cover
Contact Name
Moh. Fathoni
Contact Email
jurnalaladalah@gmail.com
Phone
+62331-487550
Journal Mail Official
jurnal.aladalah@iain-jember.ac.id
Editorial Address
Jl. Mataram No.1, Karang Miuwo, Mangli, Kaliwates, Jember, East Java, Indonesia 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al'Adalah
ISSN : 14107406     EISSN : 26848368     DOI : https://doi.org/10.35719/aladalah.v22i1
Islam dan Sosial Kemasyarakatan Islam dan Pendidikan Islam dan Budaya Islam dan Politik Islam dan Sejarah
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 23 No. 2 (2020): Jurnal Al-'Adalah 2020" : 7 Documents clear
Sistem Ekonomi Islam Dengan Aspek Kehidupan MASYARAKAT MADANI DI TINJAU DARI HUKUM ISLAM Dwika Mayasari; Sarah Wijayanti Putri
Al'adalah Vol. 23 No. 2 (2020): Jurnal Al-'Adalah 2020
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v23i2.31

Abstract

Ekonomi Islam merupakan sarana dalam mewujudkan ekonomi masyarakat madani. Kegagalan sistem konvensional membuat terjadi penyimpangan dari nilai sosial dan nilai normatif moral masyarakat sehingga sistem itu dianggap gagal dalam membentuk sarana ekonomi masyarakat. Untuk itu instrumen ekonomi syari’ah merupakan salah satu alternatif dalam pembentukan ekonomi masyarakat madani melalaui instrumen baitul maal, lembaga zakat, lembaga wakaf, sedekah dan sebagainya. Economic of Islam is supporting facilities for in realizing public chartered investment counsel madani. Fails of conventional system makes happened variation from value social and normative value of public morale so that the system is assumed to fails in forming faciliti public chartered investment counsel. For the purpose intstrument chartered investment counsel syari’ah is one of alternative in forming of public chartered investment counsel madani with instrument treasure house, religious obligatory institute, communal ownership institute, alms and all that.
AKULTURASI BUDAYA JAWA DAN ISLAM MELALUI DAKWAH SUNAN KALIJAGA Naufaldi Alif; Laily Mafthukhatul; Majidatun Ahmala
Al'adalah Vol. 23 No. 2 (2020): Jurnal Al-'Adalah 2020
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v23i2.32

Abstract

Kondisi kehidupan masyarakat di Nusantara khususnya yang berada di daerah Jawa sangat erat kaitannya dengan akulturasi budaya lokal mereka terhadap ajaran agama Islam. Keduanya itu seolah telah melebur menjadi satu kebudayaan tersendiri yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Akulturasi budaya tersebut tidak terlepas dari adanya peran dakwah para Walisongo, khususnya Sunan Kalijaga dalam menyebarkan ajaran agama Islam di Pulau Jawa. Dengan memanfaatkan budaya lokal, Sunan Kalijaga mampu mengemas dakwah Islam sehingga tidak bersifat memaksa masyarakat. Masyarakat setempat pun menyambut baik dakwah tersebut sehingga Islam semakin tersebar di pulau Jawa. Sunan Kalijaga berkeyakinan bahwa jika masyarakat sudah memahami Islam, maka dengan sendirinya ‎kebiasaan lama secara bertahap akan memudar dan digantikan dengan yang lebih baik. Oleh karena itu, tak heran jika ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis dalam ‎mengenalkan Islam, yaitu dengan memadukan antara tradisi budaya Jawa dan ajaran agama Islam sehingga terdapat kesesuaian di antara keduanya. Pada akhirnya syiar Islam pun menjadi mudah diterima oleh masyarakat karena tetap memperhatikan unsur nilai-nilai lokal yang digunakan dalam masyarakat. The living conditions of people in the Nusantara, especially in the Java area are related to the acculturation of their local culture to the Islam. Both of them seem to have merged into a separate culture that has its own characteristics. The acculturation of this culture is inseparable from the role of the Walisongo da’wah, especially Sunan Kalijaga in spreading Islam in Java. By utilizing local culture,he was able to package Islamic da’wah so that it did not force the community. The local community also welcomed the preaching so that Islam was increasingly spreading in the Java Island.Sunan Kalijaga believes that if peapole already understand Islam, then automatically these old habits will gradually fade and be replaced with better ones.therefore, it is not surprising that Sunan Kaliaga’s teaching seem syncretic in introducing Islam by combining Javanese cultural traditions and Islamic teachings so that there is compatibility between both of them. In the end, the syiar of Islam became easily accepted by the community because it still paid attention to the elements of local values that were used in society.
TEORI AL-HUDUD DAN PERMASALAHAN BUNGA BANK (TELAAH PEMIKIRAN MUHAMMAD SHAHRUR) Muhammad Muhaimin
Al'adalah Vol. 23 No. 2 (2020): Jurnal Al-'Adalah 2020
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v23i2.30

Abstract

Salah satu karakteristik hukum Islam adalah bahwa ia dapat diterapkan di semua tempat dan waktu, meskipun Al-Quran dan Hadis sebagai sumbernya bersifat terbatas. Hal ini membutuhkan metode yang dapat digunakan untuk menerapkan karakteristik ini di dunia modern, di setiap keadaan dan tempat. Pemikiran bahwa hukum yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan Hadits memuat batasan (al-h{udu>d), baik batas atas maupun bawah, merupakan salah satu metode penerapan hukum, sehingga karakteristik hukum Islam ini dapat diwujudkan. Teori al-h{udu>d yang dirumuskan oleh Muhammad Shah}ru>r ini dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah kontemporer di bidang hukum Islam, dan merupakan upaya untuk membuktikan bahwa hukum Islam dapat menjawab tuntutan zaman. Shahrur menawarkan penerapan hukum riba pada perbankan modern dengan menggunakan teori al-h{udu>d ini, sehingga orang miskin tidak tertindas dan orang kaya tidak dipersalahkan. One of the characteristics of Islamic law is that it can be applied in all places and times, although the Qur'an and Hadith as its source are limited. This requires a method that can apply these characteristics in the modern world, in every circumstance and place. The thought that the law described in the Qur'an and the hadith contains restrictions (al-h{udu>d), both upper and lower limits, is one method of applying the law, so that the characteristics of Islamic law can be realized. The al-h{udu>d's theory which has been formulated by Muhammad Shah}ru>r can be used to solve various contemporary problems in the field of Islamic law, and is an attempt to prove that Islamic law can answer the demands of the times. Shahrur offered to apply the law of usury to modern banking using this al-h{udu>d theory, so that the poor are not oppressed and the rich are not wronged.
SISTEM PERBANKAN KONVENSIONAL DALAM PERSPEKTIF FIQH MUAMALAT Ayu Sandra Intan Aprilia; Luluk Safitri
Al'adalah Vol. 23 No. 2 (2020): Jurnal Al-'Adalah 2020
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v23i2.49

Abstract

Dalam bermuamalah, dua pihak yang melakukan transaksi diposisikan mempunyai kedudukan yang sama dalam hak dan kewajiban. Namun, kesan yang ditimbulkan dari undang-undang perbankan lebih banyak mangatur dan memproteksi banka sebagai lembaga keuangan. Sementara posisi nasabah tidak mendapatkan porsi yang cukup dalam undang-undang, sehingga terkesan nasabah dalam suatu perjanjian lebih cenderung sebagai obyek bukannya subyek. Prinsip muamalah sesungguhnya terimplementasi dalam hukum perbankan Indonsia sebagaimana ditemukan dalam beberapa pasal dalam undang-undang perbankan, namun tidaklah berarti diimplementasikan. Maksudnya, ketika undang-undang itu disusun, kuat dugaan tidaklah membawa pesan khusus untuk memasukkan prinsip-prinsip muamalah terimplementasi dalam undang-undang perbankan, itu lebih karena prinsip-prinsip muamalah bersifat unversal yang dijunjung tinggi oleh nilai-nilai kemanusiaan.
WACANA SOLIDARITAS DAN KEMAJEMUKAN ISLAM INDONESIA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 al Hakim, Luqman; Faiz
Al'adalah Vol. 23 No. 2 (2020): Jurnal Al-'Adalah 2020
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v23i2.38

Abstract

Pandemi Covid-19 telak melumpuhkan banyak sisi kehidupan manusia. Dalam situasi ini umat Islam Indonesia turut diuji antara lain dalam aspek solidaritas dan kemajemukannya. Sebagai konsekuensinya terdapat dua pilihan bagi umat Islam Indonesia untuk menghadapi problem global ini, antara bersatu padu atau bercerai berai. Kemajemukan dan solidaritas sangat dibutuhkan bangsa Indonesia mengingat banyaknya elemen dalam tubuh umat Islam di Indonesia seperti beragamnya ormas. Di antara yang paling besar seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Peran pemerintah dan ulama sangat dibutuhkan dalam mengatasi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan solidaritas dan kemajemukan Islam di tengah pandemi Covid-19 serta memetakan sejauh mana dampak solidaritas dan kemajemukan yang telah dihadirkan oleh umat Islam Indonesia. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif, berbasis pengamatan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa wacana solidaritas Islam Indonesia semakin meningkat di masa pandemi yang dibuktikan dengan hadirnya bantuan sosial dan kegiatan kemanusiaan lainnya secara sukarelawan yang dilakukan umat Islam, utamanya dari ormas-ormas besar Islam di Indonesia. Meski tantangannya di sisi yang lain terdapat pula segolongan umat Islam yang mengendorkan solidaritas dan kemajemukan di masa pandemi Covid-19. Karenanya penting bagi umat Islam Indonesia untuk saling mendukung dan memberikan aksi nyata dalam menjunjung konsep solidaritas dan kemajemukan demi kemajuan bangsa bersama. Abstract Covid 19 pandemic has demolished human activities, in period Covid 19 Indonesian Moslems being testing to inside solidarity and plurality. Because that has two choices to Indonesian Moslems united and separated. Plurality and solidarity are very constructing remember for many Indonesian elements Islam an example; MUI, NU, Muhammadiyah, etc. The role of government and preacher is big sake to loose Covid 19 misery. This research aims to looks how is development Moslems solidarity and plurality in the middle Covid 19, with mapping to what extent impact solidarity and plurality are presenting from Indonesian Moslems. The research method used is qualitative, have as base Social observation, the result of this research Islamic concept solidarity and voluntary did Moeslems activities from the big Indonesian Islamic organizations with from any Islamic insantion. But in other that have present Islam be deliberate solidarity and plurality in the time Covid 19. Importantly to Indonesia Moeslems for mutual supporting and giving real actions in support concept solidarity and plurality sake together benefit.
INOVASI PENGEMBANGAN MATERI PELAJARAN BAHASA ASING TINGKAT MADRASAH TSANAWIYAH BERBASIS WHITEBOARD ANIMATION Najahah; Ulin Ni'mah Rodliya Ulfah
Al'adalah Vol. 23 No. 2 (2020): Jurnal Al-'Adalah 2020
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v23i2.34

Abstract

Teknologi dan bahasa asing adalah dua hal yang saling berkesinambungan. Penguasaan dua materi tersebut menjadi sebuah keniscayaan bagi sivitas akademika baik pendidik maupun siswa. Hal ini karena, mayoritas kegiatan pembelajaran berhubungan dengan alat-alat digital dan bahasa asing dalam penyampaiannya. Tekhnologi diciptakan untuk mempermudah usaha manusia, selain itu ia juga dapat meningkatkan pencapaian tujuan. Dalam pengajaran bahasa asing, siswa cenderung lebih mudah memahami materi jika disampaikan dalam bentuk gambar, film, video ataupun animasi. Pengajaran Bahasa bahasa Asing saat ini masih dianggap kurang memuaskan dikarenakan materi yang disampaikan terlalu monoton dan kurang bersentuhan dengan tekhnologi sehingga kurang menarik untuk disampaikan. Kedua, materi ajar lebih banyak diasosiasikan dengan buku teks pelajaran. Padahal sebenarnya, materi ajar dapat berupa kamus, kaset, video, lembar kerja, dan sebagainya. Berdasarkan hal-hal di atas, maka peneliti mengembangkan materi pelajaran Bahasa Asing pada Madrasah Tsanawiyah berbasis Whiteboard Animation. Technology and foreign language are two related things. Mastery in the above two is a must for academic people, either for the teachers or the students. It is because, majority, the learning activity are done with the help of digital technology and foreign language. Technology is created in order to help human activity and also to improve the goals’ achievement. While in the teaching and learning process, students tend to understand the material more if it is delivered in the form of picture, movie, video or animation. The foreign learning, nowaday, is considered unsatisfied since the material delivered is monotone and less in touch with the technology, so it is not really attractive. Second, the learning materials are assosiated more with textbook. While actually, the learning materials can be in the form of dictionary, cassette, video, worksheet and so on. Based on the above fact, the researcher improvr the foreign (English and Arabic) learning materials for Islamic Junior High School based on whiteboard animation.
PERTUMBUHAN AKUN INSTAGRAM PERPUSTAKAAN PTKIN DI INDONESIA Fiqru Mafar
Al'adalah Vol. 23 No. 2 (2020): Jurnal Al-'Adalah 2020
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v23i2.29

Abstract

Instagram merupakan salah satu media sosial yang paling populer di masyarakat. Melihat potensi tersebut, beberapa pengelola perpustakaan perguruan tinggi mulai melirik instagram sebagai wahana informasi sekaligus mempromosikan institusi yang mereka kelola. Objek penelitian ini adalah untuk melakukan investigasi terhadap eksistensi perpustakaan PTKIN di instagram. Metode dalam penelitian ini menggunakan model kepustakaan dengan menganalisis tanggal awal posting, rata-rata posting, dan jumlah pengikut pada masing-masing akun instagram perpustakaan PTKIN di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, eksistensi Perpustakaan PTKIN di instagram tergolong tinggi. Hal ini dapat dilihat terdapat 37 akun instagram dari 58 perpustakaan PTKIN di Indonesia. Dengan kata lain, lebih dari setengah atau 63,79% perpustakaan PTKIN di Indonesia telah memanfaatkan instagram untuk mempromosikan institusi yang mereka kelola. Instagram is one of the most popular social media in society. Seeing this potential, some university library managers have started to look at Instagram as well as promoting the institutions that they manage. The object of this research is to investigate the existence of the PTKIN library on Instagram. The method in this study uses a library model by analyzing the start date of posting, the average posting, and the number of followers on each of the PTKIN library Instagram accounts in Indonesia. The results showed that in general, the existence of PTKIN Library on Instagram was high. It can be seen that there are 37 Instagram accounts from 58 PTKIN libraries in Indonesia. In other words, more than half or 63,79% of PTKIN libraries in Indonesia have used Instagram to promote the institutions they manage.

Page 1 of 1 | Total Record : 7