cover
Contact Name
Ismail Hanif Batubara
Contact Email
ismailhanif@umsu.ac.id
Phone
+6285370552283
Journal Mail Official
jmes@umsu.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/jmes/pages/view/Et
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Mathematics Education Sigma [JMES]
ISSN : -     EISSN : 27209385     DOI : 10.30596
Core Subject : Education,
Fokus dari Journal Mathematics Education Sigma (JMES) ini: Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika Realistik Kemampuan Matematika Pengembangan Penelitian Dalam Pendidikan Matematika ICT Dalam Pendidikan Matematika
Articles 46 Documents
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Melalui Metode Penemuan Terbimbing Berbantuan Sofware Geogebra Ismail Hanif Batubara
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4015

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik mahasiswa yang diberi pembelajaran metode penemuan terbimbing berbantuan software Geogebra lebih tinggi dari pada mahasiswa yang diberi pembelajaran metode penemuan terbimbing tanpa software Geogebra, (2) Apakah terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematik mahasiswa terhadap peningkatan kemampuan Pemecahan Masalah matematik mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas prodi pendidikan matematika semester empat yang berjumlah kurang lebih 120 orang. Secara acak, dipilih dua kelas dari enam kelas. Kelas eksperimen diberi perlakuan metode penemuan terbimbing berbantuan Geogebra dan kelas control diberi perlakuan metode penemuan terbimbing tanpa bantuan Geogebra. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian. Analisis data dilakukan dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) Peningkatan kemampuan Pemecahan Masalah matematis kelompok mahasiswa yang memperoleh pembelajaran metode penemuan terbimbing dengan menggunakan software Geogebra lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok mahasiswa yang memperoleh pembelajaran melalui metode penemuan terbimbing tanpa software Geogebra. (2) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal mahasiswa terhadap peningkatan kemampuan Pemecahan Masalah matematik mahasiswa . 
Efektifitas Model Pembelajaran Treffinger Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa SMP Istiqlal Deli Tua Lussy Antika Putri; Suvriadi Panggabean
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4016

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Treffinger efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa SMP Istiqlal Deli Tua Tahun Pelajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Istiqlal Deli Tua Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 60 siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX-2 berjumlah 30 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas IX-5 berjumlah 30 siswa sebagai kelas Kontrol. Untuk kelas eksperimen pembelajaran dengan menggunakan model Treffinger sedangkan kelas control pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Instrument yang digunakan berbentuk tes soal dengan menggunakan kelas IX-2 sebagai uji instrument. Berdasarkan analisis data dalam diperoleh bahwa terdapat perbedaan antara rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model Treffinger dengan model pembelajaran langsung dilihat berdasarkan uji gain ternormalisasi pada kelas eksperimen sebesar 70% tergolong Tinggi dan kelas Kontrol sebesar 33% tergolong sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Treffinger Efektif dalam Meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa SMP Istiqlal Deli Tua Tahun Pelajaran 2019/2020. Kata Kunci             : Model Treffinger, Hasil Belajar Matematika
Pengaruh Model Pembelajaran Bamboo Dancing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP PAB 2 Helvetia T.P 2019/2020 Masdalifah Hutasuhut
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4017

Abstract

Abstrak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh model pembelajaran bamboo dancing terhadap hasil belajar  matematika siswa serta seberapa besar pengaruh model pembelajaran bamboo dancing terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan pola, barisan dan deret bilangan siswa SMP PAB 2 Helvetia T.P 2019/2020.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran bamboo dancing dapat mempengaruhi hasil belajar siswa serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran bamboo dancing terhadaphasil belajar pada pokok bahasan pola, barisan dan deret bilangansiswa kelas VIII SMP PAB 2 Helvetia T.P 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Sebelum pengujian hipotesis, terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas data. Dari pengujian ini diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang memiliki varians yang homogen dan berdistribusi normal. Dari analisis data pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata–rata pretest 54,094 dan simpangan baku pretest 15,983 sedangkan nilai rata–rata postest 77,375dan simpangan baku postest 9,993. Pada kelas kontrol diperoleh nilai rata – rata pretest 53,875 dan simpangan baku pretest 13,389 sedangkan nilai rata – rata  postest 72,969 dan simpangan  baku postest  9,979. Dari analisa data postest dengan menggunakan uji-t pada taraf a = 0,05 diperoleh thitung =  dan ttabel = 5,261  ternyata thitung> ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima serta nilai determinasi mencapai 79%.Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran bamboo dancing berpengaruh hasil belajar matematika pada pokok bahasan pola, barisan dan deret bilangan pada siswa kelas VIII SMP PAB 2 HelvetiaT.P 2019/2020.Kata kunci: Hasil Belajar Matematika, Model Pembelajaran Bamboo Dancing
Efektivitas Model Auditory Intellectually Repetition Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada siswa SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020 Muhammad Yamin
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4018

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model Auditory Intellectually Repetition efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada kelas IX SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Istiqlal Deli Tua yang berjumlah 207 siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX-3 SMP Istiqlal Deli Tua berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas IX-1 SMP Istiqlal Deli Tua berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen. Untuk kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung sedangkan kelas eksperimen menggunakan model Auditory Intellectually Repetition. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian. Berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata kelas kontrol pada pre-test yaitu hasil belajar matematika siswa sebesar 46,5 dengan simpangan baku sebesar 9,4 dan rata-rata hasil belajar matematika siswa pada post-test yaitu sebesar 68,0 dengan simpangan baku sebesar 9,3. Sedangkan rata-rata kelas eksperimen pada pre-test yaitu hasil belajar matematika siswa sebesar 47,0 dengan simpangan baku sebesar 9,2 dan rata-rata hasil belajar matematika siswa pada post-test sebesar 81,7 dengan simpangan baku sebesar 7,6. Pada uji normalitas dengan n = 30 pada taraf signifikasi , maka data pre-test kelas kontrol diperoleh Lo (0,122) < Ltabel (0,161) dan kelas ekperimen diperoleh Lo (0,154) < Ltabel (0,161). Data post test kelas kontrol diperoleh Lo (0,099) < Ltabel (0,161) dan data post-test kelas ekperimen diperoleh Lo (0,134) < Ltabel (0,161). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data pre-test dan post-test pada kedua kelas berdistribusi normal. Pada uji homogenitas dengan n = 30 pada taraf signifikasi , maka  pada pre-test (1,03 < 1,85) dan  pada post-test (1,52 < 1,85). Maka dapat disimpulkan bahwa kedua data tersebut homogen. Pada uji t diperoleh  , pada taraf signifikasi 0,05 dengan n = 30 didapat harga . Karena  atau 6,239 > 2,000 maka  ditolak. Pada uji gain ternormalisasi pada kelas kontrol sebesar 0,4 tergolong sedang sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 0,7 tergolong tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Auditory Intellectually Repetition efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020.Kata kunci: Efektivitas, Model Auditory Intellectually Repetition, Hasil Belajar Matematika
Efektivitas Model Pembelajaran Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa SMK PAB 2 Helvetia Medan T.P 2019/2020 Kiki Ramadhani; Zainal Azis
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4025

Abstract

Abstrak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI) efektif terhadap hasil belajar matematika siswa SMK PAB 2 Helvetia Medan T.P 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerepan model pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap hasil belajar matematika siswa SMK PAB 2 Helvetia Medan T.P 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Administrasi Perkantoran (AP) SMK PAB 2 Helvetia Medan Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas dari seluruh kelas X Administrasi Perkantoran (AP) SMK PAB 2 Helvetia Medan. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berbentuk essay yang telah divalidkan sebanyak 5 butir soal, yaitu dengan soal yang sma pre-test dan post-test. Dari hasil penelitian yang dilakukan nilai rata-rata pre-test pada kelas eksperimen yaitu 50.50. sedangkan nilai rata-rata pre-test siswa pada kelas kontrol yaitu 47,83. Dan nilai rata-rata post-test kelas eksperimen dengan yaitu 79,33 dan nilai rata-rata post-test pada kelas kontrol yaitu 65,33. Dari hasil perhitungan yang menggunakan uji-t di dapatkan hasilnya bahwa  nilai thitung 7.47 < t < ttabel 2.00172 karena nilai thitung lebih besar di bandingkan dengan nilai ttabel maka H0 diterima dan untuk harga-harga t lainnya H0 ditolak. Dari kesimpulan nilai uji hipotesis bahwa hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibanding dengan kelas kontrol. Maka dengan menggunakan model pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI) efektiv terhadap hasil belajar matematika pada kelas X Administrasi Perkantoraan SMK PAB 2 Helvetia Medan T.P 2019/2020.Kata kunci: Efektivitas Pembelajaran, Hasil Belajar Matematika,  Model Pembelajaran Tipe Team Assisted Individualization (TAI)
Efektivitas Model Thinking Aloud Pair Problem Solving (Tapps) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sri Wahyuni
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4026

Abstract

Abstrak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran TAPPSefektif dalam  meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP Muhammadiyah 47 Medan T.P 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran TAPPSefektif dalam  meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP Muhammadiyah 47 Medan T.P 2019/2020. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pretest posttest control grup design.pengambilan sempel diambil dengan pengambilan acak dan didapat kelas yang menjadi kelas eksperimen adalah kelas VIII-2 yang berjumlah 30 siswa dan kelas kontrol adalah kelas VIII-4 yang berjumlah 30 siswa. Berdasarkan hasilpenelitian diperoleh hasilpenghitungan rata-rata pada kelas eksperimen sebesar84,37 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh rata-rata sebesar 78,17. Dari pengujian hipotesis diperoleh harga , dengan , dari daftar distribusi normal baku diperoleh Karena , yaitu  maka  diterima. Dari hasil perhitungan N-gain yang didapat dari kelas Eksperimen mencapai nilai 0,7 dalam kategori Tinggi, maka model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) dikatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TAPPS efektif dalam  meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP Muhammadiyah 47 Medan T.P 2019/2020. Kata Kunci: Hasil Belajar Matematika, Model Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS),
Efektivitas Model Pembelajaran Pair Checks (PC) Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Belajar Matematika Pada Siswa SMP Istiqlal Deli Tua Nova Anggrilla Yosa; Tua Halomoan
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4069

Abstract

Abstrak. Rumusan masalah dalam penelitian adalah apakah model pembelajaran Pair Checks (PC) efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep belajar matematika pada siswa SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajran Pair Checks (PC) efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep belajar matematika pada siawa SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest posttest control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes (pretest dan posttest yang berbentuk uraian). Berdasarkan hasil observasi, bahwa rata-rata yang diperoleh mencapai 89% > 79%. Dari pengujian hipotesis menggunakan uji t pada taraf signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 58, diperoleh nilai thitung = 3,397 dengan nilai ttabel = 2,002. Berdasarkan uji peningkatan (N-Gain) bahwa terdapat peningkatan pada kelas eksperimen sebesar 0,6 dan pada kelas kontrol sebesar 0,2. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Pair Checks (PC) efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep belajar matematika pada siswa kelas VIII SMP Istislal Deli Tua T.P 2019/2020.Kata kunci: Efektivitas, Model Pair Checks (PC), Pemahaman konsep
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP PAB 9 Klambir V T.P 2019/2020 Marah Doly Nasution; Wita Oktaviani
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 2 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini mengunakan model penelitian dan pengembangkan (R&D) yang dikembangkan oleh sugiyono (2011), yang meliputi 10 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk tahap akhir, produk massal. Namun pada penelitian ini hanya sampai pada langkah ke 7 yaitu revisi produk. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi perangkat pembelajaran dan lembar soal pretest posttest. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP PAB 9 Klambir V dengan materi bilangan pecahan. Berdasarkan hasil validasi perangkat pembelajaran dan instrumen penilaian didapat bahwa RPP dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3,93 dengan kriteria baik, LKPD dinyatakan valid dengan skor rata-rata 4 dengan kriteria baik, Media Pembelajaran dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3,95 dengan kriteria baik, dan instrumen penilaian berupa pretest dan postest dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3,85 dan 3,85 dengan kriteria baik. Dari hasil uji N-Gain disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mengalami peningkatan. Setelah dilakukan revisi maka perangkat pembelajaran matematika berupa RPP, LKPD, media pembelajaran, dan instrumen penilaian dikatakan layak digunakan di sekolah. Kata kunci: Pengembangan, Perangkat Pembelajaran berbasis Masalah, Model R&D menurut Sugiyono, Materi Bilangan Pecahan.
Penerapan Model Problem Based Learning dan Etnomatematik Berbantuan Geogebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Atika Erlina Nasution; Irvan Irvan; Ismail Hanif Batubara
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 2 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.7506

Abstract

Dari studi pendahuluan diperoleh data bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih rendah.  Salah satu cara meningkatkannya adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning  dengan Ethomatematics berbantuan Geogebra. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengikuti  perbedaan  kemampuan komunikasi siswa yang diberi pembelajaran problem based learning dengan etnomatematik menggunakan geogebra dengan siswa yang diberi pembelajaran problem based learning tanpa geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 2 Medan. Anacova menjadi teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Konstanta persamaan garis regresi linier untuk kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen I yaitu 35,72 lebih besar dari persamaan konstanta persamaan garis regresi linier kelas eksperimen II yaitu 28,48. Dengan kata lain, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran problem based learning dengan etnomatematiks menggunakan geogebra secara signifikan lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran problem based learning dengan etnomatematik  tanpa menggunakan geogebra.
Efektifitas Model Pembelajaran ARCS Dan ARIAS terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Riefni Diana Lubis; Ida Karnasih; Irvan Irvan
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 2 (2020): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.7507

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) Apakah kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan model ARCS dan ARIAS efektif dalam mencapai ketuntasan klasikal; (2) Apakah ada pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa; (3) Apakah ada pengaruh KAM dan model pembelajaran secara simultan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Popolasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP N 1 Percut Sei Tuan tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 9 kelas, sedangkan sampel penelitian diambil dua kelas secara acak. Kelas eksperimen I diberikan perlakukan dengan menggunakan model pembelajaran ARCS dan kelas eksperimen II diberikan perlakukan dengan menggunakan model pembelajaran ARIAS. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika Analisis data dilakukandenganuji MANCOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah menggunakan model ARCS dan ARIAS efektif memenuhi ketuntasan klasikal dengan nilai rata-rata sebesar 70; (2) Terdapat pengaruh model pembelajaran ARCS dan ARIAS terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 95,5%; (4) terdapat pengaruh KAM dan model pembelajaran ARCS dan ARIAS secara simultan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.