cover
Contact Name
Thomas Mata Hine
Contact Email
tomhin050566@gmail.com
Phone
+6282247944422
Journal Mail Official
jurnalnukleus@undana.ac.id
Editorial Address
Jln. Adisucipto, Penfui, Kupang, Indonesia, 85001
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Nukleus Peternakan
ISSN : 23559942     EISSN : 2656792X     DOI : 10.35508
Aims Jurnal Nukleus Peternakan purposes to publish original research and reviews articles on tropical veterinary medicine and domesticated animals such as dog, cat, cattle, buffaloes, sheep, goats, pigs, horses, poultry, as well as Indonesian wild life. Scope Jurnal Nukleus Peternakan cover a broad range of research topics in animal production and fundamental aspects of genetics, reproduction, socioeconomic of livestock, nutrition, physiology, and preparation and utilization of animal products. Articles typically report research with beef cattle, goats, horses, pigs, and sheep; however, studies involving other farm animals, aquatic and wildlife species, endangered animals, and laboratory animal species that address fundamental questions related to livestock and companion animal biology will be considered for publication.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2019): Desember" : 6 Documents clear
KUALITAS BUDIK (SOSIS DARAH TRADISIONAL) BABI DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BERAS MERAH (Oryza nivara) (The quality of pork budik (traditional blood sausage) with addition red rice (oryza nivara) flour) Carolus Baromeus Rowa Bata; Heri Armadianto; Gemini Ermiani Mercurina Malelak
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 6 No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v6i2.2098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung beras merah (Oriza nivara) terhadap kualitas budik (sosis darah tradisional) babi. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah darah babi, tepung beras merah, lemak hewani, gula lontar, garam, dan bumbu dapur seperti: bawang merah, bawang putih, lengkuas, ketumbar, sereh dan lada. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari BMO = tanpa tepung beras merah; BM2 = tepung beras merah 2% (w/w); BM4 = tepung beras merah 4% (w/w); BM6 = tepung beras merah 6% (w/w). Parameter yang diamati meliputi kadar air, abu, protein, lemak, pH dan susut masak. Hasil analisis statistik menunjukan bahwa pemberian tepung beras merah pada budik berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein dan kadar lemak. Perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap susut masak dan tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap pH budik. Kadar air dan kadar abu budik yang terendah terdapat pada perlakuan BM2 (2% tepung beras merah) yaitu 50,83% dan 2,16%. Protein budik tertinggi dan lemak terendah terdapat pada perlakuan BM0 (kontrol) yaitu 11,83% dan 9,45%. Kesimpulannya, pemberian tepung beras merah dengan level perlakuan yang berbeda dapat menurunkan kadar protein dan susut masak budik. Semakin tinggi pemberian tepung beras merah, semakin meningkat kadar air dan abu budik, namun presentasenya lebih rendah dibanding kontrol. Kadar lemak meningkat namun semakin meningkatnya level tepung beras merah kadar lemak semakin menurun.
UJI KUALITAS SOSIS DARAH TRADISIONAL (TA’BU) YANGDIBERI TAMBAHAN TEPUNG BERAS HITAM (Oriza sativa L. Indica) (The quality of traditional blood suasage (ta’bu) added black rice (oriza sativa l. Indica) flour) Ita Monika Wenyi Lalu; Gemini Ermiani Mercurina Malelak; Geertruida Margareth Sipahelut
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 6 No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v6i2.2100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sosis darah tradisional (ta’bu) dengan penambahan tepung beras hitam (Oriza Sativa L. Indica) telah dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Fapet Undana. Materi yang digunakan adalah darah kambing, kelapa parut setengah tua, tepung beras hitam, lemak abdomen, garam, dan bumbu dapur. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari T0= tanpa tepung beras hitam; T1= tepung beras hitam 10%; T2= tepung beras hitam 20%; T3= tepung beras hitam 30%. Variabel yang diamati adalah: kandungan air, protein, lemak, serat kasar, karbohidrat, pH, susut masak, rasa, tektur dan warna. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan uji non parametrik Kruskal Walis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung beras hitam pada ta’bu berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan air, protein, lemak, serat kasar, karbohidrat dan susut masak; berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH, dan rasa, sedangkan terhadap tekstur dan warna berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Kandungan protein tertinggi terdapat pada T2 (20% tepung beras hitam) sebesar 15,46% dan karbohidrat (18,30%) pada T3 (30% tepung beras hitam). Kandungan air, lemak, serat kasar terendah terdapat pada T3 (30% tepung beras hitam) yaitu 62,34%, 8,78%, 1,28%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung beras hitam pada ta’bu dengan level pemberian yang berbeda dapat meningkatkan kandungan karbohidrat serta menurunkan kandungan air, lemak, serat kasar dan pH. The stusy aimed at evaluating the quality of traditional blood sausage (ta’bu) by including black rice (Oriza Sativa L. Indica) meal was carried out at The Laboratory of Animal Product Technology Faculty of Animal Husbandry Nusa Cendana University.Material used in the study consisted of goat blood, scraped old cocconut, black rice, abodmen fat, salt, and flavor. Completely randomized design 4 treatments with 3 replicates procedure was applied in the study. The 4 treatments applied were: T0= treatment without black rice; T1= including 10% black rice; T2= including 20% black rice; T3= including 30% black reice. Variablesevaluated were: water content, protein, fat, crude fiber, carbohydrate, pH, cooking loss, taste, texture, and color. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and non-paramteric Kruskal Walis. The results show that effect of including black rice into ta’bu is highly significant (P<0,01) on water content, protein, fat, crude fiber, carbohydrate, and cooking loss; and significant (P<0.05) on pH, and taste, but not sginificant (P>0,05) on either texture or color. The highets protein content was 15.46% performed at level 20%black rice (T2);highest carbohydrate 18.30% at T3 (30% black rice); lowest water, fat content and crude fiber at T3 (62.34%, 8.78%, and 1.28% respectively). The conclusion is that including black rice into ta’bu in the different levels can increase carbohydrate content, and reduce water, fat and crude fiber content and pH
EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI MINYAK ZAITUN EKSTRA VIRGIN (OLEUM OLIVAE) DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR (The Effectivity of Various Virgin Extra Oil Concentration (Oleum Olivae) in Citrate Egg-Yolk Diluent on the Quality of Duroc Liquid Semen) Yohanis Umbu Daku Waluwanja; Wilmientje Marlene Nalley; Thomas Mata Hine; Kirenius Uly
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 6 No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v6i2.2101

Abstract

The purpose of this study was to determine the efect of extra virgin olive oil on the quality of duroc pig spermatozoa during preservation. Semen was collected twice a week using the golve hand method of two 3 and 4 years old male duroc boar wiht healthy body and reproductive organs. Good quality semen was diluted with citrate-egg yolk (C-EY) supplemented with extra virgin olive oil (EVOO) at various consentration: 0. 6. 8. 10 and 12 %. Diluted semen is stored at 18-20°C and sperm quality was evaluated every 8 hours. The resulsts showed that the duroc spermatozoa in CEY diluents supplemented with EVOO 12% (P4) showed higher quality (P <0,05) compared to others treatment. with motility 41.50±2.24%. viability 47.53±1.59%. abnormalities 5.27±0.19% and survival 65.6±0.44 hours. The conclusion of this study is that 12% extra virgin olive oil in citric-yolk diluents is more effective in maintaining the quality of liquid sperm duroc pigs. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penambahan minyak zaitun extra virgin terhadap kualitas spermatozoa babi duroc selama preservasi. Semen ditampung dua kali seminggu menggunakan metode glove hand dari dua ekor babi duroc jantan berumur 3 dan 4 tahun dengan kondisi tubuh dan organ reproduksi yang sehat. Semen yang berkualitas baik diencerkan dengan sitrat-kuning telur (S-KT) yang disuplementasi dengan minyak zaitun extra virgin (MZEV) pada konsentrasi: 0,6,8,10 dan 12%. Semen yang telah diencerkan disimpan pada suhu 18-20 ᶱ C dan kualitas spermatozoa dievaluasi setiap 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spermatozoa yang dipreservasi dalam SKT yang disuplementasi oleh (SKT-MZ12) mempunyai kualitas yang lebih tinggi (P<0,05) dibandingkan dengan keempat perlakuan lainnya. Kualitas spermatozoa yang dipreservasi dalam pengencer SKT+MZEV 12% dan disimpan selama 64 jam menghasilkan motilitas 41,50±2,24%, viabilitas 47,53±1,59%, abnormalitas 5,27±0,19% dan daya tahan hidup 65,6±0,44 jam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan minyak zaitun extra virgin 12% dalam pengencer sitrat- kuning telur lebih efektif dalam mempertahankan kualitas sperma cair babi duroc.
ANALISIS DISTRIBUSI MARGIN DI ANTARA LEMBAGA-LEMBAGA PEMASARAN TERNAK SAPI POTONG DI KABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR (Anaysis of margin distribution between marketing beef cattle institutions in Kupang District East Nusa Tenggara) Matheos Filipus Lalus; Maria Krova; Maria R. Deno Ratu; Obed H. Nono
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 6 No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v6i2.2119

Abstract

The activities of the institutions involved in beef cattle marketing in Kupang District-ENT include: purchasing, transportation, sorting, standardization and grading, and so on. In carrying out these activities, traders sacrifice costs, labor and time. Therefore, marketing margins will be created as return for these sacrifices. This research was conducted by survey method. Data analysis was running by analysis of farmer's share and marketing margins. The results of the study: farmer's share has been fairly. The average farmer share was 59.01%. Marketing margin was 62.17%; profit margin was 66.71%. The largest profit margin is received by midlemen traders was 60.70%, inter-island traders was 29.30%. There disparity in distribution of marketing margins, where was 88.57% for midlemen and only 48.33% for inter-island traders. ABSTRAK Kegiatan lembaga-lembaga yang terlibat dalam pemasaran ternak sapi potong di Kabupaten Kupang-NTT antara lain: pembelian, pengangkutan, sortasi, standarisasi dan grading, dan sebagainya. Dalam melakukan berbagai kegiatan tersebut, para pedagang mengorbankan biaya, tenaga dan waktu. Oleh karena itu akan tercipta margin pemasaran sebagai balas jasa terhadap segala pengorbanan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode survai. Analisis data dilakukan dengan farmer’s share dan margin pemasaran. Hasil penelitian: farmer’s share sudah cukup adil. Rata-rata farmer’s share 59,01%. Margin pemasaran 62,17%; profit margin 66.71%. Profit margin terbesar diterima pedagang perantara 60.70%, pedagang antar pulau 29.30%. Terjadi distribusi margin pemasaran yan timpang, yakni 88,57% diterima pedagang perantara dan 48,33% yang diterima pedagang antar pulau.
KAJIAN PEMANFAATAN SARI BUAH MERAH (Pandanus conoideus lam) PADA PROSES PEMBUATAN SE’I SAPI (Study of utilization of red fruit juice (Pandanus conoideus lam) in se’i beff processing) Bastari Sabtu; Selvi Irianti Sabloit; Pieter Rihi Kale
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 6 No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v6i2.2183

Abstract

objectives of the research was to investigate the effect of incorporating red fruit juice in se’i making proses on its quality. Complitely Randomized Design (CRD) with treatsments and 4 replications was used in this experiment. The treatsments were P0 = control (without erd fruit juice); P1 = using 2% of red fruit juice; P2 = using 3% of red fruit juice; P3 = using 4% of red fruit juice. Observed cvariabels were cholesterol, fat, protein and some oerganoleptic variabels such as aroma, color and flavour. The results showed that utulization of red fruit juice significantly (P<0,05) on cholesterol, fat, protein, aroma, flavour dan color of beef se’i. It can be concluded that using of red fruit juice up to 2%-3% red juice has not been able to lower cholesterol and fat, can increase protein level in beef se'i and vice versa using 4% red juice can lower cholesterol and fat beef se’i. Utilization of red juice up to 4% will significantly improve the flavor and color of beef se'i produced on the beef se'i aroma that feels lacking this panelist. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan sari buah merah (Pandanus conoideus lam) terhadap kualitas se’i sapi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut adalah P0 = tanpa pemanfaatan sari buah (menggunakan saltpeter 50mg, sebagai kontrol), P1 = pemanfaatan sari buah merah 2%, P2 = pemanfaatan sari buah merah 3%, P3 = pemanfaatan sari buah merah 4%. Variabel yang diteliti meliputi kolesterol, lemak, protein, aroma, warna dan citarasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sari buah merah berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap kadar kolesterol, lemak, aroma, citarasa dan warna se’i sapi. Disimpulkan bahwa pemanfaatan sari buah merah 2%-3% belum mampu menurunkan kadar kolesterol dan lemak, tetapi mampu meningkatkan kadar protein pada se’i sapi dan sebaliknya pemanfaatan sari buah merah 4% mampu menurunkan kadar kolesterol dan lemak se’i sapi. Pemanfaatan sari buah merah sampai 4% secara nyata akan memperbaiki citarasa dan warna se’i sapi yang dihasilkan tetapi pada aroma se’i sapi yang mendapatkan perlakuan ini kurang disukai panelis.
PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN PROBIOTIK DAN HERBAL TERHADAP PENAMPILAN, KARKAS, DAN KUALITAS FISIK AYAM BROILER (The effect of probiotic and herbs mix to performance, carcass, and physical quality of broilers) Tri Sukmaningsih; Agustinus Hantoro Djoko Rahardjo
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 6 No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v6i2.2253

Abstract

The research aimed to know the effect of probiotic and herbs mixtures to performance, carcasses and physical quality of broiler meat. One hundred DOC broiler of Lohmann Platinum MB 202 strain unsex were randomly and equaly ( 5 birds) distributed to 20 groups (cages). Each cages consists of 5 broilers. The research used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments, namely P0 is the control (without a mixture of probiotics and herbs); P1 is given a mixture of probiotics and herbs as much as 1.0 ml/litre of drinking water; P2 is given a mixture of probiotics and herbs as much as 1.5 ml/litre of drinking water; and P3 is given a mixture of probiotics and herbs as much as 2.0 ml/litre of drinking water. Broilers is kept for 30 days. The measured variables included performance (feed consumption, body weight gain, feed conversion), carcasses (weight and percentage of carcass), and physical quality of meat (water holding capacity and cooking losses). The results showed that of probiotics and herbs mixture in broiler drinking water had not been able to improve the performance and carcasses (P> 0.05), but at 1.5 ml /litre drinking water improved the physical quality of meat due to increased water holding capacity and decreased cooking losses (P <0.01). Conclusion, the addition of a mixture of probiotics and herbs in broiler drinking water caused performance and carcass that were not differrent but showed a good pattern on giving of 1.5 ml /litre of drinking water in feed conversion, carcasses and carcass percentages and improved the physical quality of meat (water holding capacity and cooking losses). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian campuran probiotik dan herbal terhadap penampilan, karkas dan kualitas fisik daging ayam broiler. Seratus ekor DOC broiler strain Lohmann Platinum MB 202 unsex dibagi secara acak dalam 20 kelompok, masing-masing 5 ekor untuk setiap kandang. Setiap 5 kandang yang masing-masing sebagai ulangan digunakan untuk satu perlakuan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, yaitu P0 merupakan kontrol(ayam yang tidak mendapatkan campuran probiotik dan herbal); P1 merupakan ayam yang diberi campuran probiotik dan herbal sebanyak 1,0 ml/liter air minum; P2 merupakan ayam yang diberi campuran probiotik dan herbal sebanyak 1,5 ml/liter air minum; dan P3 merupakan ayam yang diberi campuran probiotik dan herbal sebanyak 2,0 ml/liter air minum. Ayam dipelihara selama 30 hari. Peubah yang diukur meliputi penampilan (konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan), karkas (bobot dan persentase karkas), dan kualitas fisik daging (daya ikat air dan susut masak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian campuran probiotik dan herbal dalam air minum ayam broiler belum mampu memperbaiki penampilan dan karkas (P>0,05), namun pada pemberian 1,5 ml/liter air minum memperbaiki kualitas fisik daging karena meningkatkan daya ikat air dan menurunkan susut masak (P<0,01). Kesimpulan, penambahan campuran probiotik dan herbal dalam air minum ayam broiler menyebabkan penampilan dan karkas yang tidak berbeda, namun menunjukkan pola yang baik pada pemberian 1,5 ml/liter air minum pada konversi pakan, karkas dan persentase karkas serta memperbaiki kualitas fisik daging (daya ikat air dan susut masak).

Page 1 of 1 | Total Record : 6