cover
Contact Name
Bashori
Contact Email
bashori2@uinib.ac.id
Phone
+6282214220067
Journal Mail Official
bashori2@uinib.ac.id
Editorial Address
Institut Agama Islam Negeri, Lhokseumawe.
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan)
ISSN : 25498193     EISSN : 26568012     DOI : -
Core Subject : Social,
Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan, Analisis Kebijakan Pendidikan, Manajemen Lembaga Pendidikan, Kepemimpinan, Manajemen Sekolah dan Mutu Pendidikan.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni" : 9 Documents clear
KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM MENURUT IBNU KHALDUN Husaini, Husaini
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The position of the child in the household is actually in a weaker position, than the adult and still dependent on the adults around him. Inside the child is in dire need of affection and refuge from adults, both from the family environment and educational environment. Violence that occurs against children can endanger the Physical and Psychic children. In Ibn Khaldun Thought about violence against children in education is. Ibn Khaldun prohibits violence against children in education this can endanger the physical and psychic learners. Ibn Khaldun offers the concept is to emphasize to educators to educate with gentle and affection towards learners. Taken as a whole Ibn Khaldun concludes that learning by force should be abolished in the world of education. Abolition of violence in the education world should be part of the desire to promote education, moral improvement and moral of students.
TAFSIR AYAT-AYAT MANAJEMEN DALAM AL-QURAN Arif, Muhammad
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai agama yang mengatur kehidupan umat manusia agar selamat dunia dan akhirat, Islam telah menggariskan prinsip-prinsip dasar manajemen bagi manusia. Di dalam kitab suci al-Quran banyak ayat-ayat yang berbicara tentang manajemen, mulai dari planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (pelaksanaan) sampai kepada tahap controlling (pengawasan). Bahkan banyak dari teori-teori manajemen yang muncul dewasa ini justru telah dijelaskan oleh al-Quran semenjak 14 abad yang lalu. Sebab Islam menghendaki segala sesuatu itu terlaksana dengan baik, jauh dari kesia-siaan dan kemubaziran. Dengan mengkaji ayat tersebut satu persatu akan semakin menegaskan akan kesempurnaan al-Quran sebagai kitab petunjuk dan hidayah bagi seluruh umat manusia. Islam has already given the principles of management 1400 years ago. It shows that the best book about management is Quran. Management that is considered to be one of the most important subjects of modern times is also derived from the knowledge that Quran has given us. Many of its principles and theories that are made in this century are derived from the knowledge that the holy Quran has given us 14 centurie ago. There are many verses in the holy Quran on management, including four fundamental functions of management i.e. planning, organizing, actuating and controlling. These Verses should be studied for explaining the managerial view of the holy Quran.
UNIT COST SATUAN PENDIDIKAN Alwi, Said
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya pendidikan merupakan salah satu komponen instrumental input yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi. Biaya investasi satuan pendidikan meliputi biaya penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia, dan modal kerja tetap. Biaya satuan (unit cost) pendidikan adalah biaya rata-rata yang dikeluarkan oleh setiap siswa dalam kurun waktu tertentu untuk mendapatkan pendidikan.Biaya satuan (unit cost) dapat dijadikan standar dalam pemenuhan kebutuhan untuk setiap siswa disekolah. Biaya satuan persiswa adalah biaya rata-rata persiswa yang dihitung dari total pengeluaran sekolah dibagi seluruh siswa yang ada di sekolah dalam kurun waktu tertentu. Dengan mengetahui besarnya biaya satuan persiswa menurut jenjang dan jenis pendidikan berguna untuk menilai berbagai alternatif kebijakan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. The cost of education is one of the components of an instrumental input that is very important in organizing education in schools and colleges. The cost of the investment units of education include the cost of the provision of infrastructure, human resource development, working capital and fixed. The cost of the unit (unit cost) education is the average cost incurred by each student in a certain period of time to get an education. The cost of the unit (unit cost) can be used as standard in the fulfillment of the requirements for each student in all schools. Persiswa Unit Cost is the cost of an average persiswa calculated from the total expenditures of the school divided the entire existing students in the school in the past year. By knowing the magnitude of the cost of a unit of persiswa according to the level and type of education is useful for assessing the various policy alternatives in an effort increase the quality of education.
PENDIDIK DAN PENGEMBANGAN PROFESI Rahman, Syarifah
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini ingin menjabarkan tentang pendidik sebagai tokoh sentral dalam dunia pendidikan, bekerja tanpa kenal lelah membangun dunia pendidikan menjadi lebih profesional dan berkualitas. Kinerja pendidik dapat diukur dengan profesi mereka, karena menjalankan profesi tidak mudah sebab profesi adalah pekerjaan yang dilakukan dengan keahlian sesuai dengan disiplin ilmu yang ada pada seseorang. Pendidik profesional adalah pendidik yang memiliki kompetensi dan muatan-muatan keilmuan sesuai dengan bidangnya. Kemandirian pendidik adalah manivestasi bentuk keberanian untuk mewujudkan apa yang telah menjadi keyakinannya dengan mengedepankan keahlian dan kemandirian. Pendidik yang mandiri akan menyeimbangkan kreatifitas dalam bidang pembelajaran agar lebih menarik hal ini menjadi pendorong meningkatnya kualitas pendidikan. Adanya payung hukum untuk pengembangan profesi pendidik secara individu, sebab dalam kontek individu justru kemampuan untuk mengembangkan diri secara peribadi menjadi hal utama yang dapat memperkuat profesi pendidik. Pengembangan diri secara personal sangat penting guna mengembangkan profesinya sebagai pendidik berkualitas. This paper would like to describe about educators as a central figure in the world of education, working tirelessly to build the world of education to be more professional and quality. Performance educators can be measured by their profession, because running the profession is not easy because the profession is a job done with expertise in accordance with existing disciplines in a person. Professional educators are educators who have the competence and scientific contents in accordance with their field. Educator independence is a manifestation of the form of courage to realize what has become his belief by prioritizing expertise and independence. Independent educators will balance the creativity in the field of learning to make it more interesting this is a driver of the increased quality of education. This law umbrella does not guarantee for the development of individual educator profession, because in individual context it is the ability to develop oneself personally become the main thing that can strengthen the educator profession. Self-development is an important issue in order to develop his profession as a qualified educator.
MANAJEMEN KEUANGAN DAYAH (Kombinasi Idealisme dan Profesionalisme) Almuhajir, Almuhajir
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen keuangan Dayah merupakan pengelolaan mulai dari planning, actuating, evaluasi dan auditing terhadap semua bentuk keuangan untuk membiayai aktifitas atau kegiatan yang secara langsung maupun tidak langsung untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan di Dayah secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. Tujuan manajemen keuangan Dayah adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan keuangan Dayah, meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan Dayah, meminimalkan penyalahgunaan anggaran Dayah. Manajemen keuangan Dayah dibangun atas prinsip-prinsip pengelolaan dana pendidikan yang berdasarkan pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Dayah financial management is a management starting from planning, actuating, evaluation and auditing to all forms of finance to finance activities or activities that directly or indirectly to support the implementation of education in Dayah effectively and efficiently in order to achieve the goals that have been determined. The purpose of Dayah financial management is to improve the effectiveness and efficiency of Dayah financial use, improve Dayah accountability and transparency, minimize misuse of the Dayah budget. Dayah financial management is built on the principles of education fund management based on principles of fairness, efficiency, transparency and public accountability.
PENINGKATAN KINERJA DOSEN IAIN LHOKSEUMAWE Bahri, Saiful
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perencanaan peningkatan kinerja dosen IAIN Lhokseumawe; 2) Strategi peningkatan kinerja dosen IAIN Lhokseumawe; dan 3) Pengawasan dan evaluasi peningkatan kinerja dosen IAIN Lhokseumawe. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan peningkatan kinerja dosen yang dikembangkan antara lain; pengiriman tugas belajar, pengiriman short courses, penataran atau lokakarya dalam pembinaan dan kajian keilmuan yang relevan bagi dosen, program pelatihan dan pembinaan dalam menunjang kemampuan akademik; 2) Pelaksanaan kegiatan peningkatan kinerja dosen, disesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya, pelaksanaan peningkatan kinerja dosen mengarah pada Tridarma Perguruan Tinggi; 3) Pengawasan yang dilaksanakan dengan melakukan penilaian kinerja dosen didasarkan atas kinerja tri dharma perguruan tinggi, penilaian administratif oleh pimpinan, dan penilaian-penilaian lainnya. The purpose of this research is to know: 1) Planning improvement of lecturer performance of IAIN Lhokseumawe; 2) LHokseumawe IAIN lecturer improvement strategy; and 3) Supervision and evaluation of LHokseumawe IAIN lecturer performance improvement. The approach used in this research is qualitative approach with descriptive method, data collection technique is done through interview, observation, and documentation study. The results showed that: 1) Planning improvement of lecturer performance developed, among others; delivery of study assignments, short course delivery, upgrading or workshops in guidance and relevant scientific studies for lecturers, training programs and guidance in support of academic ability; 2) Implementation of lecturer performance improvement activities, in accordance with pre-arranged planning, implementation of lecturer performance improvement leads to Tridarma Perguruan Tinggi; 3) The supervision carried out by conducting a lecturer performance assessment is based on the performance of the three dharma colleges, the administrative assessment by the leadership, and other assessments.
METODE USWAH HASANAH DALAM PEMBENTUK KARAKTER USIA MI/SD Ma’awiyah, Aisyah
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode uswah hasanah dalam pembentukkarakter usia MI/SD”. Orang tua/pendidik sebagai figur bagi anak-anaknya dalam membentuk nilai- nilai karakter yaitu sikap religius,jujur, disiplin, bertanggung jawab, bekerja kerasa, rajin, dan lain-lainnya. Pendidik sebagai contoh teladan dalam keluarga maupun di sekolah. Kebutuhan manusia terhadap pigur teladan bersumber dari kecendrungan meniru apa yang sudah menjadi karakter manusia, dalam hal ini adalah orang tua/ guru sebagai pendidik. Pembentukan karakter anak sangat dipengaruhi oleh metode yang diberikan orang tua, anak yang berkarakter baik tumbuh di dalam lingkungan keluarga yang harmonis dan memiliki jalinan komunikasi dua arah. Karakter (Akhlāq) anak yang baik dapat terbentuk dengan memberi uswah hasanah (contoh teladan) oleh orang tua dengan memperkenalkan agama, kesopanan, budi pekerti dan tingkah laku yang baik sejak dini. Anak cendrung memperhatikan tingkah laku orangtua sehari- hari dan menirunya. Oleh karena itu orang tua harus memberikan contoh prilaku yang baik dalam kehidupan sehari- hari. Method uswah hasanah in forming character of age mi / sd ". Parents / educators as a figure for their children in shaping the values of character that is religious, honest, disciplined, responsible, working hard, diligent, and others. Educators as exemplary models in the family as well as in school. Man's need for exemplary figures stems from a tendency to mimic what has become a human character, in this case is the parent / teacher as an educator. The character formation of the child is strongly influenced by the method given by the parents, the child of good character grows in a harmonious family environment and has a braid of two-way communication. Character (Akhlāq) a good child can be formed by giving uswah hasanah (exemplary example) by parents by introducing religion, modesty, good manners and good behavior from an early age. Children tend to pay attention to the behavior of everyday parents and imitate. Therefore parents should set an example of good behavior in everyday life.
MEMBANGUN LOYALITAS TENAGA PENDIDIK Siregar, Fauzan Ahmad
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah manajemen atau pengelolaan terhadap sumber daya manusia. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik berhubungan dengan beberapa kegiatan yang dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme orang-orang yang berada dalam lembaga pendidikan yang bertujuan agar setiap orang yang berada dalam lembaga tersebut dapat berkontribusi dalam usaha mencapai tujuan lembaga pendidikan. Salah satu hal yang menjadi perhatian dari pengelolaan sumber daya manusia dibidang pendidikan adalah membangun loyalitas orang-orang yang berada dilembaganya. Dengan loyalitas yang tinggi dari orang-orang yang terlibat dalam lembaganya, maka akan memudahkan proses pencapaian tujuan pendidikan. Oleh karena itu, Peran pengelolaan sumber daya manusia yang baik juga sangat besar dalam menentukan kualitas dari pendidikan. Kualitas pendidikan akan meningkat jika pengelolaan sumber daya manusia dilakukan dengan baik. The quality of education is influenced by many factors. One of the factors that influence it is the management or management of human resources. Good human resource management deals with several activities undertaken in an effort to improve the capability and professionalism of persons residing in educational institutions that aim to enable everyone within the institution to contribute to the goal of the educational institution. One of the things that concerns the management of human resources in the field of education is to build the loyalty of the people who are institutionalized. With the high loyalty of the people involved in the institution, it will facilitate the process of achieving educational goals. Therefore, the role of good human resource management is also enormous in determining the quality of education. The quality of education will increase if the management of human resources is done well.Keywords: Education, Quality, Facilities, and Management.
MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM TINJAUAN HADITS Abidin, Zainal
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 1 No 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajeman pendidikan Islam adalah suatu proses pengelolaan lembaga pendidikan Islam secara Islami dengan cara menyiasati sumber-sumber belajar dan hal-hal lain yang terkait untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien. Jika diperhatikan sebenarnya hadits tidak menginformasikan bentuk operasional dan praktis mengenai manajemen pendidikan seperti sekarang ini. Namun demikian, prinsip-prinsip manajemen sebagaimana yang dijelaskan para ahli tentang manajemen atau administrasi dapat dilacak semangat dan prinsipnya dalam hadits dan praktik hidup Nabi Muhammad saw. Hal ini dapat dipahami karena, meski Nabi Muhammad saw. menyatakan dirinya dalam satu hadits sebagai ‘guru’bagi umat manusia namun beliau tidak diutus untuk membangun dan mendirikan sekolah dengan manajemen seperti yang ada saat ini. Tulisan ini memaparkan beberapa praktek manajemen pendidikan yang sudah dilakukan Nabi Muhammad Saw. ribuan tahun yang lalu sebelum manajemen pendidikan mapan sebagai salah satu bidang ilmu pengetahuan dan dikenal sebagai salah satu cara untuk mengatasi carut-marut problematika pendidikan zaman sekarang ini. Management of Islamic education definite is a process of managing Islamic educational institutions in an Islamic way of management learning resources and other matters related to achieve the goal of Islamic education effectively and efficiently. If it is noticed, the hadith does not inform the operational and practical form of education management as it is today. Nevertheless, the management principles as described by the experts on management or administration can be traced to the spirit and principles in the hadith and the practice of the Prophet Muhammad's life. This is understandable because, although the Prophet Muhammad SAW proclaiming himself in one hadith as a teacher for mankind but he was not sent to build and establish a school with management as it exists today. This paper describes some of the educational management practices that have been done Prophet Muhammad thousands of years ago before management of education established as one of the fields of science and known as one way to overcome the chaotic problematic of education today.

Page 1 of 1 | Total Record : 9