cover
Contact Name
Ilham Wira Aristy
Contact Email
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Phone
+6282244870305
Journal Mail Official
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Universitas Ibn Khaldun Jl. KH. Sholeh Iskandar KM. 2 Bogor 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26547899     EISSN : 26548127     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/pro
Core Subject : Health,
Jurnal ini adalah wadah mahasiswa untuk Meningkatkan ketrampilan dan wadah informasi penelitian kesehatan bagi akademisi. Praktisi masyakarakt dan pemamgku kebijakan. Selain itu jurnal ini merupakan karya tulis ilmiah mahasiswa yang diharapkan dapat memeberikan masukan dan manfaat untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat
Articles 260 Documents
GAMBARAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN OBAT INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2018 Astri Amaliany; Rachma Hidana; Husnah Maryati
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1421

Abstract

Waktu tunggu dalam pelayanan farmasi terhadap kepuasan pasien merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi persepsi pasien terhadap mutu pelayanan di Rumah Sakit. Masalah yang terjadi adalah penulisan resep dokter yang sulit untuk dibaca sehingga berpengaruh terhadap waktu tunggu pelayanan obat diinstalasi farmasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pengumpulan data berupa pencatatan waktu tunggu pelayanan resep, wawancara,observasi dan telaah dokumen. Informan terdiri dari orang yang diambil secara purposive sampling.Hasil penelitian yang dilakukan pada bulan Agustus 2018 didapatkan bahwa rata-rata waktu tunggu pelayanan obat jadi adalah 72,06 menit dan resep racikan adalah 90,24 menit. Hal ini belum memenuhi standar Kepmenkes No.129/Menkes/SK/II/2008, yaitu ? 30 menit untuk obat jadi dan ?60 menit untuk obat racik. Keterlambatan pelayanan resep ini disebabkan beberapa faktor yaitu, apabila obat tidak tersedia, dokter sulit dihubungi ketika resep tidak terbaca oleh asisten apoteker, Ruangan pelayanan masih kurang luas. Diharapkan dari pihak Rumah sakit melakukan pelatihan kepada SDM Farmasi yang ada untuk meningkatkan pengetahuan/keterampilan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) PADA PASANGAN USIA SUBUR DI KELURAHAN SEMPUR KECAMATAN BOGOR TENGAH KOTA BOGOR TAHUN 2018 Biella Salsabilla; Andreanda Nasution; Ichayuen Avianty
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1422

Abstract

Masalah yang terdapat di Indonesia adalah laju pertumbuhan penduduk yang relatif masih tinggi. Laju pertumbuhan ditentukan oleh kelahiran dan kematian, dengan adanya perbaikan pelayanan kesehatan menyebabkan tingkat kematian rendah, sedangkan tingkat kelahiran tetap tinggi. Hal ini menjadi penyebab utama ledakan jumlah penduduk. Oleh karena itu upaya menekankan jumlahpenduduk dengan cara menggalakan program keluarga berencana salah satunya dengan metode kontrasepsi jangka panjang yaitu IUD. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara sikap (p-value 0,006) dan dukungan suami (p-value 0,009) terhadap pemilihan alat kontrasepsiIUD dan tidak ada hubungan antara pendidikan (p-value 0,821), paritas (p-value 0,335), pengetahuan (p-value 0,416) dan kepercayaan (p-value 0,120) terhadap pemilihan alat kontrasepsi IUD.
ANALISIS RISISKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI AREA UTILITY PT KALBE MILKO INDONESIA KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Dea Melinda; Anissatul Fathimah; Andi Asnifatima
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1423

Abstract

Setiap tempat kerja selalu mempunyai risiko terjadinya kecelakaan sehingga diperlukan suatu upaya pencegahan dan pengendalian agar tidak terjadi kecelakaan kerja, pengidentifikasian bahaya dan risiko merupakan tahap awal yang harus dilakukan oleh perusahaan. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif dengan desain studi kasus (Case Study) yang bersifat deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis risiko. Sedangkan untuk melengkapi analisis data diambil 9 orang sample yaitu 1 informan kunci dan 8 informan utama untuk menunjang penelitian. Dengan menggunakan analisis standar AS/NZS 4360 dan metode Hazzard Identification, Risk Assesment And Risk Control (HIRARC) yang dipergunakan untuk identifikasi bahaya alat di utility, intrumen penelitian inimenggunakan observasi, wawancara, alat perekam dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan 4 sumber bahaya yakni bahaya mekanis (panas mesin dan putaran pompa) yang memiliki risiko luka memar terdapat di semua ruangan utility kecuali WWTP, bahaya kimia (percikan bahan kimia) yang memiliki risiko iritasi kulit dan mata terdapat diruangan WTP, boiler dan chiller, bahaya listrik(tersengat aliran listrik) yang memiliki risiko shock sedangkan untuk yang memiliki risiko tinggi dengan kisaran nilai 10-15 adalah bahaya fisik (kebisingan) yang menyebabkan gangguan pendengaran terdapat di ruangan chiller, compressor, boiler dan genset. Kesimpulan penelitian ini adalah setiap ruangan yang ada di utility berisiko untuk mengalami bahaya kecelakaan, disarankanagar perusahaan segera menerapkan regulasi K3 untuk meminimalisir potensi bahaya.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS PRANIKAH DI SMA NEGERI 1 KANDANGHAUR KABUPATEN INDARAMAYU JAWA BARAT TAHUN 2018 Dewinur .; Merry Maeta Sari; Fenti Dewi Pertiwi
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1424

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak menuju dewasa, meliputi perubahan biologi, psikologi dan sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik remaja, tingkat pengetahuan remaja tentang perilaku seks pranikah islam di SMAN 1 Kandanghaur Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi descriptive, yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan remaja tentang perilaku seks pranikah.Populasi di dalam penelitian ini adalah siswa-siswi yang ada di SMAN 1 Kandanghaur, yaitu sebesar 673 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus slovin dan diperoleh dengan jumlah 88 sampel. teknik sampel proportionate stratified random sampling. Sampel yang diambil kelas XI dan XII sebanyak 88 responden. Hasil penelitian menjukan tingkatpengetahuan baik 60% dan 40% kurang. Sebagian besar siswa-siswi SMAN 1 Kandanghaur memiliki tingkat pengetahuan baik dalam pengetahuan seks pranikah. Untuk penelitian selanjutnya di sarankan menggunakan metode penelitian kualitatif karena mampu melihat fenomena secara lebih luas dan mendalam dengan apa yang terjadi pada situasi yang di teliti.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMAKAIAN HELM PENGENDARA SEPEDA MOTOR PADA PELAJAR KELAS X (SEPULUH) Deden Fadilah; Supriyanto .; Ruby Ginanjar
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1425

Abstract

Banyaknya pelajar yang mengendarai sepeda motor ditambah lagi kecelakaan lalu lintas semakin meningkat tiap tahunnya menyebabkan cedera, luka-luka, bahkan meninggal dunia. Helm diperlukan untuk mencegah terjadinya cedera kepala. Tujuan penelitian ini agar diketahuinya hubungan faktor-faktor perilaku pemakaian helm pengendara sepeda motor pada pelajar. Penelitian ini menggunakan metodologi cross sectional yang bersifat kuantitatif. Populasi dansampel penelitian ini adalah pengendara sepeda motor kelas X (sepuluh) di SMK Pesona Dywantara. Responden didapat dengan perhitungan menggunakan rumus Issac & Michael. Berdasarkan analisis data menggunakan chi square diketahui variabel yang berhubungan adalah pengetahuan (p-value 0,023), kondisi lingkungan (p-value 0,012), dan pengaruh sosial (p-value 0,026). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah sikap (p-value 0,125), dan persepsi (pvalue 0,957). Saran bagi pelajar tingkatkan kesadaran memakai alat keselamatan berkendara salah satunya helm, segera membuat SIM C jika sudah cukup umur, dan selalu menjaga keselamatandijalan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADAWANITA USIA SUBUR (WUS) BERAGAMA ISLAM DI KELURAHAN PASIR KUDA BOGOR BARAT TAHUN 2018 Ega Gracilaria Febriani; Merry Maeta Sari; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1426

Abstract

Alat kontrasepsi merupakkan alat, obat dan cara yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Masyarakat mengenalnya dengan sebutan KB (Keluarga Berencana). Keluarga Berencana dalam pandangan Islam masih sering timbul perbedaan-perbedaan pendapat, ada yang memperbolehkan dan mengharamkan dengan jenis alat kontrasepsi yang dianjurkan di dalam program Keluarga Berencana. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi. Populasi di dalam penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) beragama Islam dan telah menikah yang berada di Kelurahan Pasir Kuda Bogor barat, yaitu sebesar1.448 Wanita Usia Subur (WUS). Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus Slovin dan dengan tehnik pengambilan sampel yaitu cluster sampling, sehingga didapatkan 103 responden. Analisis data ini menggunakan analisis univariat, bivariat dan Odd Ratio. Hasil penelitian menunjukkan gambaran penggunaan alat kontrasepsi pada Wanita Usia Subur (WUS) beragama islam di Kelurahan Pasir Kuda sebesar 66 responden atau 64,1% daritotal 103 responden menggunaan alat kontrasepsi, sedangkan 37 responden atau 35,9% tidak menggunaan alat kontrasepsi. Kesimpulan menunjukkan adanya hubungan antara dukungan teman dengan penggunaan alat kontrasepsi, sedangkan pengetahuan, sikap, kepercayaan, paparan terhadap informasi Alat kontrasepsi, dukungan suami, dukungan tokoh agama tidak terdapat hubungan dalam penggunaan alat kontrasepsi di Kelurahan Pasir Kuda Bogor Barat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAYANAN PROMOSI KESEHATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG EBONI LANTAI 3 RS PMI BOGOR TAHUN 2017 Erlina Puji Lestari; Abdul Madjid; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1427

Abstract

Promosi kesehatan yang dilakukan oleh perawat khususnya pada pasien TB adalah untuk memutuskan rantai penularan TB, karena penularan TB dapat terjadi akibat dari perilaku pasien yang salah. Metode kualitatif dan penerapan study kasus dengan populasi perawat RS PMI Bogor dan perawat Ruang Eboni sebagai sampel penelitiannya, dilakukan dalam proses pencarian data.Wawancara mendalam dilaakukan untuk memperoleh data dan dilakukan triangulasi data serta analisa data. Hal terpentng yang harus diperhatikan oleh perawat dalam pelayanan Promosi Kesehatan, antara lain: Pengetahuan, sikap terhadap pasien dengan TB, waktu edukasi, cara komunikasi, media promosi dan cara memodifikasi lingkungan. Peningkatan pengetahuan pasien melalui promosi kesehatan oleh perawat diharapkan dapat memutuskan rantai penularan TB.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERNIKAHAN DINI PADA PUS (PASANGAN USIA SUBUR) DI KELURAHAN PASIR JAYA KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA BOGOR TAHUN 2018 Evita Yulivina; Fenti Dewi Pertiwi; Ichayuen Avianty
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1428

Abstract

Pernikahan merupakan proses sakral dalam kehidupan manusia. Dari berbagai macam pernikahan terdapat satu fenomena mengenai pernikahan yaitu pernikahan dini. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan dini pada PUS (Pasangan Usia Subur) di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor Tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional (potong lintang). Populasi 470 responden.Sampel dalam penelitian ini 50 responden dengan teknik simple random sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner.Analisis data menggunakan uji T-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi pernikahan dini adalah pengetahuan p value = 0,042 , dan pendidikan p value = 0,045, sedangkan faktor lainnya tidak mempengaruhi pernikahan dini yaitu sosial ekonomi pendapatan orangtua p value = 0,058, budaya p value = 0,657 , lingkungan p value = 0,192, dan media p value = 0,310. Simpulan dalam penelitian ini adalah perlu adanya penyuluhan dari KUAKelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat tentang menikah dari umur atau batasan usia perkawinan dari undang-undang pernikahan dan menurut BKKBN tentang dampak pernikahan dini.
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA PEKERJA OPERATOR SEWING DI PT DASAN PAN FASIFIC INDONESIA TAHUN 2018 Fila Meilani; Andi Asnifatima; Anissatul Fathimah
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1429

Abstract

MSDs adalahgangguan musculoskeletal pada area leher, pungung, kaki, lengan bagian bawah, bagian atas, dan nyeri pungung bawah yang dapat menghambat produksi dan efesiensi kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada pekerjabagian operator sewing di PT Dasan Pan Pasific Indonesia sukabumi tahun 2018.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah populasi pekerja pada bagian operator sewing sebanyak 1098 pekerja, dengan menggunakan rumus slovin maka besar sampel dalam penelitian sebanyak91 responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui yang mengalami keluhan MSDs 82,4% dan tidak ada keluhan 17,6%. Berdasarkan analisi bivariat diketahui bahwa terdapat 2 variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan keluhan MSDs yaitu postur janggal (p-value = 0.003) Durasi kerja (p-value= 0,004).Variable yang tidak berhubungan yaitu pencahayaan (p-value = 1,000). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara postur janggal, durasi kerja dengan keluhan MSDs. Tetapi tidak ada hubungan antara pencahayaan dengan keluhan MSDs pada pekerja operator sewing.Sehingga disarankan memperhatikanposisi tubuh saat bekerja serta memperbaiki sikap kerja jika merasa sikap tersebut dapat menimbulkan keluhan pada otot dan mealukan istirahat disaat tubuh sudah mulai merasakan pegal pada bagian-bagian tubuh.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEKERJA OPERATOR KOMPUTER BAGIAN REDAKSI DI HARIAN METROPOLITAN BOGOR TAHUN 2018 Hanum Fitria Hartanti; Andi Asnifatima; Anissatul Fatimah
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1430

Abstract

Carpal tunnel syndrome merupakan gangguan pada pergelangan tangan yang yang disebabkan penyimpitan pada terowongan karpal, CTS terjadi akibat gerakan berulang pada tangan, seperti saat menggunakan komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan carpal tunnel syndrome pada pekerja operator komputer bagian redaksi di Harian Metropolitan Bogor tahun 2018. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan studideskriptif analitik dan desain cross sectional, populasi dalam penelitian ini ialah 40 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Nonprobability Sampling dengan sampling jenuh sehingga sampel penelitian ini ialah 40 responden. Adapun analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square pada aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara umur (p=0,027) , masa kerja (p=0,029), posisi janggaltangan (p=0,029) terhadap keluhan carpal tunnel syndrome. Dan tidak ada hubungan antara lama kerja (p=0,499) , indeks masa tubuh (p=0,476). Kesimpulan dalam penelitian ini semakin bertamabah usia, semakin bertamabah masa kerja dan semakin berada pada tidak ergonomis posisitangan memiliki peluang terhadap keluhan carpal tunnel syndrome pada pekerja operator komputer. Disarankan agar perusahaan dapat melakukan upaya promosi K3 dengan media poster terkait senam pergelangan tangan untuk seluruh pekerja disela-sela waktu istirahat atau sebelum memulai kerja.

Page 1 of 26 | Total Record : 260