cover
Contact Name
bakhrul huda
Contact Email
bakhrul.huda@uinsby.ac.id
Phone
+6281331303883
Journal Mail Official
el-qist@uinsby.ac.id
Editorial Address
Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Jend. A. Yani 117 Surabaya 60237
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
El-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB)
ISSN : 22527907     EISSN : 27160335     DOI : 10.15642/elqist.v10i1.267
el-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Merupakan jurnal yang terbit dua kali dalam satu tahun, bulan April dan Oktober, berisi kajian-kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, baik berupa artikel konsepsional ataupun hasil penelitian
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist" : 14 Documents clear
Analisa Pertumbuhan Tenaga Kerja dan Jaringan Kantor Terhadap Perkembangan Aset Perbankan Syariah Mahfudhotin, Mahfudhotin
el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan pertumbuhan tenaga kerja dan jaringan kantor terhadap perkembangan aset perbankan syariah. Data penelitian merupakan data sekunder hasil publikasi Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik Indonesia tahun 2016. Untuk menguji pengaruh tersebut digunakan model regresi linier berberganda. Hal ini dijustifikasi oleh hasil uji ANOVA yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan pertumbuhan tenaga kerja dan jaringan kantor terhadap perkembangan aset perbankan syariah. Ini terlihat dari nilai p-value nya sebesar 0, 004 < α (0,05), pengujian yang dilakukan untuk mengetahui secara bersama-sama variabel bebas berpengaruh secara signifikan atau tidak terhadap variabel terikat. Sehingga dapat dikatakan bahwa pertumbuhan tenaga kerja dan jaringan kantor terhadap perkembangan aset perbankan syariah memiliki hubungan yang linier.
Penggunaan Jasa Rekening Bersama (REKBER) Perspektif Islam M. Syarif Hidayatullah; Ihsan, Moch. Nuril; Moh. Nur Muhibbin
el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang mekanisme rekening bersama (Rekber) yang saat ini sudah banyak digunakan di tengah masyarakat utamanya dalam transaksi online. Metode ini berguna untuk mengantispasi terjadinya penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak dalam transaksi jual beli elektronik. Jika dilihat dari mekanisme kerjanya, metode rekening bersama ini cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Penggunaan RekBer secara prinsip memang menjamin keamanan kedua belah pihak, baik pembeli maupun penjual, di mana penjual memperoleh pembayaran atas barang yang dijual dan pembeli memperoleh barang yang diinginkan. Dalam penelitian ini kami menggunakan metode kualitatif yang berlandaskan pada teori dan metode-metode literasi. Di sini penulis mencoba menganalisis tentang hukum penggunaan jasa rekening bersama (Rekber) dalam persepektif ekonomi Islam. Di mana menurut sumber-sumber hukum ekonomi Islam baik al-Quran, Hadis dan pemahaman-pemahaman fikih melalui kaidah-kaidah fikih mengarah pada diperbolehkannya mekanisme rekening bersama selama bermanfaat dan tidak merugikan salah satu pihak. Sehingga dalam hal ini keberadaan penggunaan jasa rekening bersama dalam Islam dibenarkan. Rekening bersama (Rekber) memegang peranan penting dalam perdagangan elektronik atau lebih dikenal dengan transaksi online. Rekening bersama juga menawarkan kemudahan proses transaksi yang melibatkan beberapa pihak dalam proses transaksi jual beli online. Dengan adanya Rekber, jual beli online yang pada awalnya rawan akan terjadiya penipuan dapat diminimalisir kemungkinan penipuan tersebut sehingga pembeli dan penjual akan lebih nyaman dalam bertransaksi. Pembeli juga dapat membatalkan transaksi bila mana barang yang dikirimkan oleh penjual tidak sesuai dengan apa yang pembeli pesan. Ketersediaan jasa Rekber secara tidak langsung juga dapat meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap toko online penjual.
Jual Beli Followers, Likes, Viewers Di Instagram Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Bhariatta, Elsava Choiru; Ica Nur Rufaidah; Maziyyah Richa Adnina
el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang jual beli online yang saat ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Banyak fenomena yang terjadi pada salah satu media sosial berupa Instagram yaitu tempat yang paling popular untuk penjualan secara online dan untuk mempopulerkan akun. Dalam jual beli online di Instagram ini para seller (pedagang) banyak yang memanfaatkan jasa jual beli followers, likes, dan viewers di Instagram agar online shop mereka dikenal banyak orang dan lebih dipercaya. Selain itu, tidak sedikit fenomena yang menyalahgunakan jual beli followers, likes, dan viewers ini untuk sarana penipuan online. Dalam penelitian ini kami menggunakan metode kualitatif yang berlandasan kajian literasi dan obeservasi penulis. Dalam artikel ini, penulis ingin menganalisis tentang hukum praktik jualbeli followers, likes dan viewers di Instagram agar dapat digunakan oleh praktisi yang memiliki online shop agar tidak menyalahgunakan hal ini dan juga tambahan khazanah literasi. Menurut beberapa sumber naṣ-naṣ al-Qur’an dan Hadis dan logika kaidah fikih, bahwa hukum jual beli followers, likes, dan viewers di Instagram adalah mubah selama tidak disalahgunakan untuk sarana penipuan.
JUALBELI PAKAIAN PRELOVED DI ROYAL PLAZA SURABAYA PERSPEKTIF KAIDAH HUKUM EKONOMI ISLAM Maulida, Naila Rizky; Ni’mah, Rajabiyah Khoirotin; Aini, Rizka Nur
el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jualbeli adalah kegiatan tukar menukar barang atau uang dengan barang yang dilakukan dengan cara melepaskan hak milik dari pihak satu ke pihak yang lain atas dasar saling merelakan atau saling ridha. Lalu kaidah hukum ekonomi Islam yaitu ketetapan hukum Islam yang bersifat umum dan komprehensif yang mencakup hukum-hukum derifatifnya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dan observasi dimana peneliti mengamati dan mengambil sumber dari beberapa buku dan jurnal yang menjelaskan tentang jualbeli pakaian bekas yang sesuai dengan kaidah fikih. Dalam metode observasi, kehadiran penulis akan melakukan kunjungan langsung ke lapangan yaitu toko baju bekas impor (preloved) yang berada di Royal Plaza Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan jualbeli pakaian bekas perspektif kaidah fikih dapat disimpulkan bahwa jualbeli pakaian import bekas juga memiliki dampak yang ditimbulkan, yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak dalam pembelian pakaian import bekas lebih beresiko daripada manfaat itu sendiri, seperti menimbulkan berbagai penyakit. Dampak positif dari penjualan pakaian ini sudah kita ketahui bahwa dengan harganya yang murah dan merakyat sesuai dengan kantong mahasiswa, sehingga hal tersebut sangat menyenangkan bagi mereka yang hanya memiliki uang pas-pasan namun masih ingin terlihat trendy dengan memakai pakaian import yang branded. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kaidah fikih dapat dijadikan alat analisis terhadap adanya perdagangan pakaian bekas impor dan akibat yang terjadi dalam perdagangan pakaian preloved itu.
Praktek Akad Murabahah Bil Wakalah di BMS UINSA Perspektif Fikih Ekonomi Evarianti, Ika; Kaffah, Atika Fissilmi; Ni'mah, Alfa Nihayatun
el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam sebagai agama yang kaffah dalam mengatur segala aspek kehidupan manusia, turut mengatur aspek hubungan muamalah termasuk bidang muamalah maliyah (ekonomi Islam). Islam memiliki bentuk muamalah maliyah untuk memudahkan dalam pembiayaan pembelian barang yaitu melalui adanya murabahah. Penerapan akad murabahah murni jika diimplementasikan oleh lembaga keuangan syariah seperti Bank Mini Syariah pada zaman sekarang ini dianggap kurang efisien, sehingga muncul akad muamalah kontemporer sebagai solusi implementasi akad murabahah pada lembaga keuangan syariah, yaitu akad murabahah bil wakalah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme murabahah bil wakalah ditinjau dari kaidah fikih ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (research library) dan wawancara mendalam (in dept interview) serta deskriptif analisis hukum. Hasilnya, bahwa akad murabahah bil wakalah ini juga menghilangkan mudharat yaitu menggantikan sistem riba di bank konvensional. Adanya wakalah pada akad murabahah sebagai penerapan kaidah fikih ekonomi: al-takhfīf wa taysīr lā tashdīd wa al-ta‘sīr. Pada pelaksanaan wakalah bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat pembelian barang, maka tanggung jawab penuh diberikan kepada pihak wakil (pembeli).
PENGGUNAAN KOIN SHOPPEE DALAM JUAL BELI SALAM DI SHOPPEE Lestari, Irsa Egi; Fitriyah, Mahdiyah; Rahmawati, Riska Fitri
el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman yang sangat pesat pada masa ini menyebabkan masyarakat lebih banyak melakukan transaksi jual beli secara online. salah satu marketplace yang banyak diminati adalah shopee.co.id dimana Shopee mampu menyediakan bebagai fitur menarik dengan manajemen pemasaran yang baik. Salah satu fitur unngulan Shopee adalah koin Shopee, koin tersebut merupakan koin emas yang dapat digunakan sebagai chash back oleh setiap pengguna ketika melakukan transaksi jual beli serta didukung dengan cara mendapatkannya yang relatif mudah. Aplikasi Shopee sendiri dalam hukum Islam disebut dengan istilah simsaroh (makelar). Simsaroh yaitu jualbeli di mana ada satu pihak yang menjualkan barang milik orang dan mendapatkan upah atas jasanya menjualkan barang tersebut. Oleh karena itu pada penulisan ini penulis mendreskripsikan tentang hukum penggunaan koin Shopee pada jual beli salam di shopee.co.id. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif yang berlandaskan pada teori-teori serta data-data yang didapatkan diambil dari literasi. Maka berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan koin shopee adalah halal, koin shopee dapat dimanfaatkan sebagai diskon atau potongan harga sehingga koin shopee dapat mempermudah pengguna dalam melakukan transaksi. Koin Shoppe juga memiliki daya pikat bagi konsumen untuk melakukan Online Shopping menggunakan aplikasi shoppee. Jadi, koin shopee merupakan strategi pemasaran shoope yang dapat memberikan dampak baik kepada semua pihak.
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN DAN POTENSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN METODE RGEC PADA BNI SYARIAH TAHUN 2014-2018 Surya Pratikto, Muhammad Iqbal; Qanita, Ariza; Maghfiroh, Rahma Ulfa
el-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian tingkat kesehatan bank merupakan hal yang sangat penting, tidak hanya untuk kepentingan stakeholder melainkan juga untuk kepentingan perusahaan itu sendiri. Dengan mengetahui kondisi kesehatan bank, manajemen bisa lebih mudah dalam menentukan arah kebijakan jalannya perusahaan ke depan. Dalam menjalankan bisnisnya, perbankan harus memperhatikan aspek risiko yang mungkin diakibatkan dari kegiatan operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesehatan dan potensi financial distress pada bank BNI Syariah dari tahun 2014 sampai 2018. Penilaian tingkat kesehatan bank sangat penting baik untuk stakeholder maupun untuk kepentingan pengambilan keputusan bagi manajemen bank itu sendiri. Tingkat kesehatan bank dibagi menjadi lima kategori yaitu “Sangat Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 1 (PK-1), “Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 2 (PK-2), “Cukup Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 3 (PK-3), “Kurang Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 4 (PK-4), dan “Tidak Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 5 (PK-5). Metode penilaian tingkat kesehatan bank telah mengalami berbagai perubahan mulai dari CAMEL, CAMELS, dan yang terakhir dan saat ini digunakan adalah RGEC. RGEC mengukur empat komponen yaitu Risk Profile yang diproksikan melalui NPF dan FDR, GCG yang diproksikan melalui PDN, Earnings yang diproksikan melalui ROA, ROE, NI, dan BOPO, serta Capital yang diproksikan melalui CAR. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) dalam analisis laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bank BNI Syariah dari tahun 2014 sampai 2018 masuk dalam peringkat PK-2 dan dinyatakan sehat serta tidak berpotensi mengalami financial distress.
Analisa Pertumbuhan Tenaga Kerja dan Jaringan Kantor Terhadap Perkembangan Aset Perbankan Syariah Mahfudhotin Mahfudhotin
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2019.9.1.1-15

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan pertumbuhan tenaga kerja dan jaringan kantor terhadap perkembangan aset perbankan syariah. Data penelitian merupakan data sekunder hasil publikasi Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik Indonesia tahun 2016. Untuk menguji pengaruh tersebut digunakan model regresi linier berberganda. Hal ini dijustifikasi oleh hasil uji ANOVA yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan pertumbuhan tenaga kerja dan jaringan kantor terhadap perkembangan aset perbankan syariah. Ini terlihat dari nilai p-value nya sebesar 0, 004 < α (0,05), pengujian yang dilakukan untuk mengetahui secara bersama-sama variabel bebas berpengaruh secara signifikan atau tidak terhadap variabel terikat. Sehingga dapat dikatakan bahwa pertumbuhan tenaga kerja dan jaringan kantor terhadap perkembangan aset perbankan syariah memiliki hubungan yang linier.
Penggunaan Jasa Rekening Bersama (REKBER) Perspektif Islam M. Syarif Hidayatullah; Moch. Nuril Ihsan; Moh. Nur Muhibbin
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2019.9.1.16-31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang mekanisme rekening bersama (Rekber) yang saat ini sudah banyak digunakan di tengah masyarakat utamanya dalam transaksi online. Metode ini berguna untuk mengantispasi terjadinya penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak dalam transaksi jual beli elektronik. Jika dilihat dari mekanisme kerjanya, metode rekening bersama ini cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Penggunaan RekBer secara prinsip memang menjamin keamanan kedua belah pihak, baik pembeli maupun penjual, di mana penjual memperoleh pembayaran atas barang yang dijual dan pembeli memperoleh barang yang diinginkan. Dalam penelitian ini kami menggunakan metode kualitatif yang berlandaskan pada teori dan metode-metode literasi. Di sini penulis mencoba menganalisis tentang hukum penggunaan jasa rekening bersama (Rekber) dalam persepektif ekonomi Islam. Di mana menurut sumber-sumber hukum ekonomi Islam baik al-Quran, Hadis dan pemahaman-pemahaman fikih melalui kaidah-kaidah fikih mengarah pada diperbolehkannya mekanisme rekening bersama selama bermanfaat dan tidak merugikan salah satu pihak. Sehingga dalam hal ini keberadaan penggunaan jasa rekening bersama dalam Islam dibenarkan. Rekening bersama (Rekber) memegang peranan penting dalam perdagangan elektronik atau lebih dikenal dengan transaksi online. Rekening bersama juga menawarkan kemudahan proses transaksi yang melibatkan beberapa pihak dalam proses transaksi jual beli online. Dengan adanya Rekber, jual beli online yang pada awalnya rawan akan terjadiya penipuan dapat diminimalisir kemungkinan penipuan tersebut sehingga pembeli dan penjual akan lebih nyaman dalam bertransaksi. Pembeli juga dapat membatalkan transaksi bila mana barang yang dikirimkan oleh penjual tidak sesuai dengan apa yang pembeli pesan. Ketersediaan jasa Rekber secara tidak langsung juga dapat meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap toko online penjual.
Jual Beli Followers, Likes, Viewers di Instagram Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Elsava Choiru Bhariatta; Ica Nur Rufaidah; Maziyyah Richa Adnina
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2019.9.1.32-45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang jual beli online yang saat ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Banyak fenomena yang terjadi pada salah satu media sosial berupa Instagram yaitu tempat yang paling popular untuk penjualan secara online dan untuk mempopulerkan akun. Dalam jual beli online di Instagram ini para seller (pedagang) banyak yang memanfaatkan jasa jual beli followers, likes, dan viewers di Instagram agar online shop mereka dikenal banyak orang dan lebih dipercaya. Selain itu, tidak sedikit fenomena yang menyalahgunakan jual beli followers, likes, dan viewers ini untuk sarana penipuan online. Dalam penelitian ini kami menggunakan metode kualitatif yang berlandasan kajian literasi dan obeservasi penulis. Dalam artikel ini, penulis ingin menganalisis tentang hukum praktik jualbeli followers, likes dan viewers di Instagram agar dapat digunakan oleh praktisi yang memiliki online shop agar tidak menyalahgunakan hal ini dan juga tambahan khazanah literasi. Menurut beberapa sumber naṣ-naṣ al-Qur’an dan Hadis dan logika kaidah fikih, bahwa hukum jual beli followers, likes, dan viewers di Instagram adalah mubah selama tidak disalahgunakan untuk sarana penipuan.

Page 1 of 2 | Total Record : 14