cover
Contact Name
Yoyon Riono
Contact Email
yoyonriono353@gmail.com
Phone
+6282285011125
Journal Mail Official
yoyonriono353@gmail.com
Editorial Address
Jl. Propinsi Parit 01 Tembilahan Barat
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agro Indragiri
ISSN : 25282956     EISSN : 26153777     DOI : 10.32520
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agro Indragiri (JAI) fokus menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang bermuatan mengenai ilmu budidaya pertanian, hama dan penyakit tanaman dan ilmu tanah. Sub tema JAI meliputi ilmu pemuliaan tanaman, rekayasa genetika tumbuhan, pengelolaan hama terpadu, kesuburan tanah, hidrologi pertanian, sistem perbanyakan tanaman, sistem pertanian terpadu, ilmu penyakit tanaman, teknologi budidaya tanaman, kajian tanah gambut, ilmu gulma.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri" : 6 Documents clear
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) Arbani Arbani; Intan Sari; Yoyon Riono
Jurnal Agro Indragiri Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v1i01.631

Abstract

Penelitian Pengaruh Komposisi Media Tanam dan NPK Terhadap Pertumbuhan danProduksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L) telah terlaksana di lahan percobaanFakultas Pertanian universitas Islam Indragiri Tembilahan Jl. Provinsi Parit 01 TembilahanHulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Dimulai dari bulan November 2017 sampaibulan Februari 2018. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh KomposisiMedia Tanam, Pengaruh NPK dan untuk mengetahui interaksi antar pemberian Mediatanam dan NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicumannum L)Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dua faktorial. Faktor pertamapenggunaan media tanam dengan empat taraf perlakuan yaitu, M1 = 100% Tanah, M2 =50% Tanah + 50% Pupuk kandang sapi, M3 = 50% Tanah + 50% cocopaet, M4 = 33.3%Tanah + 33.3% Pupuk kandang sapi + 33.3% Cocopeat, Faktor kedua yaitu, P0 = kontrol, P1= 150 kg/Ha P2 = 300 kg/Ha dosis rekomendasi. Parameter yang diamati adalah tinggitanaman, jumlah buah, panjang buah, Diameter buah, Bobot buah perbuah dan bobot buahper tanamanSecara interaksi komposisi media tanam dan NPK dapat meningkatkan tinggi tanaman(124,67 cm), jumlah buah (20,00 buah), bobot buah perbuah (14,82 gram) dan bobot buahper tanaman (84,92 gram). Pada perlakuan komposisi media tanam dapat meningkatkantinggi tanaman, jumlah buah, bobot buah perbuah dan bobot buah per tanaman. Padaperlakuan NPK dapat meningkatkan jumlah buah, panjang buah, diameter buah, bobot buahperbuah dan bobot buah per tanaman
PENGARUH DOSIS PENGAPURAN TERHADAP PENINGKATAN pH TANAH DAN PRODUKSI TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) PADA MEDIA GAMBUT Sunarsih Sunarsih; Intan Sari; Yoyon Riono
Jurnal Agro Indragiri Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v1i01.676

Abstract

Penelitian tentang pengaruh dosis pengapuran terhadap peningkatan pH tanah danproduksi tomat (Lycopersicum esculentum Mill) pada media gambut, dilaksanakan di KebunPercobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri Kabupaten Indragiri Hilir PropinsiRiau selama 4 bulan di mulai dari bulan Desember 2017 sampai dengan Maret 2018. Tujuandari penelitian tersebut adalah : Untuk mengetahui pengaruh pengapuran terhadappeningkatan pH tanah dan produksi tomat pada media gambut, untuk mengetahui dosiskapur terbaik terhadap peningkatan pH tanah.Penelitian ini menggunakan Rancangan acak kelompok (RAK) Non factorial dengan 8 tarafperlakuan dan di ulang sebanyak 3 kali, media yang digunakan adalah tanah gambutdengan perlakuan dosis dolomit yaitu : dolomit 0 kg/ha, 500 kg/ha, 1000 kg/ha, 1500kg/ha, 2000 kg/ha, 2500 kg/ha, 3000 kg/ha dan 3500 kg/ha.Parameter pengamatan pada penelitian ini yaitu: pH tanah, Jumlah Bunga, Jumlah BuahPertanaman, Presentase Terbentuknya Buah, Diameter Buah, Berat Buah Perbutir Dan BeatBuah Pertanaman. Data pengamatan Dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dandilanjutkan dengan uji lanjut Turkey HSD pada araf 5%. Pemberian berbagai dosis dolomityang telah dicoba mampu meningkatakan pH tanah dan produksi tanaman tomat padamedia gambut, pH yang di mulaidari 3.5 menjadi 5 hingga 7 pada masa generativ awal.Peningkatan produksi yang tertinggi terdapat pada perlakuan 3500 kg/ha. Pemberian 500-3500 kg/ha dolomit mampu meningkatkan produksi tomat pada media gambutdibandingkan tanpa perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukan dosis 3500 kg/ha dolomitmerupakan dosis terbaik untuk mendapatkan produksi tomat pada media gambut.
PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS TERUSI (CuSO4) TERHADAP PRODUKSI TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) DI MEDIA GAMBUT Hana Nindiyaskinanie; Intan Sari; Elfi Yenny Yusuf
Jurnal Agro Indragiri Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v1i01.634

Abstract

Penelitian pengaruh pemberian beberapa dosis terusi (CuSO4) terhadap produksi tomat(Lycopersicum esculentum Mill) di media gambut telah dilaksanakan di lahan penelitianFakultas Pertanian UNISI Jl. Provinsi parit 01 Kecamatan Tembilahan Hulu KabupatenIndragiri Hilir Provinsi Riau selama 4 bulan dari bulan desember 2017 sampai maret 2018.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa dosis terusidan untuk memperoleh dosis optimal terusi yang dapat meningkatkan produksi tomat di mediagambut.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 taraf perlakuan terusidan diulang sebanyak 4 kali. Media yang digunakan adalah tanah gambut dengan perlakuandosis terusi 0kg/ha, 6kg/ha, 12kg/ha, 18kg/ha, 24kg/ha, 32kg/ha.Parameter pengamatan pada penelitian ini yaitu, jumlah bunga pertanaman, jumlah buahpertanaman, persentase terbentuknya buah, diameter buah, bobot buah pertanaman, bobotbuah perbutir. Data pengamatan dianlisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan dlanjutkandengan uji lanjut Tukey HSD pada taraf 5%. Pemberian beberapa dosis terusi yang telahdicoba mampu meningkatkan produksi tanaman tomat di media gambut. Peningkatan produksitertinggi terdapat pada perlakuan 32kgCu/ha. Pemberian 6 – 32kg Cu/ha mampu meningkatkanproduksi tomat di media gambut dibanding dengan tanpa perlakuan. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa pemberian 24kg Cu/ha merupakan dosis optimal untuk peningkatanproduksi tomat di media gambut.
PEMBERIAN ZPT ALAMI BAWANG MERAH DAN AIR KELAPA UNTUK PERTUMBUHAN STEK PUCUK LENGKENG ( Dimocarpus longan Lour ) Vivi Wahyuni; Elfi Yenny Yusuf; Yoyon Riono
Jurnal Agro Indragiri Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v1i01.690

Abstract

Penelitian Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Alami Bawang Merah Dan Air Kelapa UntukPertumbuhan Stek Pucuk Lengkeng ( Dimocarpus longan Lour ) di Desa Danau Pulai IndahKecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir selama 3 bulan dimulai dari bulan Junisampai dengan Agustus 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruhpemberian Zat Pengatur Tumbuh bawang merah dan air kelapa untuk pertumbuhan stekpucuk lengkeng (Dimocarpus longan Lour).Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial dengan terdiridari 2 faktor pertama adalah dosis pupuk yang terdiri dari 7 taraf perlakuan dengan 3ulangan setiap percobaan terdapat 5 unit tanaman sehingga terdapat 105 tanaman.Perlakuan yang digunakan adalah Air Mineral / Kontrol, air kelapa 20% ( 200 ml/l air), airkelapa 25% ( 250 ml/l air), air kelapa 30% ( 300 ml/l air), ekstrak Bawang Merah 0,5% ( 5ml/l air), ekstrak Bawang Merah 1% ( 10 ml/l air) dan ekstrak Bawang Merah 1,5% ( 15ml/l air)Parameter pengamatan pada penelitian ini yaitu, Umur Muncul Tunas (hari), Jumlah Tunas(buah), Panjang Tunas (cm), Volume Akar (ml) dan Persentase Stek Bertunas (%). Datapengamatan dianalisis dengan sidik ragam, (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji lanjutTurkey HSD pada tahaf 5%.Pemberian ZPT bawang merah dan air kelapa mampu meningkatkan pertumbuhan stekpucuk tanaman lengkeng, umur muncul tunas yang terbaik pada perlakuan air kelapa 25% (250 ml/l air) dan ekstrak bawang merah 1,5% ( 15 ml/l air), terhadap jumlah tunas yangterbaik pada perlakuan ekstrak bawang merah 1% ( 10 ml/l air), perlu penelitian lanjutanpemberian konsentrasi ekstrak bawang merah dan air kelapa yang lebih tinggi mampumempengaruhi pertumbuhan stek.
PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI TERUSI (CuSO4) TERHADAP PRODUKSI TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) PADA MEDIA GAMBUT R. Riska Wahyuni; Intan Sari; Elfi Yenny Yusuf
Jurnal Agro Indragiri Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v1i01.635

Abstract

Penelitian tentang pengaruh pemberian konsentrasi terusi (CuSO4) terhadap produksi tomat(Lycopersicum esculentum Mill) pada media gambut, dilakukan di Kecamatan TembilahanHulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau. Penelitian berlangsung dari bulan Januarisampai April 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberiankonsentrasi terusi (CuSO4) dalam meningkatkan produksi tomat dan mendapatkankonsentrasi terusi (CuSO4) yang optimal untuk produksi tomat yang dibudidayakan padamedia gambut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 tarafperlakuan dan diulang sebanyak 4 kali. Media yang digunakan adalah tanah gambutdengan tingkat pelapukan hemik yang diberikan perlakuan konsentrasi terusi (CuSO4) 0ppm (kontrol), 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm, 250 ppm. Parameter pengamatan padapenelitian ini yaitu jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, persentase bungamenjadi buah, diameter buah, bobot per buah dan bobot buah per tanaman. Datapengamatan dianlisa dengan analisis sidik ragam (Uji F) dan dilanjutkan dengan uji lanjutTukey HSD pada taraf 5%. Pemberian konsentrasi terusi (CuSO4) terhadap tanaman tomatyang dibudidayakan pada media gambut mampu memberikan pengaruh yang nyataterhadap parameter jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, diameter buah,bobot per buah dan bobot buah per tanaman dibandingkan dengan tanpa perlakuan(kontrol). Pemberian konsentrasi terusi (CuSO4) 100 ppm mampu memberikan hasil yangoptimal pada hampir seluruh parameter pengamatan kecuali jumlah buah per tanaman.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI (Capsicum annum L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK NITROGEN, POSFOR, KALIUM DAN POC BELUNTAS (Pluchea indica L.) PADA MEDIA GAMBUT Sahra Wardi; Intan Sari; Zahlul Ikhsan
Jurnal Agro Indragiri Vol. 3 No. 01 (2018): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v1i01.636

Abstract

Cabai (Capsicum annumm L.) termasuk sayuran buah yang cukup penting di Indonesia, baiksebagai komoditas yang dikonsumsi di dalam negeri maupun sebagai komoditas ekspor.Beluntas adalah salah satu tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk penambahunsur hara tanah. Dilihat dari ketersediaannya beluntas juga berpotensial sebagai pupukorganik didaerah pesisir, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhandan produksi cabai terhadap pemberian Nitrogen (N), Posfor (P), Kalium (K) dan pengaruhpupuk Pupuk Organik Cair Beluntas (Pluchea indica L) serta untuk mengetahui pengaruhinteraksi antara Pemberian N, P, K dan pupuk organik cair beluntas. Penelitian inidilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri padabulan Oktober 2017 sampai Februari 2018. Penelitian ini menggunakan RAK faktorial yangterdiri dari dua faktor. Faktor pertama pemberian N, P, K dengan taraf perlakuan yaitu :kontrol, pemberian N, P, K (50%) dan pemberian N, P, K (100%). Faktor kedua yaitupemberian pupuk organik cair beluntas dengan taraf perlakuan dosis pemberian, yaitu : D0tanpa perlakuan, D1 (20 ml/tanaman), D2 (25 ml/tanaman), D3 (30 ml/tanaman). Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pemberian N, P, K secara tunggal dapat meningkatkan,panjang buah, produksi buah pertanaman, tinggi tanaman. Pemberian pupuk organik cairbeluntas juga dapat meningkatkan bobot per buah, panjang buah, produksi buah pertanaman. Interaksi antara pemberian N, P, K dan pupuk organik cair Beluntas hanyaberpengaruh nyata terhadap panjang buah. Sedangkan untuk umur berbunga tidakberpengruh nyata.

Page 1 of 1 | Total Record : 6