cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmad.yani@bakrie.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijsr@bakrie.ac.id
Editorial Address
LPkM - Kampus Universitas Bakrie, Jl. H.R Rasuna Said Kav C-22,Kuningan, Jakarta Selatan - 12920 Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesian Journal for Social Responsibility
Published by Universitas Bakrie
ISSN : -     EISSN : 26853833     DOI : https://doi.org/10.36782/ijsr
Indonesian Journal of Social Responsibility (IJSR) e-ISSN 2685-3833 is an Open Access Journal that publishes scientific articles of community service research and policy analysis focuses on the fields of (1) community services, empowerment and entrepreneurships; (2) application of science and technology for sustainable development; (3) social, political, and economic Issues; (4) sustainable governance and public policy; (5) information and communication strategy published by Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Bakrie. IJSR publishes 2 times in a year every June (Submission deadline April 30th) and December (Submission deadline October 30th)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 01 (2019): June 2019" : 5 Documents clear
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN METODA KERANJANG TAKAKURA DI KELURAHAN PANCORAN Madonna, Sandra; Nursetyowati, Prismita
Indonesian Journal of Social Responsibility Vol. 1 No. 01 (2019): June 2019
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v1i01.5

Abstract

Kelurahan Pancoran merupakan salah satu lokasi padat penduduk di Jakarta selatan. Besarnya jumlah penduduk dan keanekaragaman aktivitas di Kelurahan Pancoran berkontribusi terhadap peningkatan jumlah dan permasalahan dari timbulan sampah. Sampah organik yang berasal dari rumah tangga mendominasi timbulan sampah di Indonesia. Timbulan sampah organik di kelurahan Pancoran berpotensi untuk dikelola dengan baik. Metode Komposting menggunakan keranjang Takakura sangat tepat diperkenalkan sebagai teknologi tepat guna dalam pengolahan sampah organik. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah partisipasi masyarakat yang masih kurang terarah dan terorganisir secara baik, masih minimnya kepudilan masyarakat terhadap permasalahan sampah. Adanya potensi sampah rumah tangga untuk diolah bahkan dapat bernilai ekonomi, namun belum maksimal diterapkan karena masih kurangnya motivasi dan wawasan masyarakat dalam mengelola sampah. Kegiatan Pelatihan Pengelolaan sampah di kelurahan Pancoran telah dilakukan yang dihadiri oleh 20 orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dari beberapa perwakilan RT di RW 04 kelurahan Pancoran Jakarta Selatan. Dengan metode penyampaian secara presentasi, praktik pembuatan keranjang Takakura, diskusi dan tanya jawab.  Pelatihan pengolahan sampah skala rumah tangga menggunakan keranjang Takakura diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat di Kelurahan Pancoran dalam mengelola sampah mereka, dan dapat mensosialisasikan serta memotivasi rumah tangga lain di sekitar sehingga dapat menjadi salah satu contoh kawasan yang bersih, sehat, dan bebas dari sampah.
PELATIHAN PRODUKSI DODOL BERBASIS NANGKA DI DESA TRITIS YOGYAKARTA Cempaka, Laras; Asiah, Nurul
Indonesian Journal of Social Responsibility Vol. 1 No. 01 (2019): June 2019
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v1i01.6

Abstract

Desa Tritis, Purwobinangun, Pakem, Sleman merupakan salah satu desa di kota Yogyakarta yang memiliki tingkat perekonomian menengah kebawah. Desa tersebut memiliki potensi hasil kebun berupa buah nangka yang cukup melimpah, namun dengan harga jual yang sangat murah. Dodol nangka merupakan salah satu produk pangan olahan yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan nilai ekonomis buah nangka. Pada program pengabdian masyarakat kali ini, masyarakat diberi pelatihan pengembangan produk dodol nangka yang diberi inovasi dengan penambahan kacang sebagai isian dan dengan membuat desain kemasan yang berbeda dengan produk dodol yang umum beredar dipasaran. Adanya pelatihan olahan pangan berbasis nangka dan inovasi pengembangan produknya, diharapkan mampu memberdayakan potensi sumberdaya dan masyarakat Desa Tritis. Lebih jauh, produk ini diharapkan mampu menjadi salah satu produk pangan oleh oleh khas Yogyakarta, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian warga.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI BIOPORI UNTUK PEMBUANGAN SAMPAH ORGANIK DAN PENCEGAHAN BANJIR DI KELURAHAN MENTENG ATAS Adidarma, Wijaya; Susanto, Tri; Surya Irawan, Diki
Indonesian Journal of Social Responsibility Vol. 1 No. 01 (2019): June 2019
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v1i01.7

Abstract

Banjir yang melanda sebagian wilayah di Jakarta dewasa ini, akibat kelalaian manusia dalam memperhatikan lingkungan. Kurangnya kepedulian untuk menjaga lingkungan menjadi hal utama penyebab banjir. Kegiatan manusia dengan membangun gedung atau fasilitas lain tanpa memperhitungkan area lahan terbuka mengakibatkan area resapan air hujan semakin berkurang. Demikan juga pembuangan sampah di aliran sungai atau selokan yang tidak pada tempatnya, sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar yang pada akhirnya mengakibatkan luapan air. Oleh karena itu, dibutuhkan pembuatan lubang resapan biopori (LRB) dimana bahan utamanya adalah sampah organik. LRB berfungsi untuk meresapkan air ke dalam tanah dan sampah organik yang ditanam dalam lubang dapat digunakan untuk membuat kompos. LRB tidak membutuhkan area yang luas dan proses pembuatannya sangat mudah, hal ini tentu menjadi solusi yang tepat untuk wilayah dengan lahan terbuka yang sempit. Akan tetapi, teknologi tepat guna ini harus disertai dengan kepedulian masyarakat untuk mau memilah sampah dan merawat LRB. Kepedulian masyarakat untuk menjaga kelestarian alam menjadi kunci utama penanggulangan banjir.
KOMPOSTER MANDIRI SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN BANK SAMPAH RW 01 DI KELURAHAN CISALAK DEPOK, JAWA BARAT Fairus, Sirin; Diah Novianti, Mirsa; Nursetyowati, Prismitha; Azizi, Aqil
Indonesian Journal of Social Responsibility Vol. 1 No. 01 (2019): June 2019
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v1i01.8

Abstract

Pengelolaan sampah mutlak diperlukan mengingat dampak buruknya bagi kesehatan dan lingkungan. Sampah menjadi tempat berkembangbiaknya organisme penyebab dan pembawa penyakit. Sampah juga dapat mencemari lingkungan dan mengganggu keseimbangan lingkungan. Upaya pertama dalam pengelolaan sampah secara terpadu adalah pemilahan yang dilakukan mulai dari sumber penghasil sampah, baik dari rumah tangga, pasar, industri, fasilitas umum, daerah komersial dan sumber lainnya. Sampah sebetulnya memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik. Sampah dapat diolah menjadi energi baru dalam berbagai bentuk, misalnya, kertas daur ulang atau pupuk kompos. Untuk itu, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan, pembatasan timbulan sampah, tata cara pemilahan dan penanganan sampah sejak di rumah serta teknik pengolahan sampah sederhana seperti membuat sampah menjadi bahan yang berguna. Kegiatan reduce, reuse, dan recycle (3R) atau batasi sampah, guna ulang sampah dan daur ulang sampah adalah segala aktivitas yang mampu mengurangi segala sesuatu yang dapat  menimbulkan sampah, kegiatan penggunaan kembali sampah yang layak pakai untuk fungsi yang sama atau fungsi yang lain, dan kegiatan mengolah sampah untuk dijadikan produk baru. Pengelola bank sampah, yang merupakan penggerak sosial, menjadi salah satu ujung tombak dalam penanangan masalah sampah di masyarakat. harus bisa menjadi penggerak sosial. Tujuan kegiatan adalah mengedukasi warga mengenai penerapan konsep 3R melalui workshop penanganan sampah sejak dari rumah dan peningkatan keanggotaan bank sampah dan mensosialisasikan pemanfaatan ?Komposter Mandiri? yang diterapkan pada para anggota komunitas bank sampah. Lokasi kegiatan di salah satu RW di daerah Depok, yakni RW 01, Kelurahan Cisalak.
PROGRAM REBRANDING PRODUK LOKAL UNGGULAN YANG BERORIENTASI EKSPORT DI INDONESIA SEBAGAI UPAYA STRATEGI MARKETING PADA PASAR GLOBAL Fortunisa, Ananda
Indonesian Journal of Social Responsibility Vol. 1 No. 01 (2019): June 2019
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v1i01.9

Abstract

Pengembangan merek (rebranding) yaitu strategi pemasaran dengan cara memperbaharui atau pun merubah total nama, tagline, simbol, desain yang diciptakan untuk merek dengan tujuan pengembangan dan pembaharuan di benak konsumen, investor dan pesaing. Rebranding adalah suatu upaya atau usaha yang dilakukan oleh perusahaan atau lembaga untuk merubah total atau memperbaharui sebuah merek yang telah ada agar menjadi lebih baik, dengan tidak mengabaikan tujuan awal perusahaan yaitu berorientasi profit. Manfaat rebranding, Larslong (2004) dalam Liminto (2010:37) adalah branding bukan hanya sekedar desain dari sebuah logo perusahaan. Branding merupakan sebuah hubungan antara konsumen dan perusahaan, antara konsumen dan produk atau antara konsumen dan jasa. Kegiatan ini mempunyai maksud meningkatkan daya saing produk Indonesia melalui penguatan dan pengembangan merek agar lebih marketable dan mampu meningkatkan citra serta kepercayaan terhadap produk Indonesia di pasar Internasional. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan akan pentingnya pengembangan merek sebagai bagian dari upaya peningkatan daya saing dan nilai jual suatu produk, serta memfasilitasi pelaku usaha membangun mereknya dalam bentuk penataan indentitas merek (logo), aplikasinya dalam bentuk materi promosi dan kemasan produk. Lokasi kegiatan di 6 kota, Bandar Lampung, Ambon, Jogyakarta, Pekalongan, Sukabumi, dan Bandung dilakukan pada semester kedua tahun 2018.

Page 1 of 1 | Total Record : 5