cover
Contact Name
Hans A. Harmakaputra
Contact Email
indonesiantheology@gmail.com
Phone
+6281396377412
Journal Mail Official
editor@indotheologyjournal.org
Editorial Address
Apartemen Menteng Square Tower A 9/23 Jalan Matraman Raya 30-E, Menteng Jakarta Pusat Kode Pos 10310
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Theology
ISSN : -     EISSN : 23390751     DOI : https://doi.org/10.46567/ijt
Indonesian Journal of Theology is a theological journal published by Asosiasi Teolog Indonesia. It is established to enhance theological discourse among theologians across denominations and faith traditions, particularly in the Indonesian context. We also aim to contribute to the wider academic theological discourse in global Christianity, especially in the Asian context, by publishing the works of authors from all over the world. We welcome contributions from scholars of theological studies, religious studies, and other related fields. Indonesian Journal of Theology receives a wide range of manuscripts of interdisciplinary nature related to theology and religious studies as it aims to bridge academia, ecclesia, and society. It publishes articles and book reviews as resources for theological education, pedagogy, and ecumenical and interreligious learning on topics related to Theology, Biblical studies, and Religious studies. IJT commits to publish high quality academic articles. Managed and edited by a diverse team of scholars from different institutions, all articles are processed through a double blind peer review by respected scholars in their field.
Articles 134 Documents
Lima Penggerak Bangsa Yang Terlupa: by Gerry Van Klinken Ignatius Dwiana
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 1 (2013): Edisi Reguler - Juli 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46567/ijt.v1i1.95

Abstract

A Perichoretic Model for Christian Love : A Theological Response to “A Common Word Between Us and You” Ekaputra Tupamahu
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 1 (2013): Edisi Reguler - Juli 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46567/ijt.v1i1.92

Abstract

This article is basically a theological response to the Common Word Between Us and You. It gives a special emphasis on the Trinitarian concept of perichoresis and uses it as a model for Christian love in a pluralistic society. Close attention is given to Jurgen Moltmann’s social trinitarianism, and how it helps formulate a theological framework for a Christian attitude toward others.
A Preliminary Reseach on the Islamic Concept of Jesus as the Spirit and Word of God : From Polemics towards a Comparative Theology Hans A. Harmakaputra
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 1 (2013): Edisi Reguler - Juli 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46567/ijt.v1i1.93

Abstract

NA
Toward a Reformed Theological Interpretation of Scripture Nathaniel Gray Sutanto
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 1 (2013): Edisi Reguler - Juli 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46567/ijt.v1i1.94

Abstract

NA
Mind the Gap! Berteologi Ekonomi Kontekstual Melalui Penafsiran Injil Lukas 16:9-13 dalam Rangka Mempertimbangkan Ulang Konteks Kemiskinan Yang Parah di Indonesia August Corneles Tamawiwy Karundeng
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 1 (2013): Edisi Reguler - Juli 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46567/ijt.v1i1.91

Abstract

Permasalahan tingkat kemiskinan di Indonesia sudah menjadi berita yang panas dalam beberapa dekade ini. Seringkali kita memindai bahwa ketegangan yang menyebabkan meningkatnya prosentase kemiskinan di Indonesia terjadi di antara orang kaya dan orang miskin. Teologi yang muncul selama ini juga selalu berpihak kepada orang-orang miskin sehingga perhatian terhadap orang kaya sangat minim. Kekayaan dan harta dalam konteks kemiskinan ini akhirnya menjadi korban dan dipandang sebelah mata. Pekerjaan bahkan dijadikan hal yang duniawi karena secara tidak langsung menyimpan kebobrokannya sendiri sehingga tidak layak di mata Allah. Di dalam tulisan ini penulis mencoba meninjau kembali akar permasalahan ekonomi di Indonesia dalam ranah kekristenan, serta melihat teologi apa yang berkembang di dalam konteks tersebut. Selain itu, penulis juga mencoba mengusung sebuah “ladang baru” sebagai konteks berteologi kontekstual dengan mengangkat konteks kesenjangan ekonomi yang parah dalam rangka mempertimbangkan ulang konteks kemiskinan yang parah (overwhelming poverty) yang dipaparkan oleh banyak teolog-teolog besar dunia, namun secara khusus diangkat oleh salah satu teolog besar Indonesia yaitu Emanuel Gerrit Singgih ketika berteologi secara kontekstual di Indonesia. Dalam rangka inilah penulis menafsirkan teks Injil Lukas 16:9-13 sebagai landasan iman dan evaluasi teologis terhadap argumentasi yang menyangkut dengan kesenjangan kaya-miskin dalam Injil sebagai refleksi terhadap konteks kesenjangan ekonomi yang parah yang terjadi di Indonesia.
Manusia yang Diciptakan Allah: Telaah atas Kesaksian Perjanjian Lama: by J. A. Telnoni
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 2 (2013): Edisi Reguler - Desember 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.006 KB) | DOI: 10.46567/ijt.v1i2.87

Abstract

The Price of Monotheism: by Jan Assmann Ekaputra Tupamahu
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 2 (2013): Edisi Reguler - Desember 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.882 KB) | DOI: 10.46567/ijt.v1i2.88

Abstract

Yesus Belajar Ilmu Sihir di Mesir? Matius 2:13-23 dan Studi Yesus Sejarah Deky Hidnas Yan Nggadas
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 1 (2013): Edisi Reguler - Juli 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.511 KB) | DOI: 10.46567/ijt.v1i1.89

Abstract

NA
Ketegangan Antar Kelompok Agama pada Masa Orde Lama sampai Awal Orde Baru: Dari Konflik Perumusan Ideologi Negara Sampai Konflik Fisik Amos Sukamto
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 1 (2013): Edisi Reguler - Juli 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46567/ijt.v1i1.90

Abstract

Sejak masa awal kemerdekaan sampai masa munculnya pemberontakan PKI pada tahun 1965 Indonesia banyak diwarnai ketegangan antara kelompok Islam, Islam nasionalis, abangan, dan Kristen. Ketegangan tersebut tampak dalam perumusan dasar negara RI yang diakhiri dengan satu modus vivendi dikenal dengan nama Piagam Jakarta. Namun sehari setelah Indonesia merdeka ketujuh kalimat dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 tersebut dihapus. Pada saat inilah bibit ketegangan antara Islam dengan Kristen mulai muncul. Tahun 1950-an terjadi kebangkitan aliran kepercayaan (Kejawen), penganut gerakan ini menjadi basis utama bagi massa PKI. PKI merupakan oposisi utama bagi ideologi maupun politik Islam. Ketika PKI gagal mengadakan revolusi pada tahun 1965 banyak orang Islam yang membantu Angkatan Darat dalam menumpas para pengikut PKI. Karena kecewa maka banyak para pengikut PKI yang abangan memeluk agama Kristen. Konversi ke Agama Kristen dikalangan abangan ini telah menggeser kelompok yang dianggap ancaman bagi Islam dari kelompok abangan ke kelompok Kristen.
Peran Organisasi Kemasyarakatan Keagamaan dalam Penanggulangan Kemiskinan : Kasus di GPIB Jemaat ”EKKLESIA” DKI Jakarta dan GPIB Jemaat ”NEHEMIA” Desa Cipayung, Kabupaten Bogor
Indonesian Journal of Theology Vol 1 No 2 (2013): Edisi Reguler - Desember 2013
Publisher : Asosiasi Teolog Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.175 KB) | DOI: 10.46567/ijt.v1i2.86

Abstract

Reformation was introduced to Indonesia in 1998 but it has not been able to alleviate poverty. Many think that it is the government that holds the greatest responsibility for poverty. In fact, the government is not the only stakeholder in development. The private sector and civil society organizations also play an important role in it. The Protestant Church in West Indonesia (GPIB) as part of civil society organizations seems to play a very strategic role in development, including poverty alleviation. Some studies show that the quality of leadership is one of the factors that determine GPIB’s role in reducing poverty. This is closely related to the creation of people’s character that enables the religious civil society organization to make maximum contributions to reducing poverty. Therefore, the 12S-7C5P-3S-GT Navigation Model may provide the leaders and people of GPIB with guidelines to build their character so that they will be ready and able to play a concrete role in alleviating poverty.

Page 1 of 14 | Total Record : 134