cover
Contact Name
I Gede Bendesa Subawa
Contact Email
subawa93@unhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
subawa93@unhi.ac.id
Editorial Address
Jalan Sangalangit, Tembau, Penatih, Denpasar Timur- Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Sewaka Bhakti
ISSN : -     EISSN : 26542935     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sewaka Bhakti merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Hindu Indonesia Denpasar yang khusus untuk menyebarluaskan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen. Jurnal Sewaka Bhakti merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang menerima segala bidang ilmu dan tema pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2018): Sewaka Bhakti" : 5 Documents clear
Penyuluhan Hukum Perkawinan Hindu Sebagai Strategi Menuju Desa Sadar Hukum I Putu Gelgel; I Putu Sastra Wibawa
JURNAL SEWAKA BHAKTI Vol 1 No 1 (2018): Sewaka Bhakti
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.593 KB) | DOI: 10.32795/jsb.v1i1.16

Abstract

Legal awareness of Hindu marriage law that has not been maximal is a problem for the community in Tista Village, Busung Biu Subdistrict, Buleleng Regency. One of the strategies to increase the legal awareness of Tista Village community especially in understanding Hindu marriage law through legal education is done to achieve maximal legal awareness of the community. The Community Service Team succeeded in providing an understanding to the public about the importance of knowing the law of Hindu marriage. Hindu marriage counseling activities by combining lecture and case-case models can be a model of future counseling by no longer doing legal counseling with lecture models only.
BUDIDAYA TANAMAN MAHONI (Sweitenia macrophylla) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI TANAMAN OBAT AA Komang Suardana
JURNAL SEWAKA BHAKTI Vol 1 No 1 (2018): Sewaka Bhakti
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.555 KB) | DOI: 10.32795/jsb.v1i1.20

Abstract

Batukau Mount with its dense forest as the lungs of Tabanan Regency. As a buffer zone, water sources can irrigate existing subak, one of them is Jatiluwih Subak which is a World Cultural Heritage. At the south foothill of Mount Batukau Mount there is Sad Kahyangan Temple, Batukau Temple. Nature preservation around the temple is still maintained, but over time there are areas that need to be greened. Based on this situation, community service around Batukau Temple is carried out with the theme "Mahogany Cultivation (Sweitenia macrophylla) and Its Use as Medicinal Plants". The community service method was carried out with a lecture system to several community members in Batukau Temple. Conclusions obtained in the cultivation of mahogany plants that need to be considered are hatcheries and nurseries, planting and maintenance. As a medicinal plant, mahogany seed extract can be used as an environmentally friendly vegetable pesticide to control Plutella xylostella and Crosidolomia binolalis in cabbage when pests were in the larval stage and seeds of mahogany fruit contain various substances including flavonoids and saponins that function as bacteriocytes. Key Word : cultivation, Mahogany plant, medicinal plants
EVALUASI JARINGAN IRIGASI DESA NYALIAN BANJARANGKAN KLUNGKUNG Made Novia Indriani; I Nyoman Suta Widnyana
JURNAL SEWAKA BHAKTI Vol 1 No 1 (2018): Sewaka Bhakti
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.167 KB) | DOI: 10.32795/jsb.v1i1.21

Abstract

Salah satu kegiatan pengembangan dan pengelolaan sumber air irigasi yaitu berhubungan dengan pembagian air keseluruh jaringan irigasi. Mengingat kendala pengairan yang terjadi di Desa Nyalian, dimana debit air tidak mencukupi sampai dihilir, sehingga hal tersebut berdampak pada keberlangsungan areal persawahan dan perkebunan warga yang berada di daerah hilir. Sebagai langkah awal untuk mengetahui penyebab, mengevalusainya dan kemudian mencari solusi penanganannya, maka diperlukan kembali pendataan atau inventarisasi elevasi jaringan irigasi serta kondisi saluran irigasi yang terdapat di lingkup wilayah Desa Nyalian Banjarangkan Klungkung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan gambaran keadaan permasalahan yang terjadi untuk kemudian dilakukan evaluasi serta alternative pemecahan masalah. Tahap awal yaitu dengan mendata melalui proses pemetaan elevasi jaringan irigasi serta inventarisasi kondisi bangunan-bangunan saluran irigasi yang ada di sepanjang aliran Dam Cai di Desa Nyalian. Selanjutnya mengevaluasi kondisi saluran existing tersebut terhadap kebutuhan yang diperlukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey lapangan melalui observasi, wawancara, pengukuran dan dokumentasi. Untuk pemetaan selain dari pengukuran dilapangan secara manual, proses pemetaan dilakukan juga dengan menggunakan bantuan GPS, untuk mendapatkan elevasi ketinggian aliran pada beberapa desa adat yang ada dalam lingkup Desa Nyalian Berdasarkan hasil pemetaan, elevasi dari hulu hingga hilir sangat memungkinkan utk mengalirkan air sesuai debit yang diharapkan, mengingat elevasi dari hulu menuju hilir, semakin rendah di daerah hilir. Kendala yang terjadi yaitu pada jenis penampang saluran irigasi yaitu masih berupa saluran alami atau dari tanah. Hal tersebut sangat berdampak pada debit air yang mengalir ke hilir, dimana sesuai dengan sifat yang dimiliki oleh tanah tersebut yang mempunyai sifat permeabilitas, yang artinya, tanah menyerap air yang akan dialirkan sampai di hilir. Alternatif solusi yang bisa ditawarkan yaitu membuat saluran irigasi dari pasangan beton atau pemasangan pipa-pipa di sepanjang saluran irigasi, sehingga air mengalir dari hulu ke hilir sesuai dengan debit yang diperlukan. Kata Kunci : Jaringan irigasi, Pemetaan, Evaluasi
PENGUATAN KONSEP AJARAN TRI HITA KARANA MELALUI SEKE BHATRE DI BANJAR LUMBUNG SARI, DESA PAKRAMAN DENPASAR I Gusti Ketut Widana; I Gde Widya Suksma
JURNAL SEWAKA BHAKTI Vol 1 No 1 (2018): Sewaka Bhakti
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.47 KB) | DOI: 10.32795/jsb.v1i1.22

Abstract

Sebagai agama wahyu yang maha sempurna, ajaran Hindu sangat kaya dengan konsep ajaran ideal. Namun, apa yang menurut konsep ajaran itu begitu ideal dan baik serta berguna bagi kemuliaan hidup manusia, seringkali diabaikan. Oleh karena itu, diperlukan terobosan baru untuk mengejawantahkan ajaran ideal Hindu secara konseptual dalam tataran kontekstual. Seperti konsep ajaran Tri Hita Karana yang penguatannya dapat diimplementasikan melalui kegiatan “Seke Bhatre”, dengan cara melakukan Tirthayatra yang dalam pelaksanaannya mensinergikan ajaran bhakti (kehadapan Tuhan), tresna (kepada sesama manusia) dan eling (terhadap alam lingkungan). Kata kunci : penguatan, tri hita karana, seke bhatre
PENINGKATAN KEAKTIFAN ORGANISASI PEMUDA MELALUI PELATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN (PROGRAM PENGABDIAN DI DESA REJASA, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN) I Putu Fery Karyada
JURNAL SEWAKA BHAKTI Vol 1 No 1 (2018): Sewaka Bhakti
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.942 KB) | DOI: 10.32795/jsb.v1i1.23

Abstract

Youth organization is a place to develop potential and leadership. However, many young people do not understand the role, function and benefits in organization then couse lack of their activity. In addition, the lack awareness of mutual cooperation (gotong royong), difficulty in teamwork, and the occurrence internal conflicts led to the weakness of youth organizations in Rejasa. The purpose of leadership training is to increase awareness and activeness of youth in organizing. The participants are 92 people who are representatives from four Banjar Dinas Desa Rejasa. The training was held for two days and took place in Balai Serba Guna Rejasa. The methods used are lectures, discussions, and leadership games. In addition, participants also introduced to Yoga activities. After the leadership training, participants are more aware of the function and role in organizing. Familiarity and cohesiveness among participants can also be improved. With yoga activities, participants can also maintain physical and spiritual health. Keyword: Generasi Muda, Organisasi Pemuda, Pelatihan Kepemimpinan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5