cover
Contact Name
Syarah Siti Maesyaroh
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas 1, No. 20, Kec. Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Kode Pos 40292
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan" : 5 Documents clear
Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Bahasa Siswa di SDN Candi I Ahmad Wahid Fudhaily; Rahman Rahman; Evi Juliyani Esa Putri H; Fajriani Ulfa Firdaus
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v1i6.127

Abstract

Siswa kelas tinggi SDN Candi I sering menggunakan bahasa yang tidak mengedepankan nilai etika dan estetika, dimana siswa sering menggunakan bahasa kasar, bahasa gaul, sampai menggunakan nada tinggi saat berbicara. Sementara orang tua selalu mendidik atau mengasuhnya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua Madura dengan perkembangan bahasa siswa kelas tinggi dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan triangulasi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif karena bertujuan untuk memperoleh informasi mendalam serta bermakna terkait data yang berhubungan dengan topik penelitian. Sumber dari penelitia ini adalah siswa kelas tinggi SDN Candi I. Hasil dari penelitian ini adalah hubungan pola asuh orang tua Madura terhadap perkembangan bahasa siswa kelas tinggi SDN Candi I bahwa pola asuh yang sangat berpengaruh adalah pola asuh otoritatif. Dimana orang tua memposisikan anaknya untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan yang akan diterapkan. Selain itu perkembangan bahasa siswa juga dapat dipengaruhi oleh tingkat usia, internet, dan lingkkungan sekitar, tidak terkecuali teman sebaya. Maka semakin baik orang tua mengontrol anaknya akan semakin baik pula perkembangan bahasanya
Bahasa Ibu dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) Aditya Permana; Rahman Rahman; Leni Kurniasari; Bambang Wijayadikusumah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v2i6.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bahasa ibu dalam pembelajaran dan keurgensian penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi, untuk menjawab rumusan masalah yang telah dirumuskan. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan observasi, wawancara semi-struktural, dan dokumentasi kepada 14 partisipan sebagai sampel. Selanjutnya, penelitian ini tentang bahasa ibu yang digunakan oleh guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, peneliti menunjukan bahwa guru dan siswa mengunakan bahasa ibu dalam lingkungan sekolah, diluar pembelajaran dan dalam pembelajaran (apersepsi, eksplorasi, evaluasi tindak lanjut dan penutup). Faktor-faktor yang melandasi keurgensian bahasa ibu dalam kegiatan pembelajaran yaitu, (1) bahasa ibu dianggap sebagai sarana pengembangan karakter siswa. (2) Geografis. (3) Kebiasaan. (4) Adanya persepsi guru dalam penggunaan bahasa ibu dikelas sebagai strategi guna menarik perhatian siswa, memudahkan penyerapan materi bagi siswa. (5) Kemudahan. (6) Hasil, dengan :(a) meningkatan rasa percaya diri siswa dalam kegiatan belajar. (b) Meningkatkan kemampuan berbicara siswa. (c) Memberikan siswa kemudahan dalam memahami materi pelajaran. (d) Menjadikan siswa berperan aktif dalam pembelajaran, dan (e) memberikan rasa nyaman terhadap siswa sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi lebih kondusif, dimana guru dan siswa saling memberikan umpan balik dalam kegiatan pembelaran
Peningkatan Keterampilan Menyimak Konsentrasi Melalui Guided Listening Materi Teks Ekplanasi di Kelas VI Evi Juliyani Esa Putri H; Rahman Rahman; Ahmad Wahid Fudhaily; Fajriani Ulfa Firdaus
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v1i6.129

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih lemahnya keterampilan menyimak konsentrasi siswa pada materi teks eksplanasi. Untuk meningkatkan keterampilan menyimak konsentrasi pada materi teks eksplanasi dapat menerapkan pembelajaran dengan Model Guided Listening. Model guided listening adalah cara untuk meningkatkan keterampilan menyimak dengan memanfaatkan metakognitif siswa. Sekaitan dengan latar belakang tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa kelas VI dalam menyimak konsentrasi setelah menggunakan model guided listening. Tahapan pada model guided listening yaitu (1) tahap prasimak (2) tahap menyimak (3) tahap pascasimak. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitiannya menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes, lembar observasi dan lembar pengamatan. Data yang diolah adalah skor tes kemampuan menyimak konsentrasi sesudah menggunakan model guided listening. Adapun yang menjadi respondennya adalah 24 orang siswa kelas VI (enam) SD Negeri Mega Eltra Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Treatment dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan pada siklus 1 nilai rata-rata adalah 60,83 dengan presentase siswa yang memperoleh nilai diatas KKM sebesar 61%. Sedangkan untuk nilai rata-rata siklus II adalah 89,17 dengan presentase 95,83%. Peningkatan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 28,34 dan peningkatan presentase siswa yang memperoleh nilai diatas KKM dari siklus I ke siklus II sebesar 34,83%
Implementasi Program Pegembangan Keberagamaan Peserta Didik di MA YPI Cikujang Kab. Bandung Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Erlita Octiana Nur’alimah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v1i6.155

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mewabah di Indonesia sejak Maret 2020, sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan bahwa pembelajaran dilakukan secara jarak jauh (daring). Kebijakan ini membuat pembelajaran dan juga program sekolah mengalami perubahan termasuk program keberagamaan yang telah terlaksana di madrasah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebijakan madrasah mengambil solusi dalam pelaksanaan program di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan penelitian lapangan, data diperoleh dari Kepala Madrasah Aliyah YPI Cikujang Kec. Pacet Kab. Bandung. Hasil penelitian menunjukan bahwa program keagamaan yang dilakasnakan sebelum terjadinya pandemi COVID-19 yaitu pembiasaan membaca surat pendek, tilawah al-Qur’an, shalat dhuha, ekstrakurikuler dakwah dan BTQ, praktek ibadah seperti fiqih, tahfidz dan do’a-do’a, dan peringatan hari besar keagamaan. Sedangkan kegiatan yang dilaksanakan pada saat terjadinya pandemi COVID-19 yaitu dengan menggunakan lembar kegiatan amaliyah yang didalamnya berupa kegiatan ibadah dan muamalah diantaranya shalat berjamaah di mesjid, shalat sunnah rawatib, shalat tahajud, shalat dhuha, tilawah qur’an, membantu orang tua, saum sunnah, olah raga dan silaturahmi.
Hubungan Dimensi Religiusitas dengan Kedisiplinan Belajar Mahasiswa STIT At-Taqwa Ciparay Bandung Redmon Windu Gumanti; Yani Susanti
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v1i6.151

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya perkembangan zaman dalam menghadapi era revolusi 4.0 yang kompetitif. Sedangkan pada kalangan generasi muda bangsa saat ini terutama pada kalangan mahasiswa masih banyak yang melakukan pelanggaran seperti datang terlambat ke kelas, bolos kuliah, melanggar tata tertib sekolah, menyontek, penganiayaan antar teman, bahkan tawuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang realitas dimensi religiusitas mahasiswa, realitas kedisiplinan mahasiswa dan hubungan antara dimensi religiusitas dengan kedisiplinan belajar mahasiswa STIT At-Taqwa Ciparay Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi, teknik yang digunakan adalah teknik angket dan wawancara serta dokumentasi sebagai alat pendukung dalam penelitian ini. Menurut perhitungan korelasi antara Dimensi religiusitas dengan Kedisiplinan belajar mahasiswa STIT AtTaqwa Ciparay menunjukkan tingkat korelasi sebesar 0,042, nilai r berada pada interval (0,00-0,199), dapat diartikan bahwa variabel X (Dimensi religiusitas) memiliki hubungan yang sangat rendah dengan variabel Y (Kedisiplinan belajar mahasiswa). Adapun hasil dari analisis regresi bahwa kedisiplinan belajar mahasiswa berhubungan dengan dimensi religiusitas sebesar 0.010 artinya 1,0 % variabel kedisiplinan belajar mahasiswa (y) berhubungan dengan dimensi religiusitas (x), dan sisanya 99 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti. Membandingkan nilai t tabel dari hasil output didapatkan nilai t hitung = 0,686 sedangkan: t tabel = (dk = n - 2 = 50 - 2 = 48) α = 5%, uji dua pihak Sehingga diperoleh t tabel = 1,677 ternyata t hitung =0, 686 t hitung < t tabel. Maka di terima di tolak, artinya tidak terdapat hubungan antara dimensi religiusitas dengan kedisiplinan belajar mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5