cover
Contact Name
Gusti Randa
Contact Email
gustiranda065@gmail.com
Phone
+6285365593031
Journal Mail Official
fai.umsb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pasia Kandang No 4, kec. Koto Tangah Kota Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Kajian dan Pengembangan Umat
ISSN : 2356413X     EISSN : 27158403     DOI : -
Jurnal Kajian dan Pengembangan umat memuat tentang kajian keislaman dalam berbagai bidang, seperti : 1.Pendidikan Islam 2.Ekonomi Islam 3.Hukum Islam dan lain sebagainya. Untuk spesifikasi kajian ditentukan dalam setiap Volumenya, hal ini dimaksudkan agar setiap hasil research dan pemikiran Sumber Daya Manusia pada bidang keislaman dapat diinformasikan kepada setiap yang membutuhkan informasi yang bersifat ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019" : 8 Documents clear
MENGKAJI ULANG KEBIJAKAN CALISTUNG PADA ANAK USIA DINI Yenny Aulia Rachman
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v2i2.1538

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Study Pustaka dengan metode analisis diskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji ulang kebijakan calistung sekaligus memberikan solusi atau jalan tengah yang harus ditempuh untuk kebijakan calistung. Masih kurangnya kesadaran orangtua dan masyarakat mengenai isi pembelajaran pada lembaga PAUD, memberikan tuntutan akan kemampuan calistung sedini mungkin. Persepsi mereka terhadap anak yang lihai dalam membaca, menulis, dan menghitung ketika usia PAUD berarti dianggap anak yang cerdas. Hal ini menjadikan tuntutan tersendiri pada guru PAUD untuk ekstra memberikan pembelajaran calistung pada anak – anak. Lembaga PAUD menerapkan model pembelajaran calistung juga dilatarbelakangi adanya ketentuan seleksi masuk Sekolah Dasar (SD) dengan tes calistung. Praktik tes seleksi dalam bentuk calistung untuk penerimaan siswa baru pada sekolah dasar merupakan pelanggaran. Pelajaran calistung yang diajarkan pada usia di bawah 7 tahun, dikhawatirkan bisa menghilangkan masa golden ages anak. Sebelum anak menginjak usia sekolah, bermain merupakan cara alamiah yang dilakukan anak untuk menemukan hal baru di sekitarnya termasuk dirinya sendiri. Jadi semua kegiatan calistung sebaiknya dikemas dalam bentuk permainan yang digabung dengan metode yang lain, sehingga anak tidak merasa bosan dalam belajar calistung. Pembelajaran Calistung pada PAUD tidak diberikan dengan terburu – buru atau paksaan, tetapi hanya sekedar mengenalkan Calistung melalui pengenalan huruf, angka dengan konsep yang sederhana, secara bertahap melalui bermain, dan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme pada Siswa Kelas IV SD Pori Pori Susan ti
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v2i2.1542

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kenyataan di SDN 10 Koto Jua, dimana proses pembelajaran IPA masih berpusat pada guru. Hal ini mengakibatkan hasil belajar siswa rendah. Adapun tujuan penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar IPA menggunakan pendekatan konstruktivisme pada siswa kelas IV SDN 10 Koto Jua. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang terdiri dari dua siklus meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan,dan refleksi. Data penelitian ini berupa informasi tentang proses dan data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil wawancara, dan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 10 Koto Jua. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan, implementasi dan hasil belajar siswa meningkat. Dengan demikian, pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN 10 Koto Jua.
MENUJU SEKOLAH ANTIKORUPSI (Perspektif Konstruksi Sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann) Mahmud Mahmud
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v2i2.1537

Abstract

Penelitian ini menguraikan pengetahuan tentang penanaman nilai pendidikan antikorupsi dari prespektif konstruksi sosial atas realitas. Bertujuan memberikan pandangan umum bagaimana penanaman nilai pendidikan antikorupsi di sekolah. Penelitain ini menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann melalui proses eksternalisasi, obyektivikasi dan internalisasi. Dengan menggunakan pendekatan kepustakaan, metode analisis kritis-deskriptif. Hasil dari penelitian ini dapat di analisis bahwa konstruksi nilai pendidikan antikorupsi didapati bahwa nilai terlaksana karena peran interaksi antara pembawa nilai yang ikut mempengaruhi peserta didik untuk melaksanakan. Melalui tiga tahapan, yakni ekspresi perilaku peserta didik, pelembagaan nilai, dan kesadaaran atau penghayatan nilai. Selain ketiga usaha penanaman nilai tersebut upaya harmonisasi nilai sangat penting dilakukan, agar memberikan kemungkinan atau pendekatan nilai antikorupsi yang tetap dan konsisten.
Eksistensi Manusia Perspektif Pendidikan Islam Ismail Ismail Syakban
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v2i2.1543

Abstract

Manusia merupakan salah satu item penting dalam membicarakan semua aspek dan permasalahan. Karena manusialah yang pasti menempati posisi-posisi (konseptor dan administrator) tersebut. Dalam dunia pendidikan manusia sebagai pelaku atau aktor utama. Semua aspek dan tugas diemban oleh manusia. Oleh karena itu, perlu ada kajian tentang konsep manusia menurut pendidikan Islam. Berdasarkan permasalahan yang penulis utarakan di atas, maka tujuan dari penulisan paper ini adalah memahami dan mendeskripsikan eksistensi manusia dalam pendidikan Islam. Dilihat dari jenis penulisan makalah ini, maka penelitian kecil ini termasuk penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang memfokuskan pembahasan pada literatur-literatur baik berupa buku, jurnal, makalah, maupun tulisan-tulisan lainnya yang berkenaan dengan objek penelitian (manusia). Seperti sedia kalanya bahwa berbicara tentang pendidikan itu hampir dipastikan berbicara tentang manusia.Untuk menjawab permasalahan dalam penelitian kecil ini, maka kita dapat mengetahui eksistensi manusia dalam pendidikan Islam dengan memahami posisi manusia tersebut dalam berbagai faktor-faktor pendidikan (manusia sebagai pendidik, manusia sebagai peserta didik serta pengelolah pendidikan). Serta ada tuntutan-tuntutan yang harus dipenuhi sebagai salah satu aspek urgen dalam pendidikan. Jika menilik secara khusus eksistensi manusia sebagai pendidik, maka dari berbagai pendapat para pemikir pendidikan Islam, dapat diambil benang merahnya bahwa seorang pendidik dalam Islam harus mampu menjadi qudwah hasanah bagi peserta didik dan memiliki akhlak yang patut untuk dijadikan panutan (akhlak Islam yang mulia) serta mampu mengayomi situasi proses belajar mengajar dalam rangka menuangkan ilmu pengetahuan kepada manusia yang disebut peserta didik. Disisi lain, manusia sebagai peserta didik juga dituntut untuk memenuhi kode etik dalam menuntut ilmu. Secara garis besarnya harus memasang niat untuk mendapatkan ridho Allah SWT, memuliakan dan menghargai pendidiknya (guru), mengikuti segala anjuran dan perintahnya selagi tidak menyimpang dari ajaran agama Islam. Nah, sebagai pengelolah proses pendidikanpun juga harus ada kode etik yang harus dipenuhi oleh manusia. karena ini adalah posisi yang sangat penting bagi manusia. manusia jangan sampai terpengaruh oleh epistemology barat dalam menyususn sebuah konsep pendidikan.
PENGARUH MEDIA TERHADAP PEMBELAJARAN BERMUTU DAN HANDAL Armalena Armalena
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v2i2.1539

Abstract

Belajar adalah upaya menciptakan kondisi yang sengaja dibuat agar tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan mudah (difasilitasi). Dalam kegiatan pembelajaran yang perlu diperhatikan adalah pemilihan strategi yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Langkah pertama dalam setiap kegiatan pembelajaran adalah merumuskan tujuan pembelajaran. strategi pembelajaran adalah keputusan instruktur dalam menentukan berbagai kegiatan yang akan dilakukan, fasilitas dan infrastruktur yang digunakan, termasuk jenis media yang digunakan, bahan yang disediakan, dan metodologi yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Artikel ini berisi tentang sejarah munculnya media pembelajaran dan pada saat yang sama penggunaan berbagai media pembelajaran yang dapat membantu siswa dengan mudah memahami suatu materi pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pembahasan artikel ini adalah metode penelitian pustaka yaitu metode mengeksplorasi berbagai referensi yang tersedia untuk mendapatkan kesimpulan yang baik. Dari pencarian, ditemukan bahwa pembelajaran yang berkualitas ditemukan dari penggunaan media yang tepat baik media sebagai alat untuk guru dalam belajar dan juga sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pesan sehingga pembelajaran dapat diterima dan dipahami oleh siswa.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR LUAS BANGUN DATAR DENGAN PENDEKATAN CTL PADA SISWA KELAS III SDN 13 PAUH Ridania Ekawati
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v2i2.1544

Abstract

Pembelajaran luas bangun datar pada siswa kelas III SDN 13 Pauh Kota Padang masih bersifat konvensional dan tidak melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Untuk itu peneliti tertarik untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Pendekatan CTL terdapat 7 langkah yaitu: konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian otentik. Hasil penelitian yang dilakukan persentase rata-rata kelas hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 dengan materi luas persegi adalah 80% pada siklus I pertemuan 2 dengan materi persegi panjang adalah 69%, siklus II pertemuan 1 dengan materi luas persegi dan persegi panjang adalah 90%. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar luas bangun datar yaitu tentang luas persegi dan persegi panjang.
THE PROBLEM OF SHARI'AH BANKS IN APPLYING ISLAMIC LAW Firdaus Firdaus
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v2i2.1540

Abstract

Syari'ah Bank was established to be an alternative for Muslims who consider bank interest to be illegitimate with a variety of products. The concept of image and position of Islamic banks is more than just a bank that runs the principles of justice, honesty, transparency, and is free from usury, gharar (fraud), maysir (speculation), and other things that are not in accordance with sharia. However, why is the pace of Islamic banks stagnant. Islamic banks do not seem to work as they should, which still smell of usury, gambling and injustice and extortion. It is hoped that the supervisory role of Islamic banks can be increased and there is a renewal of the system so that Islamic banks can be released from usury, gambling and actions that violate other Shari'a. Islamic banks should be able to carry out their activities in the real sector so that they can also help these Islamic banks regardless of the things that are prohibited by syara '.
TAKHRIJ PADA MASA PENGIKUT IMAM MAZHAB Desi Desi Asmaret
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2, No. 1 Juni 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v2i2.1541

Abstract

Fokus penelitian ini mempertanyakan tentang bagaimana pandangan pengikut empat imam mazhab (yakni pengikut imam Hanafi, imam Malik, imam Syafi’i dan pengikut imam Hambali) tentang takhrij. Baik secara teoritis maupun secara praktis, karena dua hal inilah yang menjadi dasar bagi mereka untuk melakukan takhrij. Ruang lingkup secara teoritis terlihat bahwa pengikut imam mazhab itu mempunyai pandangan yang hampir sama. Secara teori disini mereka membahas tentang rukun takhrij, orang yang mentakhrij, asal atau pokok masalah takhrij, cabang atau turunan yang akan ditakhrij dan bagaimana pula tata cara orang yang melakukan takhrij. Ruang lingkup secara praktis menurut pengikut empat imam mazhab ini terbagi dua yaitu tentang istimbath dan publikasi Ilmiah. Istimbath adalah mentakhrijh berdasarkan pada pendapat imam mazhab, menjelaskan hukum- hukum terhadap masalah yang ada dengan memberikan argumentasi atau mentarjih pemikiran yang ada di dalam atau di luar mazhab mereka. Sedangkan publikasi ilmiah ditujukan kepada ulama yang telah mentakhrij buku-buku para ulama yang sudah sampai pada derajat takhrij.

Page 1 of 1 | Total Record : 8