cover
Contact Name
Yusra Aulia Sari
Contact Email
yusrauliasari@gmail.com
Phone
+6282287007928
Journal Mail Official
yusra@uib.ac.id
Editorial Address
Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Baloi Permai, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP)
ISSN : -     EISSN : 27466299     DOI : http://dx.doi.org/10.37253/jcep.v1i2.725
Core Subject : Engineering,
JCEP is an article about research activities with the theme of study of Civil Engineering. Published articles are findings or reflections from research activities that are disseminated for practice by relevant stakeholders. Dissemination in articles published by JCEP is not limited to ideas, methods and material objects, but also includes elements of capacity building for stakeholders in identifying and solving various problems to develop Civil Engineering. JCEP covers topics related to science, analysis, development, intervention, modeling and design of communities, cities and regions including: 1. Structure 2. Geotechnical 3. Transportation 4. Water Resources 5. Construction Management. 6. Environmental 7. Urban Planning 8. Material
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2020)" : 9 Documents clear
PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) PADA PROYEK PEMBANGUNAN WORKSHOP (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN WORKSHOP KAPAL DI SEKUPANG) Ferry Ferry; Indrastuti Indrastuti
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.721

Abstract

Pembangunan bidang konstruksi yang semakin meningkat menuntut pihak pelaksana pembangunan untuk penyelesaian aktivitas proyek dengan lebih cepat dan efisien. Pada pelaksanaan proyek konstruksi umumnya banyak menghadapi permasalahn baik kegiatan dengan waktu, biaya maupun mutu. Mengaplikasikan BIM sampai pemodelan 4D dan menganalisi kinerja waktu pada proyek pembangunan workshop kapal merupakan tujuan dari penelitian ini. Software yang digunakan dalam proses pemodelan adalah Revit Structure, Navisworks. Pemodelan 3D diantaranya terdapat pondasi, kolom, balok, pelat dan atap. Menggabungkan jadwal atau schedule dengan model 3D akan menghasilkan pemodelan 4D didalam software Autodesk Navisworks. Analisis kinerja waktu yang dilakukan menggunakan metode kurva S. Penerapan BIM telah dilakukan hingga memperoleh model dalam bentuk 3D dan 4D. Berdasarkan nilai deviasi, proyek ini tidak mengalami keterlambatan sama sekali. Nilai deviasi positif tertinggi +19.15% dan terendah +7.33%. Serta melakukan perhitungan anggaran biaya berdasarkan pemodelan di revit structure dengan total biaya Rp. 5.813.838.429.
KOMPARASI KINERJA ANGKUTAN BARANG DAN PENILAIAN KUALITAS PELAYANAN MODA JALAN DAN MODA KERETA API PASCA BEROPERASINYA JALUR GANDA KERETA API LINTAS UTARA JAWA Afriza Telakurnia; Imam Muthohar; Dewanti Dewanti
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.800

Abstract

Jalur Utara Pulau Jawa merupakan jalur penghubung pusat-pusat perekonomian besar di Pulau Jawa, hampir 85% pergerakan lalu lintas orang dan barang melalui lintas ini. Untuk mengurangi beban pada jalan nasional lintas utara Pulau Jawa, maka dibangunlah jalur ganda kereta api lintas utara Jawa yang mulai beroperasi pada tahun 2015. Kemudian pertanyaan muncul bagaimana kinerja angkutan barang melalui jalan darat dan jalur kereta api setelah beroperasinya jalur ganda kereta api lintas utara Jawa. Penelitian kinerja angkutan barang dilakukan dengan membandingkan waktu tempuh, biaya operasional antara moda jalan dan kereta api dari Jakarta menuju Surabaya berdasarkan studi literatur penelitian dan survei yang pernah dilakukan, sementara pengukuran kepuasan jasa pelayanan dilakukan menggunakan metode survei kuesioner secara online terhadap konsumen jasa pengiriman moda jalan dan kereta api, kemudian akan dianalisis menggunakan service quality, importance performance analysis, dan dimensi servqual. Hasil penelitian kinerja angkutan barang dalam segi waktu menunjukan moda jalan melalui jalan tol membutuhkan waktu perjalanan tercepat yaitu 10 jam, dan biaya operasional untuk mengangkut 800 ton barang menggunakan kereta api merupakan moda dengan biaya operasional terendah yaitu Rp. 506.336.000,-, sementara pengukuran kepuasan jasa pelayanan perusahaan angkutan jalan darat mempunyai nilai rata-rata servqual -0,356 dengan nilai Quality yang mendekati memuaskan, sehingga perlu perbaikan pelayanan pada 11 atribut faktor prioritas IPA dengan nilai Customer Satisfaction Index (CSI) dalam kategori puas, sementara pelayanan perusahaan angkutan kereta api mempunyai nilai rata-rata servqual -0,573 dengan nilai Quality yang mendekati memuaskan, sehingga perlu perbaikan pelayanan pada 11 atribut faktor prioritas IPA dengan nilai CSI dalam kategori cukup puas.
ANALISA EFISIENSI DESAIN ANTARA BALOK KASTELA DENGAN BALOK KONVENSIONAL (STUDI KASUS: WORKSHOP SMELTER TANJUNG UNCANG) Bernard Hocking
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.732

Abstract

Permintaan untuk membangun sebuah bangunan yang kuat namun murah merupakan sebuah hal yang sering terjadi kepada kontraktor. Konstruksi baja biasanya digunakan pada bangunan industrial seperti gudang atau bengkel beserta bangunan yang mempunyai sifat memfasilitasi kegiatan industrial. Kelebihan konstruksi baja adalah mudahnya untuk ereksi bangunan sehingga menggunakan waktu yang singkat, dan juga lebih kuat daripada beton pada bentangan yang sangat besar. Namun, biaya dalam konstruksi baja lebih besar daripada konstruksi beton. Pada penulisan ini, digunakan proyek perkembangan area peleburan timah pada Tanjung Uncang. Dalam pelaksanaan penelitian ini, dilakukan pengambilan data di lapangan beserta observasi langsung pada lapangan. Setelah data tersebut diperoleh, data tersebut akan dianalisa dan dihitung. Structural Engineering diterapkan pada penulisan ini. Dengan pembebanan dan kasus pembebanan yang ada sesuai dengan SNI 1727-2013, struktur tersebut akan dianalisa dengan bantuan program ETABS dan hasil dari pembebanan akan dimasukkan ke dalam perhitungan desain balok kastela sesuai dengan AISC Castellated and Cellular Beam Design. Hasil analisa tersebut akan digunakan dalam menganalisa dan membandingkan efisiensi antara balok kastela dengan balok konvensional. Efisiensi biaya menggunakan balok kastela dibandingkan dengan balok konvensional pada proyek ini sebesar 8.43%. Sedangkan efisiensi volume menggunakan balok kastela dibandingkan dengan balok konvensional pada proyek ini sebesar 17.58%. Untuk rasio kekuatan dari balok kastela B2 dan B3 adalah 0.345 dan 0.907 pada masing-masing profil, sedangkan untuk balok konvensional B2 dan B3 adalah 0.933 dan 0.768 pada masing-masing profil. Walaupun efisiensi pada biaya tidak menarik, namun balok kastela bisa berfungsi lebih efisien karena pekerjaan MEP bisa melalui bukaan dari balok kastela.
ANALISIS HUBUNGAN HASIL PENILAIAN KESELAMATAN JALAN DENGAN TINGKAT KECELAKAAN PADA RUAS JALAN PANTURA DI KOTA TEGAL Destria Rahmita Mita; Siti Malkhamah; Dewanti Dewanti
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.801

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu indikator utama kinerja keselamatan infrastruktur jalan. Permasalahan yang muncul adalah kecelakaan lalu lintas yang masih sangat tinggi terjadi di negara berkembang, khususnya di Indonesia. Di beberapa negara maju, upaya dalam maminimalkan jumlah kecelakaan terus dikembangkan, salah satu langkah awalnya adalah melakukan penelitian mengenai hubungan antara tingkat kecelakaan dan kondisi jalan/ lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola hubungan hasil penilaian keselamatan jalan berupa Road Protection Score (RPS) dengan tingkat kecelakaan. Pada penelitian ini, hubungan tingkat kecelakaan dan RPS ditinjau pada studi kasus ruas jalan Nasional Pantura dalam Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Dalam hal ini kondisi infrastruktur jalan dan lingkungan jalan diwakili oleh suatu nilai Road Protection Score (RPS) dan/atau Star Rating yang dikembangkan oleh International Road Assessment Programme (iRAP). Nilai RPS dihasilkan berdasarkan penilaian terhadap elemen-elemen jalan yang disimpulkan dalam suatu formulasi. Hubungan tingkat kecelakaan dan Star Rating di analisis dengan menggunakan teknik korelasi dan uji statistik untuk mengetahui kekuatan serta signifikansi hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang terjadi antara tingkat kecelakaan dan Star Rating adalah sangat lemah. Hasil tersebut mengindikasi kondisi infrastruktur jalan dan lingkungan jalan memiliki dampak yang berbeda-beda terhadap resiko kecelakaan suatu lokasi jalan.
PERENCANAAN STRUKTUR WHARF DENGAN KAPASITAS 20.000 DWT Daniel Sabar Menanti Hutapea
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.740

Abstract

Wharf merupakan fasilitas pelabuhan sebagai tempat kapal berlabuh untuk bongkar muat barang atau penumpang. PT. Paxocean merupakan perusahaan yang bergerak dibidang marine engineering di Batam. PT. Paxocean akan merancang dan membangun wharf untuk tujuan tertentu. Wharf dibangun dengan dimensi panjang 300 m dan digunakan untuk memperbaiki kapal dengan panjang 280 m dan draft 5 m dan level seabed berada di kedalaman -8 m. Dalam penelitian ini akan dipelajari dan direncanakan struktur wharf yang terdiri dari slab, fender, bollard dan sheet pile. Struktur dihitung dengan menganalisa beban dan menghitung momen terbesar yang terjadi akibat beban terfaktor. Langkah yang digunakan dalam menganalisa beban adalah dengan mengumpulkan data dan design input dari pemilik. Slab direncanakan untuk menahan beban hidup sebesar 2 t/m2 dan didukung oleh sistem pondasi tiang pancang. Slab direncanakan dengan tebal 300 mm dengan tulangan D20-200 dua lapis. Fender system direncanakan untuk menahan berthing force akibat kapal. Berthing force yang terjadi dihitung dengan kecepatan kapal sebesar 0,15 m/s. Besarnya gaya tersebut sebesar 77,06 ton dengan menggunakan UE-800 berkapasitas 119,61 ton. Bollard direncanakan menggunakan pipa dengan tebal 12 mm dan diameter 600 mm untuk menahan beban sebesar 500 kN. Kapasitas pipa baja tersebut sebesar 2304,56 kN. Sheet pile direncanakan untuk menahan tekanan aktif tanah. Momen yang terjadi akibat tekanan tanah aktif sebesar 315,7 kNm. Sheet pile KSP IIIA memiliki nilai momen tahan sebesar 1503,53cm3. Sheet pile KSP IIIA memiliki nilai section modulus sebesar 1520 cm3.
POTENSI PERENCANAAN ALIRAN AIR BENDUNGAN SEI GONG SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN MELALUI PLTMH Nelson Augustone; Pujo Pamungkas
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.714

Abstract

Penggunaan energi yang berasal dari minyak bumi atau fosil memberikan dampak terhadap lingkungan yang kurang baik dan semakin lama jumlahnya juga semakin sedikit. Oleh karena itu, adanya keperluan untuk mencari energi yang dapat memiliki siklus atau terbarukan yang bersifat alami dan tidak merusak lingkungan. Salah satu bentuk energi terbarukan yang berkelanjutan dan memiliki siklus adalah air. Perhitungan pada perencanaan ini bertujuan untuk mengetahui potensi aliran air pada Bendungan Sei Gong sebagai salah satu sumber energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Perhitungan pada perencanaan ini terdiri atas perhitungan analisa hidrologi, analisa debit andalan, perhitungan daya listrik yang mampu dihasilkan, dan pemilihan jenis turbin yang cocok. Perhitungan analisa hidrologi menggunakan data klimatologi dari stasiun BMKG. Sedangkan untuk perhitungan debit andalan memerlukan data Bendungan Sei Gong. Hasil daripada perhitungan dalam perencanaan ini mendapatkan hasil curah hujan rencana maksimum 100 tahun adalah 442,163 mm, debit banjir rencana 100 tahun adalah 441,984 m3/detik, dan perhitungan debit andalan 0,11 m3/detik. Dengan hasil hidrologi demikian, maka daya listrik yang dapat dihasilkan adalah 3,24 kW. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Bendungan Sei Gong berpotensi sebagai PLTMH namun dengan daya listrik yang dihasilkan sangat kecil. Dengan tinggi jatuh air 6 meter, maka jenis turbin yang digunakan adalah jenis turbin Kaplan & Propeller.
EVALUASI PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DENGAN METODE BINA MARGA 2003 (STUDI KASUS PENINGKATAN JALAN SIMPANG PATUNG KUDA – SIMPANG BENGKONG SEKEN) Akhmad Basuki
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.783

Abstract

Jalan Simpang Patung Kuda – Simpang Bengkong Seken adalah ruas jalan kolektor yang berada di Kota Batam, dengan kondisi eksisting jalan yang ada berupa jalan dengan satu jalur yang dilalui oleh kendaraan dengan arah berlawanan tidak terbagi dengan aktivitas yang padat. Kepadatan pada jalur ini sering muncul akibat volume kendaraan yang melintas tidak bisa terlayani dengan baik oleh lebar jalan yang ada. Hal ini bisa dibuktikan bahwa berdasarkan survei lalu lintas terhadap jenis kendaraan arah Jalan Simpang Patung Kuda – Simpang Bengkong Seken mencapai 3.680 kendaraan/hari dalam 1 jalur lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi perencanaan perkerasan kaku dan menganalisa penyebab kemacetan pada ruas Jalan Simpang Patung Kuda – Simpang Bengkong Seken. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif dimana peneliti melakukan analisa, perhitungan dan evaluasi terhadap perkerasan kaku berdasarkan metode Pd T-14-2003 tentang perencanaan perkerasan jalan beton semen serta kapasitas ruas jalan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlu adanya peningkatan kapasitas pada ruas Jalan Simpang Patung Kuda – Simpang Bengkong Seken. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ruas jalan tersebut memiliki derajat kejenuhan sebesar 1,94 sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas jalan menggunakan jenis perkerasan kaku. Struktur perkerasan kaku direncanakan dengan menggunakan ketebalan 200 mm, mutu beton K-300, tulangan anyam Ø8-200 mm, tulangan dowel Ø33-300 mm panjang 450 mm, dan tulangan tie bars Ø 16 mm - 750 mm panjang 700 mm.
ANALISIS OPTIMALISASI LOKASI STABLING KERETA DI PULAU JAWA DENGAN METODE MULTIKRITERIA AHP-TOPSIS Sham Sidhiq; Imam Muthohar; Suryo Hapsoro
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.799

Abstract

Perkeretaapian di Indonesia tidak terlepas dari peran penting sarana dan prasarana yang selalu dirawat dalam kondisi optimum. Kinerja operasional bergantung pada kesiapan sarana dan prasarana melalui perawatan dan pemeriksaan secara berkala. Proses pengecekan dan perawatan didukung dengan adanya depo dan stabling dalam penyediaan sarana kereta. Penelitian ini dilakukan untuk memodelkan lokasi stabling penyimpanan kereta untuk mengoptimalkan pelayanan jaringan kereta di Jawa. Metode yang digunakan adalah analisis multikriteria AHP-TOPSIS untuk menentukan kriteria yang berpengaruh dalam penentuan lokasi. Penentuan lokasi didapatkan berdasarkan peringkat nilai preferensi dari hasil analisis. Hasil penelitian ini ditentukan oleh enam kriteria yang berpengaruh yakni topografi, ketersediaan lahan, kawasan bencana, interkonektivitas, aksesibilitas, dan rencana tata ruang. Alternatif lokasi stabling terdiri dari enam rekomendasi yakni Gedebage, Pekalongan, Boharan, Rambipuji, Kebumen, Cikarang.
ANALISIS LIMBAH MATERIAL KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN SPORT HALL DENGAN METODE LEAN CONSTRUCTION (STUDI KASUS :SPORT HALL UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM) Usmanul Hayadi Umar; Dina Karlina
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.7255

Abstract

Material is an important component of costs which is one of the standards for the success of a project. Material waste or so-called construction material waste is a part of a material that does not become a component of a building because it is not used in the construction so that it becomes a problem. For this reason, it is necessary to identify the construction material and the causes of the waste using the lean construction method which has the concept of minimizing the occurrence of waste. In addition, this study uses Pareto analysis assistance which is used to rank 19 materials arranged according to their size, from the largest to the smallest. This study aims to: 1) evaluate the type of material waste produced in a construction project, 2) identify the processes that produce waste sources using the lean construction method, 3) find out the highest and lowest waste levels in the project, 4) know the handling of waste there is. The results of the analysis are: there are four materials that have the potential to cause large waste, namely Steel WF 600 x 30 mm, Spandek Zincalume, Readymix floor plate and Steel WF 200 x 200 mm. Waste level of Steel WF 600 x 300 mm is 2.74%, Readymix on floor slab casting produces a waste level of 0.09%, Spandek Zincalume produces a waste level of 0.08%, and the work of the roof rafter with Steel WF 200 x 200 mm produces a waste level of 0.03%. The process of causing waste is caused by waiting / waiting, transportation and inventory. Handling of these wastes will usually be used to other parts of the work and donated

Page 1 of 1 | Total Record : 9