cover
Contact Name
Yusuf Adam Hilman
Contact Email
journal.mayadani@gmail.com
Phone
+62 81296125801
Journal Mail Official
545471adamongis@gmail.com
Editorial Address
Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Masyarakat Berdaya dan Inovasi
ISSN : -     EISSN : 27218228     DOI : 10.33292
Masyarakat Berdaya dan Inovasi embodies multy discipline research articles including: 1. Education 2. Economy 3. Social and Politic 4. Public Healthy 5. Agriculture 6. Law
Articles 84 Documents
Sosialisasi pembuatan bank sampah serta pengelolaan sampah organik serta anorganik Nurul Hikmah; Helena Losa Ruing
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v1i2.20

Abstract

Permasalahan sampah yang dihadapi antara lain meningkatnya jumlah penduduk atau masyarakat termasuk remaja yang mempengaruhi bertambahnya limbah atau buangan sampah dari kebutuhan masyarakat yang telah digunakannya isi makanannya tersebut atau barang yang telah digunakannya setelah melaksanakan aktivitas; Kurangnya kesadaran remaja akan pemilahan sampah di tempat sampah; Pengelolaan sampah belum optimal dan lingkungan sekitar belum sehat masih ada masyarakat yang terserang penyakit demam berdarah; Kegiatan yang biasa dilakukan masyarakat atau remaja yaitu membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir; Semakin penuhnya sisa kotoran yang bertumpuk di Tempat Pembuangan Akhir ; remaja hanya bisa membayar dan mengandalkan petugas kebersihan untuk mengambil sampah ke rumah, yang hanya membawa kendaraan yang muatnya terbatas; para remaja belum terampil mengolah sampah atau barang bekas menjadi barang siap pakai yang bisa menambah penghasilan atau ekonomi; belum tersedianya bank sampah untuk menampung sampah organik dan anorganik. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk mensosialisasikan Pembuatan Bank Sampah dan Pengelolaan Sampah Organik serta Anorganik Penghasil Ekonomi bagi Remaja di Kelurahan Air Putih Perumahan Graha Indah Samarinda. Tahap-tahap yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan evaluasi yang termasuk penerapan metode ceramah, demontrasi dan diskusi. Hasil dari kegiatan  pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, yaitu aktivitas yang dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah menyampaikan ide atau pikiran dalam melaksanakan kegiatan ini kepada remaja di kelurahan air putih, menerima serta menyambut kedatangan tim pengabdian dengan sangat baik, ramah dan sopan. Aktivitas yang dilakukan ini lancar bisa sesuai dengan yang direncanakan. Dengan adanya pengabdian ini dapat menambah pengetahuan atau ide pikiran para remaja dan dapat memberdayakan para remaja dalam pengelolaan sampah anorganik dan organik. Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi remaja, dapat menumbuhkan hidup sehat dan dapat menghasilkan penghasilan ekonomi atau penghasilan.
Pendampingan pengajaran bahasa Inggris melalui audio lingual method dengan media boneka jari Sulistyawati, Anin Eka; Ekawati, Yulia Nur; Rosdiana, Ihda
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.727 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i1.1

Abstract

Anak-anak dengan rentang usia 1-5 tahun berada pada tahap usia emas (golden age). Melalui pembelajaran yang inovatif dan aplikatif, mereka tidak hanya mampu menyimak, meniru, akan tetapi juga menyusun kata demi kata dalam bahasa Inggris. Hal inilah yang mendorong peningkatan jumlah institusi pendidikan anak usia dini (PAUD) yang mulai mengenalkan bahasa Inggris kepada para siswanya melalui beragam cara, seperti bernyanyi, mengucapkan salam, mendongeng, dan sebagainya. Sayangnya, upaya tersebut tidak diimbangi dengan pengetahuan dan kompetensi bahasa Inggris yang dimiliki oleh para guru pendidikan PAUD, mengingat mayoritas dari mereka bukanlah lulusan pendidikan bahasa Inggris. Akibatnya penyampaian dan pemilihan materi yang diberikan kurang tepat. Alhasil, siswa tidak dapat menerima materi dengan maksimal di sekolah. Untuk itulah, melalui program pengabdian kepada masyarakat ini kami berusaha untuk membantu memilih metode pengajaran dan materi yang tepat bagi siswa PAUD, salah satunya melalui metode Audio Lingual Method (ALM) dan penggunaan media boneka jari hewan. Hasil yang didapatkan melalui sepuluh kali pertemuan adalah terdapat peningkatan pemahaman dan pemilihan metode pengajaran bagi para guru PAUD. Dari total peserta sebanyak 28 orang, 25 orang merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini sehingga mereka jadi lebih mampu mengidentifikasi dan memilih materi yang akan disampaikan dikelas. Oleh karena itu, program pendampingan semacam ini sangat diperlukan bagi para guru PAUD, khususnya dalam menyampaikan materi bahasa Inggris karena terdapat beragam materi dan metode yang harus mereka pilih sesuai dengan usia siswa.
Sosialisasi stimulasi spasial-visual dengan building simulator game peserta didik Brantasari, Mahkamah
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.473 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i2.19

Abstract

Perkembangan tekhnologi sudah tidak dapat dihindari termasuk didalamnya adalah perkembangan permainan anak-anak yang terus berproses sesuai dengan perkembangan zaman. Pengabdian kali ini melakukan kegiatan seminar yang dihadiri oleh orangtua peserta didik yang ada di kelurahan Makroman. Dalam pelaksanaan kegiatan ini tim pelaksana mengadakan persiapan dengan melakukan survey ke warga RT 24 Makroman pada tanggal 5 Desember 2019 untuk meminta waktu luangnya agar bersedia menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan seminar selama setengah hari yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2019 bertepatan dengan hari minggu yang mana peserta seminarnya adalah orang tua peserta didik di RT 24 Makroman. Kegiatan pengabdian masyarakat dihadiri oleh orang tua peserta didik yang telah hadir pada jam 09.00 wita,  acara di mulai dengan pembukaan dan di tutup dengan doa, selanjutnya pada pukul 09. 30 wita, acara di sambung dengan kegiatan Bakti Sosial Peningkatan Gizi Peserta Didik dan pada jam 13.00 wita di lanjutkan dengan seminar “Sosialisasi Stimulasi Spasial-Visual Dengan Building Simulator Game Peserta Didik”.
Penyuluhan bahaya penggunaan narkoba pada warga binaan di rumah tahanan negara kelas II A Samarinda tahun 2019 Kusumawati, Rindha Mareta; Situngkir, Devita Vera Hotma Uli
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.032 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i1.13

Abstract

Sistem data base pemasyarakat (SDP, 2019) tercatat bahwa sebanyak 3,7 % warga binaan rutan Samarinda Kelas IIA merupakan pengguna aktif narkoba jenis Sabu dan Ekstasy, dan lain sebagainya. Dan berdasarkan data kunjungan warga binaan di poliklinik rutan tercatat bahwa setiap hari nya ada dua sampai tiga orang yang kedapatan menggunakan Narkoba jenis sabu. Adapun tujuan di lakukan nya pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan tentang informasi dan edukasi kesehatan mengenai bahaya penggunaan narkoba kepada warga binaan rutan samarinda di rumah tahanan negara kelas II A Samarinda pada bulan Desember tahun 2019. Dalam kegiatan ini di lakukan dilaksanakan oleh Pengusul dan mahasiswa/i fakultas kesehatan masyarakat dengan menggunakan beberapa alat antar lain seperti, Labtop, LCD, Proyektor, ATK dan Brosur, adapun materi yang di bawakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan tentang bahaya penggunaan Narkoba. Metode yang di gunakan adalah Focus Group Discussion (FDG).
Pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick Apriyani, Apriyani; Putri, Mahadewi Mustika; Wibowo, Samuel Yudha
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.331 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i1.11

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah di Indonesia yang dapat memberikan dampak negatif baik pada lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Sampah berkaitan erat dengan pertumbuhan penduduk yang cenderung meningkat setiap tahun. Peningkatan volume jenis sampah juga berkaitan dengan pola hidup masyarakat. Kebersihan lingkungan menjadi tanggungjawab bersama mulai anak-anak sampai usia dewasa. Kegiatan pengabdian ini akan berfokus pada prinsip recycle melalui ecobrick di TK Khalifah Samarinda. Tujuannya adalah memberikan pemahaman sejak dini tentang dampak sampah sehingga dapat menjadi pribadi yang senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.  Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dampak sampah simulasi upaya pemanfaatan sampah khususnya plastik yang diolah menjadi ecobrick. Kegiatan sosialisasi dilakukan bersama seluruh siswa dan siswa TK Khalifah yang terdiri dari TK A, TK B, dan Play Group serta seluruh Bunda Guru yang mengajar di TK Khalifah Samarinda. Para murid TK Khalifah Samarinda sangat antusias pada kegiatan tersebut. Materi diberikan dengan cara yang menarik. Bunda guru pun ikut berpartisipasi sehingga para murid semakin semangat dalam membuat ecobrick.
Sosialisasi kebijakan perlindungan hukum terhadap hak-hak perempuan tenaga kerja migran dalam mewujudkan nilai-nilai keadilan sosial Widyastuti, Tiyas Vika; Hamzani, Achmad Irwan; Nuridin, Nuridin; Wildan, Muhammad
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.14 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i1.2

Abstract

Fenomena migrasi yang berwajah perempuan diawali dengan keterbatasan akses dan kontrol perempuan terhadap sumber-sumber kehidupan akibat kebijakan pembangunan yang cenderung berorientasi pada pertumbuhan ekonomi global serta menempatkan perempuan dalam situasi pemiskinan. Selama ini perempuan kerap dijadikan solusi dari setiap persoalan ekonomi yang dihadapi oleh keluraga seperti dijadikan objek tanggungan utang, aset ekonomi untuk membantu keluarga mencari nafkah, termasuk didalamnya menjadi Tenaga Kerja Migran untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Perempuan tenaga kerja migran kerap mengalami ketidakadilan dan penindasan berlapis yang terjadi di desa akibat pemiskinan maupun di seluruh tahapan migrasi, yaitu pra, pemberangkatan, masa kerja hingga kepulangan. Sila ke 5 Pancasila, sebagai Dasar Nilai Keadilan Sosial, mengaturnya dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2012 berdasarkan Konvensi Internasional Mengenai Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya memiliki tujuan melindungi pekerja migran Indonesia yang berada diluar negeri mendapatkan hak perlindungan tersebut. Dalam Pasal 6 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 jelas disebutkan bahwa Pemerintah bertanggung jawab untuk meningkatkan upaya perlindungan TKI diluar Negeri serta Pasal 27 mengatur tentang penempatan TKI di Luar Negeri hanya dapat dilakukan ke negara tujuan yang pemerintahnya membuat perjanjian tertulis dengan Pemerintah Negara Republik Indonesia atau ke Negara tujuan yang mempunyai peraturan perundang-undangan yang melindungi tenaga kerja asing. Oleh sebab itu, setiap orang dilarang menempatkan calon TKI pada jabatan atau tempat pekerjaan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan norma kesusilaan serta peraturan perundang, baik di Indonesia maupun di Negara tujuan. Dalam pelaksaaannnya, Balai Latihan Kerja Luar Negeri sering kali tidak memberikan pemahaman dan wawasan terhadap calon tenaga kerja migran tentang arti pentingnya perlindungan hukum dan bagaimana mereka bisa melakukan advokasi terhadap dirinya sendiri jika mengalami kekerasan ataupun pelecehan di negara tujuan bekerja. Kegiatan Sosialisasi ini salah satunya dimaksudnya memberikan pemahaman dasar berkenaan perlindungan hukum dan upaya yang harus dilakukan jika mengalami kejadian yang tidak mengenakan tersebut dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Sosialisasi pembuatan bank sampah serta pengelolaan sampah organik serta anorganik Hikmah, Nurul; Ruing, Helena Losa
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.167 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i2.20

Abstract

Permasalahan sampah yang dihadapi antara lain meningkatnya jumlah penduduk atau masyarakat termasuk remaja yang mempengaruhi bertambahnya limbah atau buangan sampah dari kebutuhan masyarakat yang telah digunakannya isi makanannya tersebut atau barang yang telah digunakannya setelah melaksanakan aktivitas; Kurangnya kesadaran remaja akan pemilahan sampah di tempat sampah; Pengelolaan sampah belum optimal dan lingkungan sekitar belum sehat masih ada masyarakat yang terserang penyakit demam berdarah; Kegiatan yang biasa dilakukan masyarakat atau remaja yaitu membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir; Semakin penuhnya sisa kotoran yang bertumpuk di Tempat Pembuangan Akhir ; remaja hanya bisa membayar dan mengandalkan petugas kebersihan untuk mengambil sampah ke rumah, yang hanya membawa kendaraan yang muatnya terbatas; para remaja belum terampil mengolah sampah atau barang bekas menjadi barang siap pakai yang bisa menambah penghasilan atau ekonomi; belum tersedianya bank sampah untuk menampung sampah organik dan anorganik. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk mensosialisasikan Pembuatan Bank Sampah dan Pengelolaan Sampah Organik serta Anorganik Penghasil Ekonomi bagi Remaja di Kelurahan Air Putih Perumahan Graha Indah Samarinda. Tahap-tahap yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan evaluasi yang termasuk penerapan metode ceramah, demontrasi dan diskusi. Hasil dari kegiatan  pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, yaitu aktivitas yang dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah menyampaikan ide atau pikiran dalam melaksanakan kegiatan ini kepada remaja di kelurahan air putih, menerima serta menyambut kedatangan tim pengabdian dengan sangat baik, ramah dan sopan. Aktivitas yang dilakukan ini lancar bisa sesuai dengan yang direncanakan. Dengan adanya pengabdian ini dapat menambah pengetahuan atau ide pikiran para remaja dan dapat memberdayakan para remaja dalam pengelolaan sampah anorganik dan organik. Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi remaja, dapat menumbuhkan hidup sehat dan dapat menghasilkan penghasilan ekonomi atau penghasilan.
Membangun gen aksi keluarga jujur, keluarga bahagia, sebagai budaya anti korupsi berbasis keluarga Linanda, Ayu
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1254.995 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i2.16

Abstract

Titik nadir perjuangan dalam pembangunan berada pada tangan keluarga. Keluarga memiliki potensial dalam melahirkan nilai-nilai moral kehidupan berbudaya luhur, yang tumbuh dan berkembang di masyarakat. Kontekstual sederhana mengenai pemahaman keluarga memberi arti bahwa keluarga memberi pengaruh individu atau perseorangan, sehingga terbentuklah sebuah karakter yang dibawa saat bersosialisasi dtengah masyarakat. Makna itulah titik awal membangun budaya anti korupsi berbasis keluarga yang sesuai budaya luhur milik Indonesia, dengan harapan peranan keluarga mampu melahirkan dan menciptakan karakter kepemimpinan anti korupsi. Untuk itulah penekanan dukungan terhadap keluarga dalam memberantas korupsi perlu digalakkan. Dalam mewujudkan program pembangunan budaya anti korupsi berbasis keluarga tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan target masyarakat yang bermukim di Kampung Pelangi Kelurahan Sidodadi Kota Samarinda dan diselenggarakan di Kampung Pelangi Kelurahan Sidodadi Kota Samarinda, karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap korupsi serta peran keluarga dalam keterlibatannya memberantas korupsi. Tujuan dilaksanakan di Kampung Pelangi Kelurahan Sidodadi Kota Samarinda untuk mensosialisasikan sebuah konsep yaitu membangun gen aksi keluarga jujur, keluarga bahagia sebagai budaya anti korupsi berbasis keluarga. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan terdiri dari tahap persiapan yaitu pra survei, pembentukan tim, pembuatan dan pengajuan proposal, koordinasi tim dan mitra serta persiapan alat dan bahan pelatihan. Tahap pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi penyuluhan yang diisi dengan pemaparan materi dan diskusi interaktif. Tahap evaluasi dilakukan dengan perbandingan kondisi mitra sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat melalui metode wawancara dan observasi. Setelah itu, dilakukan penyusunan laporan yang kemudian dipublikasikan.
Edukasi politik virtual era demokrasi digital pada sekolah menengah kejuruan Malik, Ihyani; Khaerah, Nur; Prianto, Andi Luhur; Hamrun, Hamrun
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.092 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i2.14

Abstract

Edukasi politik kepada siswa-siswa di SMK Negeri 1 Bulukumba merupakan instrumen penting untuk membantu memperkenalkan politik sejak di bangku sekolah. Kegiatan yang biasa dilakukan berupa sosialisasi tentang pemilu, pemilukada, dan pendidikan politik bagi siswa. Kegiatan ini bermaksud memberikan trasnfer pengetahuan dan pemantik semangat siswa sebagai pemilih pemula untuk turut berpartisipasi aktif dalam pemilu maupun pemilukada yang akan datang. Tetapi, permasalahan yang dihadapi oleh siswa SMK Negeri 1 Bulukumba yang telah memiliki hak suara, diantaranya: (1) Masih terdapat siswa yang tabu memahami politik sehingga apatis berpartisipasi dalam pemilu. Selain itu, ketidaktahuan terhadap informasi-informasi pemilu dan politik juga salah satu penyebab sikap golput mereka; (2) Terdapat siswa yang senang terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik, tetapi sikap fanatik terhadap salah satu pilihan politiknya sering membuat perseteruan hingga menyebarkan ujaran kebencian dengan pendukung kandidat lainnya di media sosial; (3) Terdapat siswa yang menggunakan hak pilihnya berdasarkan money politic; (4) Terdapat siswa yang belum mengetahui cara penggunaan media sosial dengan bijak, sehingga banyak yang menjadi pelaku penyebar berita hoax. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini ingin mencapai: (1) Peningkatan pemahaman siswa dalam Demokrasi Digital, dan UU ITE dalam menggunakan Teknologi/media sosial; (2) Peningkatan minat literasi Politik siswa (Mengurangi golput, mencegah Hoax, peduli pemerintahan daerah); (3) Perbaikan tata nilai dan karakter siswa (sosial, politik, keamanan, ketentraman, pendidikan
Strategi pengembangan produk jipang berbasiskan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran yang kreatif Rapini, Titi; Kristiyana, Naning; Santoso, Adi; Setyawan, Fery
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.6 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i1.7

Abstract

Kegiatan ini bertujuan Kondisi mitra hampir sama dengan kebanyakan UKM  yang ada di desa lain, yakni mengalami beberapa permasalahan sehingga sulit untuk bisa berkembang. Industry kuliner Jipang merupakan salah satu usaha milik BUMDes Desa Wonoketro, sedangkan desa Wonoketro itu sendiri memiliki hasil alam utama yakni padi, serta hasil tani berupa jagung dan kedelai. Sedangkan untuk bidang usaha mitra itu sendiri berupa jasa persewaan molen dan industry kuliner berupa Jipang. Berdasarkan informasi yang digali dari pengurus, permasalahan yang dihadapi oleh mitra setidaknya ada empat hal, yakni: kurangnya analisa dan pengembangan potensi desa; belum kuatnya manajemen organisasi yang digunakan; lemahnya aspek administrasi dan manajemen keuangan; serta belum maksimalnya strategi pemasaran yang digunakan. Aspek modal yang selama ini menjadi salah satu masalah penting bagi sebuah badan usaha sebenarnya kurang berlaku bagi mitra, karena mitra mendapat dukungan modal yang cukup besar dari penyertaan modal dari desa maupun dari pemerintah Kabupaten. Dalam mengatasi permasalahan ini, kami berusaha memberikan solusi dengan membidik aspek Sumber Daya Manusia (SDM). SDM menjadi salah satu aspek penting dalam sebuah organisasi karena SDM itulah yang menjalankan aspek lain dari sebuah organisasi. Kami berusaha menguatkan SDM organisasi mitra dengan memberikan beberapa program seperti pemberian pelatihan manajemen usaha , pelatihan pemasaran  usaha mitra  industry kuliner Jipang demi menguatkan SDM dan marketing usaha  industry Jipang milik BUMDes.