangkan nilai posttest antar kelas diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan ada perbedaan yang signifikan nilai posttest kedua kelas. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran konsep energi dan perubahannya bermuatan etnosains pengasapan ikan dapat digunakan untuk meningkatkan literasi sains siswa.
PEMBELAJARAN DISCOVERY DISERTAI PENULISAN JURNAL BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH SISWA KELAS VIII.1 SMP NEGERI 1 PROBOLINGGO Hidayati, Nur
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p52-61

Abstract

Kemampuan kerja ilmiah penting bagi siswa saat belajar IPA maupun masa depannya, karena melalui serangkaian kerja ilmiah, pengetahuan yang didapat menjadi lebih bermakna yang pada akhirnya siswa memiliki cara berpikir dan beraktivitas sebagai saintis melalui metode ilmiah. Kemampuan kerja ilmiah masih rendah terutama dalam merumuskan masalah dan hipotesis sehingga dibutuhkan pembelajaran yang menekankan kerja ilmiah pada setiap proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.1 SMPN 1 Probolinggo. Data dalam penelitian ini meliputi data keterlaksanaan pembelajaran, jurnal belajar, dan kemampuan kerja ilmiah. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Discovery disertai penulisan jurnal belajar dapat meningkatkan kemampuan kerja ilmiah kelas VIII.1 SMP Negeri 1 Probolinggo. Keterlaksanaan pembelajaran meningkat 7.75% dari 90.50% menjadi 98.25%, terjadi peningkatan kemampuan dalam menulis jurnal belajar, dan kemampuan kerja ilmiah meningkat 23% dari 73.50% menjadi 96.50%.
PENERAPAN MODIFIED PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN GALLERY WALK (GW) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYUSUN PETA PIKIRAN DAN HASIL BELAJAR IPA Karyatin, Karyatin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p42-51

Abstract

Proses pembelajaran sedapat mungkin melibatkan para siswa dalam memecahkan permasalahan, mengijinkan para siswa untuk aktif membangun dan mengatur pembelajarannya, dan dapat menjadikan siswa yang berpikir realistis. Untuk mengakomodasi siswa dalam memecahkan masalah dan diskusi menjadi lebih interaktif, juga bisa menjadi salah satu alternatif umpan balik antar siswa dan guru dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan metode diskusi kelas berupa Galery Walk (GW). Konsep ini menjelaskan bahwa belajar terjadi aksi siswa, pendidik hanya berperan dalam memfasilitasi terjadinya aktivitas kontruksi pengetahuan oleh pebelajar. Pendidik harus memusatkan perhatiannya untuk membantu siswa dalam mencapai keterampilan (self directed learning). Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, mengukur keterampilan menyusun peta pikiran, dan hasil belajar kognitif IPA siswa. Data hasil keterlaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran PBL dengan strategi diskusi kelas GW mengalami peningkatan pada siklus I mencapai 92% dan siklus II mencapai 98%, sehingga meningkat sebesar 6%. Keterampilan menyusun peta pikiran pada siklus I dengan rata-rata mencapai level cukup baik meningkat dengan level baik pada siklus II. Sedangkan rata-rata hasil belajar kognitif IPA pada siklus I sebesar 76 dan menjadi 79 pada siklus II.
KETERAMPILAN GURU IPA DALAM PEMBUATAN ALAT PERAGA SEDERHANA Fauziah, An Nuril Maulida; Rosidana, Laily
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p76-79

Abstract

Proses pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, menyenangkan, menantang, inspiratif, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, kemampuan dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru IPA SMP di Kabupaten Jombang diketahui bahwa kemauan belajar siswa sangat rendah sehingga hasil belajar siswa dan pemahaman terhadap materi juga rendah. Hal tersebut dikarenakan guru hanya menyampaikan materi dengan ceramah dan presentasi sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar dan siswa lebih senang bermain. Memperhatikan hal tersebut diperlukan suatu media yang dapat dimanfaatkan sebagai alat peraga IPA sehingga dapat mewadahi keluh kesah guru. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitaf, dimana data yang didapat diolah dan dijabarkan berdasarkan teori yang mendukung kegiatan pendampingan. Berdasar hasil angket pertanyaan positif dan negatif yang diberikan, didapatkan hasil persentase secara berturut- turut sebesar 93,3% dan 95%, sehingga sebagian besar guru- guru peserta pelatihan merasa termotivasi untuk terus mengembangkan media- media yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga siswa tidak merasa jenuh dengan pelajaran dikelas serta senang karena dapat belajar sambil bermain.
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E: MENGAKTIFKAN SISWA PADA MATERI SUHU DAN PERUBAHANNYA Astriani, Dyah; Istiqomah, Nurun Nisa?ul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p71-75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa terhadap implementasi model Learning Cycle 5E pada materi suhu dan perubahannya di kelas VII SMP Negeri 1 Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII-6. Teknik pengumpulan data adalah dengan pengamatan pada aktivitas siswa pada saat pembelajaran.  Metode analisis data aktivitas siswa dengan menggunakan skor rata-rata persentase. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siswa yang dominan adalah melakukan diskusi antar siswa sesuai dengan materi pembelajaran yang sedang berlangsung (23,78%). Aktivitas siswa yang jarang muncul adalah siswa mengamati gambar, video atau demonstrasi yang dilakukan oleh guru (8,53%).
PENINGKATAN LITERASI SAINS MELALUI PEMBELAJARAN ENERGI DAN PERUBAHANNNYA BERMUATAN ETNOSAINS PADA PENGASAPAN IKAN Perwitasari, Titis; Sudarmin, Sudarmin; Linuwih, Suharto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p62-70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan pembelajaran konsep energi dan perubahannya bermuatan etnosains pengasapan ikan yang digunakan untuk meningkatkan literasi sains siswa. Penelitian ini merupakan Quasi experiment dengan pretest-posttest control group design untuk mengetahui hasil penerapan pembelajaran bermuatan etnosains pada pokok bahasan energi dan perubahannya terhadap literasi sains siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Demak tahun ajaran 2015/2016 dengan sampel kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Penentuan sampel tersebut menggunakan teknik purposive sampling dengan pertimbangan tertentu. Instrumen penelitian berupa lembar wawancara proses pengasapan ikan dan tes literasi sains dalam bentuk soal esai. Hasil penerapan pembelajaran konsep energi dan perubahannya bermuatan etnosains dan perangkat pembelajarannya diperoleh peningkatan literasi sains berdasarkan nilai N-gin pada kelas kontrol sebesar 0,164 (kategori rendah), sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 0,443 (kategori sedang). Analisis dengan uji t berdasarkan hasil pretest diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,670 > 0,05 menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pada nilai pretest kedua kelas, sedangkan nilai posttest antar kelas diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan ada perbedaan yang signifikan nilai posttest kedua kelas. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran konsep energi dan perubahannya bermuatan etnosains pengasapan ikan dapat digunakan untuk meningkatkan literasi sains siswa.
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E: MENGAKTIFKAN SISWA PADA MATERI SUHU DAN PERUBAHANNYA Astriani, Dyah; Istiqomah, Nurun Nisa’ul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p71-75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa terhadap implementasi model Learning Cycle 5E pada materi suhu dan perubahannya di kelas VII SMP Negeri 1 Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII-6. Teknik pengumpulan data adalah dengan pengamatan pada aktivitas siswa pada saat pembelajaran.  Metode analisis data aktivitas siswa dengan menggunakan skor rata-rata persentase. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siswa yang dominan adalah melakukan diskusi antar siswa sesuai dengan materi pembelajaran yang sedang berlangsung (23,78%). Aktivitas siswa yang jarang muncul adalah siswa mengamati gambar, video atau demonstrasi yang dilakukan oleh guru (8,53%).
KETERAMPILAN GURU IPA DALAM PEMBUATAN ALAT PERAGA SEDERHANA Fauziah, An Nuril Maulida; Rosidana, Laily
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p76-79

Abstract

Proses pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, menyenangkan, menantang, inspiratif, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, kemampuan dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru IPA SMP di Kabupaten Jombang diketahui bahwa kemauan belajar siswa sangat rendah sehingga hasil belajar siswa dan pemahaman terhadap materi juga rendah. Hal tersebut dikarenakan guru hanya menyampaikan materi dengan ceramah dan presentasi sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar dan siswa lebih senang bermain. Memperhatikan hal tersebut diperlukan suatu media yang dapat dimanfaatkan sebagai alat peraga IPA sehingga dapat mewadahi keluh kesah guru. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitaf, dimana data yang didapat diolah dan dijabarkan berdasarkan teori yang mendukung kegiatan pendampingan. Berdasar hasil angket pertanyaan positif dan negatif yang diberikan, didapatkan hasil persentase secara berturut- turut sebesar 93,3% dan 95%, sehingga sebagian besar guru- guru peserta pelatihan merasa termotivasi untuk terus mengembangkan media- media yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga siswa tidak merasa jenuh dengan pelajaran dikelas serta senang karena dapat belajar sambil bermain.

Page 1 of 1 | Total Record : 8