cover
Contact Name
Bashori
Contact Email
bashori2@uinib.ac.id
Phone
+6282214220067
Journal Mail Official
bashori2@uinib.ac.id
Editorial Address
Institut Agama Islam Negeri, Lhokseumawe.
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan)
ISSN : 25498193     EISSN : 26568012     DOI : -
Core Subject : Social,
Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan, Analisis Kebijakan Pendidikan, Manajemen Lembaga Pendidikan, Kepemimpinan, Manajemen Sekolah dan Mutu Pendidikan.
Articles 50 Documents
Pembinaan Kerjasama Antara Pesantren Darul Amin Aceh Tenggara dengan Pemerintah dan Masyarakat Umum Ritonga, Muhammad Arifin
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 2 No 1 (2018): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecakapan dalam membangun jalinan hubungan masyarakat merupakan suatu seni sekaligus disiplin ilmu sosial yang menganalisis berbagai kecenderungan, memprediksikan setiap kemungkinan konsekuensi dari setiap kegiatanya, memberi masukan dan saran-saran kepada para pemimpin organisasi, dan mengimplementasikan programprogram tindakan yang terencana untuk melayani kebutuhan organisasi dan atau kepentingan khalayaknya. Secara operasional, menjalin hubungan masyarakat dalam sebuah organisasi (lembaga pendidikan) dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain melalui pemberian dan atau penggunaan fasilitas bersama, pelaksanaan kegiatan peningkatan kemampuan siswa, pemanfaatan Sumber Daya Manusia secara mutualisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi yang telah, sedang dan akan ditempuh oleh sebuah lembaga pendidikan islam (pesantren) dalam membina dan menjalin hubungan kerjasama dengan pemerintah dan masyarakat luas. Data penelitian ini didapat melalui observasi dan wawancara terhadap sejumlah nara sumber yang terlibat langsung dalam proses civitas akademik pesantren serta beberapa stakeholder terkait. Data yang didapat kemudian dianalisis secara kualitatif deskriftif. Dari hasil penelitian didapat bahwa implementasi membina hubungan kerjasama dengan pemerintah atau masyarakat umum di Pesantren Modern Darul Amin, dapa dilihat dari: a. pelibatan struktural Yayasan Pesantren di jajaran pemerintah daerah tingkat II dan tingkat I; b. penyerapan tenaga kerja guru dari masyarakat umum, khususnya masyarakat di sekitar pesantren dan juga penyerapan tenaga pendidik dan kependidikan di Pesantren yang dapat berkiprah dalam masyarakat; c. pelibatan masyarakat umum dan jajaran pemerintah pada event-event penting pesantren; d. pelaporan yang transparan pada tahapan yang wajar. Skills in building relationships and community relations is an art as well as a social science discipline that analyzes various tendencies, predicts every possible consequence of each activity, gives input and suggestions to organizational leaders, and implements planned action programs to serve organizational needs and or the interests of the audience. Operationally, establishing community relations in an organization (lemabaga education) can be done in various ways, including through the provision and or use of shared facilities, the implementation of activities to improve students' abilities, the utilization of Human Resources in mutualism. This study aims to determine the implementation that has been, is being and will be pursued by an Islamic educational institution (pesantren) in fostering and establishing cooperative relations with the government and the wider community. The data of this study were obtained through observation and interviews with a number of resource persons who were directly involved in the process of the pesantren academic community and several related stakeholders. The data obtained is then analyzed qualitatively descriptive. From the results of the study it was found that the implementation fostered cooperative relations with the government or the general public in Darul Amin Modern Islamic Boarding School, can be seen from: a. structural involvement of Islamic Boarding Schools in the ranks of regional and level II regional governments; b. absorption of teacher workforce from the general public, especially the community around the pesantren and also the absorption of educators and education in Islamic boarding schools that can take part in the community; c. involvement of the general public and government officials at important pesantren events; d. transparent reporting at a reasonable stage.
Kecerdasan Manajemen dalam Pengelolaan Sekolah Unggulan Sartika, Didi
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 2 No 2 (2018): Edisi Juli-Desember
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah lembaga pendidikan yang mampu menjawab tantangan globalisasi sangat terbatas sehingga output yang dihasilkan lebih banyak yang merusak daripada sebagai solusi di masyarakat. Peran strategis organisasi SDM telah tumbuh lebih strategis disebabkan penggunaan orang dalam organisasi dapat menyediakan keunggulan kompetitif, baik domestik maupun internasional. Ditengah maraknya upaya membangun kualitas pendidikan di Indonesia adalah berdirinya sekolah unggulan. Sekolah unggulan dipandang sebagai salah satu alternatif yang efektif untuk meningkatkan keunggulan kompetitif SDM. Dalam perkembangannya animo masyarakat yang semakin meningkat dalam memasukkan anaknya ke sekolah unggulan membuktikan bahwa program ini berhasil. Artikel ini mengkaji konsep sekolah unggul. Sekolah unggul merupakan lembaga pendidikan yang memiliki keunggulan baik dari aspek tradisi keilmuannya maupun sisi transmisi dan intensitas umat Islam-. Sedangkan yang dimaksud dengan manajemen yang cerdas dalam pembahasan kali ini adalah bagaimana membangun kapasitas sekolah melalui reformulasi kelembagaan, kurikulum, dan metodologi. Perbaikan dan pengembangan sistem penyelenggaraan pendidikan dapat dilakukan dengan melakukan evaluasi secara terus menerus terhadap kelayakan dan kinerja sekolah. Hal tersebut membutuhkan suatu strategi yang cerdas yang terimplementasikan lewat sebuah sistem manajemen yang kreatif dan inovatif. Dalam artikel ini melalui kajian teori menghasilkan kesimpulan dalam pengelolaan sekolah efektif. Karakteristik dari implementasi manajemen yang cerdas antara lain: (1) bekerja dengan target (skala prioritas); (2) menyusun strategi berjangka; (3) mengelola jaringan bisnis; (4) mengelola perubahan; (5) pengembangan kapasitas organisasi (kreativitas dan inovasi); (6) menciptakan karakteristik kekhasan sekolah yang menjadi program unggulan; In fact, there is a big gap between good and bad educational institutions. Good schools are supported by sufficient funding. Then it is not surprising graduated from bad school instead become problems in the society. Accordingly, need improvement of the education system with optimizing teacher capability in the school. The strategic role of human relation organization has grown rapidly, because optimization of people in organizations produced a competitive advantage, good a domestic and international scale. School term, has a meaning print quality graduates. In the middle of building education quality in Indonesia are established effective school. The effective school viewed as one of the alternative to raise up a competitive advantage of human relation. Nowadays, public interest increase to register his child to school has proven this program was successful. Hence, his articles will discuss effective school concept. The effective school is an educational institution who have excellence both in terms of knowledge and transmission intensity side -Moslems society-. The implementation of effective education process is an accumulative product of all school services and the influence of atmosphere, culture, climate pleasurable created by school. The meaning of smart management in this session is how to build school capacity through institutional reform, curriculum and methodology. The development of education management system can be done with continuous evaluation towards school performance feasibility. Accordingly requires a good strategy implemented through a creative and innovative management system for that matter. This article tries to draw conclusions in school management effectiveness implementation. The characteristics of smart management implementation among others (1) work with target (priority scale); (2) develop a futures strategy; (3) managing business networks; (4) managing sustainable change; (5) organizational capacity development; (6) creating characteristics of the peculiarity school which is a superior program.
KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT IBNU KHALDUN Husaini, Husaini
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The position of the child in the household is actually in a weaker position, than the adult and still dependent on the adults around him. Inside the child is in dire need of affection and refuge from adults, both from the family environment and educational environment. Violence that occurs against children can endanger the Physical and Psychic children. In Ibn Khaldun Thought about violence against children in education is. Ibn Khaldun prohibits violence against children in education this can endanger the physical and psychic learners. Ibn Khaldun offers the concept is to emphasize to educators to educate with gentle and affection towards learners. Taken as a whole Ibn Khaldun concludes that learning by force should be abolished in the world of education. Abolition of violence in the education world should be part of the desire to promote education, moral improvement and moral of students.
TAFSIR AYAT-AYAT MANAJEMEN DALAM AL-QURAN Arif, Muhammad
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai agama yang mengatur kehidupan umat manusia agar selamat dunia dan akhirat, Islam telah menggariskan prinsip-prinsip dasar manajemen bagi manusia. Di dalam kitab suci al-Quran banyak ayat-ayat yang berbicara tentang manajemen, mulai dari planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (pelaksanaan) sampai kepada tahap controlling (pengawasan). Bahkan banyak dari teori-teori manajemen yang muncul dewasa ini justru telah dijelaskan oleh al-Quran semenjak 14 abad yang lalu. Sebab Islam menghendaki segala sesuatu itu terlaksana dengan baik, jauh dari kesia-siaan dan kemubaziran. Dengan mengkaji ayat tersebut satu persatu akan semakin menegaskan akan kesempurnaan al-Quran sebagai kitab petunjuk dan hidayah bagi seluruh umat manusia. Islam has already given the principles of management 1400 years ago. It shows that the best book about management is Quran. Management that is considered to be one of the most important subjects of modern times is also derived from the knowledge that Quran has given us. Many of its principles and theories that are made in this century are derived from the knowledge that the holy Quran has given us 14 centurie ago. There are many verses in the holy Quran on management, including four fundamental functions of management i.e. planning, organizing, actuating and controlling. These Verses should be studied for explaining the managerial view of the holy Quran.
Strategi Guru Agama Islam dalam Pembinaan Akhlakul Karimah Siswa SMA Negeri I Bukit Kabupaten Bener Meriah Husaini, Husaini
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 2 No 1 (2018): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini pendidikan agama menjadi sorotan tajam masyarakat. Perilaku menyimpang peserta didik dan remaja yang tidak sesuai dengan norma agama, mendorong berbagai pihak mempertanyakan efektivitas pelaksanaan pendidikan agama di sekolah. Penelitian ini membahas (1) peranan strategi guru pendidikan agama Islam dalam pembinaan akhlakul karimah; (2) bentuk pembinaan akhlakul karimah yang dilakukan guru pendidikan agama Islam; dan (3) faktor pendukung dan penghambat pembinaan akhlaqul karimah siswa di SMA Negeri I Bukit Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif. Hasil penelitian yaitu (1) strategi guru pendidikan agama Islam dalam pembinaan akhlakul karimah dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, anjuran atau nasehat, larangan, pengawasan dan hukuman; (2) pembinaan akhlak di SMA Negeri I Bukit terbagi menjadi dua yaitu intrakurikuler yang difokuskan pada kajian keagamaan yang terdiri dari Aqidah/Tauhid, dan ekstrakurikuler, antara lain olah raga, darmawisata, dan kegiatan social; dan bentuk pembinaan akhlak dilakukan dengan membaca do‟a membaca Al-Qur‟an, shalat Zhuhur dan memperingati hari Besar Islam seperti Tahun baru dan Maulid Nabi; dan (3) faktor pendukung adanya kebiasaan atau tradisi yang berprilaku baik di sekolah dan Faktor penghambat, pergaulan lingkungan masyarakat yang negatif. Nowadays, religious education is in the public spotlight. The deviant behavior of students and adolescents who are not in accordance with religious norms, encourages various parties to question the effectiveness of the implementation of religious education in schools. This study discusses (1) the role of Islamic religious education teacher strategies in the formation of akhlakul karimah; (2) the form of moral moral guidance carried out by Islamic religious education teachers; and (3) supporting factors and barriers to the development of students' morality in Bukit I State High School, Bener Meriah Regency. This study uses a descriptive qualitative approach. The results of the study are (1) the strategy of Islamic religious education teachers in the formation of morality is done through habituation, exemplary, advice or advice, prohibition, supervision and punishment; (2) moral development in I Bukit State High School is divided into two, namely intracurricular which is focused on religious studies consisting of Aqidah / Tauhid, and extracurricular activities, including sports, excursions and social activities; and the form of moral formation is carried out by reading the prayer of reading the Qur'an, the midnight prayer and commemorating the Islamic holidays such as the new year and the birthday of the Prophet; and (3) supporting factors for habits or traditions that behave well in school and inhibiting factors, community environment (association) that is less supportive.
Desain Kurikulum IAIN Lhokseumawe (Studi Analisis Mata Kuliah: Filsafat Manajemen Jurusan Manajemen Pendidikan Islam) Manumanoso Prasetyo, Muhammad Anggung
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 2 No 2 (2018): Edisi Juli-Desember
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleksitas permasalahan pendidikan tinggi akibat kerumitan memahami filsafat, untuk itu perlu sebuah desain kurikulum yang membuat mahasiswa faham dan bijak menyikapi ilmu yang dipelajari. Penelitian ini membahas pengembangan kurikulum jurusan Manajemen Pendidikan Islam pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan IAIN Lhokseumawe yang juga merupakan bentuk implementasi kebijakan pemerintah melalui revisi kurikulum KKNI. Mengingat peran fundamental ilmu filsafat, maka perlu kajian mendalam dalam kajian manajemen sehingga lahirlah mata kuliah Filsafat Manajemen sebagai salah satu bagian implementasi kurikulum KKNI pada jurusan MPI di IAIN Lhokseumawe. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian diperoleh Filsafat manajemen memberikan pengertian tentang hubungan positif antara kepercayaan dengan praktek. Praktek manajemen yang dilandasi kepercayaan akan nilai agama adalah yang paling efektif dan mengakar. Melalui pemahaman yang komprehensif antara pemikiran filosofis dengan praktek manajemen mampu menciptakan harmonisasi kerja dan peningkatan ukhuwah antar individu dalam sebuah organisasi pendidikan. Kompetensi dalam mengkonstruk pemikiran menjadi hal kongkrit yang dipraktekan dalam pola manajerial dapat dilakukan dengan tahap berikut (1) mengidentifikasi masalah; (2) internalisasi nilai keislaman dalam pengambilan keputusan; (3) pelaksanaan manajemen dengan pendekatan filosofis tentang orientasi keumatan; dan (4) pengembangan kompetensi menghadapi tantangan masa depan. Education problems are very complex because the manager doesn't understand about philosophy bring about fault in managing of education instituion. Therefore, need a new design curriculum which makes students understand and wise responded to knowledge have learned. This study aims to the curriculum development of the Islamic Education Management Department at the IAIN Faculty of Teacher Training and Education Lhokseumawe as a form of KKNI curriculum implementation. Accordingly, the importance of philosophy in depth study through management philosophy course. By using the qualitative research the data was collected using observation and interview. From this study finds that management philosophy provided an understanding of the positive relationship between trust and practice. Management practices based on trust in religious values are the most effective and entrenched. Through a comprehensive understanding of philosophical thinking with management practices able to create harmonization of work and increase ukhuwah between individuals in an educational organization. Competence in constructing thinking becomes a concrete thing that is practiced in managerial patterns can be done with the following stages (1) problem identification; (2) internalizing Islamic values in decision making; (3) implementation of management with a philosophical approach to societal orientation; and (4) competency development faces future challenges.
Strategi Peningkatan Layanan Akademik Berbasis Kinerja Karyawan di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Lhokseumawe Safitri, Nanda; Anggung, Muhammad; -, Zulkhairi
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 3 No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian pada strategi dalam meningkatkan layananakademik dan bagaimana kinerja karyawan di Fakultas Tarbiyah dan IlmuKeguruan IAIN Lhokseumawe. Penelitian ini merupakan penelitianlapangan bersifat deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukanmelalui teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Prosedur yangdigunakan dalam menganalisis data dengan menggunakan ringkasananalisis faktor strategis menggunakan teori Dessler yang meliputikualitasm, kuantitas, efektivitas, kemandirian dan ketepatan waktu. Subjekpenelitian pada Kepala Sub Bagian Umum Akademik, Pegawai akademik,dan mahasiswa FTIK. Hasil penelitian menunjukan bahwa layananakademik belum menunjukkan stabilitas kinerja yang memuaskansehingga diperlukan strategi dalam meningkatkan kinerja. Penyusunanstrategi didahului oleh analisis SWOT. Melalui hasil analisis dapatdiidentifikasi beragam faktor penyebab yang dapat dikategorikan menjadidua faktor internal dan eksternal. Faktor internal seperti fasilitas fisik,kehandalan, keyakinan dan empati. Sedangkan faktor eksternal meliputikecenderungan politik dan ekonomi, dukungan stakeholder, dan pernanankolaborator dan kompetitor.
Manajemen Sarak Opat dalam Pembinaan Akhlak Remaja (Study Deskriptif di Kampung Simpang Balek Kecamatan Wih Pesam) -, Husaini; -, Musdalifah
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 3 No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the planning, implementation and evaluation of Sarak Opat in fostering adolescent morals in Simpang Balik Village, Wih Pesam District. This research uses descriptive research type research method with a qualitative approach that is describing the phenomena that occur. The results of the study are planning program planning carried out by the village government assisted by the community, developing tasks as implementing programs to develop program plans, such as a) involving youth in every religious activity, b) forming sports teams and facilitating them; c) forming mosque youth, d) involving youth in social service activities. Priests usually only provide coaching, input on adolescents. Program planning is handled by community leader trainers according to their abilities and expertise. Implementation of Sarak Opat in Youth Moral Development in Kampung Simpang Balik Wih Pesam District by: a) involving young people in religious activities carried out at night in the mosque. This program is called afternoon recitation; b) establish and facilitate sports activities, this activity is also carried out at night, because during the daytime adolescents have their respective activities; c) forming and holding mosque youth studies, d) involving youth in social service activities, one of which is implemented on certain days such as clean Friday. This activity is expected so that the generation can easily be independent based on their areas of expertise and talent can be channeled properly. The evaluation of Sarak Opat in fostering adolescent morals in Kampung Simpang Balik, Wih Pesam Subdistrict, namely religious evaluations are conducted by priests and community leaders once a month, while evaluations of sports coaching are conducted by young men and women after the results of the deliberations.
Peningkatan Kinerja Guru Pesantren Melalui Sistem Reward dan Punishment Ritonga, Muhammad Arifin; Anggung, Muhammad
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 3 No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana tipe kepemimpinan,reward dan punishment menjadi faktor penunjang naiknya performa kinerjaguru. Guru yang baik dan rajin serta menempatkan dirinya benar-benarmenjadi seorang guru hendaknya diberi reward sehingga ia terustermotivasi mempertahankan prestasinya tersebut. Sebaliknya, guru yangmalas bekerja, mengajar dengan asal-asalan dan tidak menyadari hakikatdirinya sebagai seorang guru mestinya dikenakan sanksi (punishment)sehingga dapat memberi pelajaran baginya untuk memperbaiki diri danmeningkatkan kinerjanya. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif fenomenologis. Penggunaan metode tersebut untuk menemukanhal-hal mendasar dan esensial fenomena, realitas, dan dampak pemberianreward dan punishment. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalampenelitian ini observasi partisipatif aktif, wawancara semi-strukturbersama pimpinan pesantren, pendidik Pesantren Darul Amin AcehTenggara. Hasil peningkatan kinerja guru berupa peningkatan loyalitaskepada pimpinan. Peningkatan disiplin waktu pada saat mengajar,maupun rapat rutin, selain itu beberapa guru juga aktif terlibat dalamberbagaimacam kegiatan ekstrakurikuler meski tanpa honorarium.Sebenarnya faktor pendukung yang paling besar terhadap kesuksesanpelaksanaan program karena nilai-nilai kehidupan di pesantren yangsudah mangakar bagi para guru. Nilai tersebut adalah nilai keikhlasan sertarasa patuh terhadap pimpinan sebagai atasan mereka di Pesantren.
MANAJEMEN EVALUASI PEMBELAJARAN GURU TERHADAP HASIL DAN KUALITAS KINERJA GURU PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 25 LHOKSUKON Saputra, Andika
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 4 No 1 (2020): Januari-Juni 2020 (In Press)
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the management of teacher learning evaluation at SDN Lhoksukun. The method used is qualitative through a phenomenological approach. The results showed (1) the ability to create a conducive atmosphere is the demand for teacher professionalism in classroom management; (2) the ability of teachers to collaborate and discipline students through a series of technical activities such as picket, class discipline, attendance, and arrangement of changing student seats; (3) the existence of learning evaluation management makes it easy for SDN Lhoksukun teachers to find out the extent of the results of the teacher's performance. The intended results are good, not good, useful, or not useful and others. It is important to know the results of learning because it can be a guide for educators to find out the extent to which the learning process they are doing can develop the potential of students.