cover
Contact Name
Siti Rohimah
Contact Email
jurnalkeperawatangaluh@gmail.com
Phone
+6281323566058
Journal Mail Official
jurnalkeperawatangaluh@gmail.com
Editorial Address
Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh Alamat: Jalan RE. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Galuh
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 26564122     DOI : https://doi.org/10.25157
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Galuh, merupakan jurnal ilmiah nasional sebagai sarana berbagi ilmu yang memfasilitasi hasil-hasil karya ilmiah bidang keperawatan yang mencakup keperawatan maternitas, Keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan anak, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, keperawatan gawat darurat dan manajemen keperawatan. Jurnal Keperawatan Galuh diterbitkan oleh Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh yang berdomisili di Jalan RE. Martadinata No. 150 Ciamis diterbitkan secara on line dengan no e-ISSN : 2656-4122. terbit 2 kali dalam satu tahun setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020): Juli" : 6 Documents clear
HUBUNGAN FAKTOR DETERMINAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DENGAN KEJADIAN INPEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPAKU KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2020 Daniel Akbar Wibowo; Gigin Ginanjar
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 2, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v2i2.4532

Abstract

Pneumonia adalah bentuk infeksi pernapasan akut yang menyerang paru-paru. Paru-paru terdiri dari kantung-kantung kecil yang disebut alveoli, yang terisi udara ketika orang sehat bernafas. Ketika seseorang menderita pneumonia, alveoli dipenuhi dengan nanah dan cairan, yang membuat pernafasan terasa menyakitkan dan membatasi asupan oksigen (WHO,2019). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Cipaku Kabupaten Ciamis. Teknik Pengambilan sampel menggunakan Probability metode Disproportionate Stratifed Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Data di analisi dengan Uji Chi- Square. Hasil analisa statistik ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Berat Badan Lahir (ρ= 0,011), Status Gizi (ρ= 0,038), Status ASI Eklusif (ρ= 0,32), Status Imunisasi (ρ= 0,035), Pengetahuan Ibu (ρ= 0,037), Kepadatan Hunian Ruang Tidur (ρ= 0,010), dan Keberadaan Perokok (ρ= 0,026).
THE ROLE OF FAMILY SUPPORT IN HEMODIALYSIS PATIENT ANXIETY Siti Rohimah
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 2, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v2i2.4537

Abstract

Hemodialisa merupakan salah satu intervensi pasien dengan Cronic Kidney Disease (CKD).. Terapi ini bukan terapi menyembuhkan atau mengembalikan fungsi ginjal namun hanya berperan sebagai pengganti fungsi ginjal. Ketergantungan penuh terhadap terapi hemodiaisa memberikan efek psikologis kecemasan kepada pasien dan keluarga. Kecemasan pasien akan mempengarhi proses intervensi hemodialisa, hemodinamik yang tidak stabil memiliki risiko terjadi komplikasi saat intervensi berlangsung, untuk mencegah hal tersebut perlu dikaji faktor yang dapat meminimalisir kecemasan dalam rangka mendukung keberhasilan proses hemodiaisa. Berbagai faktor telah dicari mulai usia, jenis kelamin, lamanya terapi, dan dukungan keluarga namun belum ada analisa yang mebandingkan antar faktor yang berpengaruh terhadap kecemasan pasien helodialisa, sehingga peneliti menganggap penting mengembangkan penelitian yang berfokus pada faktor dominan terhadap kecemasan pasien hemodialisa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kusisioner terhdap semua pasien hemodialisa.Sampel penelitian dipilih dengan cara non probability sampling, semua pasien hemodialisa sesuai kriteria penelitian dijadikan responden sejumlah 53 responden. Hasil penelitian menunjukkan. Pasien dengan usia produkstif memiliki tingkat kecemasan yang leih tinggi dan memiliki hubungan erat dengan kecemasan, jenis kelamin laki-laki lebih memiliki tingkat kecemasan yang lebih berat disbanding perempuan dan memiliki hubungan erat dengan kecemasan, lamanya terapi hemodialisa mempengaruhi tingkat kecemasan, semakin lama itervensi tingkat kecemasan semakin menurun, dan dukungan keluarga yang tinggi menurunkan tinkat kecemasan pasien hemodialisa, simpulan akhir setelah dianalisa denga membandingkan faktor mana yang paling memiliki pengaruh yang paling besar terhadap tingkat kecemasan pasien adalah faktor dukungan keluarga dengan nilai p 0,003 (p<0,05).
STUDI KOMPARATIF PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF JENIS SANDPLAY DAN PUZZLE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA PRASEKOLAH Erni Yuniati
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 2, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v2i2.4082

Abstract

Menurut WHO, 5-25% anak usia prasekolah mengalami gangguan perkembangan motorik halus. Perkembangan motorik halus anak salah satunya dipengaruhi oleh penggunaan alat permainan edukatif. Terdapat dua jenis permainan edukatif yang digunakan dalam menstimulus perkembangan motorik halus anak diantaranya adalah pasir (sandplay) dan puzzle. Namun sayangnya dilapangan, kegiatan yang dapat menstimulus perkembangan motorik halus anak masih belum dilakukan dengan adekuat, dalam hal ini frekuensinya masih kurang dari yang digunakan. Sehingga perkembangan motorik halus anak menjadi kurang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui studi komparatif penggunaan alat permainan edukatif jenis pasir (sandplay) dan puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di Taman Kanak-Kanak at Taqwa Mekarsari, Cimahi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experiment design dengan rancangan pretest dan posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sejumlah 34 responden terdiri atas 2 kelompok yaitu 17 responden kelompok intervensi permainan edukatif jenis pasir (sandplay) dan 17 responden kelompok intervensi permainan edukatif jenis puzzle. Penilaian menggunakan lembar instrumen DENVER II yang diambil aspek pengukuran motorik halus. Analisa data yang digunakan adalah uji t 2 sampel dependen dan uji t 2 sampel independen untuk bivariat. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara intervensi permainan edukatif jenis pasir (sandplay) dan puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak. Berdasarkan hasil penelitian, untuk menstimulus perkembangan motorik halus anak, agar dilakukan dengan menambah frekuensi permainan, dapat menggunakan pasir (sandplay) dan puzzle atau jika kesulitan menyediakan keduanya, dapat menggunakan salah satu saja, pasir (sandplay) atau puzzle saja.
GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG CARA PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAREGBEG KECAMATAN BAREGBEG TAHUN 2018 Emen Gunawan
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 2, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v2i2.4536

Abstract

Pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumberdaya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Upaya dalam penanggulangan penyakit tuberkolosis masih terus dilakukan, namun dalam perjalananya banyak hambatan dalam upaya tersebut, salah satunya adalah dampak ketediak berhasilan pengobatan pasien tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang cara pencegahan penyakit TB Paru. Desain penelitian ini menggunakan survey deskriptif dengan total sampel sebanyak 26 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengetahuan keluarga pasien tentang pencegahan penularan Tb paru pada kategori baik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI CAMPAK DENGAN KETERCAPAIAN IMUNISASI CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPAKU KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2020 Dini Nurbaeti Zen; Dea Restu Ramdani
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 2, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v2i2.4533

Abstract

Penyakit campak merupakan penyakit menular yang masih menjadi  masalah kesehatan bayi dan anak. Campak juga merupakan penyakit endemik di negara berkembang salah satunya di Indonesia yang masih menempati urutan ke-5 penyakit yang menyerang pada bayi dan balita. Penyakit campak termasuk penyakit yang dapat dicegah dengan tindakan imunisasi dan mendapat perhatian lebih dari pemerintah karena Indonesia ikut serta dalam program eliminasi campak pada tahun 2020 dengan cakupan campak minimal 95% di setiap wilayah secara merata. Kemenkes RI menjelaskan terkait cakupan imunisasi itu berhubungan erat dengan pengetahuan dan sikap keluarga akan manfaat dari imunisasi. Semakin tinggi pengetahuan dan sikap semakin tinggi pula angka cakupannya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, jenis penelitian ini tujuannya untuk menemukan ada atau tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi campak dengan ketercapaian imunisasi campak pada bayi. Sampel yang digunakan yaitu berjumlah 88 orang Ibu yang memiliki bayi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling. Pada pengambilan data yaitu dengan memberikan kuesioner dan lembar observasi. Untuk Uji statistik pada penelitiam ini menggunakan product moment. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi campak dengan ketercapaian imunisasi campak pada bayi di Puskesmas Cipaku Kabupaten Ciamis Tahun 2020 dengan nilai  ρ value < α (0,000 < 0,05). Saran dari penelitian ini diharapkan bagi instansi kesehatan, tenaga kesehatan terutama orang tua lebih meningkatkan kembali kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan khususnya imunisasi campak dan mempertahankan pengetahuan ibu tentang imunisasi campak dengan baik.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN DALAM SELF CARE (PERAWATAN DIRI) PADA PENDERITA STROKE DI WILAYAH KECAMATAN CIAMIS Nisa Sugiharti; Tita Rohita; Nina Rosdiana; Dedeng Nurkholik
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 2, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v2i2.4538

Abstract

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik. Prevalensi penyakit stroke pada kelompok yang didiagnosis dokter menurut karakteristik bahwa gejala meningkat seiringnya bertambahnya umur, tertinggi pada umur ≥75 tahun (50,2‰). Prevalensi stroke terjadi lebih tinggi pada jenis kelamin laki – laki (11,0‰) dan pada perempuan (10,9‰). Prevalensi perkotaan lebih tinggi (12,6‰) dari pada di desa (8,8‰). Penelitian ini menggunakan pendekatan desain cross sectional study, yaitu untuk menganalisis dan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian dalam self care pada pasien stroke, meliputi variable bebas dukungan keluarga dan variable terkait tingkat kemandirian dalam self care pada pasien stroke dengan diukur sekaligus dalam suatu waktu. Populasi dalam penelitian ini adalah 49 pasien mengalami stroke hemoragik 23 orang dan non hemoragik sebanyak 26 orang diwilayah Kecamatan Ciamis pada bulan februari 2020. (register RSUD Ciamis). Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner dukungan keluarga dan tingkat kemandirian dalam self care (perawatan diri) dengan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian dalam self care (perawatan diri) pada penderita stroke di Wilayah Kecamatan Ciamis Tahun 2020 karena nilai nilai α > ρ value (0,05 > 0,001). Hubungan ini ditunjukan dengan nilai korelasi sebesar 0.684 yang termasuk kedalam kategori kuat (0.60-0.799).

Page 1 of 1 | Total Record : 6