cover
Contact Name
nanang
Contact Email
jtiee@umg.ac.id
Phone
+6285329377772
Journal Mail Official
jtiee@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education)
ISSN : 2620665X     EISSN : 25992716     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/jtiee.v1i1.265
This journal facilitates teachers and researchers to publish their articles based on research, review, and practice. Topics for the articles published by this journal are teaching media, strategies, models, plans, evaluations and technologies especially in elementary education
Articles 102 Documents
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS DAN MEREDUKSI MISKONSEPSI SAINS MAHASISWA CALON GURU SD Nataria Wahyuning Subayani; Arya Setya Nugroho
JUSEDA Vol 2 No 2 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.773 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i2.753

Abstract

literasi sains dan mereduksi miskonsepsi sains mahasiswa calon guru SD. Pengembangan modul terdiri dari empat bagian yaitu modul pertama mengakomodasi teori penciptaan alam semesta yang dikaji dari sudut pandang ilmuwan dan alquran, modul kedua mengakomodasi simulasi peredaran matahari, bumi dan bulan, modul ketiga mengakomodasi peristiwa akibat peredaran matahari, bumi dan bulan, serta modul kekempat mengakomodasi observasi di balai rukyatul hilal Condro Dipo di kabupaten Gresik untuk mengamati penampakan benda langit (bulan). Metode penelitian yang digunakana adalah metode penelitian pengembangan 4D (Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan, dan Penyebaran). Penelitian dilakukan pada mahasiswa calon guru SD pada program studi S1 PGSD Universitas Muhammadiyah Gresik tahun 2018. Pengumpulan data miskonsepsi sains dengan metode CRI (Contextual Response Index) untuk mengetahui data awal dan akhir miskonsepsi berupa pernyataan benar-salah disertai alasan dan tingkat keyakinan jawaban. Hasil pengembangan modul dinyatakan layak digunakan karena telah mengakomodasi miskonsepsi astronomi mahasiswa serta memanfaatkan budaya lokal (rukyatul hilal) sebesar 24% yaitu dari 40% data awal miskonsepsi yang dialami mahasiswa turun menjadi 16%. Berdasarkan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa melalui rujukan pada alquran, simulasi dan observasi dapat mengurangi miskonsepsi astronomi pada mahasiswa calon guru SD.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISIONS (STAD) DAN TEAMS GAME TOURNAMENT (TGT) SISWA KELAS 4 SD Rima Yusi Christian; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.99 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.358

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika menggunakan model STAD dan TGT siswa kelas 4 SD di Gugus Sudirman Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah peserta didik didik kelas 4 SDN Kutowinangun 01 sebagai Sekolah Inti dengan jumlah 32 peserta didik, SDN Kutowinangun 11 sebagai Sekolah Imbas dengan jumlah 20 peserta didik, dan SD Kristen 03 sebagai Sekolah jauh dari Imbas dengan jumlah 46 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah instrument soal, teknik analisis yang dipakai yaitu menggunakan aplikasi SPSS 20 for windows. Hasil uji T menunjukkan temuan bahwa T hitung sebesar 2,584 dan nilai signifikasi sebesar (2-tailed) 0,011 dan sig. (1-tailed) 0,0055. Nilai probablilitas sebesar 0,0055 ini < α 0,05, oleh karena itu makan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian bahwa model STAD ebih tinggi secara signifikan dibandingkan model TGT. Selain hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa Ho ditolak, hasil rata-rata nilai posttest eksperimen 1 lebih tinggi dari hasil rata-rata nilai posttest eksperimen 2 mendukung hasil uji hipotesis yang menyatakan ada perbedaan hasil belajar yang signifikan. Data komparasi rata-rata nilai posttest eksperimen 1 adalah 80,00 sedangkan rata-rata nilai posttest eksperimen 2 adalah 74,18.
IDENTIFIKASI BAKAT TARI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN TARI KREASI Fidatul Mustika; Feni Sulviana Dewi; Irmawati Nur Istingana; Herlina Dyah Susanti
JUSEDA Vol 1 No 2 (2017): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.656 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v1i2.272

Abstract

Pengabdian telah dilaksanakan di SDN 1 Slempit yang terletak di Desa Slempit kecamatan Kedamean. Pelaksanaan pengabdian selama 1 bulan dari bulan Agustus sampai September 2017. Perkembangan IPTEK dapat menimbulan banyak persoalan dan dapat mempengaruhi kebudayaan. Saat ini , kesenian tari kreasi tradisioanal untuk anak-anak semakin memudar di karenakan zaman yang semakin maju. Tujuan untuk mengetahui potensi bakat tari siswa SDN 1 Slempit dan jenis-jenis tari yang di minati, membantu mengoptimalkan potensi sehingga bisa menjadi prestasi. Identifikasi dapat mecakup: observasi dengan menggunakan kriteria yang cocok, prestasi dan absensi dalam aktivitas ekstrakulikuler. Proses identifikasi harus digunakan untuk mengetahui anak yang memiliki talenta yang tinggi dan untuk mengetahui pengalaman siswa dalam bidang tari. Hasil dari pengabdian ini dapat dilihat pada peningkatan animo siswa yang berminat untuk mengikuti ekstra tari untuk bersama-sama belajar tari kreasi sehingga dapat menambah wawasan mereka di bidang tari. Siswa yang mengikuti ekstra tari mengharapkan adanya pembinaan tari setiap minggu.
PENGEMBANGAN MIND MAPPING BERBASIS 3 DIMENSI PADA KELAS IV MI TARBIYATUL AULAD WEDANI Indah Dwi Lestari; Arya Setya Nugroho; Nanang Khoirul Umam
JUSEDA Vol 5 No 1 (2021): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v5i1.2784

Abstract

His study aims to determine the development of 3-dimensional mind mapping in class IV Mi tarbiyatul aulad wedani, and determine the validity of 3-dimensional mind mapping based on class IV Mi tarbiyatul aulad Wedani. The study was conducted at MI Tarbiyatul Aulad Wedani Cerme. The model used is a model developed by Thiagarajan which is a 4-D model with the modification of researchers into three stages including the stages of defining, designing, and developing. The final results of the validator assessment of mind mapping based on 3 dimensions in class IV MI Tarbiyatul Aulad Wedani is 86.65 and included in the category very feasible to be used in the learning process of class IV MI Tarbiyatul Aulad Wedani students.
Efektifitas Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Miftahul Jannah; Reza Syehma Bahtiar; Tri Dayat
JUSEDA Vol 3 No 1 (2019): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.035 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v3i1.1123

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan media ular tangga dalam pembelajaran, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan media ular tangga, aktivitas siswa selama pembelajaran dengan menggunakan media ular tangga, dan respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan media ular tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 2A SD Islam Baitul Fattah Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah observasi, tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah hasil belajar siswa setelah menggunakan media ular tangga dalam pembelajaran secara klasikal 72% (tercapai), kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan media ular tangga mendapat skor 90 (memuaskan), aktivitas siswa selama pembelajaran dengan menggunakan media ular tangga dari keempat aspek memperoleh presentase nilai rata-rata yakni 85 % (baik), dan respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan media ular tangga presentase nilai rata-rata yakni 79,28 % (baik). Kata Kunci: media ular tangga, matematika, hasil pengukuran
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN SKI KELAS V SDI DARUSSALAM SUMBERREJO BOJONEGORO Nila Dwi Susanti
JUSEDA Vol 4 No 1 (2020): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v4i1.1600

Abstract

From the learning outcomes of SDI Darussalam Dungmas students through Classroom Action Research (CAR) that using audio visual media has covered all learning material in SKI lessons properly and correctly. Through this audio visual media will be able to help students in the teaching and learning process, will make students better understand, and more happy in following the SKI learning process, so students will not quickly get bored and busy, and students will be very interested in finding the SKI Learning process , so that the learning atmosphere in the class will also be more fun, so that student learning outcomes can also be better and more improved. Based on the results of researcher observation in class V at SDI Darussalam Dungmas Kedungrejo, there are still some students who get and get low learning outcomes in SKI lessons in class V. The low student learning outcomes can be seen from the results of tests given by the teacher. Most of them are still the majority of students who still do not meet the minimum completeness criteria value (KKM). Of the KKM that have been determined by the school that is 80 there are still many students who get grades below the KKM requirements. The average value of students obtained at the time of daily tests and the value of assignments is only 70, even the majority of students still get and get a value of 60-50. From the results of Classroom Action Research (CAR) student learning outcomes can be higher than good in SKI learning, so students are able to achieve the KKM value, the value obtained by students from learning outcomes in the pre-cycle is (63.75) and cycle I has reached ( 75) and can be increased in cycle II to (90) it can show the use of audio-visual media can improve student learning outcomes.
Optimalisasi Peran Guru Kelas Sebagai Konselor Siswa di Sekolah Dasar Ismail Marzuki
JUSEDA Vol 1 No 1 (2017): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.061 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v1i1.110

Abstract

Kegiatan bimbingan-konseling (BK) penting karena tidak menutup kemungkinan ada siswa yang mengalami permasalahan dalam belajar. Melalui kegiatan ini diharapkan masalah tersebut dapat diurai sehingga tugas perkembangannya bisa tercapai dengan optimal. Berbeda dengan di sekolah menengah yang kegiatannya ditangani guru khusus, di sekolah dasar kegiatan BK merupakan tugas dan tanggung jawab guru kelas. Realitas lapangan menunjukan bahwa peran ini masih belum optimal. Oleh karena itu perlu upaya dari berbagai pihak untuk memikirkan dan membantu menyelesaikan masalah ini. Salah satu upaya itu adalah melaksanakan pelatihan atau workshop terhadap para guru seperti yang dilakukan tim dosen PGSD UMG. Penelitian ini adalah penelitian tindakan (action reaserch), dengan subjek guru-guru SD Muhammadiyah 01 (SDM 01) Benjeng Gresik. Penelitian melibatkan tiga dosen dan seorang mahasiswa sebagai narasumber dan observer. Ada tiga kegiatan dalam analisis ini yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan positif pada guru SDM 01 Benjeng terhadap kegiatan BK di sekolah setalah diadakan pelatihan. Perubahan itu berupa meningkatnya wawasan guru mengenai materi pelatihan yakni, urgensi, ruang lingkup, prosedur, dan strategi kegiatan BK. Perubahan lainnya adalah para guru telah mampu membuat administrasi perencanaan, pelaksanaan, penilaian, hingga administrasi pelaporan kegiatan BK dengan baik.
PENERAPAN GOOGLE MEET DALAM PERKULIAHAN DARING MAHASISWA PGSD PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR PKN SD SAAT PANDEMI COVID 19 Novialita Angga Wiratama
JUSEDA Vol 4 No 2 (2020): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v4i2.2152

Abstract

This study aims to describe the application of google meet in online lectures for PGSD students in the Basic Concept of Civics at SD during the COVID-19 pandemic. The subjects of this study were 89 students of PGSD class A and B. This type of research used in this research is descriptive research. Where this research describes the application of google meet in lectures. The method used is a qualitative method which is also called an artistic method, because the research process is more artistic (less patterned) and is also called an interpretive method because the research data is more concerned with the interpretation of the data found in the field. The research data shows that the google meet application in online learning for PGSD students states that it is very easy to access, namely 70 students, while only 2 students experience difficulties. Understanding the material in online lectures using google meet, 25 students stated that they strongly agreed that the material could be understood well. The effectiveness of using the google meet application in online learning 11 students stated that it was very effective while 32 students stated that they did not agree with the effectiveness of learning. Students do not understand the material because sometimes the signal breaks due to cloudy weather or rain. This means that the lecturer provides a solution by always sending the lecture material dictates before the online lecture activity on the WhatsApp group, so that all students can attend lectures without being left behind due to signal constraints. Evaluation of the use of google meet in online lectures after going through 6 meetings, students wishing they could learn using the offline method. According to students, it is easier to understand lecture material if it is done face-to-face without going through the online.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MODEL INKUIRI DAN KONVENSIONAL SUBTEMA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Laily Dwi Fajriyanti; Nur Fauziyah; Iqnatia Alfiansyah
JUSEDA Vol 2 No 2 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.897 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i2.749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan perbedaan hasil belajar menggunakan model inkuiri dan model konvensional lingkungan tempat tinggalku siswa kelas IV SD Negeri Sidokumpul 1 Gresik tahun pelajaran 2017/2018 . Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan model eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 60 siswa. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan lembar tes hasil belajar untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik menggunakan model inkuiri dan model konvensional. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan oleh peneliti. hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,027 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Selain itu, juga dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan model inkuiri sebesar 83,67 dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 60, sedangkan penggunaan model konvensional memiliki nilai rata-rata sebesar 77,33, dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 43,33. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikan hasil belajar menggunakan model inkuiri dan model konvensional subtema lingkungan tempat tinggalku siswa kelas IV SD Negeri Sidokumpul 1 Gresik
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA KELAS V SD Bayu Gunawan; Stefanus Cristian relmasira; Agustina Asri Tyas Hardini
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.497 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.354

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuanya adalah memperbaiki hasil belajar IPA dan Kemampuan berfikir kreatif siswa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning siswa kelas 5 SDN 2 Candisari Kecamatan Bansari Kabupaten Temanggung tahun 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN 2 Candisari Bansari Temanggung. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kajian dokumen, dan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Simpulan hasil penelitian adalah bahwa penerapan model Project Based Learning dapat memperbaiki hasil belajar IPA dan kemampuan berfikir kreatif siswa. Pada siklus 1 ketercapaian kemampuan berfikir kreatif siswa sebesar 75%. Pada siklus 2 kemampuan berfikir kreatif siswa meningkat menjadi 85% dan ketercapaian hasil belajar siswa pada siklus 1 mencapai 75%. Pada siklus 2 hasil belajar siswa meningkat menjadi 90%.

Page 1 of 11 | Total Record : 102