cover
Contact Name
Nungky Viana Feranita
Contact Email
nungky_viana@yahoo.com
Phone
+6281234700771
Journal Mail Official
dian-ilmu@stiapembangunanjember.ac.id
Editorial Address
Jln. Lumba-lumba No. 9 Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Ilmiah Dian Ilmu
ISSN : 08532516     EISSN : 26207451     DOI : 10.37849/midi
Core Subject : Science, Social,
The "DIAN ILMU" Scientific Magazine is a journal that publishes the results of empirical research that is updated with up-to-date references and contributes to the development of scientific fields in Business Administration and Public Administration. The Editorial Team invited the writings of academics and practitioners to be published in this journal with the focus of the study being: 1. Public Policy 2. Public Management 3. Regional Autonomy Policy 4. Public Services 5. Public Policy with Gender Perspective 6. E-Government 7. Village and Village Development Policy 8. Strategic Management 9. Public Sector Coordination Management 10. State Administrative Law 11. Bureaucracy and Public Governance 12. Business Administration 13. Management 14. Finance 15. Human resources 16. Marketing 17. Management information system 18. Production operations 19. Research methods 20. Organization 21. Business policy 22. Business strategy
Articles 121 Documents
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER Hotima, Siti Husnul
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 1 (2011): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" OKTOBER 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.923 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i1.10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran beras di Kabupaten Jember, untuk menganalisis ketahanan pangan pada beras di Kabupaten Jember tahun 2009 ? 2013, untuk menganalisis kontribusi komoditas beras terhadap total komoditas tanaman pangan.Pangan merupakan kebutuhan dasar yang paling esensial bagi manusia untuk mempertahankan hidup dan kehidupan. Sebagai makhluk bernyawa, tanpa pangan manusia tidak mungkin dapat melangsungkan hidup dan kehidupannya untuk berkembang biak dan bermasyarakat. Untuk menilai keberhasilan kebijakan ketahanan pangan dapat dilakukan dengan mengukur tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Jember.Untuk menjawab permasalahan Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi permintaan dan penawaran beras di Kabupaten Jember, bagaimanakah ketahanan pangan pada beras di Kabupaten Jember tahun 2009 ? 2013, bagaimanakah kontribusi komoditas beras terhadap total komoditas tanaman pangan, penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda, Least Square Method dan kontribusi komoditas.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah beras yang diminta pada tahun t -1 (Qdt-1), variabel harga beras pada tahun t ?1 (Pt-1), variabel pendapatan per kapita penduduk pada tahun t (It) dan variabel jumlah penduduk pada tahun t (Popt) berpengaruh signifikan positif terhadap variabel jumlah beras yang diminta pada tahun t (Qdt); variabel jumlah beras yang ditawarkan pada tahun t -1 (Qst-1), harga beras pada tahun t ?1 (Pt-1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel jumlah beras yang ditawarkan pada tahun t (Qst); tren perkembangan produksi beras di Kabupaten Jember yang diperoleh pada tahun 2004 ? 2013 mengalami peningkatan; tahun 2003 hingga 2008 kontribusi beras mengalami penurunan. Hal ini dapat disebabkan karena jumlah produksi tanaman pangan selain beras, yaitu jagung, kedelai, kacang tanah, ubi, sayur-sayuran sejak tahun 2003 sampai tahun 2008 mengalami peningkatan.
HUBUNGAN PELAYANAN APARATUR PEMERINTAHAN DESA DENGAN TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT DESA DI KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER Ibnu Supriyadi
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 1 (2011): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" OKTOBER 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.31 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i1.11

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan publik seringkali menghadapi hambatan dalam memformulasikan strategi pelayanan. Pertama, karena mental atau anggapan sebagai pelayan umum yang dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang sama untuk seluruh anggota masyarakat yang ada dalam masyarakat, walaupun sebenarnya mereka mempunyai harapan yang berbeda. Kedua, karena penyelenggaraan pelayanan publik pada umumnya bersifat monopoli, maka keinginan untuk menjadi lembaga pelayanan yang berfokus kepada pencapaian kepuasan masyarakat relatif lemah.Sehingga masih banyak pelaksanaan pelayanan publik yang menurut kacamata masyarakat masih banyak permasalahan sehingga terasa  kurang kurang memuaskan. Salah satunya dalam pelayanan adalah pembuatan Kartu Keluarga (KK).Sehingga penelitian perlu di lakukan dengan tujuan untuk mendiskripsikan hubungan antara pelayanan aparatur pemerintahan desa secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta terhadap tingkat kepuasan masyarakat desa di  Kecamatan balung Kabupaten Jember. Populasinya adalah seluruh penduduk yang ada di  desa-desa di Kecamatan Balung Kabupaten Jember,  sedangkan sampel yang diambil adalah sebanyak 30 (tiga puluh) Kepala Keluarga. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, yang disusun dengan modifikasi dalam skala likert dengan 5 (lima) kategori, untuk jawaban a diberi kreteria sangat baik dengan nilai 5 (lima), untuk jawaban e diberi kreteria sangat buruk dengan nilai 1 (satu). Data yang sudah terkumpul selanjutnya di analisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis Korelasi Rank Spearmans. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pelayanan aparatur pemerintahan desa dengan tingkat kepuasan masyarakat desa di Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. Hal ini tampak dari nilai korelasi hitung sebesar  0,755.Hasil perhitungan ini dikonsultasikan dengan korelasi rank spearmans tabel dengan jumlah N=30 maka didapatkan angka  korelasi tabel sebesar 0,364. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel (r hit. > r tab. yaitu 0,755 > 0,364).
KUALITAS PELAYANAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI HUBUNGANNYA DENGAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER Soekirman Soekirman
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 1 (2011): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" OKTOBER 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.92 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i1.12

Abstract

Kegiatan PNPM Mandiri pada hakekatnya memiliki dua dimensi, yaitu: (1) memberikan wewenang dan kepercayaan kepada masyarakat untuk menentukan sendiri kebutuhannya, merencanakan dan mengambil keputusan secara terbuka dan penuh tanggung jawab, (2) menyediakan dukungan lingkungan yang kondusif untuk mewujudkan peran masyarakat dalam pembangunan, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan mereka. Sehingga peranannya yang cukup signifikan selama ini, maka PNPM Mandiri mendapat perhatian dan sorotan lebih dari masyarakat luas terkait programnya yang langsung menyentuh masyarakat bawah.Rumusan  masalah penelitian ini adalah adakah hubungan yang positif dan signifikan antara kualitas pelayanan PNPM Mandiri dengan kepuasan masyarakat desa di  Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Selanjutnya penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan hubungan antara kualitas pelayanan PNPM Mandiri  secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta terhadap tingkat kepuasan masyarakat desa di  Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Populasinya adalah seluruh penduduk yang ada di  desa-desa di Kecamatan Panti Kabupaten Jember,  sedangkan sampel yang diambil adalah sebanyak 47 (empat tujuh) Kepala Keluarga. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, yang disusun dengan modifikasi dalam skala likert dengan 5 (lima) kategori, untuk jawaban a diberi kreteria sangat baik dengan nilai 5 (lima), untuk jawaban e diberi kreteria sangat buruk dengan nilai 1 (satu). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis Korelasi Product Moment Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Variabel kualitas pelayanan PNPM Mandiri (X) dengan kepuasan masyarakat (Y) desa di Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Hal ini menunjukan bahwa Kegiatan PNPM Mandiri belum mampu menyentuh masyarakat bawah secara langsung sehingga tidak terlalu terjadi interaksi antara pelaksana PNPM Mandiri dengan masyarakat.
ALTERNATIF KEBIJAKAN KREDIT DENGAN PEMBERIAN POTONGAN TUNAI SEBAGAI UPAYA EFISIENSI MODAL KERJA Kaskojo Adi
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 1 (2011): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" OKTOBER 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.517 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i1.8

Abstract

Tantangan bagi perusahaan yang menjual produknya secara kredit adalah menjaga kontinuitas kegiatan operasional atau produksinya. Perusahaan harus menanamkan sejumlah modalnya dalam piutang untuk jangka waktu tertentu. Sehingga untuk waktu tersebut perusahaan harus menyediakan tambahan dana untuk menjaga kontinuitas kegiatan operasional atau produksinya. Perusahaan harus mengupayakan efisiensi dalam penanaman modal dalam piutang. Strategi yang digunakan untuk mengupayakan efisiensi dalam piutang adalah dengan memberikan potongan tunai kepada pelanggan yang menyetorkan hutangnya pada periode potongan tunai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dampak pemberian potongan tunai terhadap efisiensi modal kerja dan keuntungan perusahaa.Penelitian di lakukan terhadap berbagai catatan keuangan perusahaan Tahu Kriuk “QUEEN” selama tahun 2011 dalam bentuk laporan keuangan triwulan. Analisis dilakukan dengan cara membandingkan tingkat perputaran piutang, hari rata-rata pengumpulan piutang, dan investasi rata-rata dalam piutang atas periode sebelum dan sesudah pemberian potongan tunai, serta melihat dampaknya terhadap biaya investasi marginal dan keuntungan perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan pemberian potongan tunai, perusahaan mampu mengumpulkan piutangnya rata – rata 5 hari lebih cepat, adanya penurunan kebutuhan modal kerja sebesar Rp. 939.846,55, adanya penurunan investasi rata-rata dalam piutang sebesar Rp. 1.566.355,48,  adanya peluang tambahan keuntungan sebesar Rp. 160.543,- dan keuntungan perusahaan mengalami kenaikan sebesar Rp. 43.343,- sehingga kebijakan pemberian potongan tunai dalam upaya efesiensi modal kerja dapat dilanjutkan.
KUALITAS PELAYANAN KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN ANGGOTA Siti Husnul Hotima
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 1 (2011): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" OKTOBER 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.02 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i1.9

Abstract

Koperasi sebagai salah satu bentuk badan usaha mempunyai peran strategis bagi pemberdayaan dan penguatan perekonomian rakyat. Koperasi sebagai sebuah lembaga ekonomi rakyat telah lama dikenal di Indonesia dan masih bisa bertahan dan berkembang ditengah persaingan yang ada khususnya di Kabupaten Jember.Koperasi Wanita Budi Pertiwi harus mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan anggotanya. Salahsatunya adalah dengan meningkatkan pelayanan karyawan kepada anggota koperasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis seberapa besar hubungankualitas pelayanan karyawan terhadap kepuasan pelanggan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah menggunakan pendapat Slovin dimana sampel dalam penelitian ini adalah 88 orang anggota, kemudian dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment.Setelah di ketahui nilai r hitung kemudian akan di analisis lagi menggunakan uji tdimana variabel Kepuasan Anggota (Y), variabel Kualitas Pelayanan (X). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai yang diperoleh atas uji analisis menggunakan product moment telah membuktikan bahwa, untuk product moment diperoleh hasil sebesar (r hitung) 0,975>0,183(r tabel) menunjukan bahwa pelayanan karyawan koperasi berhubungan erat dengan kepuasan anggota. Dari lima indikator pelayanan anggota yaitu (1) reliability, (2) Responsiveness, (3)  Access, (4) Courtesy, (5) Communication, indikator courtesy merupakan indikator yang mempunyai hubungan paling kuat yaitu sebesar 0,975.
ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI PASAR JENGGAWAH KECAMATAN JENGGAWAH KABUPATEN JEMBER Ida Mustikawati; Dody Prihatin Setia Budi; Siti Salisatul Khoiriyatun Nisak
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" APRIL 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.205 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i2.13

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dan untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di Pasar Jenggawah Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember.Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian kuantitatif.  Lokasi penelitian yaitu di Alfamart dan Indomaret Cabang Jenggawah II yang berlokasi di pasar Jenggawah Kabupaten Jember. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah seluruh pelanggan Alfamart dan Indomaret yang melakukan sebuah transaksi pada bulan Juli-Desember 2010 yaitu sebanyak 12.775. Sedangkan untuk jumlah sampelnya peneliti menetapkan sebanyak 100 orang responden yang dipilih berdasar accidental sampling. Analisis data menggunakan dua metode pendekatan yaitu Analisis Deskriptif Kuantitatif menggunakan Rank Spearman, sedangkan untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan t-test dengan menggunakan alat bantu hitung statistik yaitu spss 16 for windows.Hasil perhitungan menunjukkan adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang ditawarkan, promosi dan harga. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0,621.
STRATEGI PEMASARAN KORAN JAWA POS PADA PT. JEMBER INTERMEDIA PERS (RADAR JEMBER) Budhy Handoyo
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" APRIL 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.855 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i2.14

Abstract

Kegiatan utama pemasaran disebut juga marketing mix merupakan perangkat perusahaan yang terdiri dari 4 variabel yaitu produk, struktur harga, kegiatan promosi dan saluran distribusi dengan tujuan untuk menentukan tingkat keberhasilan strategi pemasaran perusahaan dalam memberikan kepuasan dan pemenuhan kebutuhan konsumen dari segmen pasar yang dilayani. Salah satu kendala yang dihadapi oleh koran jawa pos dalam kegiatan pemasaran adalah letak lokasi pemasarannya yang masih belum terjangkau. Misalnya untuk daerah-daerah pelosok yang ada disekitar wilayah Jember dan Besuki, antara lain daerah Mumbulsari, Sukowono, Rembangan,Panti, Umbulsari, Bondowoso Prajekan, Lumajang Klakah. Pihak agen dan pengecer mengalami kesulitan dalam memasarkan koran jawa pos, hal itu di sebabkan karena biaya pengiriman koran jawa pos terlalu tinggi dan harus mengeluarkan 2 kali biaya pengiriman yang pertama biaya pengiriman dari ekspedisi ke agen setelah itu dari agen ke pengecer dan harus menggunakan alat transportasi lain.
KEBIJAKAN STRATEGIS USAHA PERTANIAN DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKSI DAN PENGENTASAN KEMISKINAN Koko Denik Wahyudi
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" APRIL 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.174 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i2.15

Abstract

Sektor pertanian, khususnya usaha tani lahan sawah, memiliki nilai multifungsi yang besar dalam peningkatan ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Keberlanjutan pertanian dengan program lahan pertanian abadi akan dapat diwujudkan jika sektor pertanian dengan nilai multifungsinya dapat berperan dalam pengentasan kemiskinan. Tingkat kemiskinan absolut tahun 2004 mencapai 36,10 juta orang, sebagian besar tinggal di pedesaan (68,70%) dengan kegiatan utama (60%) di sektor pertanian. Kemampuan sektor pertanian dalam peningkatan produksi dan pengentasan kemiskinan akan ditentukan oleh tiga faktor, yaitu 1) kemampuan mengatasi kendala pengembangan produksi, 2) kapasitas dalam melakukan reorientasi dan implementasi arah dan tujuan pengembangan agribisnis padi, dan 3) keberhasilan pelaksanaan program diversifikasi usaha tani di lahan sawah dengan mempertimbangkan komoditas alternatif nonpadi seperti palawija dan hortikultura. Kebijakan strategis yang perlu dipertimbangkan antara lain adalah: 1) memfasilitasi pengembangan infrastruktur fisik dan kelembagaan, perbaikan sistem insentif usaha tani, dan mendorong pengembangan agroindustri padat tenaga  kerja di pedesaan, 2) reorientasi arah dan tujuan pengembangan agribisnis padi dengan sasaran peningkatan pendapatan dan ketahanan pangan rumah tangga petani padi, serta sebagai wahana dinamisasi perekonomian desa, dan 3) pengembangan infrastruktur (fisik dan kelembagaan), teknologi, permodalan, kebijakan stabilisasi, dan penyuluhan untuk komoditas alternatif nonpadi yang bernilai ekonomi tinggi tetapi memiliki risiko yang besar.
PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA GURU SMK NEGERI DI KABUPATEN JEMBER Sutrisno RS
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" APRIL 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.05 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i2.16

Abstract

Guru sebagai tenaga edukatif di SMK berperan penting untuk membentuk manusia yang berkualitas sehingga dapat berkompetisi untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja. Masalahnya adalah ”Bagaimana pengaruh pengembangan SDM terhadap kinerja guru SMKN Kab. Jember?” Metode penelitian kuantitatif dengan variable bebas pengembangan SDMdenganIndikatoron the job trainingdan off the job trainingsedangkan variable terikatadalahkinerja. Tehnikanalisamenggunakan 1) ujivaliditasdanreliabilitas. 2) Ujiasumsiklasikdan 3) Analisakorelasi product moment dananalisaRegresi. Sementarapengujianhipotesamenggunakanuji F danUji t. Hasilnyamenunjukkanbahwa1) Pengembangan SDM secara simultan berpengaruh sangat kuat terhadap Kinerja Guru SMKN di Kab. Jember, Hal ini ditunjukkan dengan r = 0,789. dan R = 0,763 serta R square 0,583 berarti variabel bebas secara bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 58,3% terhadap variabel Kinerja dan 41,7 % dipengaruhi oleh faktor external. uji F hitung 35,156> F table 8,58.sehingga menerima H1.2) On The JobTtrainning secara partial berpengaruh kuat terhadap Kinerja Guru SMKN di Kab. Jember, Hal ini ditunjukkan dengan r = 0,600.uji t hitung 4,654> t table 2,09. sehingga menerima H1.3) Off The JobTtrainning secara partial berpengaruh kuat terhadap Kinerja Guru SMKN di Kab. Jember, Hal ini ditunjukkan dengan r = 0,649. uji t hitung 5,721> t table 2,09. sehingga menerima H1.SementaradenganR = 0,771 serta R square 0,594 berarti variabel On The Job Trainningdan Off The Job Trainning memberikan pengaruh sebesar 59,4% terhadap variabel Kinerja dan 40,6 % dipengaruhi oleh faktor external.
REFORMASI KELEMBAGAAN DAN KEMANDIRIAN PEREKONOMIAN PEDESAAN M. Ilyas
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 11, No 2 (2012): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" APRIL 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.776 KB) | DOI: 10.37849/midi.v11i2.17

Abstract

Dalam tiga empat dekade terakhir terdapat dua peristiwa pergolakan politik berskala besar, yaitu berkaitan dengan pergantian pemerintahan ( dari Orde Lama ke Orde Baru dan dari Orde Baru ke Orde Reformasi ), yang di dalamnya terkandung adanya krisis pangan ( terutama ketersediaannya beras ) yang relatif berat. Dalam keadaan masyarakat di sekitar perkotaan ( Jawa ) dihadapkan pada kesulitan memperoleh bahan pangan ( beras ), maka bayangan jebakan krisis subsistensi ( Scott, 1989 ) bersamaan dengan krisis ekonomi (1998 ) benar-benar menjadi kenyataan. Sejak memasuki dekade 1990-an memanh terasa ada semacam “ kelalaian politik “ untuk mempertahankan spirit berswasembada beras secara nasional, dan kelalaian itu saat ini harus dibayar mahal oleh masyarakat pedesaan dalam bentuk keterbelakangan nya dibidang ekonomi.Untuk mengatasi keterbelakangan ekonomi pedesaan yang sudah menahun ini, diperlukan langkah reformatif atau menurut istilah Kuhn ( 1967 ) disebut revolusi paradigma ( kelembagaan pedesaan ). Langkah yang sifatnya “ tambal sulam “ atau setengah hati justru hanya akan membuang-buang waktu dan memboroskan sumber daya yang ada. Reformasi kelembagaan dalam tulisan ini dapat diartikan sebagai “ to make ( performance of rural economics institutions ) better by putting or stop abuses or malpractices or by introducing better institutions “. Lebih lengkap lagi jika makna reformasi kelembagaan ekonomi ini terkait erat dengan reformasi di bidang kehidupan sosial dan politik pedesaan.

Page 1 of 13 | Total Record : 121