cover
Contact Name
Siti Rohimah
Contact Email
jurnalkeperawatangaluh@gmail.com
Phone
+6281323566058
Journal Mail Official
jurnalkeperawatangaluh@gmail.com
Editorial Address
Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh Alamat: Jalan RE. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Galuh
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 26564122     DOI : https://doi.org/10.25157
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Galuh, merupakan jurnal ilmiah nasional sebagai sarana berbagi ilmu yang memfasilitasi hasil-hasil karya ilmiah bidang keperawatan yang mencakup keperawatan maternitas, Keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan anak, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, keperawatan gawat darurat dan manajemen keperawatan. Jurnal Keperawatan Galuh diterbitkan oleh Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh yang berdomisili di Jalan RE. Martadinata No. 150 Ciamis diterbitkan secara on line dengan no e-ISSN : 2656-4122. terbit 2 kali dalam satu tahun setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019): Januari" : 7 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG EFEK SAMPING DENGAN MOTIVASI PENGGUNAAN IUD PADA PUS (PASANGAN USIA SUBUR) DI DESA BENDASARI KECAMATAN SADANANYA TAHUN 2017 Nova Winda Setiati
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v1i1.1788

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk sebanyak 252.124.458 jiwa dengan luas wilayah 1.913.378,68 km2 dan  kepadatan  penduduk  sebesar  131,76  jiwa/km2   (Depkes  RI,  2014).Provinsi Jawa Barat masih menjadi salah satu provinsi teratas sebagai penyumbang angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Menurut laporan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di tahun 2015 jumlah kasus kematian ibu melahirkan karena hamil, persalinan, dan nifas meningkat cukup tajam dari 748 kasus di tahun 2014 menjadi 823 kasus di 2015. Kondisi serupa juga terjadi pada bayi baru lahir, yakni meningkat dari 3098 kasus di tahun 2014 menjadi 3369 kasus di tahun  2015. Rata-rata setiap hari provinsi Jawa Barat pada tahun 2015 kehilangan 2 ibu dan 9 bayi akibat kematian tersebut. (KemenKes Jabar , 2016) Kontrasepsi IUD merupakan salah satu jenis kontrasepsi efektif, yaitu pemakaian IUD dengan satu kali penggunaan untuk jangka yang lama. Perkembangan bentuk IUD serta kesadaran yang meningkat akan perlunya pengendalian kesuburan dengan teknik penggunaan yang benar, maka kini IUD telah dapat di terima secara luas di kalangan masyarakat (wiknjosastro. 2007). Untuk mengetahui tentang hubungan pengetahuan ibu tentang efeksamping dengan motivasi penggunaan IUD pada PUS (Pasangan Usia Subur) di Desa Bendasari Kecamatan Sadananya Tahun 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah PUS (Pasangan Usia Subur) yang ada di Desa Bendasari Kecamatan Sadananya sebanyak 787 orang. dan kemudian ditarik sampel menggunakan simple random sampling menjadi 98 orang. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan pengetahuan Ibu tentang efek samping penggunaan IUD dengan Motivasi Ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD dengan nilai  value 0.00. Disarankan bagi responden yang masih memiliki tingkat pengetahuan yang kurang supaya menambah pengetahuanya dengan cara lebih banyak membaca ataupun mencari tahu lewat media informasi yang ada
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP KELUARGA TENTANG PERAWATAN ARTHRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA DI DESA PAMALAYAN KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS. Wibowo, Daniel Akbar; Zen, Dini Nurbaeti
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v1i1.1770

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang sering terjadi pada lansia yaitu arhtritis rheumatoid. Dampak bagi keluarga akan terganggu dan keluarga sebagai orang terdekat harus mampu menjalankan tugasnya di bidang kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap keluarga tentang perawatan arthritis rheumatoid pada lansia di Desa Pamalayan Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Pengetahuan merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kaluarga yang terdapat lansia dengan arthritis rheumatoid sebanyak 125 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposif sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap keluarga tentang perawatan arthritis rheumatoid pada lansia dengan p-value = 0,000. Saran bagi keluarga adalah harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang arthritis rheumatoid dan upaya pencegahannya
HUBUNGAN SIKAP IBU YANG MEMPUNYAI BAYI DENGAN PELAKSANAAN IMUNISASI DPT DI PUSKESMAS KAWALI KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2018 Dini Nurbaeti Zen; Tita Rohita; Siti Sopiah
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v1i1.1789

Abstract

Berdasarkan Survey Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 menunjukan AKB sebesar 22,23 per 1.000 kelahiran hidup. Sedangkan AKABA sekitar 26,29 per 1.000 kelahiran hidup.Diperkirakan1,7 juta kematian atau 5% terjadi pada balita di Indonesia adalah akibat PD3I. Kasus PD3I yang sangat menjadi  perhatian  yang  besar  akhir-akhir  ini  adalah  dilaporkan  beberapa  daerah  di  Indonesia dinyatakan telah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri. Angka kematian akibat difteri di Indonesia sekitar 15% dan terus mengalami peningkatan   (Vivi Triania, 2015). Suatu sikap belum otomatis terwujud dalam suatu tindakan (overt behavior). Untuk mewujudkan sikap  menjadi suatu perbuatan nyata diperlukan faktor pendukung atau suatu kondisi yang memungkinkan, antara lain adalah fasilitas.Komponen sikap terdiri dari tiga, yaitu kognitif, afektif dan konatif, dimana ketiga kompenen ini bersama-sama membentuk sikap yang utuh (total attitude). Dalam penentuan sikap yang utuh ini, pengetahuan, berpikir, keyakinan dan emosi memegang peranan penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap ibu yang mempunyai bayi dengan pelaksanaan imunisasi DPT di puskesmas Kawali. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian di wilayah kerja Puskesmas Kawali mengenai adanya hubungan antara sikap ibu yang mempunyai bayi dengan pelaksanaan imunisasi DPT didapat kesimpulan hasil uji Chi Squares, didapatkan nilai  ? = 0,00 atau ? <  ? = 0,05 berarti ada hubungan antara sikap ibu dengan pelaksanaan imunisasi DPT tahun 2018. Disarankan hasil penelitian bisa dijadikan bahan referensi dalam penelitian selanjutnya.
PENCAPAIAN INDIKATOR KELUARGA SEHAT DESA SAGULING KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Siti Rohimah; Tika Sastraprawira
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v1i1.1790

Abstract

Latar belakang. Upaya pencapaian prioritas pembangunan kesehatan 2015-219 dalam Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan mendayagunakan segenap potensi yang ada, baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, maupun masyarakat. Pembangunan kesehatan dimulai dari unit terkecil dari masyarakat yaitu keluarga. Pendekatan keluarga yang dimaksud dalam pedoman umum ini merupakan pengembangan dari kunjungan rumah oleh Puskesmas dan perluasan dari upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas), yang meliputi kegiatan berikut: 1) kunjungan  keluarga  untuk  pendataan/pengumpulan  data  profil kesehatan keluarga dan peremajaan (updating) pangkalan datanya; 2) kunjungan keluarga dalam rangka promosi kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif; 3) kunjungan  keluarga  untuk  menindaklanjuti  pelayanan  kesehatan dalam gedung. Suatu keluarga dinyatakan sehat atau tidak digunakan beberapa penanda atau indikator. Dalam rangka pelaksanaaan Program Indonesia Sehat telah disepakati adanya dua belas indikator utama untuk penanda status kesehatan sebuah keluarga Adapaun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dasar pencapaian indikator keluarga sehat sebagai acuan dalam pengembangan pembangunan kesehatan desa binaan. Metoda.penelitian termasuk jenis penelitian   penelitian deskriptif kuantitatif  dengan teknik survey. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar nilai Indeks Keluarga sehat Desa Saguling berada pada klasifikasi keluarga prasehat sebesar 80%. Pencapaian indikator keluarga sehat di Desa Saguling mencapai 75, encapaian keikutsertaan keluarga menjadi anggota JKN sebesar  55, pencapaian indikator anggota keluarga tidak ada yang merokok dicapai sebesar 40%, pencapaian penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur dicapai sebesar 74%, dan terdapat penderita hipertensi yang tidak melakukan pengobatan sebesar 26%. pencapaian indikator keluarga mengikutu keluarga berencana (KB)  mencapai 84 %. pencapaian indikator bayi mendapatkan imunisasi lengkap mencapai 82 %.  Kesimpulan. Gambaran indeks keluarga sehat yang berada pada rentang tidak sehat, perlu upaya untuk meningkatkan kesehatan melalui pembinaan dalam pembangunan kesehatan dengan memaksimalkan pemberdayaan masyarakat.
PENGARUH TERAPI BACK MASSAGE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS DI DESA RAJADESA KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2018 Daniel Akbar Wibowo; Dini Nurbaeti Zen; Yalis Agustina
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v1i1.1836

Abstract

Disease that is often complained by the public today one of the pain in the bone, which is better known by the community with rheumatism. Rheumatism or rheumatoid arthritis is a systemic, progressive, chronic and tendonic inflammatory disease of joints and connective tissue symmetrically. One way of management of rheumatoid arthritis pain is back massage therapy. Back Massage is one of the techniques to give massage action on the back with lotions/balm for 10-15 minutes, the warm sensation leads to vasodilation of blood vessels that will improve blood circulation in the area so that the activity of the cell is increased and will reduce pain, increase comfort, reduce muscle tension and improve physical and psychological relaxation. This study aims to determine the effect of Back massage therapy to decrease the pain level of rheumatoid arthritis patients in Rajadesa Village Rajadesa Sub District Ciamis District in 2018. Type of research using Quasi Experiment Design with one group pretest-posttest design. Total sample 48 respondents with total sampling technique. Data collection using experimental method with VDS (Verbal Descriptor Scale) pain rate measurement tool. The result of statistical test by using Linear Regression shows Sig = 0,000 <0,05, t value = 18,935> 2,012. Then Ha is accepted, and the average value before therapy is 3.27 with a standard deviation of 0.818, whereas after therapy is 2.23 with a standard deviation of 0.881, meaning there is the effect of back massage therapy on the decrease of pain level in patients with rheumatoid arthritis. So to reduce pain in patients with rheumatoid arthritis can be given back massage therapy.
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI DESA BAREGBEG WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2018 Ana Samiatul Millah
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v1i1.1787

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar hemoglobin Pada ibu hamil dibawah normal, karena itu ibu hamil memerlukan tambahan zat besi salah satunya bersumber dari tablet Fe. Menurut data yang ada di Desa Baregbeg tahun 2018 Pada Bulan Februari – April 2018 memiliki capaian pemberian tablet Fe paling rendah yaitu sebesar 51.4%, sehingga ibu hamil yang mengalami anemia mencapai masih tinggi yaitu mencapai 51.3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi tablet fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini bermanfaat bagi bidan dalam upaya meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan guna meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Jenis penelitian ini termasuk kuantatif dengan menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 31 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling. Data diperoleh menggunakan lembar kuesioner dan format isian kemudian Dianalisis secara univariat dan uji chi square. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsumsi tablet fe pada ibu hamil,.Sebagian besar termasuk kategori teratur (54.8%), Ibu hamil sebagian besar tidak mengalami anemia (61.3%).hasil uji statistic diperoleh terdapat hubungan konsumsi  tablet fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p value 0,002. Kesimpulan  dari penelitian ini terdapat hubungan antara konsumsi teblet Fe dengan angka kejadian anemia pada ibu hamil.Oleh karena itu Sebaiknya ibu hamil dapat mengkonsumsi tablet Fe secara teratur sesuai dengan anjuran dari petugas kesehatan  sehingga dapat mencegah kejadian anemia.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN INFEKSI POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP WIJAYA KUSUMAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BANJAR Suhendar, Aa Ahmad; Rosdiana, Nina; Nurhidayah, Lia
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v1i1.1771

Abstract

Status gizi, usia, dan faktor ekonomi merupakan faktor internal dari pasien yang mempunyai pengaruh terhadap kejadian infeksi. Masyarakat masih kurang menyadari dan tidak dapat memperbaiki status gizinya, dimana penyebabnya bervariasi, baik dari keadaan ekonomi maupun kurangnya pengetahuan masyarakat itu sendiri tentang gizi. Faktor internal lain dari kejadian infeksi adalah usia, dimana pada pasien usia di atas 70 tahun. Faktor usia di atas 70 tahun dapat menyebabkan penurunan mekanisme pertahanan tubuh.Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian infeksi post operasi di Ruang Rawat Inap Wijaya Kusumah Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien post operasi dan sampel sebanyak 21 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner sedangkan analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian diketahui bahwa tidak ada pengaruh faktor status gizi terhadap kejadian infeksi post operasi, ada pengaruh faktor status gizi terhadap kejadian infeksi post operasi, dan  ada pengaruh faktor tingkat ekonomi terhadap kejadian infeksi post operasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh faktor status gizi terhadap kejadian infeksi post operasi, ada pengaruh faktor status gizi dan tingkat ekonomi terhadap kejadian infeksi post operasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan kajian dan literatur dalam mengatasi masalah infeksi post operasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7