cover
Contact Name
Dr. Mohammad Budiyanto, M.Pd
Contact Email
jppipa@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jppipa@unesa.ac.id
Editorial Address
C12 Building, 1st floor, Science Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Negeri Surabaya, Jl. Ketintang, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA
ISSN : 25277537     EISSN : 25492209     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jppipa.v4n1
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) is a scientific journal that is managed by Department of Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya and published by Universitas Negeri Surabaya in collaboration with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). JPPIPA is published periodically (twice a year) in June and December.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2016): First Publication" : 7 Documents clear
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ILMIAH SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA SMP Ida Fitriyati; Munzil Munzil
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p1-6

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media dalam meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah siswa SMP pada pembelajaran IPA. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sanggau Kalimantan Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Taggard dengan 3 siklus, tiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Materi IPA yang diberikan dalam pembelajaran adalah tekanan dan bunyi, sedangkan media yang digunakan adalah media sederhana yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi terhadap hasil kerja siswa dalam memecahkan masalah yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan berpikir ilmiah siswa dari siklus 1 sampai siklus 3. Pada siklus 1 rata-rata keterampilan berpikir ilmiah siswa mencapai 70%, pada siklus 2 naik menjadi 75% dan pada siklus 3 mengalami peningkatan menjadi 83.75%.Kata Kunci: model pembelajaran inkuiri, media pembelajaran, dan kemampuan berpikir ilmiah 
REPRESENTASI PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DAN PEMBELAJARAN BERBASIS PENELITIAN: SEBUAH SURVEI UNTUK MENGUKUR PERILAKU PADA MAHASISWA BARU DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SAINS UNESA Hasan Subekti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p7-12

Abstract

Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku penggunaan media digital dan pembelajaran berbasis penelitian pada mahasiswa baru di Program Studi Pendidikan Sains Unesa yang mencetak calon guru IPA. Penelitian ini melibatkan seluruh mahasiswa baru angkatan 2015 yang terbagi pada kelas A, B, dan C. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan survei dan dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa cenderung berperilaku menggunakan media untuk menunjang pembelajaran (95,3%). Pengaksesan terhadap penelitian dosen sebagai bahan pembelajaran berbasis riset juga ditunjukkan dengan persentase sebanyak 82%. Hasil ini merupakan rerata pada masing-masing kelas. Simpulannya, bentuk representasi penggunaan media digital bagi mahasiswa adalah untuk menunjang pembelajaran dan pembelajaran berbasis riset dilakukan dengan cara menelaah hasil penelitian dosen dengan bidang-bidang yang relevan. Untuk itu, rekomendasi yang dibuat ialah penggunaan media digital dalam proses pembelajaran dan pembelajaran berbasis riset dapat menjadi salah satu alternatif solusi yang dapat digunakan untuk mengasah kemampuan mahasiswa calon guru sains guna menghadapi tantangan pembelajaran abad 21.Kata Kunci: perilaku, media digital, PBR, calon guru sains
PENGEMBANGAN INSTRUMEN MOTIVASI BELAJAR FISIKA: ANGKET Elok Sudibyo; Budi Jatmiko; Wahono Widodo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p13-21

Abstract

Abstrak Makalah ini memaparkan langkah-langkah dalam pengembangan instrumen motivasi belajar, khususnya terkait dengan penentuan aspek-aspek motivasi belajar fisika yang dapat digunakan sebagai dasar dalam merumuskan indikator-indikator motivasi belajar tersebut. Adapun aspek-aspek motivasi belajar yang digunakan sebagai dasar dalam pengembangan instrumen motivasi tersebut, meliputi: Choice of tasks, Effort, Persistence, dan Self-confidence. Berdasarkan keempat aspek motivasi tersebut, selanjutnya dirumuskan indikator-indikator motivasi belajar fisika. Akhirnya, indikator-indikator itulah yang dipakai sebagai dasar untuk merumuskan butir-butir pernyataan dalam suatu angket sebagai instrumen untuk mengukur motivasi belajar fisika. Instrumen motivasi belajar tersebut berupa angket dengan menggunakan skala Likert. Berdasarkan hasil pengujian, ternyata instrumen motivasi belajar fisika yang dikembangkan ini memiliki nilai keterbacaan Baik, validitas isi juga Baik, bahkan dapat dikatakan Sangat Baik, yaitu dengan nilai 4,52 dari nilai maksimal 5. Sedangkan derajat reliabilitasnya Sangat Tinggi, yaitu dengan ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,948. Derajat reliabilitas instrumen tersebut diperoleh dengan metode test-retest dengan tenggang waktu antara pengambilan data I dan data II yaitu selama dua minggu.Kata Kunci: choice of tasks, effort, persistence, self-confidence, motivasi belajar.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN OTENTIK: VALIDITAS TEORITIS DAN KEPRAKTISAN Siti Nurul Hidayati; Wahyu Budi Sabtiawan; Hasan Subekti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p22-26

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian adalah melihat validitas penilaian otentik yang telah dikembangkan baik teoritis maupun empiris. Subyek penelitian ini adalah penilaian otentik yang telah dikembangkan. Penelitian yang telah dilakukan menggunakan desain penelitian R & D (Research and Development). Instrumen penilaian yang dikembangkan adalah rubrik penilaian project report dan presentasi. Penilaian yang telah dikambangkan diuji kelayakannya berdasarkan validitas teoritis dan empirisnya. Validitas teoritis diukur berdasarkan perspektif dari pakar, sedangkan kepraktisan dievaluasi berdasarkan pendapat mahasiswa terhadap penerapan penilaian tersebut. Hasil yang ditunjukkan penelitian ini adalah instrumen yang telah dikembangkan layak untuk diterapkan berdasarkan hasil validasi kepada pakar dan respon mahasiswa. Penilaian yang telah dikembangkan berada pada kategori œsangat baik dan œbaik. Setiap item penilaian memperoleh skor 3 dan 4. Analisis kepraktisan yang digambarkan melalui hasil uji coba terbatas dan respon mahasiswa, menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan respon positif terhadap penerapan penilaian tersebut, meskipun ada beberapa bagian dari rubrik penilaian perlu untuk direvisi lebih lanjut.Kata Kunci: penilaian otentik, validitas teoritis, validitas empiris
PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DENGAN KESIMPULAN LEARNING SONG SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR DAN BERKOMUNIKASI SERTA MEMBUAT SUASANA MENYENANGKAN SISWA MTsN BLITAR PADA POKOK BAHASAN SUHU Esti Munafifah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p27-32

Abstract

AbstrakObservasi di kelas VII I MTsN Kota Blitar tahun pelajaran 2014-2015 menunjukkan bahwa siswa di kelas tersebut cenderung jenuh, malas, dan tidak termotivasi sehingga mereka cenderung pendiam dan kurang dapat berkomunikasi. Untuk itu, dipilihlah model pembelajaran dengan kesimpulan learning song untuk meningkatkan  kemampuan berpikir dan komunikasi serta memberi suasana yang menyenangkan saat pelajaran fisika, pokok bahasan suhu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian berlangsung dalam dua siklus. Peningkatan kemampuan berpikir diukur dengan membandingkan hasil kerja LKS tahap think ke tahap pair pada Siklus I dan II dan membandingkan peningkatan nilai kuis di Siklus I dan II, sedangkan kemampuan berkomunikasi diukur dengan pengamatan berdasarkan Lembar Observasi. Untuk suasana belajar diukur dengan cara observasi dan pemberian angket siswa. Hasil penelitian mengemukakan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa dengan indikasi peningkatan nilai LKS tahap think ke tahap pair pada siklus I sebesar 64,49%, sedangkan pada siklus II sebesar 22,22% dari think ke pair I dan sebesar 18,43% dari think ke pair II. Kemampuan berkomunikasi pada Siklus I menunjukkan peningkatan dengan rincian kemampuan menyampaikan pikiran dan perasaan sebesar 31,93%, kemampuan memahami orang lain 27,78%, kemampuan memberikan pendapat  dan  dukungan pada orang lain 20,83%, sedangkan kemampuan mengungkapkan diri pada orang lain yang diamati dari tahap pair 100%. Hasil pengisian angket yang diberikan pada siswa mengenai penulisan kesimpulan dengan cara learning song menunjukkan bahwa semua siswa senang dengan cara ini (100%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa model pembelajaran think pair share dengan kesimpulan learning song dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan berkomunikasi serta membuat suasana menyenangkan.Kata kunci: model pembelajaran think pair share, kesimpulan learning song, kemampuan berpikir, kemampuan komunikasi, suasana menyenangkan, keefektifan 
RESPON MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MODEL INKUIRI DENGAN MENGGUNAKAN ANIMASI Laily Rosdiana; Dhita Ayu Permata Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p33-36

Abstract

AbstrakPerkuliahan Zat dan Energi merupakan perkuliahan yang membahas tentang zat dan energi dari sudut pandang fisika dan kimia. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkan materi dalam pada perkuliahan Zat dan Energi dalam kehidupan sehari-hari. Kesulitan tersebut terjadi karena mahasiswa cenderung hanya menghafal rumus-rumus dan teori tanpa menganalisis dalam permasalahan yang terjadi sehari-hari. Permasalahan lainnya adalah mahasiswa merasa jenuh dan bosan jika hanya mempelajari dan menghafal teori-teori dan rumus-rumus saja. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan pembelajaran yang dapat melatihkan keterampilan berpikir mahasiswa dan dibantu dengan media pembelajaran yang mendukung berupa animasi. Berdasar hal tersebut, dilakukan penelitian untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pada artikel ini akan dibahas tentang respon mahasiswa terkait motivasi mahasiswa setelah mengikuti perkuliahan zat dan energi  dengan model inkuiri dan powerpoint animasi. Rancangan penelitian ini menggunakan desain eksperimen pada penelitian ini menggunakan bentuk Pre Eksperimental Design dengan tipe One Group Pretest postest design. Metode pengumpulan data yaitu angket respon mahasiswa setelah kegiatan belajar mengajar dengan diasumsikan bahwa mahasiswa mengisi angket dengan jujur dan tanggung jawab. Dalam penelitian ini diperoleh semua mahasiswa merespon positif terhadap proses pembelajaran dengan model inkuiri menggunakan power point animasi dengan persentase sebagian besar sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa meningkat dengan menggunakan pembelajaran inkuiri dibantu dengan media animasi.Kata Kunci: Respon mahasiswa, Model Pembelajaran Inkuiri, dan Animasi
PENERAPAN STRATEGI BELAJAR PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH SAINS SEKOLAH PRODI S-1 PENDIDIKAN IPA UNESA SURABAYA Beni Setiawan; Dyah Astriani; Mohammad Budiyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p37-42

Abstract

AbstrakKualifikasi SDM pada kerangka KKNI menyebutkan bahwa mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Sains harus menguasai konsep teoritis yang mendalam pada bidang ilmu IPA dan pendidikan IPA serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah secara prosedural. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa melalui kegiatan pembuatan peta konsep dalam menganalisis materi serta menganalisis kegiatan. Desain penelitian ini adalah pra eksperimental dengan tipe One Group Pretest-Posttest Design. Hasil yang diperoleh sejauh  ini adalah  1)  hasil  belajar siswa terbagi menjadi: A. kegiatan analisis materi pada  KD  yang  terpilih dengan  materi  tiap  KD  sebagai berikut: a) pengukuran dengan nilai 77,1; sifat bahan dengan nilai 81,3; pemanasan global dengan nilai 72,9; listrik statis dengan nilai 81,3; atom ion  molekul  dengan  nilai 70,8;  fluida  dengan  nilai  91,7;  Interaksi  Makhluk  hidup   dan lingkungannya dengan nilai 75,0; Pewarisan sifat dengan nilai 85,4; Zat aditif, adiktif, dan psikotropika dengan nilai 75,0; Bioteknologi dengan nilai  81,3;  Tanah  dengan  nilai  70,8; Sistem  ekskresi dengan  nilai  91,7;  Sistem  jaringan  tumbuhan  dengan  nilai  75,7; Sistem  reproduksi  dengan  nilai   77,8;   Sistem gerak  manusia dengan  nilai  73,4;  Perkembangan  penduduk  dengan  nilai  75,2; B.  rata-rata hasil kegiatan analisis kegiatan  praktikum  didapat sebagai berikut: a) membuat peta konsep sebesar 8,2; b) hasil belajar mahasiswa materi IPA diperoleh dengan membandingkan hasil pretest dan  postest mahasiswa dengan menggunakan N-Gain ternormalisasi dan  didapat  rata-rata  sebesar  0,34,  skor  tersebut mengindikasikan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar, tetapi tidak terlalu signifikan.Kata Kunci: peta konsep, analisis materi, analisis kegiatan praktikum, sains sekolah

Page 1 of 1 | Total Record : 7