cover
Contact Name
Khairul Umam
Contact Email
abie.umam80@gmail.com
Phone
+6285204552324
Journal Mail Official
admin@jier.iain-jember.ac.id
Editorial Address
admin@jier.iain-jember.ac.id
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Education Research
ISSN : 27161005     EISSN : 27160998     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Islamic Education Research is a peer-reviewed journal on Islamic education. This journal encompasses original research articles and reviews articles. The focus of this journal is an attempt to actualize a better understanding of the science of Islamic Education, both locally and internationally through the publication of articles, research reports, and book reviews. This journal contains research about Pesantren Education, Madrasah Education, Nusantara Islamic Education, Deradicalization of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Islamic Education Policy, Politics of Islamic Education, Gender and Islamic Education, Comparison of Islamic Education, Islamic Education and Science, Islamic Education and Social Transformation, Figure of Islamic Education, Curriculum of Islamic Education, Innovation of Islamic Education, Islamic Educational Technology, Teacher Islamic Education.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2020): Journal of Islamic Education Research" : 6 Documents clear
Analisis Pemikiran Pendidikan Menurut Ibnu Sina dan Kontribusinya Bagi Pendidikan Islam di Era Modern Siti Qurrotul A'yuni Uni
Journal of Islamic Education Research Vol. 1 No. 3 (2020): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v1i3.39

Abstract

Pemikiran tokoh pendidikan klasik masih layak untuk dibahas karena terkadang melampaui zamannya dan dalam beberapa hal dianggap cocok dengan konteks pendidikan masa kini. Salah satu tokoh yang dimaksud adalah Ibnu Sina. Ibnu Sina (Avicenna) adalah seorang filsuf Islam ternama di bidang ilmu kedokteran, namun banyak pemikirannya juga membahas tentang pendidikan dan dianggap berkontribusi pada perkembangan pemikiran pendidikan modern. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pemikiran pendidikan Ibnu Sina dan kontribusinya pada pendidikan Islam di masa modern. Dihimpun dari berbagai sumber referensi yang diperoleh, konsep pendidikan Ibnu Sina antara lain membahas tentang tujuan pendidikan Islam, kurikulum pada satuan pendidikan tingkat pertama, bagaimana menjadi pendidik, bekal menjadi peserta didik dan lingkungan belajar. Pokok-pokok pemikiran tersebut dapat menjadi landasan bagi pengembangan pendidikan masa kini terutama sebagai landasan filosofis dalam merancang sistem pendidikan yang baik namun tetap adaptif.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengimplementasikan Pendidikan Islam Multikultural Di Smp Negeri 2 Mlandingan Situbondo Jawa Timur Fausi Fausi
Journal of Islamic Education Research Vol. 1 No. 3 (2020): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v1i3.45

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi guru pendidikan agama Islam dalam mengimplementasikan pendidikan Islam multikultural di SMP Negeri 2 Mlandingan Situbondo Jawa timur, serta faktor pendukung dan penghabatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data menggunakan analisis deskriptif, validitas data menggunakan triangulasi sumber, serta pengecekan anggota dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, perencanaan strategis, perencanaan program dan perencanaan kegiatan pembelajaran memuat aspek pendidikan Islam multikultural, terutama pada mata pelajaran PAI; Kedua, aspek implementasi, pemahaman pendidikan Islam multikultural dilakukan dengan berbagai cara dan kegiatan, seperti pembacaan Qur’an yang mengandung nilai pendidikan Islam Multikultural, peringatan hari besar keagamaan, serta pembiasaan sholat berjema’ah, berjabat tangan, berdoa sebelum memulai pelajaran; ketiga, evaluasi dilaksanakan pada aspek Pembelajaran dan praktek nilai multikultural. Faktor pendukung dan penghambat meliputi tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, siswa, fasilitas, waktu dan guru.
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Kuripan Wely Dozan
Journal of Islamic Education Research Vol. 1 No. 3 (2020): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v1i3.49

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan yang setiap tahunnya berubah dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman menuntut semua pihak terutama guru untuk meningkatkan kompetensinya. Karena guru merupakan komponen utama dalam sistem pendidikan Guru dalam proses belajar mengajar memiliki peranan yang sangat penting sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dan bangsa.oleh karena itu guru harus memiliki kompetensi dalam mengajar yang merupakan kecakapan atau keterampilan dalam mengelola kegiatan pembelajaran. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, kesulitan guru dalam pembelajaran dan solusi guru untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Negeri 3 Kuripan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang mana data diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun metode analisis data bersifat induktif yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam sudah cukup baik yang meliputi: a) Kemampuan memahami peserta didik. b) Kemampuan merancang pembelajaran. c) Kemampuan melaksanakan pembelajaran yang mendidik dan dialogis. d) Kemampuan melakukan evaluasi. e) Kemampuan mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 2) Kesulitan dalam pembelajaran yang meliputi: a) Kemampuan daya serap peserta didik yang berbeda-beda. b) Kurangnya minat belajar siswa. c) Kurangnya perhatian orang tua terhadap belajar anak. d) Kurangnya fasilitas yang tersedia di sekolah. 3) Solusi untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran yaitu: a) Memberikan pendekatan khusus dan remedial bagi siswa yang lamban menerima materi dan memberikan materi lanjutan bagi siswa yang cepat paham. b) Memberikan motivasi atau dorongan. c) Bekerja sama dengan orang tua wali. d) Memanfaatkan media yang ada.
Strategi Meaningfull Learning dalam Proses Belajar Mengajar Pendidikan Agama Islam di Tengah Pandemi Covid-19 Fatiya Nur Azizah
Journal of Islamic Education Research Vol. 1 No. 3 (2020): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v1i3.51

Abstract

Pandemi Corona virus Disease 19 merupakan peristiwa menyebarnya  virus yang akhir-akhir ini telah mewabah hingga penjuru negeri, virus dari mancanegara hingga terdampak bagi negara lainnya. Pandemi ini memiliki dampak yang sangat  signifikan bagi kehidupan masyarakat dan tidak terkecuali dalam aspek pendidikan formal, kebijakan pemerintah terkait Physichal distancing sehingga  menginstruksikan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring) pada setiap tingkat satuan pendidikan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Tujuan penelitian ini merupakan upaya untuk menjelaskan konsep strategi pembelajaran bermakna dalam proses belajar mengajar Pendidikan Agama Islam. Strategi pembelajaran bermakna (Meaningfull learning) sangat penting kedudukannya dalam rangka tetap menjaga dan meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar terutama pada masa darurat penyebaran Corona Virus Disease-19, oleh karena itu peran kolaborasi antara seorang guru dan orang tua sangat dibutuhkan dalam pembelajaran yang mampu menjadi sosok panutan (uswatun hasanah) dan mampu mendidik secara profesional sehingga siswa mampu mengamalkan pembelajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari.  Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan kajian kepustakaan atau studi literatur yang disajikan untuk menjelaskan kerangka teoritis dan kronologis terkait pembahasan penelitian.
Analisis Mutu Input Proses Output di Lembaga Pendidikan Islam MTs Assalam Kota Mataram Nusa Tenggara Barat Luthfi Luthfi Zulkarmain
Journal of Islamic Education Research Vol. 1 No. 3 (2020): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v1i3.65

Abstract

Lembaga Pendidikan MTs Assalam Kota Mataram NTB termasuk lembaga pendidikan yang tergolong baru karena resmi menjadi lembaga pendidikan secara resmi pada tahun 2019, namun siswa dan siswanya di sana sudah menunjukkan semangat dan motivasi yang tinggi untuk belajar. Mereka juga aktif dalam beberapa kegiatan ekstra seperti tahfidz, OSIS, Pramuka, silat, dan pengajian, kebijakan yang diterapkan adalah mewajibkan semua siswa dan siswa untuk tinggal di dalam gubuk serta gratis biaya makan dan tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kualitas (input, proses, dan output) yang ada di lembaga pendidikan MTs Assalam Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dokumentasi dan observasi, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem proses pembinaan mutu santri yang ada dengan diwajibkan tinggal di pesantren, mengikuti aturan pesantren, bekerjasama dengan lembaga pendidikan, masyarakat, mengadakan pengajian untuk masyarakat, selalu berkoordinasi dengan santri, wali, dan membangun jaringan dengan pemerintahan.
Formulasi Mutu Kurikulum Madrasah Unggulan Berbasis Pesantren di Jember Arbain Nurdin; Akhmad Munir
Journal of Islamic Education Research Vol. 1 No. 3 (2020): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v1i3.69

Abstract

Pentingnya reposisi pesantren dalam merespon perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat, maka mau tidak mau pesantren harus mampu mengambil peran dan melakukan gerakan konstruktif dengan memformulasi sistem pendidikan pesantren dengan menyelenggarakan lembaga formal yang bermutu, salah satunya dengan mengadopsi filosofi dan pendekatan manajemen peningkatan mutu dengan tidak mengadopsi keseluruhan filosofinya yang mengutamakan kepentingan bisnis, yang pada umumnya banyak diterapkan di perusahaan yang mengejar keuntungan provit dari pada proses pemberdayaan moral, intelektual dan spiritual sehingga memiliki kematangan mental kepribadian. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep pemetaan kebutuhan kurikulum, formulasi kurikulum serta kebijakan operasionalisasi kurikulum di Madrasah Unggulan Berbasis Pesantren yaitu di MTs Unggulan Al Qodiri 1 Jember dan MTs Unggulan Nurul Islam 1 Jember. Sedangkan pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitiannya ialah Madrasah unggulan berbasis pesantren memetakan kurikulum berdasarkan visi misi pesantren dan madrasah itu sendiri, lalu memformulasi kurikulum dengan beberapa program kerja serta mengkomunikasikan setiap kebijakan kurikulum dengan pimpinan yayasan pesantren.

Page 1 of 1 | Total Record : 6