cover
Contact Name
Ade Nur Rohim
Contact Email
adenurrohim@upnvj.ac.id
Phone
+6285259575940
Journal Mail Official
jiefes@upnvj.ac.id
Editorial Address
Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Jl. RS Fatmawati No. 1, Pondok Labu, Jakarta Selatan 12450
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Islamic Economics and Finance Studies
ISSN : 27236730     EISSN : 27236749     DOI : -
Journal of Islamic Economics and Finance Studies (JIEFeS) is a peer-reviewed journal published twice a year, in June and December by the Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia. The journal accepts scientific articles in the form of research results and theoretical or conceptual papers, written in standard Indonesian or English. JIEFeS particularly focuses on the main issues and studies in Islamic Economics and Finance areas. It covers Islamic Economics, Islamic Banking and Finance, Islamic Microfinance, Islamic Philanthropy (Zakah and Waqf), and Halal Economy.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021): JIEFeS, December 2021" : 6 Documents clear
Model Pengelolaan Zakat Saham dan Investasi di Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta Fajria Nur Fitri; Mira Rahmi
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 2, No 2 (2021): JIEFeS, December 2021
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v2i2.3287

Abstract

AbstractIndonesia is one of the most populous Muslim countries, so it has a very large potential for zakat. The types of zakat in Indonesia are zakat fitrah and zakat maal, over time zakat maal has developed what is known as contemporary zakat in the form of professional zakat, stock zakat, investment zakat, deposit zakat and the like. Each type of zakat collected is expected to have the potential to improve the economy and prosper the people. Zakat shares in Indonesia have the distribution of funds from companies or individuals based on the results of company profits and share profits where this profit is given to mustahik. So from this research on the management of stock and investment zakat, the authors found that related problems are still found to be low awareness of shareholders and investors to pay their zakat. This study aims to explain the management model of stock and investment zakat, and analyze the stock and investment zakat program in Baznas DKI Jakarta Province. The method used is a qualitative descriptive approach, the data sources used are through previous research, books, and the results of interviews with resource persons who understand zakat shares and investments. The results obtained by Baznas DKI Jakarta Province in managing stock and investment zakat using the theory of Yusuf Qardhawi and in an effort to increase muzakki or investors of Baznas DKI Jakarta Province. AbstrakIndonesia merupakan salah satu negara berpenduduk muslim terbesar, sehingga memiliki potensi zakat yang sangat besar. Jenis-jenis zakat yang ada di Indonesia adalah zakat fitrah dan zakat maal, seiring berjalannya waktu zakat maal telah berkembang yang dikenal dengan istilah zakat kontemporer berupa zakat profesi, zakat saham, zakat investasi, zakat deposito dan sejenisnya. Setiap jenis zakat yang terkumpul diharapkan memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan umat. Zakat saham di Indonesia memiliki pembagian dana dari perusahaan atau perorangan berdasarkan hasil keuntungan perusahaan dan keuntungan bagi hasil dimana keuntungan ini diberikan kepada mustahik. Maka dari penelitian tentang pengelolaan zakat saham dan investasi ini, penulis menemukan permasalahan terkait masih rendahnya kesadaran pemegang saham dan investor untuk membayar zakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan model pengelolaan zakat saham dan investasi, serta menganalisis program zakat saham dan investasi di Baznas Provinsi DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data yang digunakan adalah melalui penelitian terdahulu, buku, dan hasil wawancara dengan nara sumber yang memahami zakat saham dan investasi. Hasil yang diperoleh Baznas Provinsi DKI Jakarta dalam mengelola zakat saham dan investasi menggunakan teori Yusuf Qardhawi dan dalam upaya meningkatkan muzakki atau investor Baznas Provinsi DKI Jakarta.
Small and Medium Enterprises Halal Literacy Measurement During Covid-19 Pandemic Helma Malini
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 2, No 2 (2021): JIEFeS, December 2021
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v2i2.3345

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to determine the level of halal literacy among Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia. The aspects studied are knowledge about halal behavior, halal attitude and halal knowledge. This research is a descriptive study based on a survey of research subjects using a purposive sampling technique. The population in this study were SMEs in Indonesia with a focus on the cities of Jakarta, Bandung, Surabaya and Pontianak with a total sample of 150 people. The sample was composed of owners of SMEs in Indonesia between the ages of 19 and 45. The age group used as a sampling criterion is determined by the differences that may exist between age groups or generations. The results of the study indicate that the overall level of education in Indonesia, SMEs halal literacy is defined as sufficient literacy. It is hoped that the proposed measures of halal literacy in SMEs will assist policymakers in better understanding the level of literacy among SMEs to create a better halal ecosystem to improve economic resilience’s toward crisis. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat literasi halal pada Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia. Aspek yang dipelajari adalah pengetahuan tentang perilaku halal, sikap halal dan pengetahuan halal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif berdasarkan survei terhadap subjek penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah UKM di Indonesia dengan fokus kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Pontianak dengan jumlah sampel 150 orang. Sampel terdiri dari pemilik UKM di Indonesia antara usia 19 dan 45 tahun. Kelompok usia yang digunakan sebagai kriteria pengambilan sampel ditentukan oleh perbedaan yang mungkin ada antara kelompok usia atau generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat pendidikan di Indonesia, literasi halal UKM didefinisikan sebagai literasi yang cukup. Diharapkan langkah-langkah literasi halal yang diusulkan di UKM akan membantu pembuat kebijakan dalam lebih memahami tingkat literasi di kalangan UKM untuk menciptakan ekosistem halal yang lebih baik untuk meningkatkan ketahanan ekonomi terhadap krisis.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Persepsi Imbal Hasil, dan Motivasi terhadap Minat Investasi di Pasar Modal Syariah Vania Evanita Puspitasari; Fitri Yetty; Siwi Nugraheni
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 2, No 2 (2021): JIEFeS, December 2021
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v2i2.3292

Abstract

AbstractThe increase in the number of Indonesians Muslim population, sharia shares and the growth of sharia capital market assets are inversely proportional to the level of Islamic financial literacy and the Islamic capital market of the Indonesian population which is still very low than conventional based on the 2019 National Survey of Financial Literacy and Inclusion. This research aims to investigate the influence of Islamic financial literacy, perception of return, and motivation on investment interest in the Islamic capital market. The research method is quantitative with a sample of 150 Jabodetabek people who know about the Islamic capital market. Data was collected by questionnaire through google form. Analysis of the data used is multiple linear regression using SPSS version 25. The results of the research found that simultaneously there is an influence between Islamic financial literacy, perception of return, and motivation on investment interest. Partially, perception of return and motivation have a positive and significant effect, while Islamic financial literacy has no effect on investment interest. The results of the coefficient of determination test explained that the three independent variables influenced investment interest as much as 22%, the remaining 78% was the influence of independent variables outside the modelAbstrak Peningkatan jumlah penduduk muslim Indonesia dan jumlah saham syariah serta pertumbuhan aset pasar modal syariah berbanding terbalik dengan tingkat literasi keuangan syariah dan pasar modal syariah penduduk Indonesia yang masih sangat rendah daripada konvensional berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2019. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan syariah, persepsi imbal hasil, dan motivasi pada minat investasi di pasar modal syariah. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan sampel 150 masyarakat Jabodetabek yang mengetahui tentang pasar modal syariah. Data dikumpulkan dengan kuesioner melalui google form. Analisis data yang digunakan yaitu regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil kajian ditemukan bahwasanya secara simultan terdapat pengaruh antara literasi keuangan syariah, persepsi imbal hasil, dan motivasi pada minat investasi. Secara parsial, persepsi imbal hasil dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan literasi keuangan syariah tidak berpengaruh pada minat investasi. Hasil uji koefisien determinasi dijelaskan bahwa ketiga variabel independent memengaruhi minat investasi sebanyak 22%, 78% sisanya merupakan pengaruh variabel independent di luar model.
Perbandingan Kontribusi Bruto Asuransi Syariah Sebelum dan Sesudah Pandemi Covid-19 Arin Ramadhiani Soleha; Iza Hanifuddin
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 2, No 2 (2021): JIEFeS, December 2021
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v2i2.3461

Abstract

AbstractIslamic insurance has a big role in the Islamic finance sector with the principle of mutual help. Gross contribution is one of the funds that can be utilized for insurance participants and companies. Covid19, which has an impact on the economic sector, makes understanding the growth of sharia insurance before and after the pandemic in terms of gross contribution very important. This study aims to further review the gross contribution from March-December to find out whether there is a significant difference from the gross contribution of sharia insurance before and after the Covid-19 pandemic. The study was conducted using a comparative quantitative approach with two paired samples. The research sample uses time series data, namely the gross contribution of sharia insurance in 2019 and 2020 for the period from March to December. The results of this study found that the comparison of gross contribution to the Islamic insurance industry seen before the 2019 pandemic and after the 2020 pandemic which was taken from March to December was normally distributed. This means that the development of sharia insurance when viewed before the 2019 pandemic and after the 2020 pandemic according to the gross contributions from sharia insurance participants did not experience a significant difference and will certainly increase.AbstrakAsuransi syariah memiliki peran besar pada sektor keuangan syariah dengan prinsip saling tolongmenolong. Kontribusi bruto merupakan salah satu dana yang dapat dimanfaatkan bagi peserta asuransi maupun perusahaan. Covid-19 yang berdampak pada sektor perekonomian, menjadikan pemahaman mengenai pertumbuhan asuransi syariah sebelum dan sesudah pandemi ditinjau dari kontribusi bruto sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau lebih lanjut kontribusi bruto dari Maret-Desember untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dari kontribusi bruto asuransi syariah sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif komparatif dengan dua sampel berpasangan. Sampel penelitian menggunakan data time series yaitu kontribusi bruto asuransi syariah tahun 2019 dan 2020 periode bulan Maret hingga Desember. Hasil penelitian ini menemukan bahwa perbandingan kontribusi bruto pada industri asuransi syariah dilihat saat sebelum pandemi tahun 2019 dan sesudah pandemi 2020 yang diambil pada periode Maret hingga Desember berdistribusi normal. Hal tersebut berarti bahwa perkembangan asuransi syariah jika ditinjau pada saat sebelum pandemi tahun 2019 dan sesudah pandemi tahun 2020 menurut kontribusi bruto yang berasal dari para peserta asuransi syariah tidak mengalami perbedaan yang signifikan dan dapat dipastikan akan mengalami peningkatan.
Peran Perguruan Tinggi Pesantren dalam Implementasi Literasi Ekonomi Ahmad Lukman Nugraha; Adib Susilo; Chaerul Rochman
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 2, No 2 (2021): JIEFeS, December 2021
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v2i2.3552

Abstract

AbstractThis study aims to determine the role of Islamic boarding schools in the application of economic literacy. The research method used is descriptive qualitative. The object of this research is Darussalam Gontor University. The results of this study indicate that Islamic boarding schools in implementing economic literacy carry out several functions; 1) as an educational institution that changes the economic orientation of the community which was originally intended to satisfy wants, to become "sufficient" by meeting needs, 2) as an educational institution that changes a consumptive lifestyle into a moderate lifestyle, 3) as an educational institution that frames human economic activities in the framework of ta'abbudi (worship) which was originally limited to the framework of meeting physical needs, 4) as an educational institution that changes its profit and utility orientation, to an orientation to maximize maslahah, 5) as an educational institution that applies forced learning methods, and finally could be because they are used to it, 6) as an educational institution that applies economic literacy not limited to academic aspects, but non-academic aspects.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran universitas pesantren dalam penerapan literasi ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah Universitas Darussalam Gontor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa universitas pesantren dalam pelaksanaan literasi ekonomi menjalankan beberapa fungsi; 1) sebagai lembaga pendidikan yang mengubah orientasi ekonomi masyarakat yang semula dimaksudkan untuk memuaskan keinginan, menjadi "cukup" dengan memenuhi kebutuhan, 2) sebagai institusi pendidikan yang mengubah gaya hidup konsumtif menjadi gaya hidup moderat, 3) sebagai lembaga pendidikan yang membingkai kegiatan ekonomi manusia modern dalam kerangka ta'abbudi (ibadah) yang semula terbatas pada kerangka pemenuhan kebutuhan fisik, 4) sebagai lembaga pendidikan yang mengubah orientasi berorientasi keuntungan dan utilitas, menjadi orientasi memaksimalkan maslahah, 5) sebagai institusi pendidikan yang menerapkan metode pembelajaran secara paksa, dan akhirnya bisa karena mereka sudah terbiasa, 6) sebagai lembaga pendidikan yang menerapkan literasi ekonomi tidak terbatas pada aspek akademik, tetapi aspek non-akademik.
Peran Institusi Masjid dalam Pembangunan Ekonomi Lokal: Studi Kasus pada Masjid Jogokariyan Yogyakarta Emon Saputra; Dian Agustina
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 2, No 2 (2021): JIEFeS, December 2021
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v2i2.3687

Abstract

AbstractThis study is motivated by a phenomenon of the low level of welfare and the economy of the Indonesian people. The concept of Local Economic Development (LED) by utilizing local institutions in developing the economy can be one solution. This study aims to find out the role of the Jogokariyan Mosque institutions in efforts to develop the local economy. Yogyakarta Jogokariyan Mosque is one example of successful mosque institutions in efforts to encourage local economic development by looking at the effects of change and the many achievements. The type of this study is qualitative research, with a case study approach. The results show that there are four roles played by the Jogokariyan Mosque institutions in local economic development efforts, namely expansion of opportunities for small communities in employment and business opportunities, expansion for the community to increase income, empowerment of micro business institutions in the production and marketing process and institutional empowerment of partnership network between the government, private sector entity and local community. This study shows that the existence of mosques in Indonesia is very strategic and has the potential to overcome public problems, especially economic problems in local communities.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya tingkat kesejahteraan dan perekonomian bangsa Indonesia. Konsep Pembangunan Ekonomi Lokal (PEL) dengan pemanfaatan institusi lokal dalam pembangunan ekonomi dapat menjadi salah satu solusi atas permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Masjid Jogokariyan Yogyakarta terhadap pembangunan ekonomi lokal. Masjid Jogokariyan Yogyakarta merupakan salah satu contoh insitusi masjid yang berhasil mendorong pembangunan ekonomi lokal terbukti dengan dampak perubahan dan banyaknya prestasi yang diperoleh oleh Masjid Jogokariyan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat empat dampak atas peranan yang dilakukan oleh institusi Masjid Jogokariyan dalam upaya pembangunan ekonomi lokal yaitu perluasan kesempatan bagi masyarakat kecil dalam kesempatan kerja dan usaha, perluasan bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan, keberdayaan lembaga usaha mikro dalam proses produksi dan pemasaran dan keberdayaan lembaga jaringan kerja kemitraan antara pemerintah, entitas swasta, dan masyarakat lokal. Penelitian ini membuktikan bahwa keberadaan masjid sangat strategis dan potensial untuk mengatasi permasalahan publik khususnya masalah ekonomi di masyarakat lokal.

Page 1 of 1 | Total Record : 6