cover
Contact Name
Safaat
Contact Email
smuhari@iiq.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
almizan@iiq.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Juanda No 70 Ciputat Timur Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Al-Mizan : Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam
ISSN : 20856792     EISSN : 26567164     DOI : 10.33511
Core Subject : Religion, Social,
Jurnal Al-Mizan Adalah Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam diterbitkan oleh Fakultas Syariah Institut Ilmu Al Quran Jakarta. Jurnal al-Mizan terbit 2 (dua) kali setahun (September & Februari). al-Mizan menerima kontribusi tulisan berupa artikel, laporan penelitian dan resensi buku
Articles 42 Documents
ANALISIS AKAD MURABAHAH DAN WAKALAH BIL UJRAH PADA PEMBIAYAAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (FINTECH) Nadia Qatrunnada; Indra Marzuki
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n2.54-73

Abstract

The phenomenon of online credit transactions that are spreading today is like expanding e-commerce. However, some online financing that is currently developing is quite horrendous to the public, because there are still people who do not understand the dangers of doing online credit to a legal entity / company whose security is unclear. Therefore, to find out information technology-based money financing (fintech) and to find out how the implementation of fintech financing activities is based on sharia principles. PT. Dana Syariah Indonesia is one of the sharia fintech companies, which offers halal investment with high yields on the basis of wakalah bil ujrah contracts and in channeling fintech-based financing based on sharia principles using murabahah contracts.
ANALISIS STRATEGI FUNDRAISING LEMBAGA AMIL ZAKAT MELALUI PLATFORM E-COMMERCE Siti Sahara Siregar; Hendra Kholid
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n2.74-91

Abstract

This research uses a qualitative approach with a descriptive method, which express and solve problems by describing data from empirical evidence. Analyzing data based on information obtained from interviews from practitioners and e-commerce experts, documentation, and direct observation using e-commerce applications used by the Amil Zakat Institute. The results of this study, show that in the fundraising strategy, LAZ Aksi Cepat Tanggap (ACT), Dompet Dhuafa (DD), Rumah Zakat (RZ) have different program objectives, namely ACT in the social and humanitarian fields, Dompet Dhuafa in health and education, while Rumah Zakat is in the field of community empowerment. Secondly, the implementation of LAZ fundraising strategy through e-commerce has had a positive impact on the collection of donations of donations, alms, waqf LAZ ACT, DD, RZ sourced from the public. The fact is that there is an increase in collection for every e-commerce that sells the LAZ ACT, DD, RZ programs.
ANALISIS PELAKSANAAN MUSYARAKAH PADA LAYANAN FINANCIAL TECHNOLOGY PEER TO PEER LENDING SYARIAH DI INDONESIA Dhiya Tsuroyya; MUzayyanah Muzayyanah
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n2.32-53

Abstract

This study aims to analyze Shariah peer to peer lending services with case studies at PT. Syarfi Technology Indonesia is based on the musyarakah contract. Researchers conducted a literature review and interviews as a research method. Based on field observations, the musharaka contract in the Shariah platform there are three financing models, namely invoice financing, PO financing, and financing for procurement of goods for Online Seller. But the financing that has been running is just Invoice Financing. Invoice Financing is a funding product that is guaranteed by a bill or invoice. Invoice Financing works by guaranteeing a bill for goods or services that have been provided by the payor to the recipient of financing to obtain financing from the financing provider through the organizer (Syarfi).
SIMULASI PENGEMBANGAN USAHA RINTISAN DENGAN PERHITUNGAN COST OF CAPITAL DAN CAPITAL BUDGETING MELALUI DANA VENTURA SYARIAH Slamet Wiharto
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n2.14-31

Abstract

Nowadays, there are many pioneering efforts in Indonesia, this is related to the rapid transfer of information via the internet. The enthusiasm of entrepreneurs in starting a business or start-up business can answer very enthusiastically, but do not let this high enthusiasm is not followed by good performance. If this continues, it is feared that there will be start-ups or start-ups that only pass challenges into a millennial generation. It is expected that good financial ability by every startup is a necessity for starting a business. This research is trying to find a solution in a deadlock, which is the financial focus of the startups. This study analyzes the simulation of capital costs and capital budgeting in the development of startups through the implementation of mudharabah in Islamic banks. Through the analysis of the simulation that was found there was a start-up business categorized in three categories, namely low risk, medium risk and high risk. The three risk categories that have low risk are startups that are needed by people who need applications or software in their services, such as health services and financial technology. Medium risk startups are ongoing startups and are part of people's daily activities such as food, fashion and online stores. While high risk startups are pioneering efforts in technological development or new breakthroughs in the field of information technology.
BENARKAH SUMBER DAYA LANGKA?: TINJAUAN MEKANISME DISTRIBUSI DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Syafaat Muhari
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n2.1-13

Abstract

Scarcity of resources has been an issue that has long been discussed by economists and policy makers. The human population increases according to the geometric progression while the amount of production especially food increases according to the arithmetic sequence. Meanwhile, in the Islamic view of scarcity, the main problem as stated in the conventional economic perspective is actually not entirely true because all human needs have been guaranteed by Allah SWT and that the natural wealth that exists in this world is sufficient to meet human needs. Humans must be able to separate what is the need (need) and also the desire (want). If humans are able to maintain and fulfill the five basic needs (dharuriyat), namely the fulfillment of the needs of religion, reason, wealth, soul and offspring, then scarcity should not occur. In addition, the scarcity is also caused by an unfair economic distribution system.
PEMANFAATAN AL-HASYARÂT UNTUK KOSMETIK Nur Izzah
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n1.119-137

Abstract

Fakta menunjukkan bahwa ada beberapa masyarakat di Indonesia hampir semuanya menjadikan hewan sebangsa serangga untuk dikonsumsi, pada hal mereka semua muslim termasuk pemanfaatan Al-Hasyarat untuk Kosmetik. Penelitian ini akan menganalisis bagaimana pemanfaatan Al-Hasyarat untuk Kosmetik dalam Perspektif Islam. Hasil Penelitian ini Menyimpulkan bahwa Menurut mazhab Maliki, Ibn Abi Laila, dan Auza’i menyatakan bahwa al-hasyarat hukumnya halal, maka cacing dapat dimanfaatkan untuk kosmetika, selama menurut penelitian dokter/para ahli tidak membahayakan. Sementara itu Abu Hanifah, dan asy-Syafi’i menyatakan bahwa al-hasyarat (jenis cacing) hukumnya haram, jika digabung dengan pendapat yang rajih kuat, membenarkan berobat dengan hal-hal yang haram/najis dalam kondisi darurat, maka dibenarkan penggunaan cacing untuk obat, dengan catatan tidak ada alternatif lain (darurat), sejalan dengan kaidah adl-Dhrurat Tubihu al-Mahdhurat, selama menurut para ahli tidak membahayakan
BAHAYA RIBA DALAM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA Umi Khusnul Khotimah
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n1.101-118

Abstract

Riba adalah issu utama yang harus dibebaskan dari kehidupan keluarga. Tanpa disadari tetapi pasti riba adalah virus yang mampu menggerogoti jalinan silaturrahmi. Karena riba, masing-masing anggota keluarga akan berusaha lebih unggul dalam ekonomi walau harus mengekloitasi saudara sendiri. Bahkan riba dapat disebut sebagai prilaku ekonomi yang tidak manusiawi, karena mengeruk keuntungan pribadi tanpa mempedulikan pihak lain yang mengais rizki untuk memenuhi keperluan makan sehari-hari. Mewabahnya riba juga akan membawa pada menurunya kualitas kerja, karena memastikan tambahan harta dari bunga yang terus berbunga. Sehingga orentasi pemilik harta tidak lagi pada bekerja, tetapi lebih pada meminjamkan uang dengan tambahan yang pasti dan menjanjikan. Jika harta riba dikonsumsi atau dimanfaatkan oleh anggota keluarga, maka akibatnya adalah punahnya generasi ideal sesuai konsep Al-Qur’an. Karena riba berakibat pada: tidak didengar dan tidak dikabulkanya do’a; malas beribadah dan berbuat baik; perangai yang rakus dan ingin menang sendiri; jauh dari rahmat dan keberhakan Allah ketika di dunia; serta di akhirat akan disiksa di neraka untuk selama-lamanya. Mengingat dasyatnya bahaya riba, maka pemberantasanya harus dimulai dari sekarang dan seterusnya ke depan, diawali dari diri sendiri dan dari keluarga baru mengajak masyarakat sekitar kita.
ANALISA UNDANG-UNDANG PENGELOLAAN ZAKAT NO.23 TAHUN 2011 DALAM PERSPEKTIF ABU UBAID AL-QASIM AL-BAGHDADI Sultan Sultan
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n1.81-99

Abstract

Abu Ubaid telah memberikan konsep zakat yang sangat holistik dan komperehensif jauh beberapa abad yang lalu sebelum undang-undang zakat tersebut dibuat melalui Kitâb Al-Amwâl. Ijtihad beliau dan para ulama terdahulu telah memberikan pilihan-pilihan terbaik dan tugas kita sebagai penerusnya mengambil pilihan terbaik dengan menambah inovasi yang mutakhir tanpa keluar dari jalur maqâshid syarî’ah yang telah digariskan. Dalam penelitian ini akan dianalisis bagaimana relevansi antara pemikiran Abu Ubaid dalam bidang keuangan publik dibandingkan dengan UU pengelolaan zakat No. 23 tahun 2011 yang berlaku di Indonesia.
TINDAK PIDANA KESUSILAAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM Syarif Hidayatullah
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n1.41-59

Abstract

Dalam kehidupan bermasyarakat terikat oleh berbagai aturan salah satunya adalah aturan tentang kesusilaan. Hukum dan hukuman yang telah ditetapkan Islam itu, semuanya adalah untuk kemaslahatan manusia itu sendiri, baik perorangan, keluarga, maupun masyarakat. Dalam tulisan ini pembahasannya dibatasi pada tindak pidana kesusilaan yang berkisar pada perbuatan zina, perkosaan, tuduhan zina, homoseksual, lesbian dan onani. Kajian ini akan mendeskripsikan bagaiman tindak kesusilaan dalam perspektif hukum islam seperti perbuatan zina, perkosaan, tuduhan zina, homoseksual, lesbian dan onani.
PERILAKU KONSUMTIF DI PERBANKAN SYARIAH DAN DAMPAKNYA KEPADA NILAI TUKAR Mulfi Aulia
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n1.61-79

Abstract

Perkembangan lembaga keuangan syariah dalam beberapa tahun cukup fluktuatif. Hal ini cukup menggambarkan bahwa sebagian besar elemen masyarakat hanya disibukkan dengan hal-hal yang bersifat ideologis dan belum menghayati nilai-nilai dan tujuan syariah dalam berekonomi. Salah satu faktor yang menyebabkan disintegrasi pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah yaitu kemiripan praktik ekonomi lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan non-syariah. Hingga saat ini masyarakat hanya bisa menitipkan uangnya atau menginvestasikan hanya uangnya di bank syariah, padahal modal yang mereka miliki bukan hanya itu, masih ada rumah, tanah, kendaraan atau apapun yang bersifat produktif. Disisi lain komoditi yang dijual oleh bank syariah tidak jauh berbeda dengan yang dijual oleh bank konvensional seperti rumah, kendaraan dan modal kerja. Dalam tulisan ini penulis akan memaparkan pengaruh perbankan syariah terhadap nilai tukar rupiah