cover
Contact Name
Husnul Amin
Contact Email
stitrusakatiga@gmail.com
Phone
+6285267779964
Journal Mail Official
stitrusakatiga@gmail.com
Editorial Address
Gedung STIT RU: Kampus "A" Pondok Pesantren Raudhatul ( Jalan Kh. Mohammad Harun, Sakatiga, Indralaya, Sakatiga, Kec. Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30816) Telpon/Fax (0711) 7583000
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah
ISSN : 25413686     EISSN : 27462447     DOI : https://doi.org/10.48094/raudhah.v5i1
RAUDHAH Proud To Be Professionals Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal ilmiah yang membahas seputar dunia tarbiyah islamiyah (Pendidikan Islam) baik secara teori maupun implementasi. RAUDHAH Proud To Be Professionals Jurnal Tarbiyah Islamiyah dikelola dan diterbitkan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum, Sakatiga, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Seluruh artikel yang dimuat pada jurnal ini merupakan penelitian asli karya penulis dan peneliti professional baik berasal dari regional, nasional, maupun internasional dalam bidang pendidikan Islam, khususnya bidang pembelajaran pendidikan Islam, pengajaran pendidikan Islam, pengembangan kurikulum pendidikan Islam, kebijakan pendidikan pendidikan Islam, teknologi pendidikan Islam, pengembangan pendidikan Islam, psikologi pendidikan Islam, sejarah pendidikan Islam, manajemen pendidikan Islam dan pendidikan Islam di negara lain di dunia. Bahasa digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang diterbitkan dalam dua kali terbit, yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 74 Documents
OPTIMALISASI PENERAPAN KURIKULUM 2013 Ahmad Arifai
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 2 عدد 1 (2017): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v2i1.13

Abstract

Berhasil tidaknya suatu pendidikan, mampu tidaknya seorang peserta didik dan pendidik dalammenyerap dan memberikan pengajaran, dan sukses tidaknya suatu tujuan pendidikan itu dicapaitentu akan sangat berpulang kepada kurikulum. Bila kurikulumnya didesain dengan teratur menurutsistem dan benar serta lengkap dengan segala kebutuhan pengembangan dan pembelajaran pesertadidik untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupannya, tentu hasil pendidikan itupun akanmampu mewujudkan harapan, tapi bila tidak, kegagalan demi kegalan akan terus membayangi duniapendidikan. Dalam menerapkan kurikulum 2013 yang masih dikatakan baru, karena semua pihakpengajar atau pendidik harus pintar-pintar melakukan pembaharuan baik itu dari skill pendidik itusendiri maupun dari peserta didiknya. Untuk memberikan hasil yang diinginkan dalam kurikulum2013 setidaknya ada upaya yang dilakukan oleh guru.Upaya ini merupakan suatu usaha untuk menghasilkan kurikulum yang diterapkan secara maksimal.Dalam upaya yang dilakukan dapat dikatagorikan menjadi dua yaitu usaha yang ditujukan untukpeningkatan kualitas pendidikan dan untuk meningkatkan kualitas peserta didik. Adapun usaha yangdi tujukan untuk mengoptimalisasikan pendidik adalah: 1) Meningkatkan mutu guru dengan caramemberikan pelatihan-pelatihan khusus tentang pendidikan. 2) Menyediakan sarana dan prasaranayang memadai, guna tercapainya tujuan pembelajaran yang maksimal. 3) Musyawarah setiap gurumata pelajaran. 4) Kepala sekolah dan guru bisa menerapkan dan Membudayakan penerapankurikulum baru dalam meningkatkan mutu pendidikan pada sekolah tersebut. 5) Memberikansertifikasi bagi guru berprestasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR VOLUME BANGUN RUANG BERBASIS PENDEKATAN SCIENTIFIC Amalia Nurjannah
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 2 عدد 1 (2017): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v2i1.14

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar volume bangun ruang berbasis pendekatan scientific yang valid dan praktis dan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Islam Terpadu Raudhatul Ulum Sakatiga yang berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan pengembangan atau development research. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan dokuman, walk trough, video, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini telah menghasilkan bahan ajar yang valid dan praktis yang sesuai dengan langkah-langkah pendekatan scientific pada materi volume bangun ruang . Valid tampak dari hasil validasi beberapa validator berdasarkan konten, konstruk, dan bahasa dan hasil one-to-one. Praktis tampak dari hasil pengamatan small group dan diperoleh bahan ajar yang mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain valid dan praktis, bahan ajar ini juga mempunyai efek potensial terhadap hasil belajar siswa SMP Islam Terpadu Raudhatul Ulum Sakatiga kelas VIII.
AKTIVASI KEMANDIRIAN SISWA PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MATA PELAJARAN PAI DI KELAS VIII-A1 PUTRA SMP-IT RAUDHATUL ULUM SAKATIGA Abdillah Shafrianto
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 2 عدد 1 (2017): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v2i1.12

Abstract

Pembelajaran merupakan sebuah usaha yang dilakukan oleh seorang guru untuk membelajarkansiswa di dalam proses belajar atau secara sederhananya adalah guru mengajar dan siswa belajar.Dengan pembelajaran yang baik dan terarah akan menumbuhkan kemandirian siswa, akan tetapi saatini kemandirian siswa di VIII-A1 Putra SMP-IT Raudhatul Ulum Sakatiga masih dirasakan rendahsehingga model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang digunakan oleh guru PAI diharapkan dapatmenumbuhkan kemandirian (emosi, intelektual dan sosial) di kelas. Jenis penelitian bersifat kualitatifdengan pendekatan deskriptif. Unuk teknik pengumpulan data menggunakan: observasimenggunakan observasi partisipasi yang bersifat pasif, observasi Wawancara menggunakanwawancara tidak terstruktur kepada informan. Dokumentasi digunakan untuk menuliskan apa yangbenar-benar terjadi di lapangan dan mengabadikan proses kegiatan model pembelajaran kooperatiftipe jigsaw. Triangulasi digunakan sebagai pembanding antara data observasi terhadap datawawancara dan data dokumentasi yang berkaitan.Berdasarkan data yang diperoleh dan kemudian dianalisis, maka penelitian ini adalah: Padapelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di kelas VIII-A1 adalah sangat baik dengandigunakannya jigsaw. Untuk kemandirian siswa berupa kemandirian emosi, intelektual dan sosialsiswa di kelas VIII-A1 sangat baik, dikarenakan siswa merasa senang, siswa juga mengerti denganmateri pembelajaran dan interaksi sosial juga terjalin dengan sangat baik. Faktor yang menjadipendukung berupa penghargaan, pujian, motivasi dan kontribusi anggota. Kemudian adalahpemberian informasi, arahan materi yang baik dan keakraban antara guru dengan siswa.Selanjutnyapersiapan materi pembelajaran oleh guru dengan baik, pengelompokan siswa yang bersifat heterogendan rasa empati terhadap sesama.
PENDIDIKAN AKHLAK ANAK DALAM KELUARGA MENURUT ISLAM Zulkifli Agus
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 2 عدد 1 (2017): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v2i1.11

Abstract

Secara garis besar pendidikan akhlak anak dalam keluarga dapat dikelompokkan menjadi tiga, pertamapembinaan akidah dan akhlak, kedua, pembinaan intelektual, ketiga, pembinaan kepribadian dansosial. Dengan demikian pendidikan adalah merupakan hak anak yang menjadi kewajiban atasorangtuanya. Apabila anak kurang dalam pendidikannya, kelak dapat menuntut pertanggungjawabankepada orangtuanya masig-masing. Untuk mengajarkan pendidikan akhlak kepada anak diperlukanmetode dalam penyampaiannya supaya berhasil. Menurut Abdurrahman an-Nahlawi metodependidikan Islam sangat efektif dalam membina akhlak anak didik, bahkan tidak sekedar itu metodependidikan Islam memberikan motivasi sehingga memungkinkan umat Islam mampu menerimapetunjuk Allah. Metode yang dipakai adalah metode dialog, metode kisah Qurani dan Nabawi, metodeperumpaan Qurani dan Nabawi, metode keteladanan, metode aplikasi dan pengamalan, metode ibrahdan nasihat serta metode targhib dan tarhib
PERCERAIAN ORANG TUA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM Rima Hadayati
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 1 عدد 1 (2016): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v1i1.9

Abstract

Every child is born in a state of nature, then both his parents who make it Jewish, or Zoroastrian Nashrani (HR.Muslim). Implied meaning of the hadith is that the formation of the child's personality is influenced by upbringing and education of parents. Basically every child wants to live with his parents, didikik, nurtured and given affection filled by both parents. However, if the household of his parents could not be maintained in this case happens disharmony or other factors so that his parents divorced, the children are victims of divorce of their parents. Divorce for children is "a sign of the death of" the unity of the family, it was half of the "self" has lost a child, life will never be the same again after their parents divorced and they have to accept the grief and sense of loss is profound. such children should harbored a deep sense of longing for a father or mother who suddenly does not live with him anymore. The negative effect of divorce on the development and education of children are: children get less attention, affection, and educational demands of parents, the need for physical and psychological teen is not consummated, the children do not get physical exercise and mental indispensable for moral life, divorce of parents expected to affect the learning achievement of children, both in the field of religious studies as well as in other fields, improve the delinquency of children, influence the formation of the child's personality.
TUGAS, PERAN, DAN FUNGSI GURU DALAM PENDIDIKAN Ahmad Sopian
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 1 عدد 1 (2016): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v1i1.10

Abstract

Guru merupakan unsur yang sangat penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja dalam proses belajar mengajar, sebab guru dapat menetukan berhasil atau tidaknya sebuah proses belajar mengajar. Oleh karena itu, dalam proses pendidikan dan pengajaran perlu tersedianya guru yang qualified, artinya ialah disamping menguasai materi pelajaran, metode mengajar, juga mengerti tentang dasar-dasar pendidikan. Dasar-dasar pendidikan amat sangat penting diketahui oleh seorang guru dalam melaksanakan tugasnya yang mulia sebagai pengajar atau pendidik, hal ini merupakan sebagai sarana untuk membangkitkan dan memotivasi siswa dalam proses belajar mereka. Walaupun penguasaan materinya sangat baik, akan tetapi tidak didukung oleh pengetahuan akan faktor-faktor didaktis, maka akan menimbulkan dampak sebuah hambatan dalam penguasaan materi bagi siswa terhadap apa-apa yang disampaikan oleh guru tersebut. Meskipun terhadap pengalaman belajar justru menjadikan guru lebih mudah dalam menyampaikan pelajaran disertai dengan penggunaan metode yang baik dan tepat.
PENANAMAN NILAI–NILAI ISLAM BERUPA INTEGRASI AL-QURAN DALAM PENGAJARAN ILMU KAUNIYAH MELALUI RPP Amalia Nurjannah
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 1 عدد 1 (2016): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v1i1.7

Abstract

The aim of planting the islamic values is to realize generation with noble caracter that has strong faith and knowledge. Integrating Islam with the studies in kauniyah is an idea that is based on the assumption that the development of the studies in kauniyah in the Islamic context is a necessity for the continuation of human civilization harmony in the future. Integration of Al-Quran in the teaching of the studies in kauniyah through the lesson plan is one way to implanting the islamic values in students . The way that is done is also prepared lesson plan of the studies in kauniyah developed by integrating the verses of the Al-Quran that are relevant to the material being taught.
PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN MUSLIM DENGAN TARBIYAH ISLAMIYAH Saifurrahman Saifurrahman
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 1 عدد 1 (2016): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v1i1.8

Abstract

Kepribadian Muslim adalah kepribadian yang pandangan, sikap, pilihan, keputusan, dan perbuatannya sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pembentukan Kepribadian Muslim adalah suatu usaha untuk membentuk kepribadian seseorang agar sesuai dengan aqidah dan nilai-nilai Islam. Hal ini sangat penting dilakukan, mengingat kerusakan moral semakin banyak terjadi, padahal mayoritas masyarakat kita beragama Islam, yaitu agama yang dikenal sangat menjunjung tinggi moralitas. Tulisan ini secara garis besar menjelaskan bahwa terdapat sebuah konsep dalam Pembentukan Kepribadian Muslim, yaitu Tarbiyah Islamiyah. Ia merupakan pemikiran, pendapat atau rancangan mengenai cara ideal dalam berinteraksi dengan fitrah manusia untuk memproses perubahan dalam dirinya menuju kondisi yang lebih baik. Secara operasional konsep ini meliputi aspek perbaikan, pembentukan dan penjagaan. Melibatkan diri sendiri dan orang-orang lain. Meliputi aspek akal, fisik dan ruh. Sebagai sarana utama untuk mewujudkan kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat terbaik, sesuai dengan nilai-nilai Islam.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SENTRA PADA PRESTASI MATA PELAJARAN PAI DI KELAS I SDIT ISHLAHUL UMMAH PRABUMULIH Henny Purnamasari; Imam Nasruddin; Sanial Habibi
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 1 عدد 1 (2016): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v1i1.4

Abstract

Pendidikan merupakan masalah yang sangat menarik untuk dibahas karena melalui usaha pendidikan diharapakan tujuan pendidikan agar dapat tercapai. Pelaksanaan pembelajaran adalah salah satu tugas utama guru, guru harus dapat memilih metode-metode yang sesuai dengan materi pelajaran khususnya pada mata pelajaran PAI, diharapkan guru dapat memberi stimulus kepada peserta didik agar memiliki minat yang besar untuk belajar serta prestasi belajar yang baik. Salah-satu metode yang diterapkan pada mata pelajaran PAI adalah metode sentra. Masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : bagaimana penerapan model pembelajaran dengan pendekatan sentra pada mata pelajaran PAI Siswa Kelas I SDIT Ishlahul Ummah Prabumulih. Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran dengan pendekatan sentra pada mata pelajaran PAI siswa kelas I SDIT Ishlahul Ummah Prabumulih. Adapun yang menjadi populasi penelitian ini adalah perwakilan siswa kelas I di SDIT Ishlahul Ummah Prabumulih yang terdiri dari lima kelas yaitu berjumlah 24 siswa. Sumber data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi jenis data primer dan data skunder. Data primer diambil dari para responden secara langsung, sedangkan data skunder diambil dari buku-buku yang mendukung analisis penelitian. Data yang dipakai adalah data deskriptif yaitu data yang dimaksudkan untuk mengetahui mengenai metode yang digunakan guru. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan antara lain yaitu dengan mengadakan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Sedangkan teknik analisis data yaitu data kuantitatif yang berbentuk angka-angka dan data kualitatif yang dinyatakan dengan kata-kata dan simbol. Peneliti melakukan analisis data dengan memberi paparan gambaran mengenai situasi yang diteliti dalam bentuk uraian naratif. Dari paparan data dapat diketahui bahwa penerapan metode sentra dapat meningkatkan minat belajar serta prestasi belajar mata pelajaran PAI siswa kelas 1 SDIT Ishlahul Ummah Prabumulih. Hal ini dapat diketahui dengan adanya peningkatan nilai hasil kreativitas dan prestasi belajar pada mata pelajaran PAI yang diperoleh.
PEMBAHARUAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM DI PESANTREN Husnul Amin
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 1 عدد 1 (2016): Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum (STITRU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v1i1.5

Abstract

Pesantren adalah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, maka tuntutan untuk memperbaharui system pendidikannya adalah keniscayaan agar menjadi sebuah institusi pendidikan modern yang siap berkompetisi dan bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan lainnya, Untuk itulah perlu satu sistem pendidikan yang komprehensif yang dapat difungsikan melalui transmisi baik dalam bentuk pendidikan formal maupun nonformal yang pada akhirnya dapat mengaktualisasikan hakikat hidup manusia karena manusia selalu terlibat dalam berbagai perubahan zaman. Oleh karena itu, dinamika pesantren masa depan tidak bisa dipisahkan dari proses globalisasi. Sebaliknya justru eksistensi pesantren masa depan sangat ditentukan oleh kemampuannya berintegrasi secara kultural dengan sistem internasional, yang ditandai dengan tata hubungan yang semakin rasional, dinamis, dan kompetitif.