cover
Contact Name
Yolanda Pahrul
Contact Email
yolandapahrul@gmail.com
Phone
+6285263913430
Journal Mail Official
journalteacher59@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jote/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal On Teacher Education (Jote)
ISSN : 26861895     EISSN : 26861798     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The teacher education journal is a place for researchers to develop their competencies in the fields of research, education and community service. This journal is related to the world of general education such as early childhood education, educational psychology, primary school teacher education, mathematics education, physics education, chemical education, management education, educational guidance and counseling and other practical studies. Journal On Teacher Education publish publications twice a year, in September and March. This journal is registered with E-ISSN: 2686-1798 and P-ISSN: 2686-1895.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education" : 10 Documents clear
Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Menggunakan Model Discovery Learning di Kelas IV Sekolah Dasar Yosneni Watipah
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan proses belajar siswa dalam pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model Discovery Learning dengan tema kayanya negeriku di kelas IV SD Negeri 07 Teladan Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Pendekatan yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan 36 orang siswa kelas IV SDN 07 Teladan Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I penilaian RPP rata-rata 77,75% (baik) ,Aspek guru rata-ratanya 79,65% (baik), Aspek siswa rata-ratanya 81,15% (baik), Penilaian terhadap siswa dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan dengan rata-rata 74,80 dengan konversi nilai 3,24 (B+). Pada siklus II penilaian RPP rata-ratanya 94,4% (sangat baik), Aspek guru rata-ratanya 93,75% (sangat baik), Aspek siswa rata-ratanya 93,75% (sangat baik), Penilaian terhadap siswa dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan rata-ratanya 82,18 dengan konversi nilai 3,46 (B+). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Discovery Learning dapat meningkatkan proses pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD Negeri 07 Teladan Kec. Guguk Panjang.
Penerapan Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa di Sekolah Dasar Mimi Rahmi Rosneli; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Adityawarman Hidayat
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.506

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran Matematika di kelas V SDN 002 Muara Jalai Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini dengan menggunakan pembelajaran RME. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan RME untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa materi pecahan pada mata pelajaran Matematika siswa kelas V SD. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan 2 pertemuan. Peneliti ini dilaksanakan pada SDN 002 Muara Jalai dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran Matematika dari sebelum tindakan dengan rata-rata persentase 57,25% dengan kategori kurang, dengan menggunakan pembelajaran RME maka terjadi peningkatan siklus 1 dengan persentase 70,57% dengan kategori cukup, sedangkan rata-rata siklus 2 kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan pembelajaran RME terjadi peningkatan dengan rata-rata 84,91% dengan kategori baik. Jadi, pembelajaran Matematika dengan pembelajaran RME dapat meningkatkan kemampuan Pemecahan masalah siswa kelas V SDN 002 Muara Jalai.
Efektifitas Papercraf Terhadap Kemampuan Motorik Halus Hafiza Rosa; Nurhafizah Nurhafizah; Yulsyofriend Yulsyofriend
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Papercraft dalam mengembangkan motorik halus anak di TK Raudhatul Jannah. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksperimen atau penelitian quashi experimental (eksperimen semu) dengan menggunakan Pepercraft. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata-rata, nilai yang diperoleh dari eksperimen yang menggunakan Papercraft untuk kemampuan motorik halus anak, nilai rata-ratanya lebih tinggi(89.18) dibandingkan dengan kelompok kontrol (79.72) yang menggunakan Origami. Berdasarkan perhitungan t-test diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan motorik halus anak. Dengan demikian disimpulkan bahwa dengan menggunakan Pepercraft sangat efektif dalam mengembangkan motorik halus anak di TK Raudhatul Jannah.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak melalui Permainan Kartu Angka Pada Anak Kelompok B Di Tk Dharmawanita Pasar Usang Yurda Yurda
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung melalui permainan kartu angka pada anak kelompok B1 TK Dharmawanita Pasar Usang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang setiap siklusnya dilakukan 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B1 yang berjumlah 24 orang anak. Objek penelitian adalah kemampuan berhitung. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berhitung anak melalui permainan kartu angka. Hasil observasi pra tindakan menunjukkan bahwa anak yang berkriteria berkembang sesuai harapan hanya 7 orang atau 30%. Pada siklus I meningkat menjadi 12 orang atau 50%. Dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 18 orang atau 75%. Langkah-langkah yang ditempuh sehingga dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak adalah guru mempersiapkan media yang menarik berupa kartu angka. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui permainan kartu angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak pada kelompok B TK Dharmawanita Pasar Usang.
Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Menggunakan Model Discovery Learning Di Sekolah Dasar Azmi Yontri
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.503

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum maksimalnya guru dalam proses pembelajaran tematik terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model Discovery Learning di kelas IV SDN 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam.mPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penilaian RPP pada siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase 77,7 %, pada siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 86 %, dan semakin meningkat pada siklus II menjadi 94 %. Penilaian aspek guru pada siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase 70,8 %, pada siklus I pertemuan 2 meningkan menjadi 87,5 %, dan semakin meningkat pada siklus II menjadi 96 %. Penilaian aspek siswa pada siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase 70,8 %, pada siklus I pertemuan 2 meningkan menjadi 87,5 %, dan semakin meningkat pada siklus II menjadi 96 %. Penilaian terhadap proses dan hasil belajar pada siklus I pertemuan 1 diperoleh rata-rata nilai 68,27, pada siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 76,03, dan semakin meningkat pada siklus II menjadi 80,14. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Discovery Learning dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar Citra Maesari; Rusdial Marta; Yusnira Yusnira
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SDN 004 Bangkinang Kota dengan menggunakan model pembelajaran Problem Solving pada materi operasi hitung bilangan cacah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 004 Bangkinang Kota tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 12 orang siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 2 siklus, masing-masing siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan tes kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi guru, dan siswa sebagai tingkat keterlaksanaan dan pencapaian dalam menggunakan model pembelajaran Problem Solving. Hasil kemampuan pemecahan masalah dapat dilihat dari hasil tes prasiklus, siklus I dan siklus II. Pada tes prasiklus nilai rata-rata 59,16 dengan persentase ketuntasan belajar 25%, pada siklus 1 pertemuan I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata siswa 63,5 dengan persentase ketuntasan belajar 33,33% dan pada siklus 1 pertemuan II mengalami peningkatan juga dengan nilai rata-rata 70,16 dengan persentase ketuntasan belajar 58,33%. Pada siklus 2 pertemuan I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 76,00 dengan persentase ketuntasan belajar 75%, dan pada siklus 2 pertemuan II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 84,66 dengan persentase ketuntasan belajar 83,33%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi operasi hitung bilangan cacah di kelas IV SD Negeri 004 Bangkinang Kota.
Efektivitas Penggunaan Jari Tangan dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak di Taman Kanak-kanak Bhayangkari 1 Padang Finy Putri Utami; Indra Yeni; Rakimahwati Rakimahwati
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan jari tangan dalam mengembangkan motorik halus anak di TK Bhayangkari 1 Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksperimen atau penelitian quasi experiment (eksperimen semu) dengan menggunakan jari tangan. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata-rata nilai yang diperoleh dari kelas eksperimen yang menggunakan jari tangan lebih tinggi (83,33) dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional (73,77). Berdasarkan perhitungan t-test diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan motorik halus anak. Dengan demikian disimpulkan bahwa dengan menggunakan jari tangan sangat efektif dalam mengembangkan motorik halus anak di TK Bhayangkari 1 Padang.
Penerapan Model Example Non Example untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar Yelira Novita; Putri Hana Pebriana; Astuti Astuti
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.510

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan proses sains pada mata pelajaran IPA di SDN 016 Balung dengan jumlah siswa 11 orang, di buktikan dengan hasil tes tertulis keterampilan proses sains siswa yang rendah. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan gambaran tentang perencanaan pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan proses sains, pelaksanaan pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan proses sains, peningkatan keterampilan proses sains dengan menggunakan model pembelajaran Example non Example. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri empat tahapan dalam setiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Alat pengumpul data penelitian adalah lembar observasi dan lembar kerja siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I dengan persentase 63,6% (kategori kurang), siklus II meningkat menjadi 90,9% (kategori amat baik). Dengan demikian, pembelajaran IPA dengan menerapkan model Example non Example dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
Pengaruh Iringan Gitar Terhadap Kecerdasan Emosional Anak di PAUD Terpadu Bhakti Bunda Padang Muthia Arya Putri; Indra Yeni; Rakimahwati Rakimahwati
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh iringan gitar terhadap kecerdasan emosional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk quasy experiment. Berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata hasil tes kelas eksperimen adalah 88,2 sedangkan pada kelas kontrol 77,8. Berdasarkan perhitungan t-test diperoleh thitung lebih besar dari ttabel menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara iringan gitar terhadap kecerdasan emosional anak di PAUD Terpadu Bhakti Bunda Padang
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak melalui Permainan Busa Geometri di Taman Kanak-kanak Sejati Ketaping Batang Anai Kab. Padang Pariaman Rosnida Rosnida
Journal on Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2019): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v1i1.505

Abstract

Peningkatan kemampuan motorik kasar anak di TK Sejati Ketaping Batang Anai masih rendah, anak kurang mampu menjaga keseimbangan badan dan kekuatan kakinya, hal ini terlihat pada saat anak berjalan berjinjit dan berjalan dengan tumit, anak cepat mengatakan letih. Hal ini disebabkan kurangnya sarana permainan yang menarik bagi anak. Guru hanya memanfaatkan media yang ada, tanpa berusaha menciptakan permainan yang baru. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk peningkatan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan busa geometri. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas Subjek penelitian TK Sejati Ketaping, pada kelompok B.1 dengan jumlah anak 15 orang. Teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi, selanjutnya diolah dengan teknik persentase. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus, satu lagi siklus 3 dengan satu kali pertemuan. Hasil kondisi awal pada umumnya peningkatan kemampuan motorik kasar anak masih rendah. Pada siklus I pencapaian nilai rata-rata peningkatan kemampuan motorik kasar anak meningkat tapi belum maksimal. Sedangkan pada siklus II peningkatan kemampuan motorik kasar anak sudah meningkat, tetapi belum optimal. Pada Siklus III keberhasilan pada setiap aspek rata-rata tingkat keberhasilan melebihi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang telah ditetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan permainan dan media yang menarik sangat tepat untuk peningkatan kemampuan motorik kasar anak di TK Sejati Ketaping Batang Anai.

Page 1 of 1 | Total Record : 10