cover
Contact Name
Thomas Mata Hine
Contact Email
tomhin050566@gmail.com
Phone
+6282247944422
Journal Mail Official
jurnalnukleus@undana.ac.id
Editorial Address
Jln. Adisucipto, Penfui, Kupang, Indonesia, 85001
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Nukleus Peternakan
ISSN : 23559942     EISSN : 2656792X     DOI : 10.35508
Aims Jurnal Nukleus Peternakan purposes to publish original research and reviews articles on tropical veterinary medicine and domesticated animals such as dog, cat, cattle, buffaloes, sheep, goats, pigs, horses, poultry, as well as Indonesian wild life. Scope Jurnal Nukleus Peternakan cover a broad range of research topics in animal production and fundamental aspects of genetics, reproduction, socioeconomic of livestock, nutrition, physiology, and preparation and utilization of animal products. Articles typically report research with beef cattle, goats, horses, pigs, and sheep; however, studies involving other farm animals, aquatic and wildlife species, endangered animals, and laboratory animal species that address fundamental questions related to livestock and companion animal biology will be considered for publication.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016" : 11 Documents clear
PERSEPSI PENGUSAHA OLAHAN HASIL TERNAK SAPI TENTANG AGROINDUSTRI PETERNAKAN DI KOTA KUPANG Annisaa Hasan Asiah; Tenang .; Agus Arnol Nalle
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.792

Abstract

A research was conducted in order to evaluate perception of cattle processing product enterepreneurs about livestock agro-industry and some factors formulating the perception of the cattle processing product entrepreneurs about the livestock agro-industry. Beside that this research also analyze the relationship between the factors formulating the perception and the perception of the cattle processing product entrepreneurs about the livestock agro-industry. The research sample comprises 20 respondents gained by applying puposive sampling method based on consideration that those entrepreneurs have any information deal with the research. According to the data analysis and results discussion, it can be concluded tha the cattle processing product entrepreneurs have good perception about the livestock agro-industry in Kupang Town. The factors that influence the perception of the entrepreneurs and which has a significant correlation in positioning the perception were kind of agro-industry, age, level of education, experience, income, social environment, stimulant intensity, include demand. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui persepsi pengusaha produk olahan hasil ternak sapi tentang agroindustri peternakan. Tujuan lainnya adalah untuk mengetahui faktor- faktor pembentuk persepsi pengusaha produk olahan hasil ternak sapi tentang agroindustri peternakanlam penelitian ini juga akan menganalisis hubungan faktor pembentuk persepsi dengan persepsi pengusaha produk olahan hasil ternak sapi tentang agroindustri peternakan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden dengan menggunakan purposive sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa pengusaha tersebut mempunyai informasi yang dibutuhkan. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dikemukakan dapat disimpulkan hal-hal untuk menjawab permasalahan sebagai berikut: Persepsi pengusaha produk olahan hasil ternak sapi tentang agroindustri peternakan di Kota Kupang termasuk kategori baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pengusaha terhadap agroindustri peternakan di Kota Kupang dan memiliki keeratan hubungan dalam menempatkan persepsi adalahjenis usaha, usia, tingkat pendidikan, pengalaman,pendapatan, lingkungan sosial, intensitas stimuli dan permintaan.
PENGARUH KONSENTRAT YANG MENGANDUNG TEPUNG TONGKOL JAGUNG TERHADAP KADAR GLUKOSA, UREA DAN HEMOGLOBIN PADA SAPI BALI PENGGEMUKAN YANG MENGKONSUMSI HIJAUAN Asyer Kambaru Windi; I Gusti Ngurah Jelantik; Heroini Titin Handayani
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.796

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of feeding a concentrate containing corn cobs meal on glucose, urea and blood hemoglobin level of Bali cattle consuming forages. This study used a total six young male Bali cattle aged 1.5 to 2 years with weight ranging 101,5-120 kg. The method used in this experiment was double Latin Square Design with 3 treatments and 3 periods. The treatments were P1 = forages commonly given by farmers in the form of natural grass, kapuk and leucaena leaves. P2 = P1 + concentrate without corn cobs meal (1 kg / day) and P3 = P1 (basal feed) + concentrate containing corn cobs meal (1kg / day). The variables measured were blood glucose, urea and hemoglobin levels. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). Results showed that blood glucose level was not significally different (P >0,05) among treatments,i.e. P1(62.21 mg/ dl), P2 (64.31 mg / dl), P3 (66.16 mg / dl). Mean while, blood urea consentration significantly declined (P<0,05) in animals supplement with corn cob meal containing concentrate. Blood hemoglobin level increase significantly (P<0,05) from 12.59 g/dl in P1 to 13.95 g/dl in P2 and 14.22 g/dl in P3. The conclusion of this study is that supplementation of concentrate with or without corn cobs meal declines blood urea concentration and increase hemoglobin level without affecting blood glucose levels in young male Bali cattle fattened on forages. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan konsentrat yang mengandung tepung tongkol jagung terhadap kadar glukosa, urea dan hemoglobin darah pada sapi bali penggemukan pola peternak yang mengkonsumsi hijauan. Dalam penelitian ini digunakan sebanyak 6 ekor ternak sapi bali jantan bakalan yang berumur 1,5 sampai 2 tahun dengan kisaran berat badan 101,5-120 kg. Metode yang digunakan adalah metode percobaan dengan menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 3 perlakuan dan 3 periode sebagai ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P1 = pakan hijauan yaitu yang biasa diberikan oleh peternak berupa rumput alam, daun kapuk dan lamtoro. P2 = P1 (pakan pola peternak) + pakan konsentrat tanpa tongkol jagung (1 kg/hari). P3 = P1 (pakan pola peternak) + pakan konsentrat yang mengandung tepung tongkol jagung (1kg/hari). Variabel yang diukur adalah kadar glukosa darah, kadar urea darah dan kadar hemoglobin darah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA) untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan kadar glukosa darah tidak berbeda diantara perlakuan (P>0,05),sementara itu kadar urea darah P1 (28,88 mg/dl) dan P2 (28,02 mg/dl) secara signifikan lebih tinggi (P<0,05) dibandingkan P3 (26,86 mg/dl). Kadar hemoglobin darah meningkat signifikan (P <0,05) dari P1 (12.59 g/dl) menjadi P2(13.95 g/dl), P3(14,22 g/dl). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah suplementasi konsentrat dengan dan tanpa tongkol jagung menurunkan kadar urea darah dan meningkatkan hemoglobin darah tanpa mempengaruhi kadar glukosa darah ternak sapi bali jantan penggemukan.
PENGARUH KOMBINASI TEPUNG LABU KUNING DAN TEPUNG DAUN KELOR SEBAGAI PENGGANTI JAGUNG TERHADAP KECERNAAN AYAM BROILER Diana Lince Sinung; Yusuf Leornad Henuk; Sutan Yohana Florida Getruida Dillak
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.797

Abstract

The aim of the present study was to determine the effect of yellow pumpkin flour, moringa leaves flour and coconut oil combination as a substitute for corn on digestibility of protein, energy, and fat of broiler chickens. 64 DOC broiler chickens were used in a completely randomized design with four treatments and four replicates. The treatments were R0 (control), R1 (5% ration combinations), R2 (10% ration combinations), and R3 (15% ration combinations). Data were analyzed using ANOVA. Feeding broiler chickens with a combination of yellow pumpkin flour, moringa leaf flour and coconut oil at a level of 10% (R2) had highly significant effect (P>0.01) on the energy and fat digestibility of broiler chickens. However, there was no significant effect (P<0.05) of treatment on protein digestibility. Therefore, substitution of corn with a mixture of yellow pumpkin flour, moringa leaves flour and coconut oil up to the level of 15% in the ration have a positive influence on the digestibility of energy, fat and protein of broiler chickens. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh kombinasi tepung labu kuning, daun kelor dan minyak kelapa sebagai pengganti jagung terhadap kecernaan protein, energi dan lemak ayam broiler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL), dengan empat perlakuan dan empat kali ulangan sehingga terdapat 16 kali percobaan. Perlakuan penelitian ini adalah R0 (kontrol), R1 (5% Ransum kombinasi), R2 (10% Ransum kombinasi), dan R3 (15% Ransum kombinasi). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penggunaan ransum kombinasi tepung labu kuning, tepung daun kelor dan minyak kelapa berpengaruh sangat nyata (P>0,01) terhadap kecernaan energi dan lemak ayam broiler, tetapi tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kecernaan protein. Kesimpulan yang diperoleh adalah perlakuan terbaik untuk kecernaan pada perlakuan R2 yaitu ; kecernaan energi (83,30%), lemak (92,20%) dan protein (92,15%). Dapat juga dinyatakan bahwa kombinasi pemberian tepung labu kuning, tepung daun kelor dan minyak kelapa sebagai pengganti jagung dalam ransum sampai dengan level 15 % memberikan pengaruh yang positif terhadap kecernaan energi, lemak dan protein ayam broiler.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAGING BABI SEGAR MENJADI SE’I BABI SIAP SAJI (STUDI KASUS USAHA AGROINDUSTRI SE’I BABI DI BAUN) Arsita Anis Tamu Ina; Maria Yasinta Luruk; Arnoldus Keban
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.798

Abstract

The role of agro-industries to increase the value-added of the products through processing method is essentially important, including fast smoked pork. During July 2016, an analysis of the value-added products of smoked pork of agro-industry located in Baun-Kupang was undertaken to determine whether increasing the quality of pork through processing method would increase both the value-added of fast smoked pork and the income of the entrepreneur.Data was collected through observations of pork processing in the agro-industry site and interviews based on the prepared questionnaires. The data obtained were analyzed using value-added analysis following the method of Hayami (1987) and contribution revenue analysis following the method of Soekartawi (1995). Increasing the quality of pork through processing method increases the value-added as much as Rp.34.397/Kg was observed in the present study. In addition, the contribution of smoked pork to the total income of the owner is 74.02%, and that is greater than the other meat products. Thus, it can be concluded that increasing the quality ABSTRAK Peranan agroindustri dalam upaya mengolah bahan mentah menjadi produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah sangatlah diperlukan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah adalah pengolahan daging babi segar menjadi se’i. Suatu studi tentang nilai tambah produk se’i babi telah dilaksanakan selama bulan Juli 2016 di Agroindustri se’i babi di Baun. Tujuan penelitian ini adalah: mengetahui nilai tambah pengolahan daging babi segar menjadi se’i babi siap saji dan mengetahui kontribusi dari se’i babi terhadap pendapatan pelaku agroindustri se’i babi di Baun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis nilai tambah menurut Metode Hayami dan analisis kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah dari proses pengolahan daging segar menjadi se’i adalah sebesar Rp.34.397/Kg. Kontribusi usaha se’i terhadap total pendapatan agroindustri adalah sebesar 74,02% dan lebih besar dari pada produk lain. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa usaha agroindustri se’i babi Baun memberikan nilai tambah dan keuntungan bagi pelaku agroindustri.
PEMBERIAN PAKAN KOMPLIT DENGAN RASIO JERAMI PADI DAN KONSENTRAT YANG BERBEDA TERHADAP RETENSI NITROGEN DAN ENERGI KAMBING KACANG BETINA Ishak Amtiran; Tara T. Nikolaus; M. S. Abdulah
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.799

Abstract

This research has been conducted in the experimental stable of the great hall extention farm in Noelbaki, Kupang Regency, for 10 weeks from March 19th - May 28th 2015. The objectives of this research were to know the effect of offering complete feed with different ratio of rice straw and concentrate on nitrogen and energy retention of female local goat. The used animal of this research was 12 famale local goats with age range of 8-10 months, the initial average body weight ± 12.2 kg and the variation coefficient of 22.5%. Randomized block design (RAK) with 3 treatments and 4 groups was used in this research. The treatments were R1 = 80% rice straw : 20% concentrate; R2 = 70% rice straw : 30 % concentrate; R3 = 60% rice straw : 40% concentrate. The result of analysis of variance (ANOVA) indicated that the treatments did not significantly influence (P>0.05) on nitrogen and energy retention. Nitrogen and energy retention of each treatments were 4.03 g/head/day (R1); 4.23 g/head/day (R2); dan 4.60 g/head/day (R3) and 1,661.11 Kkal/head/day (R1); 1,689.54 Kkal/head/day (R2) dan 1,720.08 Kkal/head/day (R3) respectively. ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan di kandang percobaan Balai Besar Penyuluhan Peternakan Noelbaki, Kabupaten Kupang selama 10 minggu sejak tanggal 19 Maret - 28 Mei 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan komplit dengan rasio jerami padi dan konsentrat yang berbeda terhadap retensi nitrogen dan energi kambing kacang betina. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah kambing kacang betina sebanyak 12 ekor dengan kisaran umur 8 – 10 bulan, rata-rata berat badan awal ternak ± 12,2 kg dengan koefisien variasi sebesar 22,5 %. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuannya adalah R1 = jerami padi 80% : konsentrat 20% ; R2 = jerami padi 70% : konsentrat 30% ; R3 = jerami padi 60% : konsentrat 40%. Hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap retensi nitrogen dan energi. Retensi nitrogen untuk masing-masing perlakuan adalah 4,03 g/ekor/hari (R1); 4,23 g/ekor/hari (R2); dan 4,60 g/ekor/hari (R3) sedangkan retensi energi untuk masing-masing perlakuan adalah 1.661,11 Kkal/ekor/hari (R1); 1.689,54 Kkal/ekor/hari (R2) dan 1.720,08 Kkal/ekor/hari (R3).
PENGARUH EKSTRAK ROSELA (Hibiscus sabdariffa Linn) TERHADAP KANDUNGAN NUTRISI, KADAR KOLESTEROL DAN RASA DAGING SE’I SAPI Sejaltino Amaral Sarmento; Geertruida Margaretha Sipahelut; Heri Armadianto
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.800

Abstract

Aim of this study was to determine the effect of using roselle (Hibiscius sabdariffa Linn) extract on the content of nutrient, cholesterol and taste of beef se'i. Eight kg of beef was taken from Top side. Completely Randomized Design (CRD) 4x3 was used in this study. which consists of 4 treatments namely: R0= Without rosela extract (control); R1: roselle 6%; R2: roselle extract 8%; R3: roselle extract 10%. Eah treatment consists of 3 replications. Nonparametric test Kruskal Wallis was used to analyse taste of se’i followed by Mann Whitney to test the different among the treatment. Whereas the data of water, protein, fat and cholesterol content was analysed used Analysis Of variance (ANOVA) followed by Duncan test to know the different among the treatment. The results showed that adding of roselle extract reduced water and cholesterol content, but increased protein, fat content and taste score of se’i (P <0.01). In conclusion, adding of 10% roselle extract bring the best effect on se’i quality. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak rosela (Hibiscius sabdariffa Linn) terhadap kandungan nutrisi, kadar kolesterol dan rasa pada daging se’i sapi. Daging sapi segar yang digunakan sebanyak 8 kg diambil dari otot-otot paha (Top side). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4x3. Perlakuan yang digunakan adalah R0: tanpa ekstrak rosela (kontrol); R1: pemberian ekstrak rosela 6%; R2: pemberian ekstrak rosela 8%; R3: pemberian ekstrak rosela 10%. Setiap perlakuan etrdiri dari 3 ulangan. Data rasa dianalisis dmenggunakan non parametrik Kruskal-Wallis, sedangkan data air, protein, lemak dan kolesterol dianalisis menggunakan Analysis Of variance (ANOVA) dan untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan dilanjut dengan uji berjarak Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan air, lemak, protein, kadar kolesterol dan skor rasa se’i . Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan ekstrak rosela mampu menurunkan kandungan air dan kolesterol serta meningkatkan kandungan protein, lemak dan skor rasa se’i sapi. Level pemberian ekstrak bunga rosela pada se’i sapi yang terbaik adalah level 10%.
PENGARUH PEMBERIAN Clitoria ternatea BENTUK HAY DAN SILASE TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN NUTRISI PADA SAPI ONGOLE Eben Umbu Kamaru Langga; Gustaf Oematan; Marthen Yunus
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.801

Abstract

The study was aimed at evaluating the effect of feeding Clitoria ternatea hay and silage on nutrient intake and digestibility of Ongole cattle. There 12 Ongole cattle of 2-2.5 years old with 192-248.5 kg (avg 209.08 kg), CV (16,71%) initial body weight were used in the study. The cattle were randomly allotted into the 4 treatment diets offered based on Block design of 4 treatments and 3 replicates procedure. The 4 treatment diets offered were formulated as: R0: local grass ad libitum + polard 1% BW (control); R1: local grass ad libitum + polard 1% BW + 1% BW of Clitoria ternatea silage; R2: local grass ad libitum + polard 1% BW + 1% BW of Clitoria ternatea hay. Statistically analysis shows that, effect of feeding 1% BW of Clitoria ternatea hay and silage is significant (P<0.05) on crude protein, fat and gross energy intake, and on dry matter, organic matter, protein, and fat, crude fiber, NFE and energy digestibility values, but not significant (P>0.05) on dry matter, organic matter, crude fiber and NFE intake. Feeding hay performed higher results than feeding silage in both nutrient intake and digestibility of Ongole cattle. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Clitoria ternatea dalam bentuk silase dan hay terhadap konsumsi, kecernaan nutrien pada ternak sapi Ongole. Dalam penelitian ini digunakan Ternak sebanyak 12 ekor sapi Ongole, dengan umur ternak 2 - 2,5 tahun dengan kisaran berat badan 192 kg – 248,5 kg dengan rataan 209,08 kg, KV (16,71%). Ternak sapi secara acak dibagi dalam tiga kelompok perlakuan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah R0: rumput alam ad libitum + polard 1% BB sebagai control, R1: rumput alam ad libitum + polard 1% BB + 1% BB silase Clitoria ternatea R2: rumput alam ad libitum + polard 1% BB + 1% BB hay Clitoria ternatea. Hasil penelitian menunjukan Pemberian pakan Clitoria ternatea dalam bentuk Silase 1% BB dan Hay 1%BB berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering, bahan organik, serat kasar, BETN, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap protein kasar, lemak kasar dan energi pada ransum sapi Ongole. Dan Pemberian pakan Clitoria ternatea dalam bentuk Silase dan Hay 1% BB berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, BETN dan energi pada ransum sapi Ongole. Hasil analisis statistik menunjukan perlakuan yang lebih berpengaruh adalah pakan hay Clitoria ternatea lebih baik dari pada silase terhadap konsumsi dan kecernaan nutrisi ternak sapi Ongole.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN KOMPLIT DENGAN RASIO JERAMI PADI DAN KONSENTRAT YANG BERBEDA TERHADAP PARAMETER FERMENTASI RUMEN KAMBING KACANG BETINA Hamianti .; Maritje Aleonor Hilakore; Gustaf Oematan
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.802

Abstract

This study was aimed to determining the effect of complete feed with a ratio of different rice straw and concentrate on rumen fermentation parameters female kacang goat, has been carried out at Large Hall Training Farm Noelbaki, Regency of Kupang, from 19th March until 28th May 2015. This experiment used 12 females kacang goat with experimental method a Randomized Block Design. There were three kind of treatments ((R1= rice straw 80% + concentrate 20%, R2= rice straw 70% + concentrate 30%., R3= rice straw 60% + concentrate 40%) and four replications. The result showed the treatment had not significant effect on pH (R1= 6,20, R2= 6,22 dan R3= 6,08), NH3 (R1= 5,16, R2= 4,95 dan R3= 5,37). While the effect on the treatment of partial VFA : acetic acid (R1= 17,16 R2= 9,62 dan R3= 14.09), propionic acid (R1= 4,31 R2= 2,99 dan R3= 4,97) and butyric acid has no effect (R1= 3,25 R2= 2,44 dan R3= 2,97). It treatment was concluded that ratio rice straw and concentrate was influenced to the acetic acid and propionic acid, but there were no influenced to the pH, NH3 and butyric acid. ABSTRAK Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan komplit dengan rasio jerami padi dan konsentrat yang berbeda terhadap parameter fermentasi rumen kambing kacang betina, telah dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Noelbaki, Kabupaten Kupang dari tanggal 19 Maret sampai 28 Mei 2015. Penelitian menggunakan kambing kacang betina sebanyak 12 ekor dengan metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK). Terdapat tiga jenis perlakuan (R1= jerami padi 80% + Konsentrat 20%, R2= jerami padi 70% + Konsentrat 30%., R = jerami padi 60% + Konsentrat 40%) dengan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh terhadap pH (R1= 6,20, R2= 6,22 dan R3= 6,08), NH3 (R1= 5,16, R2= 4,95 dan R3= 5,37). Sedangkan VFA Parsial perlakuan berpengaruh terhadap Asam asetat (R1= 17,16 R2= 9,62 dan R3= 14.09), Asam Propionat (R1= 4,31 R2= 2,99 dan R3= 4,97) dan asam Butirat tidak berpengaruh (R1= 3,25 R2= 2,44 dan R3= 2,97). Disimpulkan bahwa pemberian jerami padi dan konsentrat berpengaruh terhadap asam asetat dan propionat, tetapi tidak berpengaruh terhadap pH, NH3 dan asam butirat.
EFEK APLIKASI MADU TERHADAP ASPEK ORGANOLEPTIK, SUSUT MASAK, DAYA IKAT AIR DAN AKTIVITAS AIR DAGING BROILER ASAP Stepanus Anamatalu; Geertruida Margareth Sipahelut; Heri Armadianto
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.803

Abstract

The reserarch aimed to evaluate effect of using different honey levels on organoleptic aspects, cooking loss, water holding capacity and water activity of smoked broiler meat. Completely randomized design (CRD) 4x3 was applied in the study. The four reatments offered were: P0 = Control (without honey); P1 = using 5 % honey; P2 = using 10 % honey; P3 = using 15 % honey. Each treatment had 3 replication. Data of aroma, color and taste were analyzed using non parametric test Kruskall Wallis, followed by Mann Whitney test to test the different among the treatments. Whereas data of cooking loss, water holding capacity and water activity were analyzed using ANOVA followed by Duncan test to test the different among the treatments. Statistical analysis showed that effect of treatment was significant (P<0,05) effect on organoleptic aspects, water holding capacity and water activity of broiler meat smoked, but not significant effect on cooking loss. Based on organoleptic test, using 10 % honey is the most effective treatment for making broiler meat smoked. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dan level penggunaan madu yang terbaik dilihat dari aspek organoleptik, aktivitas air, susut masak dan daya ikat air daging broiler asap. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap 4x3. Empat perlakuan meliputi P0 =Tanpa penambahan madu (kontrol); P1 = Penambahan madu 5 %; P2 = Penambahan madu 10 %; P3 = Penambahan madu 15 %. Masing – masing perlakuan mempunyai ulangan 3. Data organoleptik (aroma, warna dan rasa) dianalisis menggunakan non parametrik test Kruskall Wallis dilanjut dengan uji Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan. Sedangkan data aktivitas air, susut masak dan daya ikat air dianalisis menggunakan ANOVA dilanjut dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap aspek organoleptik, aktivitas air dan daya ikat air, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap susut masak daging broiler asap. Semakin tinggi level penambahan madu menyebabkan skor warna menurun, sedangkan skor aroma dan rasa meningkat, demikian juga dengan DIA dan aw. Dari segi organoleptik perlakuan yang mendapatkan penambahan madu 10% merupakan level terbaik.
MOTILITAS DAN VIABILITAS SPERMATOZOA BABI LANDRACE DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR DENGAN PENAMBAHAN LEVEL SARI BUAH MENGKUDU YANG BERBEDA Arnoldianus Harbin; Henderiana Laura Loiusa Belli; Wilmientje Marlene Nalley
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v3i2.804

Abstract

The aims of this study were to determine the best level of additional extracts Noni juice in the egg yolk citrate diluent on motility and viability of spermatozoa of landrace pig. The study was conducted following a completely randomized design with 5 treatments (P0 = 0%; P1 = 1%; P2 = 2%; P3 = 3%; P4 = 4%) and 4 times of ejaculated from two different landrace pigs. The treatments were placed on a cool box at a temperature of 17-19oC for further obserrvation of the motility and viability in every 4 hour intervals until the spermatozoa landrace pigs was<40%. Data were analyzed using SPSS software version 17. Additional of extracts noni juice in the egg yolk citrates diluent at level of 3% was significantly different for the average volume (212.50 ± 47.87 ml), motility (78.75 ± 4.79) and viability (84.23 ± 3.90) compared with the other treatments. In addition, a significant different between treatments were also observed for the concentration of spermatozoa (29.44 ± 250) and abnormality (14.99 ± 3.25). Motility of spermatozoa was observed after 32 hours of storage at the level of 3% of additional extracts noni juice in the egg yolk citrate diluent. However, there was no different between treatments on pH values. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level terbaik dari penambahan sari buah mengkudu dalam pengencer sitrat kuning telur terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa babi landrace. Penelitian mengunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dengan 4 kali ejakulat dari 2 ekor babi landrace yang berbeda. Perbedaan perlakuan dari pengencer sari buah mengkudu antara lain P0 (0%), P1 (1%), P2 (2%), P3 (3%), P4 (4%). Simpan perlakuan pada coolboox dengan suhu 17-19oC selanjutnya diamati setiap 4 jam sampai motilitas dan viabilitas spermatozoa babi landrace < 40%. Data dianalisis menggunakan software SPSS versi 17. Hasil penelitian semen segar yang diperoleh menunjukan volume rata-rata 212,50±47,87 ml pH 7,28±0,15 motilitas 78,75±4,79 viabilitas 84,23±3,90 konsentrasi 250±29,44 abnormalitas 14,99±3,25 yang digunakan, pengaruh penambahan sari buah mengkudu terhadap motilitas dan viabilitas nyata berbeda dengan perlakuan lainnya, namun tidak terdapat perbedaan yang nyata terhadap nilai pH. Pada penelitian level terbaik dengan penambahan sari buah mengkudu 3% dalam pengencer sitrat kuning telur dan motilitas dicapai pada jam ke 32 penyimpanan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11