cover
Contact Name
Firdaus
Contact Email
firdaus@unsiq.ac.id
Phone
+6282220833323
Journal Mail Official
firdaus@unsiq.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kalibeber, Km3, Mojotengah, Wonosobo
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika FITK UNSIQ
ISSN : -     EISSN : 26152789     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
PROSIDING Seminar Nasional Pendidikan Fisika FITK UNSIQ is dedicated to all science practitioners about studies and research of science. Various topics that can be accepted in this proceeding are: - Physics Education - Chemistry Education - Biology Education - Media Development and Learning Model - Evaluation and Assessment of learning - Applied physics - Applied chemistry - Applied Biology - Science-Al Qur’an
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ" : 21 Documents clear
MEDIA PEMBELAJARAN ANDROID UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DAN SIKAP TERBUKA Nugroho Prasetya Adi; Rattiwizal Alpin Yulianto; Suparno Suparno
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) menghasilkan media pembelajaran android yang layak untuk pembelajaran fisika di SMA, 2) menguji efektivitas media pembelajaran android dalam meningkatkan Higher Order Thinking Skill (HOTS) dan Sikap Terbuka siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan metode R&D dengan model 4D yang meliputi tahap 1) Define, 2) Design, 3) Develop, 4) Disseminate. Produk yang dihasilkan adalah media pembelajaran android. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar penilaian media pembelajaran, lembar penilaian HOTS, angket sikap terbuka, dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah aiken V untuk melihat kualitas produk, dan analisis effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dihasilkan produk media pembelajaran android yang: 1) layak digunakan untuk meningkatkan HOTS dan sikap terbuka dengan kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli dan guru, serta kategori baik berdasarkan respon siswa, dan 2) efektif untuk meningkatkan HOTS dan sikap terbuka siswa secara signifikan berdasarkan analisis effect size.
INTEGRASI AL-QUR’AN DAN SAINS (BASIS KARAKTER ALAMIYAH DAN ILMIYAH) Muchotob Hamzah
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an adalah Kalamullah, sedangkan Sains dan teknologi adalah peungkapan fiqh kosmos (alam). Umat Islam di seluruh dunia menjadikan fiqh sebagai bagian terdekat dalam kehidupan keberagamaan mereka. Karena fiqh yang di masa kini merupakan separasi dari ilmu keisalaman itu, secara historisbercampur dalam berbagai bidang. Istilah “fiqh” yang secara leksikal berarti “faham”itu, mencakup semua bidang kehidupan seperti fiqh teologi (faham akan akidah ng benar), fiqh ibadah, fiqh politik, fiqh ekonomi, fiqh sosial, fiqh budaya, fiqh sains dan fiqh teknologi.Hal ini dibuktikan bahwa Imam Hanafi menamakan kitabnya yang salah satu topiknya berupa teologi, ia namakan Al-Fiqh al-Akbar. Pada era modern, para ulama sering membaginya ke dalam aqidah (teologi), syari’ah (fiqh-hukum dalam tanda kutip) dan akhlak (karakter dalam tanda petik) yang merepresentasikan hadits Nabi tentang iman, islam dan ihsan. Berbicara kaitan fiqh dengan sains dan teknologi, Ali Sodiqin menulis: “Hampir semua praktek keagamaan umat Islam berpedoman pada ketentuan fiqh. Padahal fiqh merupakan hasil ijtihad fuqaha yang terbuka bagi perubahan dan bahkan juga perbedaan. Salah satu yang menjadi penyebab perubahan dan perbedaan dalam ketentuan fiqh adalah konsep ’illat. Keberadaan ’illat menentukan ada atau tidaknya suatu hukum, sehingga elaborasi tentang ’illat hukum menjadi penting untuk dilakukan. Perkembangan ilmu dan teknologi dapat menjadi ’illat bagi perubahan hukum. Hukum yang diputuskan para ulama klasik dan pertengahan dapat berubah atau tidak lagi efektif karena adanya kemajuan sains dan teknologi. Penemuan baru dapat menjadi ’illat bagi hukum baru. Konsep majlis, safar, dan iddah, misalnya, perlu direinterpretasi karena kemajuan teknologi informasi dan transportasi. Oleh karena itu, perlu pengembangan konsep ’illat yang selaras dengan tujuan pembentukan hukum atau maqashid asy-syari’ah. ’Illat hukum harus dapat membuat hukum yang ditetapkan membawa maslahah dan relevan dengan kemajuan peradaban, untuk menjaga fleksibilitas dan signifikansi fiqh dengan realitas kehidupan. Proses ini dapat dilakukan dengan mengaktifkan ijtihad, dengan memadukan antara metode istimbat (deduktif) dan metode istiqra’ (induktif). Model ijtihadnya tergantung pada persoalan yang dihadapi, apakah menggunakan model tarjihi intiqa’i atau ibdai insyai.” Dari kutipan di atas membuktikan bahwa tanpa ‘illat, hukum selain hukum dalam ibadah akan sangat sulit dan nyaris tidak akan dapat disimpulkan. Hal ini menandakan bahwa pengetahuan tentang ‘illat merupakan hal yang sangat urgensi dalam penetapan hukum. ‘illat, sangat berkaitan dengan maqashid as-syari’ah, dan maqashid as-syari’ah akan sangat berkaitan dengan penelitian dan perkembangan sains dan teknologi. Dengan integrasi Al-Qur’an dan sains, karakter akan memiliki basis dalam diri seseorang secara alamiyah & ilmiyah. Pada hakikatnya penciptaan manusia telah didisain bersesuaian dengan keduanya.
ANALISIS KEMACETAN ARUS LALULINTAS DI WILAYAH PERKOTAAN KABUPATEN WONOSOBO Muhammad Pudji Widodo; Adie Ahmad; Wiji Lestarini
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan transportasi seperti kemacetan pada sistim jaringan jalan dikota Wonosobo, disebabkan karena tidak berfungsinya kapasitas jalan secara optimal. Hampir sebagian besar kegiatan parkir di Kota Wonosobo menggunakan badan jalan (off street parking), karena keterbatasan area parkir yang tersedia. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh moda pribadi tapi juga moda umum untuk ngetem dan naik/turun penumpang karena area sebelumnya yang berada disekitar pasar induk Wonosobo masih dalam proses pembenahan akibat peristiwa kebakaran yang terjadi 2 tahun lalu. Hal lainnya adalah kondisi sistim jaringan jalan sebagian bersifat menerus, dengan rute dan ruas jalan yang terbatas, serta pusat kegiatan yang terkumpul pada satu wilayah yang sama, ditambah faktor pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan, dimana setiap bulan minimal terjadi penambahan 100 kendaraan (data DISHUBKOMINFO Wonosobo) yang pada proses pergerakannya pada titik tertentu membutuhkan tempat untuk berhenti/parkir dan kegiatan parkir ini mengurangi hampir ½ badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem jaringan jalan yang ada serta upaya mengoptimalkan kinerja sehingga dapat mengurangi kemacetan yang terjadi pada saat ini. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data secara langsung dilapangan (seperti data volume arus lalulintas, geometrik, hambatan samping, tipe lingkungan jalan) pada 13 titik pengamatan pada sistim jaringan jalan yang merupakan rute utama, dengan melibatkan 39 surveyor.Survey arus lalulintas dilakukkan secara bersamaan pada semua titik pengamatan selama 2 hari yaitu pada hari kamis dan Jumat, tanggal 8 dan 9 Juni 2017.Data yang sudah diperoleh dianalisisi menggunakan metode MKJI 1997. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kinerja ruas jalan terendah (nilai DS ≥ 0,75) terdapat pada titik pengamatan 2 dan 12, dengan nilai DS = 1.4 dan 0,82, serta nilai ITP = F dan D, sehingga perlu perbaikkan. Upaya pengoptimalan kinerja dengan melokalisir/memindahkan kegiatan parkir pada titik-titik ruas jalan yang memiliki nilai DS ≥ 0,75 sehingga lebar efektif jalan bisa berfungsi secara optimal/penuh untuk arus lalulintas. Hasil pengoptimalan menunjukkan adanya penurunan nilai DS menjadi 0,699 dan 0,405 (DS < 0,75) serta nilai ITP menjadi C dan B.
ANALISIS POLA PERUBAHAN FREKUENSI FUNDAMENTAL DAN HARMONIK SARON BARUNG LARAS PELOG Firdaus Firdaus; Intan Masruroh Swastika
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perubahan frekuensi fundamental dan menganalisis jumlah frekuensi harmonik pada saron barung laras pelog. Penelitian dilakukan dengan cara perekaman suara saron barung laras pelog. Perekaman dilakukan pada setiap wilahan. Untuk mendapatkan nilai frekuensi fundamental dan harmoniknya, data dianalisis dengan software sound forge 10 pengolah suara dengan cara menampilkan sinyal dalam bentuk grafik amplitudo sebagai fungsi waktu. Untuk mendapatkan nilai frekuensi dari data yang di dapat, peneliti mentransormasikan sinyal dari fungsi waktu ke fungsi frekuensi dengan menggunkan software tersebut. Frekuensi fundamental akan teramati pada data statistik yang muncul. Frekuensi-frekuensi puncak harmonik berikutnya dapat diketahui dengan menggeserkan kursor pada puncak tersebut. Pola perubahan nilai frekuensi fundamental dengan variasi wilahannya akan teramati dengan membuat grafik hubungan antara wilahan terhadap nilai frekuensi fundamental. Analisis grafik menggunakan software yang berfungsi menentukan persamaan grafik. Frekuensi fundamental dari wilahan satu sampai dengan tujuh untuk saron barung laras pelog berturut-turut 594, 637, 699, 794, 855, 936, 1024 Hz. Pola perubahan nilai frekuensi fundamental dengan variasi wilahannya membentuk persamaan y = (536,8+-6,6)exp(0,040+-0,001)x. Jumlah frekuensi harmonik dari wilahan satu sampai dengan tujuh adalah 5, 5, 2, 4, 4, 4, dan 2.
KAJIAN BURUK SANGKA DAN GHIBAH BAGI KESEHATAN TUBUH MANUSIA (TELAAH KONSEP GETARAN DAN GELOMBANG Nelly Azizah
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buruk sangka dan ghibah merupakan hal yang mudah sekali ditemukan dalam masyarakat, hampir seua orang pernah berburuk sangka dan melakukan ghibah. Namun tanpa disadari, buruk sangka dan ghibah sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Dan lebih buruknya lagi, dampak tersebut tidak diketahui oleh mayarakat secara luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh buruk sangka dan ghibah bagi kesehatan tubuh manusia khususnya pada bagian jantung yang kemudian dikaitkan dengan konsep fisika mengenai getaran dan gelombang. Penelitian yang penulis lakukan ini adalah penelitian kepustakaan, karena data yang diteliti berupa buku-buku tentang kesehatan kardiovaskular dan mental, metode pengumpulan data yang digunakan adalah meode documenter, yaitu mencari data tentang dampak buruk sangka dan ghibah bagi kesehatan jantung dari berbagai penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Buruk sangka dapat menyebabkan kecemasan dan stress, kecemasan dapa menimbulkan seseorang mengalami darah tinggi, sedangkan stress dapat menyebabkan orang mengalami tekanan darah tinggi dan serangan jantung. 2. Ghibah dapat menyebabkan beban pikiran yang berat dan mengalami tekanan darah tinggi, serta dapat menimbulkan gangguan ilusi dan halusinasi, selain itu ghibah juga dapat menimbulkan rasa perusuhan dan emosi kepada sesama manusia, dimana dampak emosi yang berkelanjutan adalah terjadinya serangan jantung. 3. Kecemasan menyebabkan denyut jantung bertambah cepat , hal ini menggambarkan konsep getaran dalam fisika. Sedangkan serangan jantung yang tak segera diatasi dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah yang mengakibatkan darah tidak bisa mengalir ke seluruh tubuh, sistem kerja darah ini sesuai dengan konsep gelombang, dimana gelombang adalah sesuatu yang merambat atau berjalan melalui medium. Berdasarkan hasil penelitian diatas, penulis memberikan saran agar masyarakat mengurangi kebiasaan berburuk sangka dan berghibah, bahkan sangat disarankan untuk meninggalkan keduanya, karena sudah terbukti kedua hal tersebut sangat membahayakan kesehatan bahkan dapat menimbulkan kematian. Dengan menghindari buruk sangka dan ghibah, diharapkan masyarakat dapat memperoleh ketenangan jiwa serta kesehatan jasmani untuk memperoleh hidup yang lebih bermakna.
KORELASI AL QUR’AN DENGAN ILMU PENGETAHUAN Siti Lailiyah
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para ulama sependapat, di antara sekian banyak mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad saw, yang terbesar adalah Al Qur’an. Al Qur’an adalah kitab suci penyempurna kitab-kitab suci para nabi sebelumnya. Al Qur’an bukan hanya petunjuk untuk mencapai kebahagiaan hidup bagi umat Muslim, tapi juga seluruh umat manusia. Secara bahasa al Qur’an merupakan mashdar (kata benda) dari kata kerja qoro-’a (قرأ) yang bermakna membaca. Sedangkan secara istilah al-Qur’an diartikan Kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para Nabi-Nya, Nabi Muhammad SAW yang diawali dengan surat Al-Fatihah dan di akhiri dengan surat An-Naas. Dalam Al-Qur’an terdapat banyak sekali ayat-ayat yang menerangkan tentang berbagai macam ilmu, baik itu ilmu agama maupun ilmu umum, sehingga jika dikatakan bahwa Al-Quran berlaku sepanjang zaman maka hal tersebut adalah benar, karena dalam Al-Qur’an terdapat ilmu-ilmu yang sebenarnya telah lama diungkapkan oleh Al-Qur’an, namun baru dapat dijelaskan oleh manusia ratusan tahun kemudian, sehingga kita selaku generasi muda muslim seharusnya mempelajari Al-Qur’an tidak hanya mempelajari tentang tata bahasa semata, namun kita juga harus bisa mengungkap ilmu-ilmu yang ada di dalamnya untuk dimanfaatkan dalam kehidupan kita. Ilmu sains yang ada di dunia ini tergolong pertama muncul ialah berdasarkan Al-Quran, dan penerusannya oleh manusia dengan berbagai penemuan-penemuan hal baru di bumi. Al-Qur’an ialah peletak dasar dari berbagai pengetahuan sains dan sosial.
SAINS DAN AL-QURAN UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN DAN KARAKTER PESERTA DIDIK Toyibah Toyibah
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini dimaksudkan untuk mengetahui hubungan antar sains dengan Alqur’an, sains dengan disiplin, sains dengan karakter, Alqur’an dengan disiplin, Alqur’an dengan karakater. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2017 sampai bulan Pebruari 2018 di SMP N 1 Temanggung. Populasi penelitian adalah artikel dari beberapa peneliti. Sampel penelitian ini diperoleh secara acak sehingga menghasilkan enam artikel yang ada hubungannya antara sains, Alqur,an, disiplin dan karakter peserta didik. Metode penelitian berdasarkan analisis isi dari berbagai sumber, selanjutnya diberi penafsiran secara kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam artikel yang diteliti ada hubungan antara sains, Alqur,an, sehingga mampu meningkatkan disiplin dan karakter peserta didik.
BUNYI DALAM PRESPEKTIF AL QUR AN DAN SAINS Achmad Hanif Ulinuha
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam Al Qur an terdapat ayat-ayat tetang sains yang hingga kini masih terus di kaji dan di pelajari. Ayat-ayat ini terus di pelajari guna mengetahui kandungannya yang masih perlu pendalaman lebih lanjut. Baik itu pendalaman secra tafsir maupun secara pemahaman ilmu sains. Penulis akan mengkaji konsep Bunyi ditinjau dari prespektif Al Qur an dan Kajian Sains saat ini. Metode yang penulis gunakan adalah library research.
ANALISIS GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK (SINAR-X) DALAM KESEHATAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN SAINS Dwi Suryani
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sinar-X adalah pancaran gelombang elektromagnetikk yang sejenis dengan gelombang radio, panas, cahaya, dan sinar ultraviolet, tetapi dengan panjang gelombang yang sangat pendek. Sinar-X bersifat heterogen, panjang gelombangnya bervariasi dan tidak terlihat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan tehnik berfikir, deduktif, induktif dan tafsir Maudu’i. Hasil dari penelitian menunjukkan agar bagi pasien agar tidak terlalu sering menggunakan sinar-X untuk kesehatan dan harus sesuai dengan petunjuk dokter.
MENUMBUHKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS MODEL IQRA’ Widodo Setiyo Wibowo
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tujuan dari pendidikan nasional adalah mewujudkan manusia indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan luhur tersebut masih menjadi mimpi karena berbagai pelanggaran yang sangat bertentangan dengan nilai keimanan dan ketakwaan lekat dengan kehidupan kaum muda dan pelajar saat ini. Melihat kondisi ini, maka perlu dilakukan revitalisasi pendidikan karakter dalam setiap pembelajaran. Sains memiliki nilai keagamaan sehingga memberi konsekuensi kepada para pendidik untuk dapat mengembangkan pembelajaran sains sebagai sarana dalam membentuk pribadi siswa yang berkarakter religius. Karakter ini dapat tumbuh dengan baik jika pembelajaran sains disetting dengan model pembelajaran yang sesuai, di antaranya adalah Model Iqra’. Model Iqra’ berlandaskan pada tiga pilar kesadaran manusia, yaitu: kesadaran inderawi, akali, dan kesadaran ruhani. Dengan adanya tiga kesadaran ini dan juga sintakmatisnya, penggunaan model ini dalam pembelajaran sains diharapkan dapat menumbuhkan (1) kekaguman akan keteraturan alam semesta sebagai ciptaan Tuhan, (2) meyakini adanya sang pencipta alam semesta; (3) mentaati aturan-aturan dan menjauhi larangan-larangan-Nya, mensyukuri nikmat yang diberikan oleh-Nya, serta (4) menyelaraskan diri dengan 99 sifat-sifat Tuhan melalui ibadah (yang bersifat horizontal maupun bersifat vertikal) karena Tuhan semata dan mencari ridha (kerelaan)-Nya.

Page 1 of 3 | Total Record : 21